
"Oya Bu, Syiffa berangkat kerja dulu ya Bu." Ucap Syiffa yang sudah rapih dengan pakaian Staff kerjanya.
"Iya Nak. Hati hati dijalannya ya Nak." Ucap Bu Nina.
"Iya Bu. Oya Mbak Sri tolong jagain Ibu ya, maaf Syiffa selalu merepotkan Mbak Sri." Ucap Syiffa merasa tidak enak hati.
"Iya tidak apa apa kok Syiff, lagian Mbak dengan senang hati bisa jagain Ibu kamu. Ya sudah sekarang kamu berangkat kerja sana, nanti kesiangan loh." Ucap Mbak Sri.
"Iya ya Mbak Sri. Ya sudah Bu, Syiffa permisi ya berangkat kerja dulu." Pamit Syiffa sambil mencium tanggan punggung Ibunya dan Mbak Sri.
"Assalamuikum.." ucap Syiffa.
"Walaikumsalam.." Jawab Bu Nina dan Mbak Sri bersamaan.
Lalu Syiffa pun berjalan dari ruangan Ibunya dan pergi meninggalkan rumah sakit. Kemudian Syiffa pun langsung naik taksi online yang sudah menunggunya dari tadi. Lalu Taksi pun menjalankan mobilnya dan berjalan menuju perusahaan yang diminta Syiffa. Tanpa disengaja Syiffa pun melihat seseorang yang sepertinya membutuhkan bantuan. Kemudian Syiffa pun meminta sopir taksi untuk berhenti sebentar lalu sopir pun menuruti parintah Syiffa dengan memberhentikan mobilnya.
"Ya sudah Pak, bentar ya Pak tunggu disini jangan kemana mana dulu ya pak." Ucap Syiffa pada sopir taksi tersebut.
"Iya Neng." Jawab sang sopir taksi online tersebut.
Lalu Syiffa pun berjalan menghampiri seorang wanita paruh baya tersebut.
"Maaf Bu, apakah ada yang bisa saya bantu?" Tanya Syiffa pada wanita tersebut.
"Ini Nak, mobil saya tiba tiba mati mendadak begitu saja," Jawab wanita paruh baya tersebut.
"Oya? Kok bisa Bu?" Tanya Syiffa sambil menatap wanita tersebut.
"Saya juga tidak tahu Nak, kenapa bisa begini," jawab wanita tersebut.
"Ya sudah sini Bu biar saya cek dulu." Ucap Syiffa.
__ADS_1
"Jangan Nak!" Ucap wanita tersebut.
"Loh kenapa Bu? Lagian saya cuma ngecek doang kok Bu. Tapi selama saya bisa mengatasi mobil Ibu, saya akan membenarkannya." Ucap Syiffa sambil menatap wanita tersebut.
"Tapi kamu harus kerja sekarang juga, nanti baju kamu kotor lagi Nak." Ucap wanita tersebut.
"Lagian masih ada waktu empat puluh lima menit lagi kok Bu. Sudah kalau masalah baju kotor enggak usah diambil pusing Bu." Ucap Syiffa.
"Tapi.."
"Sudahlah Bu jangan banyak bicara oke!" Syiffa memotong pembicaraan wanita tersebut. Lalu mulai mengecek apa yang membuat mobil tersebut mati mendadak.
"Oh ternyata ada kabel yang putus Bu. Sehingga membuat mobil Ibu berhenti mendadak." Ucap Syiffa.
"Oya? Terus apa yang harus saya lakukan. dong Nak." Jawab wanita tersebut merasa cemas.
"Santai saja Bu, saya bisa kok membantu membenarkan semua ini." Ucap Syiffa mulai dengan aksinya.
15 Menit kemudian...
"Iya bentar ya Nak." Jawab wanita tersebut lalu berjalan masuk ke dalam mobil.
Cekres.. cekres... Anggaplah itu suara mobil menyala.
"Sudah Nak, sudah menyala dan bisa dijalankan." ucap wanita tersebut lalu keluar dari mobil dan berjalan menghampiri Syiffa.
"Syukurlah kalau begitu, ya sudah saya harus pergi sekarang dari sini. Permisi ya Bu." Ucap Syiffa melangkah pergi.
"Tunggu Nak!" Jawab wanita tersebut. Lalu Syiffa pun berputar balik menatap wanita tersebut.
"Iya ada apa Bu?" Tanya Syiffa.
__ADS_1
"Saya cuma mau mengucapkan terima kasih iya Nak, maaf Ibu sudah merepotkanmu." Jawab wanita tersebut.
"Iya tidak apa apa kok. Ya sama sama Bu." Jawab Syiffa sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan wanita tersebut. Dan berjalan masuk ke dalam mobil taksi online yang tadi masih menunggu.
Untung saja, ada wanita tersebut. Coba kalau tidak ada wanita tersebut, bisa kacau pertemuan saya dengan Ibu ibu arisan. Eh tapi saya pernah melihat wanita tersebut, tapi dimana ya? Wanita tersebut berpikir sejenak. Oya saya tahu, saya baru ingat kan dia sektetaris Fattan disana, kenapa saya baru sadar ya. Saya berhutang budi sama dia. Gerutu wanita tersebut sambil tersenyum simpul.
💞💞
Pt. Juhes Adijaya
"Selamat pagi?" Ucap Syiffa yang baru saja tiba di kantor.
"Pagi juga Syiff," jawab Ariff.
"Loh tumben pak Fattan belum datang kesini Pak?" Tanya Syiffa saat melihat kursi Fattan masih kosong.
"Belum Syiff, katanya ada keperluan dulu sebentar paling katanya agak siangan datang kesininya Syiff." Ucap Ariff.
"Oh gitu ya Pak." Syiffa sambil menganngukan kepalanya.
"Kenapa kangen ya sama pak Fattan." Goda Ariff.
"Lagian siapa yang kangeh ih, orang saya cuma nanya kok." Ucap Syiffa.
"Masa sih? Nanya apa nanya nih." Goda Ariff lagi.
"Serius ih. Pak Ariff jadi nyebelin sekarang mah orangnya. Saya aduin loh sama pak Fattan." Ancam Syiffa.
"Jangan dong Syiff main aduin saja, nanti saya bisa mati tuh sama si Bos. Lagian saya tadi cuma bercanda kok Syiff." Ariff sambil cengengesan.
"Makanya jangan macam macam saya." Ucap Syiffa jeleou
__ADS_1
"Iya ya Syiff. Ya sudah nih ada berkas yang harus kamu kerjakan." Ucap Ariff sambil menyodorkan berkas tersebut.
"Iya pak." Jawab Syiffa. Lalu Syiffa pun langsung mengerjakan berkas berkas tersebut .