
"Ya sudah yuk masuk, tuh perut kamu minta di isi." ajak Ariff.
"Enggak ah pak." Tolak Syiffa.
"Kenapa?? Emang nya enggak lapar gitu?" Tanya Ariff.
"Masalahnya pak, enggak ada uang buat bayar nya pak. Secara ini restoran nya mewah banget pasti mahal banget pak." Hehehe tawa renyah Syiffa.
"Ya ampun kamu ya Syiffa, saya traktir kok, siapa suruh kamu bayar?" ucap Ariff.
"Serius pak? Beneran nih?" Tanya Syiffa.
"Ya serius lah Syiff. Tatap nih mata saya berbohong enggak." ucap Ariff.
"Hehe... Enggak pak, Ya sudah yuks masuk pak!" ucap Syiffa dengan semangat sambil berjalan menuju restoran.
"Semangat benar nih, bukan nya tadi nolak? malahan kata nya beralasan sudah makan." lirih Ariff.
"Hehehe.... Saya hanya bercanda tadi pak alias bohong pak."" lirih Syiffa sedikit malu atas kelakuannya.
"Ada ada saja kamu tuh!!" Ucap Ariff sambil menggelengkan kepala.
__ADS_1
Lalu ketiga nya pun berjalan kedalam restoran dan mencari kursi kosong karena hari sabtu alias malam minggu jadi ramai para pengunjung.
"Ya sudah duduk disana Ttan!" ajak Ariff sambil berjalan kursi yang kosong.
Ya sudah, saya pesen dulu makanan nya. "kamu mau pesen apa ttan?" tanya Ariff.
"Terserah kamu aja dech, saya ikut aja apa yang kamu pesenin." jawab Fattan.
"Kalau kamu mau pesen apa Syiff, menu makanan nya?" Tanya Ariff.
"Saya juga sama terserah pak Ariff saja, samaan in aja sama pak Arif." jawab Syiffa.
"Boleh juga tuh pak." jawab Syiffa.
"pelayan.. " teriak Ariff.
"Iya pak?" jawab seorang pelayan.
"Saya pesen makanan ini dan minuman nya yang ini!" ucap Ariff sambil menunjuk ke arah buku daftar menu makanan.
"Iya baik pak, tunggu sebentar ya pak!" jawab pelayan lalu berjalan pergi ke dapur.
__ADS_1
Sambil menunggu makanan, Syiffa dan Ariff sedang asyik mengobrol. Sedangkan fattan asyik dengan hp nya.
"Oya Syiff, emang kamu suka pulang sendirian?" Tanya Ariff.
"Enggak sich pak, biasa nya suka bareng sama Nurul pulang nya. Enggak tau kenapa sekarang lagi pingin pulang sendirian saja pak." jawab Syiffa.
Oh.... "Terus kenapa kamu enggak telepon pacar kamu aja buat jemput kamu? Jangan kaya tadi sendirian aja. Kalo enggak ada kita bisa pulang kemalaman bahkan enggak bisa pulang semalaman, kan bahaya cewek cantik sendirian." ucap Ariff..
"Mau nelpon pacar gimana pak? orang saya enggak punya pacar pak." jawab Syiffa.
Massa sich, "Cewek secantik kamu belum punya pacar sich?" Ucap Ariff.
"Asli ih pak dari zaman saya sekolah Sampai sekarang, saya belum pernah pacaran pak. saya juga belum tahu gimana nya rasanya orang pacaran pak." ucap Syiffa.
" Ck, mana ada yang mau sama cewek seperti kamu, cewek yang enggak punya sopan santun dan so alim." Ucap Fattan dengan sinis.
"Eh pak kalo bicara jangan seenaknya, bukan nya saya enggak laku, saya enggak mau aja pacaran. Lagi pula disana banyak kok yang mau saya, malahan ngantri lho!" Bentak Syiffa sambil menatap tajam.
" Ck, jangan banyak alasan, Bilang aja enggak laku. " ucap Fattan dengan sinis.
Dengar ya pak Fattan terhormat. Orang yang pacaran itu harus siap menerima sakit hati ketika dia menghianati kita dan bukan jodoh kita. Itulah alasan saya belum siap pacaran, karena saya enggak mau sakit hati alis broken heart ucap Syiffa.
__ADS_1