Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps. 193


__ADS_3

Keesokan Harinya


Hari ini adalah hari dimana Fattan harus pergi meninggalkan Istrinya karena ada pekerjaan dan proyek di luar negeri. Syiffa pun kini sedang membereskan baju milik suaminya ke dalam koper.


"Oya Sayang, gimana sudah siap dan sudah bereskan semuanya?" Tanya Fattan yang kini sedang mengancingkan baju dipergelangan tangannya.


"Iya sudah kok Kak," jawab Syiffa sambil menatap suaminya.


"Baiklah kalau begitu. Oya Sayang jaga diri kamu baik baik disini ya Sayang, ingat jangan telat makan dan jika ada apa apa, kasih tau  Kakak."Fattan sambil berjalan mendekati Istrinya.


"Iya pastinya Kak. Kakak juga disana jaga diri baik baik, semoga proyek dan pekerjaan disana lancar," ucap Syiffa sambil mengalungkan tanggannya di leher Suaminya.


"Iya. Terima kasih Sayang." Ucap Fattan kemudian mencium lembut pucuk rambut Istrinya.


Namun tiba tiba ada seseorang masuk ke dalam tanpa mengetuk pintu.


"Selamat pagi semuanya, gimana sudah siap.. " ucapan Ariff tergantung saat Syiffa dan Fattan kini hampir akan berciuman.


"Eh Kak Ariff?" Ucap Syiffa saat sadar ada seseorang yang masuk kedalam kamarnya lalu melepaskan tangannya yang tadi menggalungkan ke leher Suaminya.


"Maaf Syiffa, Saya ganggu kalian ya hehe," Ucap Ariff cengengesan dan merasa tidak enak hati.


"Enggak kok Kak, gimana sudah siap ya Kak Ariff?" Tanya Syiffa.


"Tentu saja sudah siaplah pastinya." Jawab Ariff.


"Kamu itu, kalau mau masuk ke kamar ketuk dulu pintu main terobos saja." Gerutu Fattan merasa kesal.


"Maaf Bos, Saya lupa hehe," ucap Ariff cengengesan.


"Ya sudah, ayo kita berangkat." Ajak Fattan kepada Ariff.


"Siapp." Jawab Ariff.


"Oya, jangan lupa bawa koperku." Ucap Fattan kepada Ariff.


"A-apa Saya bawa koper kamu? Kamu menyuruhku?" Tanya Ariff.


"Tentu saja, Saya menyuruhmu untuk membawa koperku. Enggak mungkin Istriku yang membawa koperku, kasihan terlalu berat itu kopernya." Ucap Fattan.


"Baiklah kalau begitu." Ucap Ariff.


Lalu mereka pun berjalan ke bawah tangga dan berjalan menuju mobil.


"Selamat pagi semuanya." Sapa Della. Saat melihat Fattan, Syiffa dan Ariff berjalan menuju keluar.

__ADS_1


"Pagi juga Della. Sudah siapkah untuk berangkat?" Tanya Syiffa.


"Tentu sajalah sudah." Jawab Della.


"Ya sudah, ayo kita naik." Ajak Fattan setelah memasuki mobil miliknya.


Kemudian Syiffa, Ariff dan Della pun masuk ke dalam mobil. Syiffa hari ini sengaja libur dulu kuliah, Dia lebih memilih untuk ikut mengantarkan suaminya ke bandara.


satu jam sudah mereka sudah sampai ke bandara. Lalu mereka pun dengan segera keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam bandara.


"Sayang, Kakak berangkat dulu ya." Ucap Fattan sambil memeluk Istrinya.


"Iya Kak, semoga selamat sampai tujuan." Jawab Syiffa membalas pelukan suaminya.


"Iya Sayang, maafkan Kakak harus pergi meninggalkan kamu. Kamu enggak apa apakan Sayang bila Kakak pergi?" Tanya Fattan kepada Istrinya sambil menguraikan pelukannya.


"Iya Kak, Syiffa enggak apa apa kok. Lagian Syiffa mengerti disana Kakak kan karena ada pekerjaan yang sangat penting." Ucap Syiffa sambil menatap suaminya.


"Terima kasih Sayang, sudah mengertiin Kakak." Ucap Fattan kembali memeluk Istrinya.


Ntah kenapa begitu berat bagi Fattan harus pergi meninggalkan Istrinya. Padahal Fattan berharap Istrinya mau ikut dengannya dan berharap membantalkan kepergiaannya. Tapi Syiffa tidak melakukan itu. Dia tidak mau ikut karena baru juga masuk kuliah.


"Oya Kak Ariff, Syiffa titip Suamiku ini ya Kak. Bila dia Nakal dan berpaling dari Syiffa jangan lupa hubungi Syiffa dan Bunuh saja dia." Ucap Syiffa tiba tiba merasa kesal.


"Sayang, kenapa kamu berbicara seperti itu. Kamu enggak percaya sama Kakak ya hah? Lagian Kakak berjanji akan selalu menjaga hati dan perasaan ini hanya untuk kamu seorang Sayang." Fattan kembali Istrinya.


"Baiklah kalau begitu Kak. Janji ya kak?" Ucap Syiffa.


"Iya Sayang. Ya sudah sekarang waktunya berangkat nih, jaga diri  kamu baik baik dan jaga selalu hatimu Sayang sampai Kakak kembali lagi kesini." Ucap Fattan sambil menguraikan pelukannya.


