Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
bab.113


__ADS_3

Pt. Juhes Adijaya .


"Oya Pak Fattan sekarang ada meeting, sekaligus ada pertemuan bersama para pengusaha." Ucap Ariff.


"Ok, baiklah kalau begitu. Apakah kamu sudah menyiapkan berkas yang saya pinta kemarin?" Tanya Fattan.


"Sudah Pak Fattan, sudah saya siapkan." Jawab Ariff.


"Baguslah kalau begitu." Ucap Fattan sambil menutup laptopnya dan bersiap siap untuk menuju ruangan meeting.


"Oya Syiff, tolong bereskan semua berkas berkas ini dulu. Nanti kalau saya sudah kembali pastikan semuanya harus beres." Ucap Fattan.


"Iya baik Pak." Ucap Syiffa langsung mengerjakan apa yang diperintahkan oleh Pimpinannya.


Lalu Fattan dan Ariff berjalan melangkah ke ruangan rapat.


"Dia pikir gampang apa mengerjakan berkas berkas ini, mana setumpukan lagi. Lagi pula jangan main asal mengerjakan saja, tapi harus butuh ketelitian dan benar benar fokus untuk mengerjakannya. Jadi tidak mungkinkan mengerjakan sebanyak ini dalam waktu yang cepat huh." gerutu Syiffa.

__ADS_1


"Kamu dengar Riff ocehan Syiffa? Dia lucu banget. Di kasih kerjaan setumpukan saja dia sudah banyak protes." Ucap Fattan yang masih berjalan belum jauh dari ruangannya dan tanpa disadari ada seutas senyumannya.


" Lagian kamu ada ada saja deh, masa kerjaan setumpukan begitu harus cepat beres ketika kamu sudah kembali, Kan itu mustahil banget Pak Fattan." Ucap Ariff.


" Iya saya juga tahu tahu. Lagian saya cuma ngerjain Dia doang kok hahaha." Ucap Fattan sambil tertawa.


" Keterlaluan banget sih pak Fattan ngerjain dia. Oya ngomong ngomong kayaknya bahagia benar kamu ngerjain dia sampai tertawa begitu." Ucap Ariff.


"Iya pastinya bahagia dong ngerjain cewek yang nyebelin dan selalu membuat saya naik darah." gerutu Fattan.


"Masa? Nyebelin apa ngangenin nih?" Goda Ariff.


"Alaaaah ternyata kamu masih gengsi iya dan belum menyadari dengan perasaan kamu sendiri." Ucap Ariff.


"Ma- maksud kamu apa berbicara begitu?" Tanya Fattan.


"Iya maksudnya, bilang saja kalau kamu suka kan sama Syiffa? hayoo ngaku saja deh." Ucap Ariff.

__ADS_1


"Ka-kata siapa? Mulai deh ngaco kalau berbicara. Lagi pula mana mungkin saya suka sama Dia." Ucap Fatan dengan nada sedikit kaku.


"Tapi.. "


"Sudah jangan banyak bicara. Lagian kita sudah nyampai di ruangan meeting." Ucap Fattan memotong pembicaraan Ariff.


"Oke, baiklah." jawab Ariff.


Ceklek, suara pintu terbuka. Lalu Fattan dan Ariff pun berjalan ke dalam ruangan meeting. Dan disambut dengan hangat oleh para pengusaha yang berada diruangan meeting tersebut.


"Selamat siang, senang bisa bertemu dengan kalian semua. Dan terima kasih atas kehadirannya." Ucap Fattan sambil membungkukan tubuhnya sebagai tanda hormat kepada para pengusaha yang hadir.


"Ok, saya akan langsung ke intiya saja. Dan akan membahas apa rencana perusahaan saya untuk bekerja sama dengan kalian semua." Ucap Fattan.


Lalu Ariff pun memberikan berkas tersebut yang diminta oleh Fattan.


Fattan pun langsung membahasnya secara detail dan sampai selesai.

__ADS_1


Seluruh semua para pengusaha yang hadir disana memberikan tepuk tangan yang meriah atas kemampuan Fattan yang di miliki, mereka pun setuju apa yang dibahas tadi oleh Fattan. Dan menerima kerjasama dengan perusahaan milik Fattan.


Setelah selesai meeting, para pengusaha pun satu persatu pamit untuk pulang. Dan kini hanya ada Fattan, Ariff dan Rendy pemilik dari perusahaan Pt.Exc.


__ADS_2