
"Bell berbunyi," Ku lirik jam tangan ku pukul 12.00 wib. Waktu nya istirahat, lalu ku pergi ke kantin untuk mengambil makanan yang sudah disiapkan oleh perusahaan, lalu ku mencari tempat duduk kosong.
"Syiffa..?" sini duduk ucap Nurul berteriak.
Lalu Aku berjalan menuju tempat duduk yang sudah temanku sediakan.
"Beruntung ya Syiffa kita bekerja disini, bener bener kerja disini perusahaan memberikan yang terbaik buat karyawan nya," selain di kasih makan, kita juga di kasih waktu sholat ashar selama 15 menit, kalo dzuhur mah udah pasti sholat nya pas waktu istrahat, terus menyediakan kursus bahasa inggris, bagi karyawan yang mau ikutan. Pokok nya beruntung banget deh, is the best ucap Nurul.
" Heem," ucap Syiffa sambil menggangukan kepala.
"Eh Nur kamu inget kan tadi pria yang marahin kita?" tanya Syiffa.
Emmmzz... ( Sambil mengingat ingat). Oh iya aku ingat syiff, pria yang waktu itu tidak sengaja kamu tertubruk ya? Ucap Nurul.
"Heem.. si pria yang tidak punya ahlak itu," ditambah pria yang nyebelin dan brengsek gerutu Syiffa dengan kesal.
"Iya mungkin saja kalian jodoh kali," bisa satu kerja diperusahaan ini ucap Nurul.
"Ngacoo ya kamu Nur, bukan jodoh kali." Dia itu kan atasan kita kali, huh dasaar ucap Syiffa sambil mengurucuti bibir nya.
"Canda Syiff ah kamu mah .." Lirih Nurul sambil tertawa.
"Sholat dzuhur yuk nurul, bentar lagi keburu mau masuk nih" ajak Syiffa sambil melirik jam tangan.
"Siap... Yuk" jawab Nurul.
Lalu kedua nya pun pergi ke mushola setelah menyelesaikan makanan nya.
__ADS_1
-
"Bu ini kaya nya barang nya ada sedikit rijeck," harus sedikit perbaiki ucap Syiffa ke rekan kerjanya.
"Mana Syiff?" Sini lihat jawab Ibu Lia.
Ini Bu lirih Syiffa sambil memperlihatkan barang yang rijeck.
"Untung saja belum sampai lolos ke finish, bisa habis di marahin saya Syiff," makasih ya Syiff lirih Bu Lia.
"Ya sama sama bu, lain kali hati hati ya Bu," Kerja nya lebih diperhatiin lagi bu.
"Iya siap syiff" jawab Bu Lia.
"Ehmzzz, " ada apa ini kok kamu disini? Ucap pria tersebut.
" Eh ini Pak, ada sedikit barang rijeck harus diperbaiki pak oleh ibu ini" jawab Syiffa.
" Ada apa ini pak Fattan?" Tanya manager perusahaan.
"Oh ini pak, Qc ini lagi memberikan barang yang rijeck kepada Ibu ini" ucap Fattan.
"Oh begitu ya" jawab manager perusahaan.
Lalu menatap Qc tersebut.
"Deg. "
__ADS_1
Jantung nya berdebar tak karuan, terpesona dengan gadis yang sedang ditatap nya. " Cantik bener ini orang, mana manis, imut lagi, Cocok nih kalau di jadikan kekasih." Batin Ariff.
"Ehmzz"....... Suara deheman Fattan berhasil menyadarkan lamunannya.
"Jangan menghayal pak Ariff, " sindir Fattan seolah olah tahu yang ada dipikiran Ariff.
" Eh apaan sih pak Fattan" jawab Ariff dengan sedikit salting.
"Eh iya siapa nama kamu?" Tanya pak Ariff.
"Ma-maksud Bapak saya Pak?" Tanya Syiffa balik nanya.
"Terus maksud kamu siapa? Ya pasti kamu yang ditanya," emang nya siapa lagi bagian Qc yang kerja bagian disini Lirih Fattan sambil memandang sinis Syiffa.
"Huh dasar nyebelin bangett ini orang, " gerutu Syiffa dalam hati sambil melirik Fattan sekilas.
"Namaku Syiffa Pak."
" Oh nama yang bagus, pasti karyawan baru disini ya?" soalnya saya baru lihat kamu lirih Ariff.
"Ya pak saya karyawan baru," baru saja 2 hari kerja disini pak jawab Syiffa.
"Emang siapa yang bilang sudah lama kerja disini?" perasaan tidak nanya itu deh lirih Fattan dengan sinis.
"Husss Fattan ...." Lirih arif menatap tajam.
Ck.. Lirih Fattan dengan kesal.
__ADS_1
"Oya sekarang ada meetting pak Fattan," jangan sampai terlambat pak ucap Ariff.
Lalu keduanya pergi menuju ruang meetting.