Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.17


__ADS_3

"Syiffa lihat ini?" lirih Fattan sambil menunjuk barang tersebut.


"Menurut kamu apakah barang ini harus lolos?" Tanya Fattan.


"Oh ini tidak bisa lolos pak, barang nya belum sempurna di jahit harus diperbaiki." lirih Syiffa.


"Ya terus kamu ngapain lolosin barang ini? kamu sudah tau kan tadi alasan nya barang ini. Dari tim Audit menegur kelalaian dalam pengecekan barang oleh QC karena sudah meloloskan barang yang belum layak di jual." lirih Fattan.


"Maaf pak, saya belum sampai sini mengecek nya baru juga di tempat Line 8 pak." lirih Syiffa.


"Jangan banyak alasan kamu ya syiffa! Kerja yang benar dan teliti jangan sampai ada barang lolos lagi seperti tadi!" bentak Fattan.


"Kalau kerja lebih hati hati lagi ya Mbak," Lirih Bu Ninda Team Audit.


"Ya baik Bu," Lirih Syiffa.


Lalu Pak Fattan bersama Bu Ninda pergi menuju ruangan lain.


"Kurang ajar banget itu orang, sudah mempermalukan aku di depan orang banyak salah aku apa sich? emang bener aku belum mengecek barang ini huh dasar orang brengsek." gerutu Syiffa di dalam hati dengan wajah memerah karena malu di lihat orang banyak dengan kejadian barusan.

__ADS_1


"Kenapa kamu disini Syiffa? bukan nya kamu jadi QC di bagian tempat Line 2 Ya." Tanya Ariff.


"Ya pak, tapi tidak tau pak saya di suruh sama Pak Fattan untuk mengecek tempat semua Line Pak," jawab Syiffa.


"Whatt? Keterlaluan banget ya dia?" Lirih Ariff.


"Iya pak Ariff, Pak Fattan itu stress bin gila kali ya pak!" celetuk Syiffa.


"Hmmmpp... bisa jadi gitu Syiffa dia orang nya." lirih Ariff sambil menahan tawa.


"Ya sudah tetap semangat kerjanya. Jangan di ambil hati ya Syiffa tiap Atasanmu berbicara." lirih Ariff.


"Dia saja seorang manager mengerti tidak harus semua tempat line di cek kali pasti ada setiap line Qc yang mengecek barang." gerutu Syiffa dalam hati.


"Tapi ini hanya seorang Asisten manager keterlaluan banget, sok belagu ih sebel dech dasar atasan sialan." Lirih Syiffa dalam hati sambil meremas bahan yang tadi di cek.


Bell berbunyi tanda waktu nya istrahat tiba.


"Syiff ayo kita bareng ke kantin nya!" Lirih Nurul.

__ADS_1


Lalu mereka berdua jalan menuju kantin dan sedang mengantri makanan.


"Kenapa Syiff kok bete gitu sih?" Tanya Nurul sambil berjalan ke kursi meja makan.


"Biasa aku kesel banget deh sama si Fattan itu Atasan yang suka melakukan aku seenaknya." lirih Syiffa.


"Aku juga heran ya, kenapa cuma kamu doang yang di suruh sini, suruh sono?" Lirih Nurul.


"Tahu tuh orang." Ucap Syiffa dengan kesal sambil melanjutkan makanan yang ada dimeja.


"Ah aku tau!" Teriak Syiffa dengan sedikit suara keras sambil mengetuk sendok pada piring.


"Bikin kaget saja, lihat tuh semua orang pada lihat ih memalukan saja" Lirih Nurul.


"Hehe.. maaf!" lirih Syiffa dengan wajah merah padam karena malu.


"Lagian ngapain sih kamu berteriak segala?" Tanya Nurul.


"Ya aku baru kepikiran aja sama si Fattan itu, aku yakin dia ngerjain aku deh. Kaya nya dia balas dendam deh sama aku atas kejadian direstoran malam itu waktu di toilet." lirih Syiffa.

__ADS_1


"Whatt? di to-toilet ?" jawab Nurul dengan kaget.


__ADS_2