"Iya Kak." Jawab Syiffa.


Lalu Fattan pun mencium lembut pucuk rambut Istrinya dan kemudian   mencium bibirnya. Lalu Syiffa pun mensalami dan mencium tangan punggung suaminya.


"Ya sudah Kakak pergi ya." Ucap Fattan sambil berjalan untuk masuk ke dalam pesawat.


"Iya Kak, hati hati dijalannya." Ucap Syiffa.


"Oya Syiffa, maaf ya Della harus pergi juga. Dan jaga dirimu kamu baik baik ya." Ucap Della sambil memeluk Syiffa.


"Iya tidak apa apa kok, oya titip dan jaga Suamiku ya Della." Ucap Syiffa sambil menguraikan pelukannya.


"Iya siap Syiffa. Ya sudah saya permisi." Pamit Della kepada Syiffa.


"Iya Della, jaga dirimu baik baik." Ucap Syiffa.

__ADS_1


"Pasti." Jawab Della lalu pergi meninggalkan Syiffa dan berjalan masuk ke dalam pesawat.


"Ya sudah Syiffa, Saya permisi ya. Ingat jangan terlalu cemas dan mengkhawatirkan suamimu. Disini ada Saya yang siap akan memberikan hukuman bila Fattan berpaling darimu." Ucap Ariff.


"Iya Kak, terima kasih. Ya sudah hati hati dijalan dan selamat sampai tujuan." Ucap Syiffa.


"Iya siap Syiffa." Jawab Arif lalu pergi meninggalkan  Syiffa.


Kini Fattan, Della dan Ariff pun menuju masuk ke dalam pesawat. Lalu Fattan pun sekilas menatap Istrinya dan melambaikan tangannya. Kemudian Syiffa pun membalas lambaian tangannya terhadap Suaminya.


Kini pesawat pun akan pergi dan berangkat menuju tempat yang dituju. Dengan segera sang pilot pun segera menjalankan pesawatnya sehingga terbang keatas langit dan kini Syiffa hanya melihat kepergian Suaminya dari pesawat yang kini semakin menjauh.


Tiba tiba airmata Syiffa pun terjatuh, tidak tahu kenapa merasa sakit harus ditinggalkan suaminya pergi. Sebenarnya Syiffa ingin membantalkan dan ingin menolak Suaminya untuk pergi tanpa Syiffa tidak boleh egois, Suaminya kan pergi untuk sebuah pekerjaan.


Kenapa tiba tiba aku jadi menangis, kenapa juga hatiku sakit melihat kepergian Suamiku? Lagian kamu enggak boleh egois Syiffa, kan Suami pergi bukan untuk rekreasi tapi untuk bekerja demi masa depan keluarga kecil kita nanti. Semoga saja nanti disana Suamiku tetap setia dan menjaga hati untukku gerutu Syiffa lalu mengusap airmatanya dan berjalan memasuki mobil miliknya yang disupiri oleh Pak Toni.


"Ya sudah Pak, yuk kita berangkat." Ucap Syiffa.


"Baik Non," jawab Pak Toni.


Lalu dengan segera Pak Toni pun menjalankan mobilnya dan pergi meninggalkan bandar tersebut dan berjalan menuju rumah.


"Non Syiffa baik baik sajakan?" Tanya Pak Toni. Karena lihat Syiffa dari tadi tidak berbicara sama sekali tidak seperti biasanya. Dan kadang Syiffa tiba tiba menangis.


"Iya Pak Toni, Syiffa baik baik saja kok. Cuma Syiffa lagi sedih saja harus ditinggal pergi sama Suami." Ucap Syiffa.


"Yang sabar ya Non Syiffa, sudah harus gimana lagi kan Den Fattan harus menjalankan tugas pekerjaannya demi masa depan Non Syiffa juga." Ucap Pak Toni.


"Iya Pak Toni." Ucap Syiffa sambil tersenyum.


"Oya Non, mau pulang ke rumah saja?" Tanya Pak Toni.


"Iya pulang saja ke rumah pak Toni." Jawab Syiffa.


"Baiklah kalau begitu Non Syiffa." Ucap Pak Toni.


Lalu kini Syiffa dan Pak Toni pun sedang berada di perjalanan menuju pulang ke rumah.


Satu jam sudah, perjalanan menuju rumahnya. Kini Syiffa pun sudah segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah.


Sedih, sepi dan sangat sakit ketika harus di tinggal pergi dengan suami. Tetapi bukan pergi untuk selama lamanya tapi karena suatu pekerjaan.


Sekarang Syiffa bakal kangen sama kamu Fattan Adijaya. Tidak akan ada lagi yang setiap hari selalu bikin Syiffa kesal, bikin Syiffa emosi dan tidak akan ada yang bisa memeluk Syiffa dan bakal kangen selalu tidur didada bidangmu itu Fattan Adijaya gerutu Syiffa yang kini sudah ada di kamar dan menatap foto dirinya dengan suaminya yang ada di atas meja.


Sudahlah Syiffa jangan berlarut larut sedih begini dong, lagian suamimu itu lagi kerja disana bukan lagi rekreasi. Yang penting doakan suamimu sekarang selamat sampai tujuannya dan bisa menjaga hati hanya untuk Istri cantikku ini hehe gerutu Syiffa sambil tersenyum kepada foto Suaminya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2