Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.89


__ADS_3

Keesokan harinya.


"Pt. Juhes Adijaya".


"Selamat iya Syiff, kamu sudah di terima dan lolos." ucap Angga.


"Iya kak, tapi kak angga juga sama lolos dan diterima. Selamat iya kak." ucap Syiffa.


"Cieee, yang lagi bahagia nih, sudah lolos dan diterima langsung , terus aku disini sendirian dong? enggak bakal ketemu lagi sama kamu." Syiff ucap Nurul.


Kamu enggak sendirian kok, masih ada teman yang bakal nemenin kamu siapa lagi kalau bukan si ulfa sama si cita. "Terus siapa bilang kita enggak bakal ketemu lagi? kita bisa ketemu kok ketika jam sebelum masuk kerja, ketika istirahat dan ketika pulang." ucap Syiffa.


Iya , iya Syiffa yang cantik. Huhu sedih deh aku enggak satu gedung sama kamu. "Semoga betah disana iya syiff , ingat kalau ada teman yang baru , jangan lupain aku iya syiff." ucap nurul.


"Mana mungkinlah aku ngelupain kamu, sahabat aku dari Smp sampai sekarang. Sahabat yang paling baik, selalu ada ketika duka dan suka." ucap syiffa.


"Hhuhuhu tambah sedih deh akutuh, kamu bicara gitu." ucap Nurul sambil memeluk Syiffa.


"Sudah jangan sedih gitu, lagian kita masih satu perusahaan jadi enggak bakal pisah Nurul." ucap Syiffa.


"Heem." ucap Nurul sambil menganggukan kepala.


"Ya sudah Syiffa, kata personalia tadi kita yang lolos di suruh di tunggu di ruangannya." ucap Angga.


"Ya baik kalau begitu kak. Nur aku tinggal dulu iya. Nanti ketika istirahat kita ketemuan di tempat makan yang biasa." Ucap Syiffa.

__ADS_1


"Iya siap Syiff." Jawab Nurul.


"Ya sudah, aku permisi sama teman kamu ini." ucap Angga.


"Iya kak, sekalian aja kalian jadian deh, cocok banget deh." Ucap Nurul.


"Apan sih nur, ngawur mulu kalau bicara. Sudah yuk kak angga kita kesana nanti ditungguin sama Ibu Ida sang personalia." Ucap Syiffa.


Lalu Syiffa dan Angga pun berjalan menuju ruangan Personalia.


--


Di ruangan Personalia,


"Iya mengerti Bu." ucap para peserta yang lolos.


baguslah kalau begitu. Bu widi antar mereka ke tempat ruangan masing masing. "Kecuali kamu syiffa ikuti ibu, Ibu yang akan mengantarkanmu ke tempat ruanganmu." ucap bu ida.


"Iya baik Bu." jawab Syiffa.


Lalu Syiffa pun pergi keruangannya diantar bu ida, sedangkan yang lain diantar oleh Bu widi.


Loh inikan jalan menuju ruangan pak fattan,emangnya bu ida mau ngapain sih pakai aku ikut dia segala, aku malas banget nih ketemu sama pimpinan yang "So" itu Batin Syiffa.


"Tok...tok...tok... Permisi pak" ucap Bu Ida.

__ADS_1


"Iya masuk Bu." ucap Fattan.


"Ini pak orangnya, yang akan menjadi sekretaris Bapak." ucap Bu ida.


"Whatt?" Ucap Syiffa merasa terkejut.


"Kenapa kamu Syiff?" Tanya bu ida.


"Enggak apa apa kok Bu, cuma saya merasa terkejut aja Bu, masa saya yang jadi sekretaris Pak Fattan? Kan merasa aneh aja." ucap Syiffa.


"Aneh gimana emangnya Syif? Emangnya kenapa kalau kamu jadi sekretaris dia." ucap Bu ida.


"S-saya merasa enggak pantas aja bu, lagian saya cuma lulusan Sma Bu!" ucap Syiffa.


"Tapi dari hasil testing dan interview kamu bagus kok, bahasa inggris juga bagus juga kok." ucap Bu ida.


"Ehmzzz.. suara deheman Fattan membuat Syiffa dan Bu ida terdiam."


"Ya sudah kalau begitu, Ibu ida bisa segera kembali bekerja. Dan masalah dia biar saya yang menangani." ucap Fattan .


"Baik pak, kalo begitu saya permisi pak." ucap Bu ida sambil melangkah pergi dari ruangan Fattan.


"Siapa namamu?"Tanya Fattan.


Ck, dia pura pura enggak tau namaku, sampai dia bilang siapa namaku. Ih pingin muak deh aku batin Syiffa.

__ADS_1


__ADS_2