
"Terima kasih iya Kak, sudah anterin Syiffa sampai rumah." Ucap Syiffa.
"Heem... " jawab Fattan.
"Oya Kak, berarti Saya sudah enggak punya hutang lagi iya kak sudah lunas." Ucap Syiffa.
"Heem.. " Jawab Fattan dengan datar.
Ck, menyebalkan sekali dia cuma menjawab begitu begitu gerutu Syiffa.
" Ya sudah Saya permisi dulu iya kak dan terima kasih." Ucap Syiffa langsung membuka pintu mobilnya.
" Tunggu!" ucap Fattan.
"Ada apa Kak?" Tanya Syiffa.
"Nih hp kamu ketinggalan." ucap Fattan sambil memberikan hpnya.
"Terima kasih iya Kak." Ucap Syiffa lalu pergi.
Itu anak tidak pernah lepas dari kata berterima kasih, aku pikir dia seorang gadis yang kebanyakan orang hanya karena ada maunya. Tetapi aku salah menilai dia, ternyata dia begitu tulus dan tidak seperti yang aku pikirkan gerutu Fattan.
Lalu Fattan pergi meninggalkan rumah Syiffa dan berjalan menuju rumahnya.
"Selamat malam Den Fattan." Ucap seorang satpam.
__ADS_1
"Malam juga." Jawab Fattan yang baru saja sampa ke rumah.
"Oya Pak Ali, itu mobil siapa iya?" Tanya Fattan.
"Itu mobil Tamu Den, mungkin sahabatnya Ibu dan Ayah Aden." Ucap Pak Ali.
"Oh.. Ya sudah saya permisi iya Pak Ali." ucap Fattan sambil keluar dari mobil tersebut.
"Baik Den." jawab Pak Ali.
Lalu Fattan pun berjalan menuju ke rumahnya.
"Eh anak Ibu sudah pulang iya, tumben enggak ucapin salam dulu. " jawab Ibu Ria.
" Aku kira enggak ada siapa siapa disini, jadi ya sudah saya langsung masuk saja ke dalam rumah tanpa ngucapin salam." Ucap Fattan berbohong.
Lalu Fattan pun mengulurkan tangannya kepada Mamih Rina dan Papih Reza.
"Ternyata dia cakep benar Pih, kita enggak sia sia jodohin dia sama anak kita. Lagi pula Mamih yakin pasti anak kita enggak bakal nolak kalau tau jodohnya cakep gini." Bisik Mamih Rina.
"Iya Mih, kan Papih pernah bilang enggak bakal ngecewakan anak kita. Ucap Papih Reza.
"Ya sudah saya permisi dulu Ibu, gerah banget nih pingin mandi." Ucap Fattan.
"Tapi habis mandi kesini lagi iya Nak." ucap Ibu Rina.
__ADS_1
"Iya Bu." Ucap Fattan sambil berlalu pergi.
Sebenarnya Fattan sudah tau kedatangan sahabatn Ibunya datang kesini. Dan Fattan yakin pasti Ibunya akan menjodohkan Dia dengan Anaknya. Ketika tempo hari Ibu Ria berkata akan ada sahabatnya datang dan akan menjodohkan dengan Fattan.
"Masih lama iya Mih?" bisi Nella yang baru saja duduk tadi habis di toilet dulu.
"Enggak bakal lama kok, dia sudah datang kok, tapi tadi dia bilang mau mandi dulu, jadi sabar sajalah Nell." Ucap Rina.
"Baikalah kalu begitu." Ucap Nella.
"Kok lama banget Yah, si Fattan mandinya?" Tanya Ibu Ria.
"Mana Ayah tahu Bu." Jawab Ayah Anwar.
"Ya sudah, Saya permisi dulu iya. Mau ke kamar Fattan dulu." Ucap Ibu Ria.
"Iya silahkan." jawab Mamih Rina.
Lalu Ibu Ria pun berjalan menuju ke kamar Fattan.
Tok.. Tok.. Tok.. Suara mengetuk kamar.
"Nak Fattan... Nak.. "Teriak Ibu Ria.
" Kok tidak ada jawabnya sih?" ucap Ibu Ria.
__ADS_1
Lalu memegang ganggang pintu. Ternyata tidak dikunci juga, ya sudah mending masuk saja ucap Ibu Ria sambil berjalan menuju kamar Fattan.
"Fattan....... " teriak Ibu Ria ketika melihat anaknya sedang tertidur.