
"Syiff bangun, kita sudah sampai nih direstoran." ucap Fattan membangunkan Syiffa.
"Hoamm... Eh Maaf Pak saya ketiduran hehe.. " ucap Syiffa."
"Iya enggak apa apa kok Syiff, nyantai sajalah. Ya sudah yuk turun!" ucap Fattan sambil membukakan pintu mobilnya.
"Iya Pak, terima kasih iya pak." ucap Syiffa lalu keluar dari mobil."
Mereka pun berjalan ke menuju restoran tersebut.
"Oya kamu mau pesen apa?" Tanya Fattan.
" Terserah Pak Fattan saja deh, saya ikut saja." Ucap Syiffa.
"Ya sudah kalau begitu, saya mau pesen bir kamu mau ikut pesen juga?" ucap Fattan.
"Eh apaan sih Pak, main pesen minuman bir saja. Saya enggak suka ah sama cowok suka minum bir. Lagian dosa loh Pak minum bir walaupun setetes juga." ucap Syiffa merasa kesal.
"Cie ada Ustadzah nih ceramah, lagian Saya cuma bercanda kok bete gitu." Ucap Fattan.
"Enggak lucu tau enggak bercandanya Pak." ucap Syiffa dengan cemberut.
"Sudah jangan marah gitu dong, nanti saya jajanin eskrim yang banyak kamu mau enggak?" Rayu Fattan.
"Seriusan nih Pak?" Tanya Syiffa.
__ADS_1
"Heem." jawab Fattan sambil menganggukan kepala.
"Asyik, terima kasih Pak Fattan yang baik hati." Ucap Syiffa.
"Iya, oya bisa enggak sih jangan panggil Bapak ih geli saya dengarnya." Ucap Fattan
"Loh kan setiap hari juga Syiffa suka bilang Bapak." ucap Syiffa dengan Polos.
"Iya itu di kantor harus formal tapi kalau disini jangan panggil Bapak, sebentar lagi kan kamu bakal jadi kekasihku sekaligus istriku." goda Fattan dengan pede dan bakal yakin bahwa Syiffa bakal menjawab menerima perkataan perasaaan padanya.
"Deg" .. Perasaan Syiffa tak menentu, jantungnya berdetak menjadi cepat. Tidak percaya barusan apa yang Fattan ucapkan, kini dirinya jadi salah tingkah.
"A-apaan sih Pak, sok kepedean banget saya bakal menerima Bapak eh maksudnya Kak Fattan. Sudah pesen makannya belum Kak?" ucap Syiffa mengalihkan pembicaraan dan wajahnya memerah karena salah tingkah.
"Eh iya saya lupa, Maaf iya ini juga semua gara gara kamu sih." Ucap Fattan.
"Karena kamu sudah meluluhkan hatiku dan berhasil buat saya jatuh cinta pada kamu." goda Fattan.
"Ih apaan sih Kak, enggak nyambung banget deh. Sa-saya permisi dulu Kak ke toilet!" ucap Syiffa berlalu pergi menuju toilet.
Lucu banget itu anak kalau lagi di goda, pipinya memerah begitu dan gemes banget dengan tingkahnya gerutu Fattan sambil tersenyum.
"Pelayan!" Panggil Fattan.
" Iya Pak?" Tanya seorang pelayan mendekati Fattan.
__ADS_1
"Saya pesen ini dua, dan saya mau pesen makanannya yang special dan juga minumannya." ucap Fattan.
"Iya baik pak." ucap Pelayan lalu pergi menuju dapur.
"Sudah beres ke toiletnya?" Tanya Fattan
" Sudah Kak." jawab Syiffa yang baru saja duduk.
Lalu kebetulan Pelayan pun datang dengan makanan yang dipesennya dan menaruhnya di meja tersebut.
"Terima kasih." ucap Fattan.
" Iya sama sama Pak!" ucap Pelayan lalu pergi."
"Wah kayaknya enak banget nih Kak." ucap Syiffa.
"Pastinya enak dong, emangnya kamu belum mencobanya iya?" Tanya Fattan.
"Belum Kak." ucap Syiffa dengan polosnya.
"Ya sudah nih makan." ucap Fattan sambil menyuapkan makanan tersebut ke mulut Syiffa.
"Gimana enakkan?" Tanya Fattan.
"Iya enak Kak, sini biar sama saya sendiri makannya." ucap Syiffa.
__ADS_1
Lalu Syiffa dan Fattan pun menikmati makan malamnya.