
Terdengar suara sorakan dari seluruh karyawan Pt. Juhes menyambut kedatangan sang pemilik perusahaan tersebut.
"Wah walaupun tidak semuda dulu tapi masih kelihatan cakep dan macco!" Bisik karyawan pt.juhes
"Pasti anaknya enggak kalah ganteng dech dari bapak nya !" ucap karyawan lain, dan begitulah keadaan nya semua mengganggumi sang pemilik perusahaan siapa lagi kalo bukan Pak Anwar Adijaya seorang pengusaha yang terkenal sukses di indonesia bahkan sampai luar negeri.
Lalu seluruh semua karyawan diam ketika Pak Anwar Adijaya akan mengenalkan penerus beliau yang akan menjadi pemegang perusahaan Pak Anwar.
"Syiff bangun sang pemilik perusahaan Pt. Juhes Adijaya sudah datang lho Syiff, dia cakep bangeeet Syiff apalagi anaknya kayaknya enggak kalah cakep dech." ucap Nurul.
"Syiff yaeelah ini anak susah bener di bangunin nya, jangan jangan semalam bergadang kali ya ini anak. Syiff.. Syiffa bangun!" ucap Nurul sambil menepuk nepuk pundak dengan keras.
"Apaan sich ich Nur, ganggu aja tau enggak mana sakit tau pundakku nih karena ulahmu." ucap Syiffa sambil mengusap ilernya.
__ADS_1
"Ich joroook bangeet dech Syiff cantik cantik ileran ich. Habis nya sich kamu susah banget dibangunin sudah beberapa kali!" ucap Nurul.
"Tapi enggak gitu juga kali Nur." ucap Syiffa sambil mengusap ngusap pundaknya yang sakit.
"Iya.. Iya maaf Syiff, tuh lihat pak Anwar pemilik perusahaan sudah datang cakep kan!" ucap Nurul.
"Heem.." ucap Syiffa sambil mengganggukan kepala.
"Oke semuanya saya sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan Pt. Juhes adijaya yang sudah berkumpul disini. kalian semua sudah tahu kan? apa maksud kami mengumpulkan kalian semua disini. Pastinya hari ini adalah hari spesial karena kedatangan tamu terhormat kita yaitu Pak Anwar Adijaya seorang pemilik perusahaan ini. Mari kita kasih tepuk tangan untuk menyambut kedatangan pak Anwar. Silahkan Pak Anwar untuk ke depan pak!" ucap Ariff sang ketua pelaksana dia di percayai menjadi Mc.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan yang sudah bersedia bekerja di perusahaan saya, dan saya juga sangat berterima kasih juga kepada seluruh karyawan yang sudah bekerja sama membangun perusahaan menjadi lebih baik lagi." ucap Pak Anwar.
"Lho kok pak Fattan mana ya??? Kok enggak ada ya (sambil tengok sekeliling ruangan)?? Jangan jangan dia enggak masuk gara gara semalam kali ya. Bayangin aja minum 3botol bir sekaligus kan bisa mengakibatkan fattal. Ah masa bodoh dech emang dia siapa nya aku" gerutu Syiffa dalam hati.
__ADS_1
"Dan ada yang harus saya katakan pada kalian semua ini sangat penting. Kalian pasti tau kan siapa saya kan?" tanya Pak Anwar.
"Iya tau Pak Anwar Adijaya sang pemilik perusahaan ini!" sorak beberapa karyawan.
"Ok.. karena kalian sudah tau siapa saya. Kebetulan saya datang kesini ada beberapa hal yang harus saya bicarakan pada kalian semua yaitu terkait usia saya yang tidak muda lagi alias sudah tua, pastinya kan memilih pensiun dan saya akan serahkan semua jabatan pimpinan saya kepada anak saya. Beliau yang akan mengurus dan bertanggung jawab besar pada perusahaan seluruh Pt. Adijaya yang ada di indonesia dan juga luar negeri. "Kalian pasti tau kan kalau perusahaan milik kami bukan satu saja kan?" tanya pak Anwar.
"Iya tau pak banyak pak. Saya salut sama Bapak!" teriak beberapa karyawan.
"Oke terima kasih sebelumnya.. dan untuk itu saya akan perkenalkan anak saya sebagai pengganti saya dan akan menjadi pimpinan diperusahaan ini, kita sambut anak saya Fattan Adijaya. sini Nak maju ke depan!" ucap pak Anwar.
Lalu seseorang yang di sebut Pak Anwar pun maju ke depan.
"Itu kan Pak Fattan benarkah dia anak nya? astaga aku enggak percaya dia?" bisik bisik semua karyawan.
__ADS_1
"Pak Fa-Fattan?" Ucap Syiffa dengan tidak percaya.