Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
Eps.82


__ADS_3

"Gimana enggak apa apakan? Kalo aku anterin kamu ke rumah kamu?" Ucap Angga.


"Mmzz... Eggak usah kak, biar aku naik angkutan umum aja kak, lagian aku enggak mau ngerepotin kakak!" ucap Syiffa.


"Kamu enggak ngerepotin kok Syiff, dari pada naik angkutan umum lama tadi aja macet di jalanan , iya kan Nurul?" ucap Angga sambil menatap Nurul.


"Iya benar Syiff, apa yang dikatakan kak Angga, sudah naik motor aja sama kak Angga biar cepat." ucap Nurul.


"Ya sudah kalau begitu, enggak apa apakan naik motor kakak?" Tanya Syiffa.


"Enggak apa apa kok, dengan senang hati nganterin Syiffa ke rumah." ucap Angga.


"Acieeeeee......" Ucap Nurul.


Apaan sih Nur, jangan mikirin yang enggak enggak deh. Sudah yuk kak." ajak Syiffa.


Lalu Syiffa dan angga pun pergi keluar dari rumah sakit untuk menuju ke rumah Syiffa.


"Ini Syiff, pakai helmnya. " ucap Angga.


" Iya kak, makasih kak." ucap Syiffa sambil memakaikan helmnya.


"Ya sudah yuks naik motor." ucap Angga.


Lalu Syiffa pun naik motor dan mereka pun pergi dari rumah sakit.


 ---

__ADS_1


Di tempat lain,


Oya Pak Fattan, sekarang ada pertemuan bersama klien di "restoran Asih" ucap Ariff.


"Oke kalau gitu , mari kita berangkat sekarang." ucap Fattan.


Lalu Fattan dan Ariff pun berjalan menuju parkiran mobil.


"Nih kunci mobilnya!" ucap Ariff sambil melemparkan kuncinya.


"Ok.. " Ucap Fattan dengan sigap menangkap kuncinya.


Baru saja Ariff mau menaiki mobil, namun Fattan merasakan ada yang aneh.


" Eh tunggu Riff, putar balik lagi seperti semula." Ucap Fattan.


Mau ngapain sih pak Fattan, nyuruh balik lagi, nanggung nih." jawab Ariff.


"Baik tuan fattan yang terhormat." ucap Ariff sambil memutar balik seperti semula.


"Nih kuncinya." ucap Fattan sambil melempar kunci mobil tersebut.


"Maksudnya apa ini? Kenapa kuncinya kamu lempar sama aku." gerutu Ariff.


Ya tentu aku lempar kuncinya sama kamu, karena harusnya kamu yang menyetir mobil bukan aku." Ucap Fattan.


"Oh jadi ini alasan kamu menyuruhku buat putar balik." ucap Ariff.

__ADS_1


"Heem.. " Ucap Fattan dengan wajah datarnya tanpa merasa bersalah.


" Yaeelah Ttan, ribet banget sih hidupmu, apa salahnya bicara langsung, jangan pakai putar balik segala." gerutu Ariff.


"Sudah ayo cepat, jangan banyak bicara!" Perintah Fattan.


"Oke, oke." ucap Ariff sambil masuk mobil dan mulai menjalankan mobilnya.


"Oya gimana sudah dipasang pengumuman buat besok?" Tanya Fattan.


"Sudah Ttan, tinggal menunggu besok aja, para karyawan yang berniat menggantikan posisi para pensiun kerja." ucap Ariff.


"Oke baguslah Riff."*ucap Fattan.


Lalu Fattan dan Ariff pun , mengobrol tentang pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan oleh fattan, dan sharring tentang pekerjaannya masing masing. Sehingga mereka pun berhenti di lampu merah, dan Ariff dengan segera memberhentikan mobilnya.


"Eh Riff bukannya itu si Syiffa kan? " tanya Fattan.


Mana Ttan?" Ucap Ariff sambil melihat yang di maksud Fattan.


"Oh iya itu emang benar Syiffa, tapi sama siapa itu anak?" Tanya Ariff.


Karena Angga pakai helm tertutup jadi Fattan sama Ariff tidak mengenalinya.


Paling juga sama pacarnya, Ck lucu sekali mereka, di saat ibunya sakit , mereka malah asyik asyikan berpacaran, mana tadi dia tidak masuk kerja mungkin alasannya ini gerutu Fattan.


Tapi kayak nya dia bukan pacarnya deh Tan, sep......

__ADS_1


"Sudah ayo jalan lagi, sudah habis lampu merahnya." ucap Fattan memotong pembicaraan Ariff.


"Ok, baiklah Tan." ucap Ariff sambil menjalankan kembali mobilnya.


__ADS_2