Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
EPS. 25


__ADS_3

"Mau tau? Atau mau tau bangett?" Tanya arif.


"Tau ah, enggak lucu tau!" lirih Syiffa sambil cemberut.


Hahaha (makin gemeesss aja ini bocah, di ajak ngobrol juga seru and nyambung juga nih orang) lirih Arif dalam hati. Sebenarnya aku kesini ada janjian sama Fattan dan kita ketemuan disini lirih Ariff.


"Whatt? Fa... Fatttan?" Lirih Syiffa dengan kaku.


"Kenapa kok kaku gitu nyebut si Fattan?" lirih Ariff.


"Siapa yang kaku, itu mh perasaan kakak aja kali ah." Lagian juga aku kesel dan benci banggett sama teman kakak itu gerutu Syiffa.


Masa sich? Awalnya sich benci, lama lama jadi cinta lho goda Ariff.


"Ich apaan sich kakak ini, bicara suka ngawur deh." Mana mungkin aku bisa cinta sama dia, orang yang tidak punya etika dan suka bicara seenaknya. Ih ogah bangeet sama temen kakak itu lirih Syiffa dengan menggidikan bahu.


"Hati hati lho syiffa kalau bicara, takut nya ntar kalau dia jodoh kamu gimana?" Kan enggak tau dia jodoh nya siapa goda Ariff sambil menaikan alisnya.


"Walapun dia jodoh aku, aku akan tolak dia." Enggak akan aku terima gitu saja cowok seperti dia gerutu Syiffa.


Hahaha, ada ada aja ini cewek lirih Ariff sambil menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Eh kak mau ikut gabung bersama kami?" lirih Syiffa yang sudah hampir nyampai ke arah teman nya.


"Enggak ah, makasih atas tawaran nya." Lagi pula aku sudah siapkan tempat khusus buat Fattan lirih Ariff.


"Oke, Kalo begitu aku permisi ya kak." lirih Syiffa sambil berjalan menuju ke arah teman nya.


"Heem." Jawab Ariff.


Sebenarnya aku ogah banget kalo harus se meja makan sama si Fattan, lagian aku hanya basa basi aja ngajak dia tuk bergabung. Lagian enggak enak kan kalo enggak di ajak gabung apalagi dia atasan aku, tapi untung lah dia menolak huh lirih Syiffa dalam hati.


"Lama banget sih Syiff ke toilet nya" lirih Nurul.


"Ya sudah nih makan mumpung masih hangat," enggak enak kalo sudah dingin lirih Nella sambil menyodorkan makanan yang tadi di pesen.


"Makasih Nell" lirih Syiffa.


Di tempat lain.


"Ada apa kamu menyuruhku untuk kesini?" Tanya Fattan.


Lalu Ariff mengeluarkan berkas yang berisi foto.

__ADS_1


"Apa maksudnya ini Riff?" Tanya Fattan.


"Kamu itu bodoh bangeet Ttan, itu foto foto barang illegal yang hampir 99% sama dengan produk kita." Coba kamu perhatikan dengan teliti!! Lirih Ariff dengan nada tegas.


"Shiiittts, " umpat Fattan sambil melemparkan berkas tersebut.


" Kenapa ini bisa terjadi seperti ini!" Lirih Fattan dengan nada tegas.


"Dimana kamu dapatkan kan foto ini?" Tanya Fattan.


Kebetulan ada seorang audit yang tidak sengaja melihat sebuah toko, dimana toko tersebut sama persis memproduksi barang yang sedang kita produksi. Dan memakai nama perusahaan kita juga. Awalnya dia tidak curiga, tapi ini ada sebuah kejanggalan soalnya barang yang sedang kita produksi belum lauching masih rahasia, terus dimana toko tersebut bisa tau barang yang sedang di produksi di perusahaan kita?? Lirih Arif.


"Ck, dengus Fattan dengan kesal." Coba kamu cari tau secepatnya tentang semua toko itu dan siapa dalang dari semua itu!! lirih Fattan.


"Siap Ttan, akan ku laksanakan!" lirih Ariff.


"Ya sudah aku pulang duluan Riff!" lirih Fattan sambil memijit kening nya yang terasa pusing.


"Heem... Enggak mau aku antar nih?" Lirih Ariff.


"Enggak usah Riff" jawab Fattan

__ADS_1


__ADS_2