
"Dengan pede nya itu cowok menjawab kekasihnya, bayangkan sudah satu tahun pacaran dan juga dia sudah satu tahun juga menghianati pak fattan itu cewek. Brengsek bener itu cewek, sini sana mau dua dua nya." ucap Nurul.
"Dan kenapa lagi pak Fattan diam aja saat tahu cewek nya selingkuh?? harus nya hajar tuh cowok nya jangan diberi ampun kan jadi seruuu pada yang nontonin." ucap hasna.
"Yaelah kamu oon banget iya, nyuruh orang begituan!! itu nama nya profesional orang lebih memilih pakai akal sehat nya dari pada pake emosi dan perasaan. Ngapain harus baku hantam karena cewek yang menghianati kita lebih baik cari lagi, masih banyak kok cewek yang lebih baik dan setia." ucap Nella.
"Iya bener bangett termasuk aku. in sya allah setia kok hehe." jawab Nurul.
"Huh geer banget, emang dia mau sama kamu gitu ?" ucap Hasna.
"Ya kalau nama nya jodoh mah enggak tau kan?? siapa tau dia jodohku." ucap Nurul.
"Jangan ngareep dech. " ucap Hasna.
"Sudah sudah kalian ini ya, Jangan bahas lagi tentang dia ah. Lagian dia siapa kita sichkan --"
" Atasan kamu. " ucap Nella, Hasna dan Nurul bersamaan memotong pembicaraan Syiffa.
__ADS_1
"Atasan kamu juga kali Nur ah. Sudah ah enggak penting bahas dia lagi." ucap Syiffa.
"Ya sudah yuks kita ikut bantu Ibu kamu di dapur!" ajak Nella.
Lalu mereka berempat pun pergi menuju dapur setelah selesai makan untuk bantu Ibu Nina untuk acara tahlil nanti.
--
Ditempat lain.
Drrt... drttt... drtt....suara panggilan telepon masuk.
"La-laras?" ucap Fattan dengan mata berbinar dan semangat untuk menjawab nya namun......
"Ngapain lagi harus angkat telpon dari dia, bukan nya aku sama dia sudah tidak ada apa hubungan lagi." ucap Fattan kembali melempar hp nya ke kasur dan tidak niat untuk menjawab.
Drtttt... drtttt... drttt... suara telpon masuk berkali kali, namun tidak di jawab hanya di diamkan oleh Fattan.
__ADS_1
Arrrrgghhh, ini orang mau nya apa sich? menghubungiku terus. gimana aku bisa move on Laras jika kau terus begini. Kau yang aku sangat cintai malah kini kau menghianatiku Laras teriak Fattan bicara pada diri sendiri.
Drttt.. drttt.. suara panggilan masuk lagi dan dengan terpaksa Fattan mengangkatnya dengan malas.
"Hallo ada apa kamu menghubungi aku? jangan hubungi aku lagi bukan kah kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi ?" ucap Fattan.
"Maaf aku menganggu kamu Fattan. bisa kah kita ketemu sebentar?" jawab Laras disebrang sana.
"Ck, enak banget hidup kamu setelah kau menyakitiku dan menghianati ku, kau minta aku ketemu sama kamu??dasar cewek tidak tahu malu !" Ucap Fattan dengan kesal dan amarah.
"Maaf fattan ini semua emang salah aku, tapi aku mohon bisa kan kita ketemuan?" ucap Laras.
"Enggak bisa !" bentak Fattan di sebrang sana.
"Aku berjanji sama kamu setelah kita ketemu, aku janji enggak bakal lagi ganggu kamu kok Ttan." ucap Laras.
"Bicara ajalah Laras sekarang enggak usah pake ketemuan segala, ayo bicara ada apaa?" ucap Fattan disebrang sana.
__ADS_1
"Aku enggak bisa jelasin lewat telpon. aku mau kita ketemuan ttan dan ada sesuatu yang harus aku kasih padamu." ucap Laras.
"Baiklah kalo begitu aku kesana dan kirimkan tempat alamat nya." ucap Fattan.