
"Wandah maafkan aku, ini demi kita,kau dan anak kita "ucap Juan dalam hati....
"Sayang ..."Tia mulai melancarkan siasat nya...
Melihat gelagat seperti itu Juan langsung memeluk pinggang Tia.
Memandang seakan - akan ia sangat mencintai Tia...
"Aku boleh mencium mu ?tanya Juan merasa jijik .
"Kamu mau mencium ku, benarkah " ucap Tia merasa ia di atas angin.
"Ia...tapi aku mau mencium mu di bibir mu yang seksi "bisik Juan , disisi lain Sandra membuka mata batin Juan dari jauh.....agar pelet Tia yang terlihat cantik..tidak terpengaruh oleh Juan...ia akan melihat Tia seperti nenek-nenek .
Benar saja,alangkah terkejut nya Juan melihat Tia seperti itu...
Dari belakang Sandra.memberi Isyarat agar kuat , ia harus melanjutkan misi nya agar bisa menghancurkan niat jahat Tia.
Misi ini tergantung dengan Juan, jika ia berhasil maka keluarga nya akan selamat.jika tidak....
"Aku harus merubah siasat "batin Sandra.
****
Glek...
"Ih....apa boleh buat, aku harus menahan rasa jijik ini " batin Juan.
Menarik nafas panjang ...
"Kakak...ko diam "ucap Tia manja.memeluk Juan .
__ADS_1
"HM..bener mau ?? tanya Juan seperti mengulur waktu.
Dari jauh Sandra memberi tanda agar cepat, jangan sampai ia kena pelet nya...
Sadar ia harus mengakhiri Juan memeluk pinggang Tia erat.
"Tapi aku ingin mencium mu dibibi bukan dipipi " bisik Juan dengan suara yang sangat seksi...
Itu membuat Tia bagai di awan...
Ia menganggukkan kepala sambil menutup mata..
"buka mulut nya sayang " ucap Juan bergidik ...
"Bener kakak, kamu ingin mencium bibir ku yang seksi ini " ucap Tia membuka mata nya kembali dengan suara yang manja...
Juan mengedip kan mata nya seakan - akan genit.
"Ih kakak...ok aku siap " ucap nya kembali menutup mata.
****
"Buka bibir mu yang seksi ini sayang ...Juan gemetar...semakin lama ia melihat nenek tua yang sudah keriput yang akan dicium nya .
Tia membuka bibir nya...
Dengan gemetar Juan membuka botol minyak itu dan...
"Siap ya sayang...
Byuurrrr.....minyak itu memasuki bibir Tia...
__ADS_1
Juan mundur beberapa langkah, ketika ia melihat perubahan itu.
Terlihat Tia seperti nenek-nenek yang sangat tua dan bongkok.
"Kurang ajaaarrr kauuu...suara Tia yang berubah menjadi suara nenek-nenek...
"Kurang ajar kamuuu " ucap nya menghampiri Juan...
"Lari Juan masuk kedalam "teriak Rafi...
Sandra dan Rafi pun berdoa...sambil berjalan mundur ke arah pintu rumah...
Sandra mencipratkan minyak itu...
"Aaarrrrrgghh .......panas...panas...kamu Juan jahat...aku sangat mencintai mu ..
Mendengar itu Juan membalik kan badan sambil berucap .
"Tia sadar lah, apa yang kamu perbuat ini...kamu sudah mempunyai suami dan aku sangat menyayangi.mbak mu...Kami tak dapat kamu pisahkan "teriak Juan.
Berlari masuk kedalam memeluk keluarga nya...
"Alhamdulilah mas kamu selamat " ucap Wandah.
"Aku tidak mengerti jalan pikiran adik mu "ucap Juan sambil memeluk istrinnya...
"Mana Febi ?...
"Didalam kamar mas, biarkan kata bibi sudah tidur " ucap Wandah .
Betapa terkejut nya ia ketika melihat sang adik sudah.seperti lilin meleleh....
__ADS_1
"Tia...., kenapa kamu jadi begini....
kenapa kamu , tidak berubah Tia. selalu iri hati dengan keberhasilan orang lain...apa pun yang kamu minta ku penuhi tapi tidak begini cara nya Tia... "tangis Wandah...