Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
eps.36


__ADS_3

Jangan asal kalo bicara, saya enggak akan percaya gitu aja apa yang kamu ucapkan, kamu pikir aku bodoh!! Lirih Arya menatap tajam.


"Terserah anda percaya atau tidak." itu bukan urusanku!! lirih Fattan.


"Lalu mau apa kau memanggil saya kesini?" Tanya Arya dengan bicara sinis.


Lalu Fattan memberikan laptop nya, coba lihat apa yang sudah anda lakukan? Ucap Fattan.


Menatap.


Deg


Wajahnya mulai memucat, tangan nya bergemetaran. pikiran dan hatinya mulai kacau.


"Ma-maksud nya apa ini?" Lirih Arya dengan berkata kaku dan gemetaran.


"Jangan bodoh kamu!! Jangan pura pura tidak tau apa yang sudah kamu lakukan!" bentak Fattan.


"Fa-Fattan.." lirih Arya dengan meneteskan air mata nya dan berlutut di hadapan Fattan.


"maaf kan saya Tan, saya tidak bermaksud begitu tan, tolong Tan jaga rahasia ini Tan jangan sampai kau bongkar dan tau Pak Anwar Adijaya." lirih Arya.

__ADS_1


"Bagaimana dia bisa merahasiakan atas perbuatanmu? Karena dia adalah seorang pimpinan perusahaan ini dan dia adalah putra dari Anwar Adijaya dan angel adijaya." lirih Ariff yang tiba tiba datang .


Deg


Dengan susah payah arya menelan salivanya. " mohon maaf kan aku ttan, aku mohon ttan." lirih Arya menangis sejadi jadinya.


"Tidak semudah itu kau minta maaf !!!apa maksud dari semua itu? Kau penghianat!!! Kau pingin menghancurkan perusahaan ini dengan cara akal licikmu itu hah?" bentak Ariff.


"Fattan saya mohon kasihanilah aku tan? Saya cuma ingin punya usaha sendiri saja Tan ketika saya sudah pensiun kerja disini Tan, saya mohon Tan." Ucap Arya sambil menangis.


"Tapi tidak begitu juga!!! kalo pingin punya usaha kerja sendiri, ok fine. Tapi tidak dengan harus mencuri hasil desain perusahaan kami." Anda seenak nya saja tanpa memikirkan kerugian perusahaan kami, sangaaatt egois dan penghianat lagi!! ucap Arif bentak Arya.


"Maaf itu sudah peraturan ini, jadi saya harus bertindak ketika ada orang yang berani menghianati perusahaan ini dan menghancurkan perusahaan ini! Maka anda tahu kan apa akibatnya bukan?"


"Bentar lagi polisi akan datang kesini." lirih Fattan menatap tajam Arya.


"Ta.. tapi Tan, mohon Tan bi-" ucapan Arya terpotong saat polisi datang.


"Maaf permisi pak saya datang kesini ada laporan katanya -"


"Iya pak, bawa dia orang nya . Cepat tangkap dia pak!" Lirih arya memotong ucapan polisi.

__ADS_1


"Oke... siap pak, maaf bapak harus ikut kami ke kantor polisi."


"Tapi pak, Fattan kamu tega sekali ya ttan. Saya sudah lama bekerja diperusahaan ini dan sudah berjasa banyak!! Tidak punya kah hati nurani mu fattan." lirih arya.


"Maaf bapak, boleh menyelesaikan semua nya di kantor polisi, mari ikut kami pak." lirih polisi sambil berjalan memaksa Arya ikut.


"Fattan..... " Teriak Arya yang berlalu pergi.


"Akhirnya masalah sudah kita selesai kan, kau memang hebat Ttan." lirih Ariff sambil mengacungkan dua jempol nya.


"Huh apaan si Riff lebay dech " Lirih Fattan sambil melempar buku kerja nya.


"Dengan sigap Ariff menangkapnya. Ini anak di puji malah... "


"Malah apa?" Fattan menatap tajam Ariff.


Enggak apa apa kok Tan.


"Oya Ttan, ini saat nya kamu jadi pemimpin untuk menggantikan Ayahmu Ttan!" Lirih Ariff.


Tapi Riff saya pikir masih...

__ADS_1


__ADS_2