Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
10.gara gara manusia srigala


__ADS_3

"Ya sudahlah, kamu ajarin dia. Biar dia untuk sementara jadi Asistenmu," sampai dia sudah paham dan sanggup memegang perusahaan Ayah ucap Ayah Anwar sambil menatap Ariff.


"Ya baik Yah," saya akan melaksanakan apa yang Ayah katakan lirih Ariff.


"Ya sudah kalau begitu" lirih Ayah Anwar sambil mengembalikan berkas berkas yang sudah di tanda tangani.


 


 


Kenapa jadi kepikiran dia terus, cewek aneh yang tidak punya sopan santun seenaknya aja bilang aku srigala. Dia belum tau siapa aku sebenarnya, tunggu saja pembalasanku cewek aneh lirih fattan sambil menyeringgai senyum sinis dan mengemudi mobil.


"Assalamualaikum.... Ibu, Ayah?" lirih Fattan


"Walaikumsalam Nak, baru pulang Nak?" tumben pulang jam segini? biasanya pulang malam jam 20.30 wib lirih Ibu Angel.


"Ya Ibu kebetulan lagi tidak lembur saja dan pekerjaan nya sudah beres Bu" lirih Fattan sambil mencium tangan Ibu nya.


"Ya udah sana mandi dulu, jangan lupa shalat ya Nak," Ibu mau siapin makan malam dulu lirih Ibu.

__ADS_1


"Iya siap Bu" lirih Fattan sambil berjalan namun berhenti sebentar.


Oya Ayah dimana ya bu? kok tidak lihat Ayah Bu? tanya Fattan.


"Ada di kamar tadi lagi sholat Nak.." lirih Ibu.


"Oh.. ya udah Fattan ke kamar dulu Bu," sambil berjalan menuju ke kamar.


Sampai tiba di kamar. Gerah banget lalu membuka baju dan melemparkan nya ke sembarang arah, Lalu bergegas ke menuju kamar mandi. ''Byurrrr''.. Gemercik suara air membasahi seluruh tubuh Fattan, seger bangett lumayan jadi fress ini badan dan sedikit tenang pikiran ku dari pikiran cewek aneh itu gerutu Fattan di dalam kamar mandi.


-


"Assalamualaikum"... Bu? Ucap Syiffa.


"Walaikumsalam".. Jawab Ibu Nina dan Bapa Rozak bersamaan yang sedang duduk di kursi tamu.


"Lho bapak sudah pulang pak? kapan pa?" terus ini kenapa pak tangan bapa kok separah ini pa? tanya Syiffa penuh dengan cemas dan ke khawatiran.


"Tadi siang bapa pulang Nak, Bapa kecelakaan Nak ditempat kerja," terkena benturan batu bata ke tangan nya tapi untung nya tidak terlalu parah lirih Ibu Nina.

__ADS_1


"Terus bapa pulangnya sendirian Bu?" Tanya Syiffa.


"Enggak Nak," di anterin sama manager bangunan nya lirih Ibu.


"Syukurlah kalo gitu" jawab sma Syiffa.


"Ya sudah Bapak sekarang tidak usah kerja, istirahat saja." kan ada Syiffa sudah kerja, biar Syiffa giliran cari nafkah uang buat Ibu dan Bapa lirih Syiffa tersenyum manatap Ibu Nina dan bapak Rozak


"Iya makasih ya Syiffa," peluk Ibu dengan terharu.


"Iya Bu, justru Syiffa yang harus berterima kasih sama ibu dan bapa yang sudah mendidik dan bekerja keras untuk syiffa sampai sekarang" lirih syiffa sambil memeluk ibu dan bapa nya.


"Ya sudah Syiffa mandi dulu ya Bu," gerah ini bu Pingin mandi lirih Syiffa.


"Ya sudah sana mandi dulu setelah itu makan malam ya Nak," Ibu akan siapin dulu untuk makan malam nya lirih Ibu Nina


Lalu Syiffa berjalan menuju kamar, melepaskan pakaian nya dan segera mandi.


''byuurr''.. Suara gemercik air membasahi tubuh Syiffa. Ah seger banget jadi rileks pikiran ku, gara gara ulah si cowok srigala itu. mentang mentang dia atasan saya seenak nya saja kalo ngomong, lagi pula dia paling cuma asisten Manager nya, kalo enggak salah kan pak Ariff manager nya, tapi dia baik bangeett sama aku beda sama si srigala itu.

__ADS_1


__ADS_2