Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.49


__ADS_3

"Ya sudahlan Nurul jangan di bahas lagi, lagian aku enggak apa apa kok!" ucap Syiffa.


"Terus kamu pulang sama siapa dong Syiff?" tanya Nella.


"Pulang sama pak Arif sama pak Fattan!" ucap Syiffa.


"Whatt?!" Ucap Nella, Nurul dan Hasna secara bersamaan.


"Pak Ariff dan pak Fattan yang waktu itu makan di restoran kan Syiff?" tanya Hasna.


"Heem. " jawab Syiffa.


"Wah beruntung banget dong Syiff dianterin sama duo cowok ganteng itu, jadi iri akutuh, kapan aku bisa seperti kamu dianterin tiap hari sama cowok ganteng!" ucap Nurul.


" Huh mulai lebay dech. " ucap Nella.


"Iiih apaan sich Nell sirik aja, irii bilang bos?" Ucap Nurul.


"Yeeee, siapa yang iri lagi, lagian aku enggak naksir atasan kamu itu tuh. cowok aku jauh lebih ganteng, tajir lagi, jadi sorry saja ya." ucap Nella menyombongkan diri.


" Idiiih mulai sombongg nie pamerin cowoknya, mentang mentang kita single. " ucap Hasna.

__ADS_1


"Tau tuh orang!" ucap Nurul ikut menimpali.


"Emang nya kenapa??? sirik aja, iriiii bilang bos!" ucap Nella membalikan ucapan Nurul.


Lalu Syiffa , Nurul dan Hasna diam sejenak sambil menatap sinis Nella. kemudian mereka pun tertawa bersamaan.


"Kayak nya lagi seru nih, lagi pada ngobrolin apa sich?" ucap Ibu Nina tiba tiba datang ke kamar Syiffa.


"Eh Ibu.. biasa bu masalah anak muda Bu!" ucap Nurul.


"Mmmzz.. ya sudah yuk mari kita makan. Ibu sudah siapkan makanan buat kalian di meja makan." ucap Ibu Nina.


"Wah kebetulan nih Bu. saya lapar nih!" celetuk Hasna tak tau malu.


"Biarin saja, kan jujur lebih baik." ucap Hasna.


"Sudah.. sudah yuk mari keburu dingin makanan nya." ucap Ibu Nina sambil mengelengkan kepala.


Lalu mereka berempat pun pergi menuju ke meja makan bersama Ibu Nina.


"Wah harum bangett Bu, itu kan makanan favorit saya Bu. Ibu tau aja makanan favorit saya." ucap Nurul.

__ADS_1


"Ge'er banget dech_ itu mah kebetulan aja kali." ucap Hasna.


"Ya sudah ibu tinggal dulu ya, kalian makan yang banyak ya." ucap Ibu Nina.


"Lho Ibu enggak ikut makan bersama kami Bu?" Tanya Syiffa.


"Ibu tadi sudah makan Syiff duluan. Sekarang Ibu mau siap siap dulu buat nanti tahlil." ucap Ibu Nina.


"Oh ya sudah kalo gitu mah, makasih ya Bu." ucap Syiffa.


"Iya Nak, ya udah Ibu tinggal ya jawab." Ibu Nina lalu pergi meninggalkan meja makan.


"Oya Syiff ngomong ngomong ngobrol apa aja sama pak Fattan dan pak Ariff?" tanya Nurul.


"Emmmzzz. ..apa ya??" ucap Syiffa sambil menatap ketiga sahabatnya.


"Ceritain dong Syiff sama kita, ngobrolin apa aja sama cowok ganteng ganteng itu!" ucap Hasna.


"Emmmzz. .mau tau? atau mau tau bangetttt?" Ucap Syiffa.


"Yaeelah Syiff susah banget sich Syiff, ya sudah kalo enggak mau ceritain sama kita mah enggak apa apa kok Syiff." ucap Nurul berpura pura kecewa.

__ADS_1


"Jangan ngambek gitu dong, ya sudah saya ceritain nih. aku sama pak Fattan dan pak Ariff cuma ngobrol biasa ajalah nanyain katanya napa enggak di jemput pacar, aku jawab mau di jemput pacar gimana orang belum punya pacar. Sudah ngobrol gitu aja." ucap Syiffa.


"Masa sich cuma ngobrol itu aja? enggak percaya ah. " jawab Nurul.


__ADS_2