Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps . 141


__ADS_3

"Maksud kamu?" Tanya Fattan sambil mengerutkan keningnya dan merasa penasaran dengan perkataan Ariff.


Lalu Ariff pun mendekat dan berbisik pada Fattan.


"Seriusan nih?" Tanya Fattan.


"Heem." jawab Ariff sambil menganggukan kepala.


"Good job." Ucap Fattan tersenyum.


"Ya sudah ayo kita keluar dan pergi dari sini. Kita lihat apa yang terjadi sekarang!" Ucap Ariff.


"Oke." Jawab Fattan.


Lalu keduanya pun pergi menuju parkiran mobil . Dan benar saja apa yang dikatakan Ariff.


"Yuk Rif, kita samperin dia." Ucap Fattan sambil memberikan kode.


"Siap." Jawab Ariff.


"Loh mobilnya kenapa Pak Rendy?" Tanya Ariff berjalan mendekati mereka.


"Saya juga enggak tahu nih Pak Ariff, tiba tiba saja ban mobilnya kempes lagi." Ucap Rendy.


"Loh kok bisa?" Tanya Ariff.

__ADS_1


"Ntahlah saya juga enggak tahu. Kayaknya ada orang yang sengaja ngerjain saya." Ucap Rendy sambil menatap Fattan dan Ariff bergantian.


"Jangan bilang kalau anda menuduh saya dalang dari semua ini iya. Lagian saya benar tidak melakukannya ." Ucap Fattan.


"Yeah sok kepedean lagi, siapa yang nuduh kamu lagi." ucap Rendy.


"Terus gimana dong kamu Syiff, bukannya Ibu kamu lagi darurat? Nanti Mbak Sri nunguin kamu lama lagi." Ucap Ariff.


"Iya pastinya, tapi sudah harus gimana lagi kak." Jawab Syiffa.


"Sudah kamu pergi saja dianterin sama Kak Fattan saja, dari pada nungguin mobil pak Rendy kapan selesainya kan." Ucap Ariff.


"Iya Syiff benar apa yang dikatakan Pak Ariff, sudah pulang saja sama Pak Fattan saja, kasihan Mbak kamu menunggu kamu lama." Ucap Rendy.


"Tapi benaran Pak Rendy enggak apa apakan saya tinggal?" Tanya Syiffa.


"Baiklah kalau begitu." Jawab Syiffa.


"Gimana Pak Fattan enggak keberatan kan anterin Syiffa pulang?" Tanya Rendy.


"Enggak kok. Dengan senang hati bisa anterin dia pulang." Ucap Fattan.


"Ya sudah kalian hati hati dijalannya iya. Maaf iya Syiff, saya enggak bisa nganterin kamu pulang." Ucap Rendy.


"Iya enggak apa apa kok Pak Rendy. Ya sudah saya permisi dan duluan pulang Pak." Pamit Syiffa.

__ADS_1


"Iya Syiff, hati hati di jalannya iya." Ucap Rendy.


"Iya. " Jawab Syiffa.


"Ya sudah permisi iya Pak Rendy." Pamit Fattan.


"Iya Pak Fattan. hati hati dijalannya." Ucap Rendy.


"Siap. Ya sudah yuk Syiff kita pergi dari sini." Ucap Fattan sambil mengulurkan tangannya. Namun Syiffa tidak membalas ulurannya dan hanya berjalan begitu saja menuju mobil.


Ck, ada saja itu orang. Tapi tidak apalah yang penting saya bisa pulang bareng sama dia gerutu Fattan sambil tersenyum merasa senang. Lalu Fattan pun melangkah berjalan menyusul Syiffa.


Kini mereka sedang dalam berada disebuah mobil menuju rumah sakit, didalam perjalanan mereka pun tidak ada yang bersuara. Suasana pun terasa mencekam. Kini Syiffa yang memilih dengan hpnya dan Fattan pun pusing memikirkan bagaimana cara memulai bicara harus dari mana dulu untuk meyakinkan wanita tersebut dengan refleks Fattan pun memilih menyetel musik yang tersedia dia dalam mobil dan pas kebetulan banget lagu tersebut dinyanyikan oleh ReVupblik " Aku dan Perasaan Ini. "


Ketika sampai di Reff Fattan pun ikut bernyanyi.


SEMOGA ENGKAU MENGERTI...


AKU DAN PERASAAN INI..


HARUSNYA ENGKAU SADARI..


BETAPA BESAR CINTAKU INI...


Lalu Syiffa pun menatap Fattan. Kemudian mematikan musiknya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2