Indigo

Indigo
Bertemu


__ADS_3

Dan Sandra langsung menghadap televisinya yang sudah disambungkan ke WhatsApp Wandah.


"Kak, lihat sendiri tadi ?.


"Kakak segera keluar, sebab bang Teo akan mengantarkan anda kemari, jika adik anda datang dan bertanya.bilang mau kerja.tapi anda harus tetap berdoa dan jangan melihat mata nya " ucap Sandra tegas...


"Iya...baik terima kasih "ucap nya.


Dan layar telivisi pun mati.


Benar saja, ketika Wandah hendak keluar dari rumah nya datang adik nya...dengan berjalan sempoyongan menghampiri sang kakak.


"Mba mau kemana ? tanya nya dengan mulut komat Kamit dan menatap tajam sang kakak.


"Kerja....."jawab Wandah acuh.


"Mba...aku minta duit dong , mau berobat ni,kepala ku pusing " ucap nya tanpa basa basi.


Tidak mau melihat mata sang adik. Wandah mengeluarkan sejumlah uang lumayan banyak...dan berlalu dari hadapan nya..


Melihat sang kakak seperti itu, ia merasa heran.tetapi karena sudah mendapatkan uang ia hanya tersenyum senang ...ia pikir sang kakak sudah kena ajian santet nya.


"Nyonya tidak apa-apa ?tanya bang Theo.melihat Wandah berjalan tergesah-gesah ...

__ADS_1


"Tidak apa-apa bang, ayo cepat kita kerumah Sandra, sebelum adik ku sadar " ucap Wandah gemetar...


"Silahkan nyonya "ucap bang Theo membukakan pintu mobil.sesaat ia melihat adik kandung Wandah yang sedang tersenyum sendiri.


"Cepat bang " ucap Wandah gemetar ketika melihat sang adik berjalan dan berdiri didepan pintu.


Terlihat ia memangil - mangil sang kakak ...


"Baik nyonya " ucap bang Theo melihat kebelakang tidak ingin mengambil resiko mulai menjalan kan mobil.....


****


"Berdoa nyonya, sayapun berdoa disini "ucap bang Theo , membawa mobil nya dengan kecepatan penuh.


Bergegas Wandah berdoa, ia mulai berfikir jika adik nya salah ,ia harus meluruskan kejalan yang benar,karena selama ini,ia tidak tahu jika sang adik begitu keji.


"Aku selama ini dibutakan oleh adik ku sendiri, karena ia sudah memakai santet...demi ke untungan nya sendiri...dan mencoba merusak rumah tangga ku "ucap nya sambil mengelus dada...


"Ayah, Ibu maafkan , aku lebih memilih rumah tangga ku "batin Wandah kepada almarhum kedua Orang tua nya. ia merasa bersalah .


Sesampai Wandah dan bang Theo kerumah keluarga Squed.kel Sandra, dengan bergegas ia turun dari mobil....


Setengah berlari ia ingin mengetuk pintu, tetapi Sandra sudah membuka nya...

__ADS_1


****


"Dimana suami dan anak ku ? tanya nya dengan menangis.


"Mama ..."teriak Febian berlari keluar bersama dengan Juan...


Mendengar teriakan Febian, Sandra menepi memberi jalan ke Wandah.


Mereka berpelukan dan menangis bersama-sama...


"Maafkan mama nak, selama ini mama tidak mendengar kan mu" ucap Mama Febian sambil memeluk dan mencium Febian.


"Tante jahat mama, ia sudah menjadikan Febi pengemis , kalau tidak Febi dipukuli ,untung Febi bertemu kakak Sandra " cerita Febi ke orang tua nya.


"Lebih baik kalian masuk kedalam "ucap papa .


"Ah iya silahkan masuk kak, tidak enak dilihat orang dari luar " ucap Sandra...sambil memandang keluar..


"Ada tamu tak diundang datang ni "batin Sandra...


"Ada apa sayang ? tanya Rafi sambil memeluk Sandra dari belakang.


"Ada tamu tak di undang datang kemari, seperti nya kita harus bersiap-siap kak "ucap Sandra.menatap suami nya...

__ADS_1


"HM...si menor ...


"Kalian semua....cepat kita berdoa..


__ADS_2