Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps. 139


__ADS_3

Setelah selesai makan malam, kini suasana pun terasa mencekam. Mereka pun kini hanya diam tanpa ada yang bersuara sama sekali.


"Oya Syiff, habis ini mau kemana?" Tanya Rendy memulai pembicaraan.


"Pulang sajalah Pak. Kasihan Mbak Sri dirumah sakit nungguin Ibu sendirian." Ucap Syiffa.


Namun tiba tiba handphone syiffa pun berdering, ada panggilan masuk dari seseorang. Lalu Syiffa pun langsung mengangkat telepon tersebut.


"Iya hallo Mbak Sri, Iya kenapa Mbak? Ada apa Mbak?" Tanya Syiffa.


..........


"Apa? Iya Mbak Sri, sekarang juga Syiffa akan kesana." Ucap Syiffa lalu mematikan handphonenya.


"Ada apa Syiff?" Tanya Rendy saat melhat Syiffa merasa ada sesuatu yang tidak beres.


"Saya harus pulang sekarang Pak! Ibu saya sedang keadaan darurat Pak." Jawab Syiffa lalu berdiri.


"Ya sudah saya anterin kamu." Ucap Fattan dan Rendy bersamaan sambil memegang tangan Syiffa masing masing.

__ADS_1


"Sudahlah Pak Fattan, biar saya saja yang anterin pulang Syiffa. Pak Fattan enggak perlu repot repot. " Ucap Rendy sambil melepaskan tangan Fattan dari Syiffa.


"Enak saja, harusnya saya nganterin dia pulang. Ngapain harus kamu yang nganterin pulang hah?" Ucap Fattan mencoba melepaskan tangan Rendy dari Syiffa.


"Emangnya kenapa enggak boleh saya anterin dia pulang hah? Yuk Syiff kita pulang dari sini!" Ajak Rendy sambil menarik tangan Syiffa.


"Enak saja main tarik gitu saja, kamu enggak boleh nganterin dia pulang. Syiffa harus pulang bareng Saya!" Ucap Fattan menarik Syiffa dari Rendy.


"Eh enggak bisa gitu dong, main tarik saja. Dia kan tadi pulang bareng sama saya, jadi sekarang harus pulang sama saya lagi." Ucap Rendy sambil menarik Syiffa dari Fattan.


"Tapi Saya enggak bakal ijinin kamu untuk pulang sama Syiffa. Ayo Syiffa kita pulang." Ajak Fattan menarik tangan Syiffa.


Maka terjadilah saling tarik menarik untuk memperebutkan biar bisa dapat pulang sama Syiffa.


"Stooopppp!!! Kenapa sih kalian ini malah berantem hah? Kalian pikir saya ini barang apa hah? kenapa harus saling merebutkan saya hah? Ibu saya dalam keadaan darurat, tapi kenapa kalian malah berantem satu sama lain demi merebutkan saya wanita yang tidak sempurna ini hah dan penuh kekurangan hah?" Geram Syiffa merasa kesal lalu menatap Fattan dan Rendy bergantian.


"Syiff, kamu jangan berbicara begitu. Jangan suka merendahkan diri kamu sendiri. Saya enggak suka kamu berbicara seperti itu." Ucap Fattan menatap Syiffa.


"Iya Syiff, kamu enggak boleh begitu. Lagian kita enggak peduli gimana keadaan kamu kok. Maafin kita iya Syiff." Ucap Rendy ikut menimpali

__ADS_1


"Iya sama saya juga minta iya Syiff."' Ucap Fattan menatap Syiffa.


" Tapi tidak semudah itu kalian mendapatkan maaf dari saya!" Ucap Syiffa.


"Terus kita harus ngapain dong, biar dapat maaf dari kamu?" Tanya Rendy.


"Tapi seriuskan, kalian akan menuruti kemauan saya?" Ucap Syiffa.


"Demi mendapatkan maaf dari kamu, Kita rela kok melakukan apa saja. Benarkan Pak Rendy?" Tanya Fattan.


"Iya benar Syiffa ." Ucap Rendy.


"Baiklah kalau begitu. Agar kalian dapat maaf dari saya, kalian harus saling meminta maaf dan saling berpelukan. Itu saja kok." Ucap Syiffa.


"Apa?" Ucap Fattan dan Rendy bersamaan.


Hahaha.. Ariff pun tertawa terbahak bahak dengan syarat yang dikasih Syiffa dan melihat betapa terkejutnya para pimpinan ini.


"Diam kamu!" Ucap Fattan dan Rendy bersamaan sambil menatap Ariff. Lalu Ariff pun langsung diam.

__ADS_1


__ADS_2