Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.118


__ADS_3

"Apa saya enggak salah dengar, apa yang dikatakan Pak Fattan barusan?" Ucap Syiffa merasa tidak percaya.


"Emangnya kenapa? Salah iya bila Saya suka sama Kamu?" Tanya Fattan.


"I- iya enggak salah sih Pak, cuma saya aneh saja dan enggak percaya." Ucap Syiffa dengan salah tingkah.


"Maksudnya aneh gimana?" Tanya Fattan sambil mengerutkan kening.


"Iya aneh saja masa seorang pemimpin pengusaha jatuh cinta sama seorang karyawan apa kata orang Pak? Sungguh lucu sekali Pak." Ucap Syiffa sambil tersenyum sinis


"Saya enggak peduli jatuh cinta sama karyawan sendiri, yang penting dia sudah membuat Saya nyaman dan telah membuat Saya sadar apa arti tentang kehidupan yang harus saya jalani!" ucap Fattan.


"Baguslah kalau begitu!" ucap Syiffa.


"Jadi maukah kamu menjadi kekasihku?" ucap Fattan sambil memegang kedua tangan Syiffa.


" mmzz.. gimana iya Pak? Sa-saya enggak tahu harus menjawab apa Pak." Ucap Syiffa.


"Loh emanynya kenapa? Kamu ragu iya dengan Saya?"


"Saya juga enggak tahu Pak! Tapi yang pasti alasannya karena belum siap untuk menerima Broken heart bila kita tidak berjodoh." Ucap Syiffa.

__ADS_1


"Kamu kalem saja, lagian saya enggak bakal main main kok. Dan setelah kita resmi hubungan Saya akan secepatnya melamar kamu untuk menjadi calon Istriku." ucap Fattan.


Deg


Syiffa merasa tidak percaya apa yang dikatakan Fattan, dia juga merasa senang ketika Fattan berbicara begitu. Sebenarnya Syiffa juga suka dan mulai jatuh cinta sama Fattan dari dulu.


"Jadi gimana keputusannya?" Tanya Fattan.


"Gimana iya Pak? Saya belum bisa menjawab sekarang. Kasih waktu saya untuk mempertimbangkan dulu." ucap Syiffa.


"Oke, saya akan kasih waktu kamu dua hari untuk mempertimbangkan. Ya sudah sekarang kamu beresin tempat kerja kamu, mari kita pulang bersama!" ucap Fattan sambil melepaskan kedua tangan Syiffa.


"Enggak kok, lagian Saya ngerti apa yang kamu rasakan. Tapi seriusan kamu sama sekali belum pernah pacaran?" Tanya Fattan sambil memperhatikan Syiffa yang sedang merapihkan tempat kerjanya.


"Belum pernah Pak serius. Lagian bukan so jual mahal, tapi karena belum siap menerima broken heart kayak Pak Fattan waktu itu masih ingat enggak Pak?" Ucap Syiffa.


"Ehmzz.. Lagian kamu ngapain harus bahas masa lalu saya? Masa lalu yang sungguh menyeramkan dan masa depan yang indah akan dimulai bersama kamu." goda Fattan sambil menaikan satu alisnya.


"Ciee gombal nih, kirain saya seorang Pak Fattan enggak bisa ngegombal. Habisnya saya lihat orang nya cuek, nyebelin dan dingin kayak es balok." ucap Syiffa.


"Wah kurang ajar banget iya Saya di samain sama es balok. Saya nyebelin tapi ngangeninkan?" lagi lagi Fattan menggoda Syiffa.

__ADS_1


"Apaan sih Pak nge gombal mulu, So kepedean lagi." Ucap Syiffa.


" Biarin saja suka suka Saya dong, habisnya saya suka gemes banget sama kamu kalau lagi begini." ucap Fattan.


"Oya? ya sudah yuk Pak kita pulang!" Ajak Syiffa.


"Ya sudah yuk!" Ucap Fattan.


Lalu keduanya pun berjalan menuju parkiran mobil.


"Ayo mari masuk!" ucap Fattan sambil membukakan pintu mobilnya.


"Iya Pak terima kasih." Ucap Syiffa sambil berjalan masuk ke mobil.


"Oya kita makan dulu yuk Syiff? Perut saya lapar nih." Ucap Fattan.


"Oke baiklah Pak." Jawab Syiffa.


Lalu mereka pun berjalan mencari restoran, dan karena macet sehingga mereka terjebak di jalanan tidak bisa bergerak dan Syiffa pun tertidur.


"Ternyata kamu cantik banget Syiff, maafin saya Syiff dulu suka bikin kamu marah marah dan benci habisnya Saya suka banget dengan eksperesi kamu itu bikin gemes" gerutu Fattan sambil menyikirkan dan merapihkan rambut Syiffa yang menghalangi wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2