Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.155


__ADS_3

"Kak apakah perjalanan masih jauh?" Tanya Syiffa karena hampir satu jam lebih masih belum sampai juga.


"Sabar sayang, sebentar lagi nyampai kok." Ucap Fattan sekilas menatap Syiffa kemudianmelajukan mobilnya kembali.


"Lagian mau kemana sih Kak?" Tanya Syiffa merasa penasaran.


"Sudah jangan banyak tanya. Suprise sayang. Lagian bentar lagi juga nyampai kok," ucapFattan sambil tersenyum.


Kini Fattan dan Syiffa pun telah sampai disebuah tempat yang dituju.


"Ayo sayang kita keluar dari mobil," Ajak Fattan.


"Iya Kak," jawab Syiffa. Lalu Syiffa pun keluar dari mobil bersama Fattan.


"Pulau?" Ucap Syiffa menatap tidak percaya.


"Iya sayang pulau, gimana sukakan sayang?" Tanya Fattan.


"Iya saya suka Kak." Jawab Syiffa dengan mata berbinar dan tidak percaya.


Lalu Fattan dan Syiffa pun berjalan menuju suatu tempat, dimana pulau tersebutmenyediakan tempat makan yang begitu indah dengan nuansa yang romantis. Karena tempat tersebut sudah di boxing sama Fattan jadi tidak ada satu orang pun yang beradadisana. Kecuali pelayan yang melayani mereka.


"Kak?" Ucap Syiffa.


"Iya sayang?" Jawab Fattan.


"Saya tidak mimpikan Kak? Ini seriuskan Kak nyata." Ucap Syiffa benar benar tidak percayaapa yang dilihatnya.

__ADS_1


"Iya serius sayang, kamu tidak mimpi ini nyata kok," ucap Fattan sambil mencubit pipi Syiffa.


"Aww.. sakit tahu, main cubit mulu," kesal Syiffa sambil menatap Fattan.


"Sorry Baby. Berarti itu nyata bukan mimpi sayang." Ucap Fattan sambil tersenyum.


"Ih so sweat banget Kak, saya suka sekali KaK." Ucap Syiffa.


"Syukurlah kalau emang kamu suka, ya sudah yuk mari kita duduk disana," ucap Fattan sambil memegang tangan Syiffa.


"Baik Kak," jawab Syiffa.


Lalu mereka berdua pun berjalan menuju tempat makan tersebut yang sebelumnya sudahdisiapan oleh pelayan tersebut dan kini mereka sedang menikmati makan siangnya ditemani dengan keindahan alam dan alunan musik yang membuat mereka semakin menikmatinya.


"Ya sudah sayang, ayo kita kesana." Ajak Fattan sambil berjalan menuju pulau pantara ,kepulauan seribu. Lalu Syiffa pun menuruti apa yang dikatakan Fattan dan mengikuti langkah Fattan


ada siapa siapa ya Kak? Cuma kita berdua. Lagian ini pulaunya indah dan cantik banget,"


ucap Syiffa merasa kecewa.


"Lagian bukannya tidak ada yang berkunjung Syiff, tapi saya sengaja boxing pulau ini khusus buat kita berdua," ucap Fattan sambil menaikan satu alisnya.


"Iss.. jahat banget Kakak ini ya, cuma ingin kita berdua sampai nge boxing pulau ini. Lagian kasihan tahu orang yang pingin masuk kesini," gerutu Syiffa.


"Enggak apa apalah sayang, ini kan hari spesial buat kita. Dimana kita sudah resmi menjadi calon suami Istri. Lagian hari akan di gratiskan bagi para pengunjung yang akan datang kesini tapi setelah kita selesai puas menikmati dipulai ini," ucap Fattan sambil tersenyum.


"Iss... iss... dasar ya. Kalau sultan mah memang bebas ya mau ngapain juga," sindir Syiffa.

__ADS_1


"Ya tentu saja dong sayang. Lagian kamu juga kan calon Istri sultan jadi apapun yang kamu inginkan pasti saya kabulkan," ucap Fattan sambil menatap Syiffa.


"Seriusan nih Kakak akan mengabulkan semua permintaan saya?" Tanya Syiffa.


"Iya seriusan loh, demi orang yang saya cintai dan sayangi apapun akan saya lakukan,"ucap Fattan sambil tersenyum.


"Ih so sweat banget Kak, terima kasih Kak," ucap syiffa.


"Sama sama sayang," ucap Fattan sambil memijit hidung mancung Syiffa.


"Ih Kak Fattan sakit tahu. Saya balas nih cubit lebih menyakitkan lagi," geerutu Syiffa.


"Coba saja kalau bisa," ucap Fattan Sambil menjulurkan lidahnya.


"Ih itu orang benar benar ya." Ucap Syiffa lalu mengejar Fattan. Dan kini mereka saling kejar kejaran ala korea gitu.


"Sudah ah Kak cape, dari tadi kita kejar kejaran mulu mana belum berhasil nyubit pinggang Kakak itu," ucap Syiffa sambil duduk dibawah pasir pulau.


"Yaelah masa nyerah gitu, kalah ah tenaganya sama Kakak," gerutu Fattan sambil menghampiri Syiffa dan duduk di samping Syiffa.


"Heh dengerin ya Kak, saya itu cewek sedangkan Kakak cowok jadi bedalah Kak tenaganya. Please deh Kak jangan disamain begitu," ucap Syiffa sambil menatap Fattan lalu mencubit pinggag Fattan.


"Aww, sakit sayang! Ih tega benar ya  ini orang mencubit begitu saja," gerutu Fattann sambil menatap  Syiffa.


"Kan biar imbas satu sama jadinya," jawab  Syiffa cengengesan


Lalu Fattan pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepala.

__ADS_1


__ADS_2