
Assalamulaikum dunia halu...
Hai... hai Author kembali lagi nih, adakah yang masih setia menunggu Up terbaru dari author. Kali ini bukan extra part yah... author cuma mau promosi karya baru. Sebelumnya Author mau ucapin terima kasih setulus - tulusnya kepada para pembaca setia Istri Pengganti Ceo dari awal yang komentar cuma satu orang dan yang like yang like cuma 10 orang, dari tulisannya yang masih amburadul sampai tulisannya bisa seperti sekarang. Terima kasih Kakak semua yang telah menemani perjalanan cinta Kanaya hingga selesai.
Dan author juga minta maaf atas typho yang bertebaran dimana - mana persis seperti bintang - bintang yang berhamburan di langit. Namun sayangnya, jika bintang di langit itu indah untuk di pandang mata, nah typhonya author ini bikin sakit mata yang melihatπ
Author juga sekalian ingin menyampaikan bahwa akan ada kelanjutan dari Novel Istri Pengganti Ceo loh, Yapzz... kali ini author bakal menceritakan kehidupan anak - anak dari Kanaya dan Elvano setelah dewasa. Di sini author akan membuat cerita tentang Kehidupan Alvaro Samudera setelah dewasa ya dengan judul "Terpaksa Menikah" Dan maaf jika seandainya di Spin Of Istri Pengganti Ceo ini, nanti ceritanya akan jauh dari ekspetasi kalian ya....πππ
*******************
πΈ Plot Twist.
Kecelakaan Mempersatukan Alvaro Samudera dengan Marsha Anindya Putri. Hingga mengharuskan Alvaro bertanggung jawab pada Marsha dan masa depannya dengan menikah Sirih.
Alvaro Samudera saat itu baru saja tiba di lounge bar hotel bintang lima yang berada di kawasan elit Kota B. Lelaki tampan yang mengenakan setelan semi formal itu melemparkan senyuman tipisnya kepada ketiga sahabatnya yang melambaikan tangan ke arahnya, saat sahabatnya yang telah tiba terlebih dahulu darinya.
Dengan langkah yang elegan Alvaro menghampiri ketiga sahabatnya yang memiliki status yang sama dengan dirinya. Penerus atau pewaris dari kekayaan orang tua masing - masing.
"Hei Tuan muda Alvaro. Tambah tampan saja Tuan muda yang satu ini." Andreas memberikan pujian pada Alvaro.
"Sepertinya kau langsung terjun kesini sesampainya di kota B?" Chris menebak akan keadaan sahabatnya yang terlihat jelas lelah malam ini.
Ya, Alvaro Samudera baru saja menginjakkan kakinya di kota B dua minggu yang lalu setelah menyelesaikan pendidikan strata duanya di Universitas Harvad. Lelaki yang merupakan putra sulung dari Yohanes Elvano Alvarendra itu harus merelakan waktu pribadinya untuk bersenang - senang dengan para sahabatnya.
"Kalian tahu, jika Papaku sangat bergantung padaku kan? Jadi aku tidak mau mengecewakan beliau," Alvaro menjawab dengan nada datar.
__ADS_1
"Pastilah! Clara dan Keira lebih memilih menjadi Dokter. Sementara Bastian begitu tergila - gila pada dunia IT. Lalu Berlin, masih juga terlalu kecil," ucap Demian yang menyahut cepat dan menjabarkan satu persatu dunia yang sedang di geluti oleh kempat adik Alvaro.
"Ngomong - ngomong soal Berlin, kemarin aku nggak sengaja bertemu dengannya di sebuah toko buku. Berlin terlihat semakin cantik saja ya," Andreas begitu antusias menceritakan pertemuannya dengan adik bungsu Alvaro yang saat ini masih duduk di bangku menengah atas.
