Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Merasa tidak tenang


__ADS_3

"Duarrrr.. hei Syif bengong saja, kenapa kamu dari tadi ngelamun aja?" Lirih Nela yang berhasil membuyarkan lamunan Syiffa.


"Tidak ada apa apa Nel, oya mana makanan kok belum datang? aku lapar nih." lirih syiffa mengalihkan pembicaraan.


"Huh dasar kamu ya, makanan mulu ya dipikirkan," lirih Nurul sambil tertawa.


Dan yang lain pun ikut tertawa.


Sebenarnya Syiffa tidak sendiri pergi ke restoran, dia pergi bersama tiga sahabatnya yaitu Nurul, Neli dan Hasna. Karena hampir sudah se tahun mereka tidak bertemu karena sibuk dengan urusan masing masing. Kebetulan sahabatnya lagi pada libur panjang, dan berniat untuk kumpul reunian dan akhirnya memilih ditempat restoran tersebut untuk bertemu.


Lalu pelayan datang..


"Ini nona makanan yang sudah dipesan sudah siap," Ucap pelayan tersebut sambil menghidangkan makanan yang dipesan satu persatu ke meja.


"Makasih pak," lirih syiffa


Pelayan tersebut hanya mengangguk sambil tersenyum.


"Syif coba lihat ke depan lihat Tuh?" Ucap Nurul sambil menunjukan tangan ke arah yang di maksud.


"Apa sih Nur? ganggu orang yang lagi makan aja Lirih Syiffa tanpa melirik Nurul." Dia lebih memilih fokus makan.


"Itu ada atasan kita, dia kaya nya bareng makan sama kekasihnya deh. Cantik bangett itu cewek, pasti banyak laki laki yang ngejar deh kalo jadi cewek secantik dia jadi iri akutuh." lirih Nurul.


"Berisik tau, maksud kamu atasan siapa sich?" Ucap Syiffa langsung menatap ke depan.

__ADS_1


Deg..


Jantung berdetak tidak karuan, bukan karena ada rasa atau bahagia. Tapi rasa bersalah yang tadi dia lakukan di toilet. Mampus aku. Semoga aja dia tidak lihat aku, bisa berabe masalahnya gerutu Syiffa dalam hati. Dan mulai panik.


"Kenapa kamu syiff, kok kayak ya panik gitu?" tanya Hasna.


Lalu kedua sahabatnya ikut menatap Syiffa,


"Kalian kenapa sich menatap aku begitu, aku tidak ada apa apa kok." lirih Syiffa dibuat setenang mungkin ekspresinya.


"Ya udah cepet makan nih, keburu dingin tidak enak nanti" lirih Nurul mengajak pada sahabatnya makan lagi yang tadi terhenti karena melihat tingkah aneh syiffa.


Di tempat lain.


"Aku kesini lagi mau renang!" jawab Fattan asal.


"Whatt? tidak salah dengar nih, emang ada gitu kolam renang disini?" tanya Arif


"Yaelah kamu ini oon atau apa sich? ya aku kesini lagi nemenin makan kekasihku. Emang kamu tidak lihat apa ini?" jawab Fattan dengan kesal.


"Sory Tan, Saya hanya bercanda kok Tan. Oh jadi ini kekasihmu itu yang sering kamu ceritain sama saya? cantik juga." lirih Ariff menatap Laras.


"Oya kenalin Ras, ini Ariff sahabat Saya." ucap Ariff.


"Saya Laras!" ucap Laras

__ADS_1


"Saya arif!" ucap Ariff sambil berjabat tangan Lalu duduk."


"Oya kamu mau makan, biar saya pesenin?" tanya Laras


"Tidak usah makasih, Tadi saya sudah makan kok," jawab Ariff.


"Ok, baiklah kalo begitu. Oya saya permisi dulu pingin ke toilet dulu." lirih Laras yang sudah beres makan


"Heem.." jawab Fattan


"Eh tau tidak Rif? tadi aku ketemu sama cewek brengsek sialan itu." lirih Fattan.


"Maksud kamu cewek yang mana?" tanya Ariff.


"Itu cewek karyawan baru yang bagian Qc," jawab Fattan.


"Oh Syiffa maksud kamu!" tebak Ariff.


"Heem si Syiffut," jawab Fattan dengan kesal.


"Bukan Syiffut tapi Syiffa!" lirih Ariff membenarkan.


"Sama aja mau Syiffa mau Syiffutt, terserah saya saja deh," jawab Fattan.


"Emang dia kenapa? Wah hebat banget dia sudah berani bikin sahabatku ini jadi bete gini," lirih Ariff.

__ADS_1


__ADS_2