
"A-aku di-dimana?" ucap Fattan .
"Kamu sudah sadar Ttan, syukurlah kalo begitu. Kamu berada di cafe exotis dan sekarang ada di ruangan Andrew." ucap Ariff.
"Awww kepalaku pusing banget apa yang terjadi? " ucap Fattan memegang kepala nya dan melihat di sekitarnya dengan pandangan yang masih samar samar.
"Kamu tuh habis meminum bir hampir 3 botol, jadi begini akibatnya maka nya jangan sok coba coba bro memaksakan diri, jadi gini kan akibatnya." ucap Andrew.
"Whatt 3 botol bir? segitu cinta nya dia sama mantan nya itu sampai begini" batin Syiffa.
Lalu Fattan menatap Syiffa dengan tajam walaupun pandangan nya masih sedikit samar karena masih dalam pengaruh alkohol.
"Hey kamu ngapain kesini?" Tanya Fattan.
Lalu Andrew dan Ariff bersamaan menatap Syiffa.
"Sa-saya kesini u.."
"Dia kesini untuk menemaniku." ucap Ariff memotong pembicaraan Syiffa.
__ADS_1
"Whatt? kamu gila Riff. Ngapain harus cewek brengsek seperti dia menemanimu dan kamu tau dia penghianat Riff." ucap Fattan.
"Kurang ajar banget ya pak bilang saya brengsek. maksud bapak apa lagi ngatain saya penghianat?" Ucap Syiffa menatap kesal pada Fattan.
"Kamu jangan pura pura bego Laras. kamu tuh penghianat Laras dan kamu lebih memilih dia untuk jadi pendampingmu Laraaaaasssss!!" teriak Fattan menatap Syiffa.
"Ck, kau lihat Drew. bahkan dia menyebut cewek brengsek itu. Dia pikir dia Laras apa?" Ucap Ariff.
"Maaf saya Syiffa pak , bukan Laras Pak, saya bukan cewek yang pak Fattan maksud." ucap Syiffa.
Lalu Fattan berdiri dengan hati hati karena masih sedikit pusing dan berjalan menuju Syiffa.
"Aku enggak akan biarin kamu lepas Laras, aku mohon jangan pergi dari aku lagi Laras ... aku enggak bisa hidup tanpa kamu Larassss." ucap Fattan dengan memeluk erat Syiffa.
"Pak sadar, ini Syiffa pak bukan Laras, pak lepasin Syiffa!!
Uhuk... Uhuk.... Syiffa terbatuk karena Fattan semakin erat memeluk Syiffa.
"Diam jangan banyak bicara!" ucap Fattan.
__ADS_1
"Awww.. shitttt ...sialan kamu. pundakku berdarah, main gigit saja!" ucap Fattan dengan kesal dan amarah.
"Rasain lho pak, lagian sih pak Fattan apa apaan sich peluk peluk saja bukan muhrim tau dan saya Syiffa bukan Laras." ucap Syiffa dengan kesal.
"Hey kenapa bro diam aja lihat cewekmu di peluk sama fattan? atau jangan jangan kalian cuma pacar sandiwara dan dia bukan pacar kamu." bisik Andrew.
"Lagian siapa yang bilang dia cewek aku Bro?" Ucap Ariff menatap sinis Andrew.
"Lho kirain aku kalian.." Ucap Andrew menatap Ariff dan Syiffa bergantian
"Apaaa?!!" Bentak Ariff.
"Ah sudahlah jangan di bahas bro." ucap Andrew.
"Dan kamu Fattan! sadar dong jangan karena cewek brengsek itu kamu jadi begini Ttan, masih ada di luar sana jauh lebih baik dan cantik dari pada mantan kamu Ttan." ucap Ariff.
"Tapi aku enggak bisa Riff, enggak bisa move on. Mungkin aku sudah terlanjur mencintai dia Riff." ucap Fattan.
"Kamu harus bisa Ttan, harus!!! apalagi kamu calon pemimpin perusahaan Adijaya. apa kata orang bila melihat sikap dan perilakumu seperti ini Ttan?? dan ingat kamu enggak boleh membuat kedua orang tuamu kecewa karena perbuatanmu Ttan." ucap Ariff dengan tegas.
__ADS_1
Aku enggak salah dengarkan, Kak Ariff bilang pak Fattan seorang calon pimpinan Pt. Juhes adijaya? kayaknya dari ucapan nya Kak Ariff serius dech tapi ntahlah batin Syiffa.