Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.249(End)


__ADS_3

Suara tangisan bayi mungil berjenis kelamin laki laki sedang menagis.


"Alhamduliah sayang, akhirnya baby kita sudah keluar dengan selamat." Ucap Fattan kepada istrinya dan sambil melihat anaknya sedang dibersihkan oleh dokter Lena dari dari yang melumuri anaknya.


"Iya kak," jawab Syiffa dengan lemah.


"Terima kasih sayang, kamu sudah melahirkan anakku dan sudah mau bertaruh nyawa demi anak kita." Ucap Fattan sambil mencium pucuk rambut istrinya beberapa kali kemudian tangan punggung istrinya.


Lalu Syiffa pun hanya tersenyum kepada suaminya tanpa berkata apa apa. Setelah semuanya sudah selesai, kemudian Bu Angel, Bu Nina, Ayah Joe beserta Ariff dan para sahabat sahabatnya datang memasuki ruangan persalinan dimana Syiffa berada.


"Selamat Syiffa sama pak Fattan, akhirnya sudah menjadi Ibu dan Ayah." Ucap dokter Lena sambil menatap Syiffa dan Fattan.


"Iya Dok, terima kasih ya dokter sebelumnya sudah membantu saya dalam persalinan." Ucap Syiffa.


"Iya Syiffa. Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu." Ucap dokter Lena kepada semuanya untuk pamit.


"Akhirnya Nak, kamu sudah jadi resmi menjadi seorang Ibu dan Ayah. Selamat ya Nak." Ucap Bu Angel sambil memeluk Syiffa.


"Iya Bu, terima kasih." Ucap Syiffa sambil menguraikan pelukannya.


"Anak Ibu hebat, mampu melewati ini semuanya. Selamat ya sayang." Ucap Bu Nina sambil memeluk anaknya.


"Iya Bu, terima kasih. Ternyata begini ya Bu, perjuangan seorang Ibu yang begitu tidak bisa dibalas dengan apapun. Maafkan Syiffa ya Bu, bila selalu menyakiti Ibu dan belum bisa membahagiakan Ibu." Ucap Syiffa sambil meneteskan airmatanya dan mengingat perjuangan Syiffa saat melahirkan anaknya.


"Iya Nak. Sudahlah Nak, kamu jangan bicara gitu, lagian dengan adanya kamu dan cucu Ibu sudah bahagia kok." Ucap Bu Nina sambil menatap Cucunya di gendogan Omah Angel.


"Iya Bu. Makanya kalau ada seorang lelaki menyakiti wanita, suruh saja kalau bisa jadi wanita biar merasakan perjuangan seorang wanita jangan enaknya saja. Kalau bisa saya bunuh saja kalau punya suami macam macam." Ucap Syiffa sambil menatap suaminya.


"Sayang apaan sih kalau bicara, lagian siapa yang mau macam macam hah? Malu kalau berbuat demikian ada anak kita." Ucap Fattan sambil menatap suaminya.

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu." Jawab Syiffa.


"Sudah jangan berantem ah, malu sama cucu Opah nanti. Selamat ya Nak Syiffa dan Nak Fattan sudah menjadi seorang Ibu dan Ayah. Semoga kalian, bisa membimbing ke jalan yang baik dan menjadi Ayah dan Ibu yang bertanggung jawab.


"Iya Ayah. Pastinya Ayah


Lalu para sahabatnya sahabatnya mendekati Syiffa dan Fattan untuk memberikan selamat. Bu Nina dan Bu Angel serta Ayah Anwar memilih duduk di sofa sambil mengajak bicara cucunya.


"Selamat Syiffa, ciee sudah jadi seorang Ibu dan Ayah. Semoga anaknya sholeh dan berguna bagi bangsa dan negara." Ucap Nella.


"Amiin, terima kasih Nell atas doanya." Ucap Syiffa.


Kemudian Nurul dan Hasna pun, ikut memberikan selamat.


"Selamat ya Bro, akhirnya kamu jadi seorang Ayah dan ada pewaris pengganti keluarga Adijaya. Dan semoga menjadi sholeh, penurut dan berguna untuk bangsa dan negara." Ucap Ariff kepada Fattan.


"Syiffa sudah melahirkan nih, tinggal menunggu Nurul nih. Berapa bulan sekarang Nur?" Tanya Hasna.


"Tujuh bulan Na." Jawab Nurul.


"Tuh enggak lama lagi dong. Asyik aku jadi aunty rich kalian deh." Gerutu Hasna dengan pede.


"Huu.... pede banget Na." Sorak Nella.


"Biarin saja ih." Tembal Hasna.


"Oya Syiffa, Tan. Namanya siapa? Apakah kalian sudah menyiapkan nama untuk cucu Opah ini?" Tanya Ayah Anwar.


"Tentu saja sudah Ayah. Namanya "Rayden Adijaya". Jawab Fattan.

__ADS_1


"Boleh juga tuh Nak dan bagus kok namanya Rayden Adijaya." Ucap Ayah Anwar mengulangi nama cucunya.


"Tentu saja bagus, siapa dulu dong kalau bukan Ayahnya yang hebat." Ucap Fattan dengam sombong.


"Ck, sombong sekali." Sindir Ariff.


"Masa bodoh." Jawab Fattan.


Lalu yang lain pun hanya mengelengkan kepala saat melihat tingkah Fattan dan Ariff.


Kini kebahagian menyelimuti Syiffa dan Fattan, dengan lahirnya anak pertama dariย mereka. Seorang baby mungil dengan hidung yang mancung, bibir tipis berwarna pink dan tubuhnyaย  yang putih serta matanya yang hitam sama persis mirip seperti Ayahnya yaitu Fattan Adijaya.


Kini semakin lengkap dengan kehadiran buah hatinya yang berjenis kelamin laki laki, yang bernama Rayden Adijaya.


๐Ÿ’๐Ÿ’Begitulah perjalanan cinta Syiffa dan Fattan yang berawal diantara mereka hanya sebatas karyawan dan atasannya. Serta saling membenci diantara mereka dan kemudian tumbuh cinta diantara mereka. Hingga kini mereka ditakdirkan untuk bersatu selamanya.


END (TAMAT).


***Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir dikaryaku yang masih berantakan ini dan masih butuh revisi. Dan terima kasih sama kakak kakak semuanya sudah memberikan kritik dan sarannya\, serta selalu mendukung saya hingga bertahan untuk menyampaikan ide yang ada di otak saya ini agar dijadikan novel. Saya cinta kalian\, terima kasih yang sudah setia dari awal sampai akhir nyimak terus novel ini๐Ÿ™๐Ÿ˜š๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™.


๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—๐Ÿ’—


Promo karya novel baru nih, sedang ikutan Event. Mampir yuks dan kasih dukungan. Karena sangat berarti buat saya dukungan dari kakak kakak semuanya.


Sinopsis Novel: Karena kecorobohan Aku yang berani mengungkapkan perasaannya terhadap Pimpinan Intern group membuat Aku di tolak mentah mentah, dihina sampai didorong masuk ke dalam kolam renang oleh seorang Juna Prakasa dan kekasihnya Olin Puspita. Aku pikir dia sama menyukaiku karena sudah berbuat perhatian lebih, ternyata dia hanya memanfaatkanku karena otakku pintar dan cerdas.


Akankah pembalas dendaman Aleena dan Veri berhasil membuat Juna berlutut dan menyesalinya?


__ADS_1


__ADS_2