
"Apa sih Bu? Ganggu orang lagi tidur saja" Ucap Fattan.
"Ayo bangun sekarang juga!" ucap Ibu Ria sambil memaksa menarik narik lengan Fattan supaya bangun.
"Bu, saya ini ngantuk bnget Bu. Mana cape dan lelah banget Bu jadi jangan ganggu Fattan Bu." ucap Fattan.
"Jangan banyak alasan kamu!" Ayo cepat bangun. Ucap Ibu Ria merasa kesal melihat Fattan kembali tidur.
"Ck, Ibu ini kenapa sih Bu? Ibu enggak tega apa? lihat Anaknya seharian bekerja keras demi kemajuan perusahaan." Ucap Fattan terpaksa bangun.
"Terus apa hubungannya dengan pertemuan ini? Tidak nyambung banget kamu Nak kalau bicara." Ucap Ibu Ria.
"Iya maksudnya sangat lelah dan cape Bu setiap hari bekerja, Seperti sekarang Fattan pingin tidur dan istirahat Bu." Ucap Fattan kembli tergelentak tidur.
"Fattan... !" Teriak Ibu Ria merasa kesal dan marah melihat sikap Fattan.
"Apa lagi Bu?" jawab Fattan.
"Ibu tahu kamu itu cuma pura pura ngantuk, karena kamu pingin menghindari perjodohan inikan!" Bentak Ibu Ria.
"Nah itu Ibu tahu sendiri alasannya. Tapi untuk hari ini Fattan benar benar ngantuk Bu." Jawab Fattan tergelentak di atas kasur.
__ADS_1
"Tapi Nak Ibu mohon sama kamu, hadirilah pertemuan dengan sahabat Ibu. Jangan mempermalukan Ibu, lagi pula Ibu menjodohkanmu demi kebaikanmu sendiri." Ucap Ibu Ria dengan suara sendu.
"Tapi Ibu, Fattan enggak bisa Bu menerima perjodohan ini. Lagi pula Fattan enggak mau menikah sama wanita yang tidak Fattan cintai Bu." Ucap Fattan bangkit dari kasurnya.
"Tapi semuanya akan datang cinta dan saling menyayangi, dengan berjalannya waktu dan ketika kamu saling mengenal Dia. jadi coba saja dulu." Ucap Ibu Ria.
"Tapi Fattan tetap enggak mau Bu." Ucap Fattan.
"Kamu egois sekali Nak, bisakah kamu sekali saja menuruti kemauan Ibu?" Ucap Ibu Ria sambil menitiskan airmata.
"Ibu jangan menangis, baiklah Fattan akan melakukan apa yang Ibu mau." Ucap Fattan sambil mengusap airmata Ibunya.
"Iya, Terima kasih Nak." Ucap Ibu Ria.
"Iya sudah, Ibu tunggu dibawah Nak." Ucap Ibu Ria lalu pergi menuju ruang tamu.
Sebenarnya alasan Fattan menolak perjodohan ini, karena di dalam hatinya sudah ada tumbuh cinta terhadap seseorang. Dia terpaksa menerima perjodohan karena tidak mau membuat Ibunya terluka. Dan dia sudah punya rencana agar membuat wanita yang dijodohkan mundur.
"Sini Nak, duduk disini." Ucap Ibu Ria ketika Fattan berjalan mendekatinya.
Lalu Fattan pun berjalan mendekati arah Ibunya.
__ADS_1
"Maaf gara gara saya, jadi lama menungu." Ucap Fattan.
"Tidak apa apa kok Nak, nyantai sajalah Nak." Ucap Mamih Rina.
"Oya kemana Nella?" Tanya Ibu Ria ketika tidak melihat Nella.
" Tadi izin dulu bentar keluar, katanya mau cari angin segar dulu. bentar lagi juga dia kesini kok Ibu Rina. Ucap Mamih Rina.
"Mih, Pih.. " Ucap Nella yang baru saja masuk kembali.
"Tuh panjang umur banget, baru saja Ibu Ria nanyain kamu." Ucap Mamih Rina.
"Maaf lama iya Bu." Ucap Nella.
"Enggak apa apa kok Nak, ya sudah kenalin nih anak Ibu." Ucap Ria sambil menepuk pundak Fattan kebetulan Fattan sedang berjongkok membenarkan sepatunya yang merasa ada yang mengganjal.
"Eh iya Bu." Ucap Fattan berusaha berdiri lagi.
"Nih kenalin namanya Nella, dia cantikkan?" Ucap Ibu Ria.
lalu Fattan dan Nella pun saling menatap.
__ADS_1
"Kamu..?" Ucap Fattan.
"Kamu...?" Ucap Nella bersamaan.