"Jangan macam - macam dengan adik bungsu kami! Aku tahu betul perangaimu, Andreas!" Alvaro menggeram dengan sorot mata tajamnya yang mematikan. "Kau mau aku hajar? atau di suntik mati oleh Clara ataupun Keira? Lalu semua alat komunikasimu di sadap oleh Bastian?" sambung Alvaro dengan rentetan ancaman yang menakutkan. Opsi pilihan yang di berikan oleh Alvaro bagaikan sebuah bara api yang akan membuatnya sengasara.
"Ups, tenang Bro! Aku hanya bercanda nggak salah dong aku memuji Berlin? Pada kenyataanya Berlin memang sangat cantik kok,"
Andreas melemah namun ucapannya masih saja keras kepala memberikan pujiannya pada adik bungsu kesayangan Alvaro itu.
"Dari pada ujung - ujungnya ribut lebih baik kita menikmati saja malam ini," Chris terpaksa mengambil alih dan menjadi penengah dari kedua sahabatnya itu.
***
Langkah kaki Marsha terhuyung - huyung dengan suatu rasa yang meledak di dalam dirinya. Tubuhnya terasa begitu panas. Minta ingin di sentuh.
Di depan matanya. Marsha, melihat sebuah pertolongan yang bisa saja menyelamatkan cengkaraman dari lelaki paruh baya yang sudah keluar dari kamar hotel tadi.
"Tolong aku." Marsha mencengkram kuat lengan pria yang ada di hadapannya.
"Siapa kau berani meminta pertolongan padaku?" ucap pria itu angkuh, dengan melepaskan lengannya dari cengkaraman tangan Marsha yang semakin gelisah dan tak terkendali.
"Aku mohon tolong aku. Aku akan membayar berapapun kebaikanmu. Aku mohon!" Marsha begitu frustasi memohon pada pria muda di hadapannya hingga berakhir menawarkan segelintir uang. " Pria tua di belakangku sedang mengejarku. Aku di jebak oleh temanku dan pria itu ingin merampas mahkotaku. Aku mohon!" Marsha masih memohon sambil menjelaskan situasinya saat ini.
"Kau pikir hargaku murah? Bahkan harga perempuan murahan seperti mu tak bisa di samakan oleh lelaki seperti diriku." Pria itu menolak mentah - mentah permohonan dari Marsha.
__ADS_1
"Tubuhku tak nyaman tolong bantu aku dan bawa aku masuk kedalam kamarmu," rancau Marsha yang sudah berkabut nafsu.
Lelaki itu kemudian membopong tubuh Marsha. Marsha langsung senang dengan tangannya yang langsung mengalung di leher lelaki itu. Seketika Marsha menjadi liar dan hilang kendali. Bibir Marsha bergesek - gesek di dada pria itu. Menghirup aroma parfum lelaki itu yang menurutnya sangat menenangkan hingga susah beralih dan Laki - laki itu langsung membawa Marsha masuk kedalam kamarnya. kemudian tubuh Marsha terhempas di atas ranjang tidur dan laki - laki itu langsung mengambil posisi di atas tubuh Marsha. Mengunci tubuh ramping Marsha yang sudah tak sabaran ingin di sentuh olehnya.
"Kau jangan menyesal setelah ini," lelaki itu menyeringai menatap Marsha.
Pagi harinya Alvaro menaikan selimut yang menutupi sebagian tubuh Marsha yang masih polos hingga ke leher jenjang perempuan itu. Ya, lelaki yang menolong Marsha adalah Alvaro Samudera yang baru saja menghabiskan waktu reuninya bersama sahabatnya dan tak ingin pulang ke apartemennya.
*****************************
Gimana menurut para reader?
Kapan publishnya Thor?
Nanti, author bakal umumkan disini kapan jadwal publishnya makanya Kakak semua harus setia di sini ya hehe.. ingat yang sabar ya..ππ
Sekian dulu dari saya, see you bye - bye! Love You All..
Salam hangat dari author pemula iniπ
Semoga Kakak - Kakak semua sehat dan selalu di naungi dalam kebaikan Allah SWT.
Salam dunia kehaluan....π€
Bersambung...
__ADS_1