
"Loh kenapa kamu matiin musiknya?" Tanya Fattan.
"Lagian berisik tau, pake ikut nyanyi segala lagi. Lagian pales tuh suaranya." Gerutu Syiffa.
"Pales tapi suka kan?" Goda Fattan.
"Ih sok kepedean banget ini orang, lagian mana suka sama suara yang kayak bebek begitu." begitu ucap Syiffa.
"Ini benar benar iya orang, masa tega di samain sama hewan sih." Kesal Fattan.
"Bodo amatt! Sudah cepetin jalanin mobilnya. Lama banget sih." Ucap Syiffa.
"Iya sabar dong Syiff. Kamu tahu enggak sih Syiff, ini lagu mewakilkan perasaan saya loh me.."
"Enggak tahu dan enggak mau tahu!" Ucap Syiffa memotong pembicaraan Fattan.
__ADS_1
"Syiff kamu ini kenapa sih ? Kamu cobalah sekali saja mengerti perasaan saya. Jujur ini pertama kali saya harus berjuang demi mendapat kamu, saya rela lakuin apa pun demi kamu Syiff, sumpah baru kali ini saya benar benar di buat harus berjuang mendapatkan seorang wanita yang sangat saya cintai dan sayangi." Ucap Fattan lalu mengenggam tangannya namun Syiffa segera melepaskan genggaman tangan Fattan.
"Sudahlah Kak jangan bahas itu mulu. Cobalah untuk menerima takdir yang sudah ditetapkan. Mungkin jodoh Kakak emang harus bersama sahabat saya, bukan saya kak." Ucap Syiffa.
"Tapi saya benar benar tidak bisa Syiff, Lagian itu namanya bukan takdir hanya karena ulah kedua orangtuaku saja main menjodohkan tanpa memikirkan perasaan anaknya." Ucap Fattan.
"Tapi itu semua demi kebaikan kakak juga. Seorang Ibu pasti ingin yang terbaik buat anaknya. Dia pasti tahu masa depannya bakal gimana dengan perjodohan kalian." Ucap Syiffa menatap Fattan.
"Susah benar iya menjelaskan sama kamu. Harus gimana lagi caranya sih agar bisa membuat kamu bisa menerimaku jadi milikku?" Ucap Fattan.
"jika memang Kak Fattan benar cinta dan sayang sama saya, pasti bakal melakukan apapun yang saya mau dong?" Ucap Syiffa.
"Iya pastinya Syiff, apapun itu saya akan mengabulkan keinginginanmu Syiff!" ucap Fattan lalu fokus dengan menjalankam mobilnya.
"Benarkah?" Tanya Syiffa.
__ADS_1
"Iya Syiffa, jadi katakanlah apa yang kamu inginkan?" Tanya Fattan.
"Aku ingin kamu tetap mau menerima perjodohan kamu dengan temanku sekaligus sahabatku itu, jangan karena gara gara saya kakak membatalkan perjodohan kakak, saya enggak mau kak di cap sebagai perusak hubungan orang." ucap Syiffa.
"Enggak bisa Syiffa, yang benar saja kalau bicara. Sampai kapan pun itu tak kan terjadi karena saya cuma menginginkan kamu Syiffa. ucap Fattan.
"Bukannya Kak Fattan benar sayang dan cinta sama saya? Itulah Permintaanku." Ucap Syiff lalu keluar dari dalam mobil tersebut saat mobil berhenti dan sampai di rumah sakit.
"Dengar iya Syiffa sampai kapan pun saya akan terus berjuang demi mendapatkanmu Syiff. Meski kamu terus menolak tapi saya akan tetap berjuang Syiff dan saya akan pastikan kamu bahwa saya bisa membuatmu jatuh cinta dan berlutut padaku." Teriak Fattan.
Namum Syiffa pun terus berjalan tanpa memandang ke arah Fattan dan tidak menghiraukan ucapan Fattan.
Begitu besarkah cintamu padaku hingga kamu nekat melakukan apapun demi aku? Saya ingin tahu sampai mana kamu bisa bertahan demi mendapatkan aku batin Syiffa lalu masuk ke dalam rumah sakit.
Sebenarnya Syiffa begitu terkejut dan takluk sama Fattan yang sudah jujur dengan perasaannya dan sudah berjuang demi mendapatkan dirinya. Dia pun sudah melakukan banyak hal demi diriya dan keluargannya. Tapi Syiffa tidak bisa menerima begitu saja sebelum memastikan dari sahabatnya apakah dia punya perasaan sama Fattan atau karena terpaksa harus menerima perjodohan ini. karena setahu Syiffa, Nella sudah berhubungan lama dengan Andre dan Nella bilang katanya kekasihnya mengajak untuk menikah. Jadi kemungkinan besar ada sesuatu yang terjadi sehingga harus dijodohkan sama Fattan. Rencana nya Syiffa akan menemui Nella ketika Ibunya sudah sehat dan bisa pulang dari rumah sakit.
__ADS_1