Jodohku Pimpinanku

Jodohku Pimpinanku
9.Setahun yang lalu


__ADS_3

Setahun yang lalu


"Nak sekarang kamu sudah lulus kuliah, sudah dewasa, maka dari itu Ayah ingin mewariskan semua jabatan pimpinan ayah padamu Nak. Kau yang akan menggantikan posisi Ayah diperusahaan ayah." ucap Ayah Anwar.


"Tapi Saya belum siap Yah, masih harus banyak belajar lagi Ayah. Tidak semudah itu untuk jadi pemimpin perusahaan Ayah." lirih Fattan.


"Masa seorang mahasiswa terpintar dan terbaik di kampus tidak bisa memimpin perusahaan?" sindir Ayah Anwar.


"Maaf Yah bukan nya Fattan tidak mau menggantikan Ayah, tapi Fattan tidak mau salah mengambil keputusan secepat ini. Fattan takut gagal jadi pemimpin perusahaan apalagi disana banyak ribuan karyawan yang mengadu nasib mencari uang untuk kebutuhan hidupnya, jadi Fattan tidak mau sembarangan mengambil keputusan, sampai Fattan bisa betul sanggup memahami dan menguasai perusahaan Ayah." lirih Fatan.


Lalu Ayah Anwar terdiam sejenak menatap putranya.


"Ternyata kamu sudah dewasa Nak, Ayah tidak akan memaksa kamu sampai kamu sendiri sudah siap untuk menggantikan posisi di perusahaan Ayah." lirih Ayah Anwar sambil tersenyum pada Fattan.

__ADS_1


"Makasih Yah, Fattan janji pasti akan menggantikan posisi di perusahaan Ayah Tapi tidak sekarang! karena Fattan harus banyak belajar lagi dan harus lebih memahami betul Yah." lirih Fatan sambil menatap Ayah nya .


"Ya Nak! ayah yakin dan percaya sama kamu pasti kamu bisa menjalankan nya dan melalui semuanya." lirih Ayah Anwar sambil tersenyum sambil menatap Fattan.


"Assalamualaikum.."


"Walaikumsalam.. " Jawab Fattan dan Ayah Anwar bersamaan.


"Eh ada Fattan, Apa kabar Bro?" sejak kapan pulang ke indonesia? tanya Ariff


"Oh... Wah sahabatku ini makin kesini makin dewasa, kece, ganteng banget tidak ketulungan" puji Ariff.


"Baru sadar ya?" aku ini dari bayi kali sudah ganteng lirih Fattan berlaga sombong

__ADS_1


"Huh dasar belagu, sombong banget" jawab Ariff sambil tertawa.


Sedangkan Ayah Anwar hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala melihat kelakuan putranya dan sahabatnya.


Mereka bersahabatan sejak kecil, mereka kenal kebetulan Ayah Anwar dan Ayah nya Ariff sama bersahabatan. Mereka suka membawa anak anak nya bermain ketika hari libur, dan ketika itulah orang tua mereka mengenalkan anak anak nya Fattan dan Ariff . Hingga mereka saling mengenal dan bersahabat sampai sekarang, tapi sayang mereka harus berpisah selama 5 tahun karena Fattan harus melanjutkan kuliah di Negeri orang di Amerika Serikat, dan sekarang Fattan kembali ke indonesia karena kuliah nya sudah beres menyelesaikan study nya, sedangkan Ariff sudah lulus kuliah dan sudah dua tahun bekerja di pt. Juhes adijaya, menjabat sebagai Manager. Itu juga atas permintaan Ayah Anwar, supaya Ariff nanti bisa mengajari Fattan tentang perusahaan nya, karena kelak warisan dan jabatan nya akan ditangguhkan kepada Fattan, dan Ariff akan menjadi asisten Fattan.


Ariff dan Fattan terpaut beda usia 2 tahun.


"Eh iya saya lupa Yah, kedatangan saya kesini." saya ingin memberikan berkas berkas yang harus Ayah tanda tangani ini yah lirih Ariff sambil menyodorkan berkas berkas kepada Ayah Anwar.


"Kebetulan ini Yah, kan Ariff kerja dibagian manager, gimana kalau Fattan jadi asisten manager Ariff Yah?" Ucap Fattan


"Whatt?" jawab Ariff terkejut.

__ADS_1


"Masa kamu mau jadi asissten saya, kan kamu calon pimpinan perusahaan?" apa kata orang Ttan gerutu Ariff.


"Biasa aja kali tidak usah kaget, lagian kan kamu sudah pengalaman kerja di perusahaan Ayah, jadi bisa ajarkan saya lebih rinci mengenai tentang perusahaan Ayah, tentang segalanya Riff nanti juga saya akan mengambil alih jabatan saya. Tapi ketika saya sudah benar benar siap." ucap Fattan sambil menaikan kedua alisnya.


__ADS_2