Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.138


__ADS_3

"Ya sudah yuk Syiff, kita makan direstoran itu saja." Ajak Rendy saat melihat restoran tersebut.


"Boleh juga tuh Pak." Jawab Syiffa.


" Ya sudah mari kita kesana. Yuk mari kita turun." Ucap Rendy.


Saat mobil sudah terpakir direstoran yang di maksud, lalu keduanya pun berjalan menuju restoran tersebut. Kemudian dua orang yang dari tadi mengikuti Syiffa dan Rendy pun ikut masuk ke restoran tersebut.


"Oya kamu mau pesen apa Syiff?" Tanya Rendy.


"Apa saja deh Pak, yang penting kenyang dan tidak lupa minumannya teh botol sostro yang pastinya." Ucap Syiffa.


"Iss.. Kamu itu, emangnya kita sedang syuting teh botol sostro apa hah? Ada ada saja deh." Ucap Rendy sambil menggelengkan kepala.


"Emangnya kenapa enggak boleh iya?" Tanya Syiffa.


"Enggak kok, siapa yang ngelarang kamu. Mau minum apa saja boleh kok. Ya sudah kita pesen makanan yang ini saja." Ucap Rendy sambil menunjukan menu makanannya.


"Oke Pak, dan jangan lupa minumannya." Ucap Syiffa.


" Heem." Jawab Rendy.


Lalu seseorang pun datang mendekati mereka.


"Ehmz.. Bolehkan Saya bergabung dengan kalian?" Tanya seseorang.


Deg. Syiffa pun kini merasa terkejut dengan suara seseorang yang tidak asing lagi. Kini Syiffa pun ogah melihat ke arah sumber suara karena merasa bersalah yang telah membohongi seseorang tersebut.


"Hei Pak Fattan? Ternyata ada disini juga iya?" Tanya Rendy.

__ADS_1


"Iya Pak Rendy, tadi habis ada pertemuan Klien disini. Terus kebetulan melihat kalian berdua disini, ya sudah saya samperin." Ucap Fattan berbohong.


"Oh gitu iya jadinya." Ucap Rendy.


"Iya. Gimana boleh Saya bergabung dengan kalian?" Tanya Fattan.


"Tentu saja boleh kok Pak Fattan, silahkan saja duduk." Ucap Rendy sambil menatap Syiffa yang hanya diam saja.


"Oke, terima kasih." Jawab Fattan lalu duduk di samping Syiffa, sedangkan Ariff duduk disebelah Rendy.


"Oya Pak Fattan sama Pak Ariff mau pesen apa? Biar saya pesenkan sekalian." Ucap Rendy.


"Saya samakan saja makanannya sama kalian." Jawab Fattan.


" Kalau pak.. "


"Iya Saya juga samakan saja makannya dan minumannya juga." Ucap Ariff langsung memotong pembicaan Rendy.


"Loh emangnya kenapa? Lagipula Pak Rendy juga enggak apa apa kok.Dan saya juga sudah tahu pasti dia bakal nanya itu, ya sudah saya langsung jawab deh." Gerutu Ariff.


"Ya sudah, lagian enggak apa apa kok." Ucap Rendy tersenyum.


Lalu seorang pelayan pun datang menghampiri mereka.


"Oya permisi Mas, mau pesen apa iya?" Tanya sang Pelayan restoran.


"Saya mau pesen makanan ini empat dan minumannya juga yang ini sam empat iya." Ucap Rendy.


"Oke baik Pak. Dan mohon tunggu sebentar iya Mas." Ucap sang Pelayan lalu pergi.

__ADS_1


"Oya Syiff, Pak Fattan dan Pak Ariff, saya permisi dulu iya mau ke toilet dulu." Ucap Rendy.


" Iya silahkan saja Pak Rendy." Jawab Fattan.


Lalu Rendy pun berjalan menuju toilet. Kini hanya ada mereka bertiga tanpa ada yang bersuara. Karena merasa suasana yang tidak baik lalu Syiffa pun mengambil hpnya dan memainkan hpnya.


"Hei Syiff, dari tadi diam saja sih, enggak nanya kita lagi sombong benar nih orang." Ucap Ariff memulai pembicaran.


"Iss.. kalau bicara kemana saja deh Pak Ariff nih, lagian saya enggak sombong kok. Lagian kalian juga enggak nanya saya, ya sudah saya diam saja." Ucap Syiffa menatap Ariff lalu kembali dengan hp.nya.


"Ada saja alasannya. Bilang saja malu karena ketahuan berbohong iya kan? Dia bilang mau naik taksi online katanya, eh ternyata dia sudah janjian pulang sama si Rendy." Ucap Fattan dengan sinis kemudian menatap Syiffa.


"Ta-tapi emang iya tadi mau naik taksi, tapi yang punya taksi nelpon balik katanya enggak bisa jemput karena mobilnya lagi mogok. Terus ada pak Rendy lewat, ya sudah saya ikut saja Pak Rendy." Ucap Syiffa berbohong.


"Terus kenapa harus sama dia? Kan ada saya yang masih belum pulang dan bisa nungguin saya kan?" Ucap Fattan menatap Syiffa.


"Lagian kenapa sih Kak, kayaknya enggak suka banget deh saya dekat sama pak Rendy hah? Kak Fattan cemburu iya hah?" Ucap Syiffa menatap Fattan.


"Emang iya saya ini cemburu Syiff, saya enggak rela kamu dekat dengan cowok lain. Dan kamu tahu saya sudah terlanjur sayang dan suka sama kamu Syiff, Jadi mau kah kamu menjadi kekasihku?" Tanya Fattan sambil memegang kedua tangan Syiffa.


"Sudahlah Syiff terima saja, lagian dia benar benar tulus kok enggak bakal mempermainkan kamu." Ucap Ariff meyakinkan Syiffa.


"Tapi saya enggak bisa Kak." Jawab Syiffa.


"Kenapa Syiff? Jangan bilang karena perjodohan saya teman kamu kan? Lagian itu cuma mau dijodohkan Syiff belum tentu mau resmi dengan perjodohan ini Syiff. Lagian saya enggak suka dan tidak cinta sama dia kecuali kamu Syiff." Ucap Fattan.


Lalu seseorang pun datang dan kebetulan sang pelayan pun datang juga dan menaruhkan makanannya diatas meja kemudian dengan cepat Syiffa melepaskan tangan Fattan yang mengenggamnya.


"Ya sudah mari kita makan." Ajak Rendy yang sudah ada dimeja makan.

__ADS_1


Lalu mereka pun makan dan menikmati makan malamnya.


__ADS_2