
"Tidak jadi nih berangkat untuk makan nya, kalau tidak jadi ya sudah aku balik lagi ke kamar!" ucap Fattan sambil menatap Laras sedang sibuk dengan hp nya dan memutar menuju ke kamar
"Eh tunggu sayang, jangan gitu sayang, ya jadi lah ayo kita berangkat." lirih Laras sambil memeluk lengan Fattan.
"Berapa lama akan tinggal disini?" tanya Fattan.
"Tidak lama kok hanya 2minggu saja," itu juga aku ngambil cuti kerja. "aku kangen sama Ibu dan Ayahku dan terutama kamu Sayang, maka nya aku pulang kesini." jawab Laras
''Emmzz.. oya gimana kabar lbu dan Ayahmu?" Tanya Fattan.
"Kabar Ibu dan Ayahku baik kok, Oya aku rencana mau pindah kerja ke indonesia biar deket terus sama kamu dan juga orangtua ku." lirih Laras.
"Oya? baguslah kalo gitu." jawab Fattan.
"Sudah berhenti di restoran sana Sayang makan nya. " lirih Laras sambil menunjuk tempat tersebut.
" Ok.. Baiklah." jawab Fattan.
Lalu berhenti di restoran yang dituju.
"Ayo sudah sampai sayang, ayo kita keluar!" lirih Fattan.
Lalu keduanya pergi menuju restoran tersebut.
"Oya Sayang, mau pesen makanan apa?" tanya Laras.
"Tidak usah kamu aja yang makan, tadi aku sudah makan dirumah." jawab Fattan.
__ADS_1
''Emmzz... ya sudah aku pesenin minum saja kalau begitu? biar tenggorokan kamu seger kalau minum." lirih Laras.
"Ya sudah terserah kamu saja," jawab Fattan.
"Ok. Pelayan?!" Teriak Laras.
Lalu pelayan tersebut berjalan mendekati.
"Aku pesen nasi sama rendang sapi, steak kentang satu dan minum nya jus jeruk dua." lirih Laras.
"Baik nona," jawab Pelayan lalu pergi.
"Oya sayang, aku ke toilet dulu bentar?" izin Fattan.
"Heem..." Lirih Laras sambil menganggukan kepala.
_
Tiba tiba...
"Buuuggkk.. aww," ringis Wanita tersebut.
" Kalau jalan lihat dong!" lirih Fattan
Kemudian mereka saling menatap.
" Kamu?" ucap dua orang berbicara bersamaan.
__ADS_1
"Kamu itu tidak di tempat kerjaan tidak disini, kalau jalan pakai mata dong!" Bentak Fattan.
"Biasa sajalah kalau bicara, tidak usah bentak bentak gitu kali. Sudah minggir saya mau keluar!" ucap Syiffa.
"Enak saja, minta maaf dulu sama aku, main kabur saja!" kesal Fattan sambil mencekam tangan Syiffa.
"Lepasin dulu tangan aku sakit tau?" Lirih Syiffa.
Lalu Fattan melepaskan tangan yang tadi dia cengkram.
"Aku ogah banget minta maaf sama kamu, Orang yang tidak menghargai wanita dan suka ngomong seenak nya!" Lirih Syiffa sambil berlari kabur.
"Sial dasar cewek kurang ajar, tidak tau sopan santun,lihat saja pembalasan aku!" Lirih Fattan dengan kesal.
"Kenapa kamu sayang? kok muka nya kaya yang bete gitu ada apa?" Tanya Laras kepada Fattan yang baru saja duduk disebelahnya.
"Tidak apa apa sayang, aku lagi kesel saja tadi di toilet harus nunggu lama ngantri." jawab Fattan dengan berbohong.
"Oh gitu iya, sudah ini minun dulu aku tadi sudah pesenin minum buat kamu." Lirih Laras.
"Makasih Sayang." jawab Fattan.
"Ya sama sama." lirih Laras.
Ditempat yang lain,
"Bodoh aku tadi bicara seenak nya sama atasan saya, gimana kalo saya dipecat kerja nya? terus gimana nasib keluarga aku, mampus nih aku!" ucap Syiffa menggerutuki diri sendiri.
__ADS_1
Tapi masa bodoh lah, lagi pula dia bukan orang yang punya perusahaan, dia hanya asisten manager. Jadi tidak ada hak untuk memecat aku untung saja pikir Syiffa dengan senyum tenang.