
1 jam kemudian tahlil pun selesai.
"Ya sudah yuk Syiffa!" ajak Ariff.
"Mau kemana pak?" tanya Syiffa.
" Ya ampun Syiff, bukan nya Ibu kamu tadi nyuruh kamu buat beli obat?" ucap Ariff.
"Oh ya ampun, saya sampai lupa pak, untung saja pak Ariff ngingetin." ucap Syiffa.
"Ya sudah yuk masuk naik mobil." ajak Ariff.
"Iya pak." jawab Syiffa sambil berjalan menuju mobil.
Lalu keduanya pergi menuju apotek, sambil ngobrol satu sama lain di dalam perjalanan.
" Oya Syiff, mba sri itu siapa sich?" tanya Ariff.
"Dia adik kandung dari Bapak Syiffa pak!" ucap Syiffa
"Oh gitu ya Syiff, pasti sudah nikah ya kayak nya?" ucap Ariff.
"Emang sudah nikah pak, tapi sudah cerai sekarang dan status sekarang single parent pak. kenapa emang nya pak? bapak mau daftar jadi kekasih mbak saya pak ?" goda Syiffa.
"Issh.. kamu itu yah Syiff kalo bicara suka ngawur dech, mending saya mah jadi kekasih kamu aja dech dari pada mbak kamu." ucap Ariff.
"Ah pak Ariff bisa aja dech." ucap Syiffa dengan sedikit salting.
__ADS_1
"Ya pasti bisa lah Syiffa, buat kamu apa sich yang enggak bisa ." goda Ariff sambil menaikan kedua alisnya.
"Iss, gombal sudah ah pak jangan bicara kemana aja dech pak, nanti kalo pacar pak Ariff lewat terus dengar gimana hayoo? nanti diputusin lho dan nanti saya yang jadi sasaran nya." ucap Syiffa.
"Biarin saja diputusin juga kan ada kamu penggantinya, gimana siapkan jadi pacar saya?" goda Ariff.
"Tau ah pak, sudah turun disini pak tuh apoteknya sudah dekat." ucap Syiffa dengan wajah memerah karena salting.
Lalu pak Ariff pun memberhentikan mobilnya di apotek.
"Ya sudah pak, Syiffa beli obat dulu ya pak." ucap Syiffa sambil membuka pintu mobil.
"Heem Syiff, saya tunggu saja disini di dalam mobil, enggak apa apa kan Syiff?"
"Enggak apa apa kok pak. " jawab Syiffa.
Tuh cewek lucu bangeettt bikin saya gemesss tuh cewek apalagi saat lihat pipi nya merah kayak tomat gitu aduuuhhh pingin cubit batin Ariff.
di tempat lain.
"Arrrrgggghhht"... teriak Fattan sambil menjatuhkan semua botol minuman di sebuah caffe.
"Kamu jahat Larassssss... penghianatt kamu, dan kamu tega Larasss menikah dengan pria lain di saat saya sanggaaaaattttt mencintai kamu larasssssss!!" teriak Fattan.
"prannggg"... mecahkan satu botol ..."praangggg"...."prangg"....memecahkan beberapa botol lagi, "ambil kan saya 5botol alkohol pelayan!" teriak Fattan.
"Tapi Pak.. "
__ADS_1
"Enggak ada tapi tapian, cepat ambilkan!!!! mau saya pecat kaliaannnn !" teriak Fattan.
"Ba-baik Pak. " ucap seorang Pelayan.
"Ada apa ini?" ucap Andrew kepala manager yang baru saja datang.
"Itu pak, disana ada Pak Fattan dia kayak nya sedang maraah besar pak, tadi sudah beberapa botol dia pecahkan Pak." jawab seorang Pelayan.
" Apakah kalian membuat masalah dengan dia?" tanya Andrew.
"Tidak pak, perasaan kita disini tidak pernah punya masalah dengan pak Fattan apalagi dia pemilik caffe ini, jadi enggak mungkin ada yang berani Pak." ucap seorang Pelayan.
"Ya sudah kalian kembali lagi bekerja. "
" Ya baik pak. " jawab semua Pelayan.
"Hey bro apa kabar? sudah lama kita enggak ketemu? kemana aja bro baru ke sini." ucap Andrew.
" Aku baik bro, biasa lagi sibuk ngurusin perusahaan Ayah jadi enggak ada waktu main kesini Bro. " ucap Fattan.
" Hebat kamu Ttan, calon pemimpin muda Adijaya nih. " ucap Andrew.
"Maaf Pak, ini minumnya yang Pak Fattan pesan." ucap pelayan sambil menyodorkan minuman nya ke atas meja.
" Terima kasih. " ucap Fattan.
"Sama sama Pak ." jawab pelayan lalu pelayan tersebut pergi untuk melakukan tugasnya kembali.
__ADS_1
" Whatt, enggak salah Bro? kamu yakin mau minum sebanyak ini?" tanya Andrew.