
"Kak Fattan, Kak?" Ucap Syiffa.
"Apa?" Ucap Fattan dengan menatap sinis.
"Aku pingin beli itu tuh." bisik Syiffa sambil menunjuk ke arah makanan tersebut.
"Terus? Kenapa meski harus bilang sama saya?" Ucap Fattan.
"Masalahnya uang nya habis Kak hehe." ucap Syiffa sambil cengengesan.
"Jadi mau kamu, saya membelikannya gitu?." ucap Fattan.
Tidak juga, tapi...
"Tapi apa?" Tanya Fattan penasaran dengan ucapan Syiffa yang di gantung.
"Saya mau pinjem uang sama Kakak buat beli makanan tersebut." Nanti saya janji kok bakal bayar kak, lagian besok kan tanggal gajihan kak. Nanti langsung bayar deh bisik Syiffa tanpa merasa malu saking pingin makanan tersebut.
"Ck, saya pikir apaan." Ada ada saja kelakuan bocah gerutu Fattan.
"Yaelah Kak malah ngatain saya bocah," ya sudah kalau tidak mau pinjemin juga tidak masalah kok ucap Syiffa sambil berlalu pergi.
"Tunggu!" Ucap Fattan sambil menahan lengan Syiffa.
"Apa? Sudah saya mau pulang nih," lagian belanjaannya juga sudah beres kok ucap Syiffa merasa kesal.
"Ck, kaya anak bocah saja sikapmu itu." cibir Fattan.
"Emang iya saya ini masih bocah. Puass?" Lepasin saya mau pulang ucap Syiffa merasa kesal sambil menghempaskan tangan Fattan.
"Bukannya kamu mau makanan itu kan?" Ucap Fattan sambil menatap Syiffa yang akan melangkah pergi.
__ADS_1
"Iya itu tadi. Tapi sekarang enggak."!! Ucap Syiffa.
"Yakin nih enggak mau? Kayaknya enak banget loh," apalagi ditambah pedas wah lebih mantap goda Fattan saat melihat Syiffa yang terus melangkah pergi.
"Sebenarnya aku mau, tapi aku jadi males banget dikatain bocah mulu. tahan Syiff jangan tergoda sama rayuan setan. " gerutu Syiffa tanpa menjawab perkataan Fattan.
"Ya sudah kalau enggak mau juga, enggak apa apa kok." Biar saya saja yang beli buat diri sendiri ucap Fattan masih menggoda Syiffa.
" Sudah Syiff jangan dengarkan dia, cepat melangkah pergi. Tapi... Aku benar benar mengingkinkan makanan tersebut, gimana dong?." gerutu batin Syiffa.
"Ya saya mau juga dong Kak?" Ucap Syiffa memutar balik melangkah ke arah Fattan.
"Katanya tadi enggak mau?" Ucap Fattan.
"Habisnya Kakak Fattan menggoda mulu, jadi mana aku tahaan." Lagian itu makanan favorit saya Kak gerutu Syiffa.
Mmzz.. begitu iya?" ucap Fattan.
"Iya kak. Mana?" Ucap Syiffa.
"Uangnya lah kak, kan saya tadi bilang pinjem uangnya buat beli pempek nya." Nanti saya bayar kok ucap Syiffa.
"Sudah pesen saja, nanti saya bayarin" ucap Fattan.
"Seriusan nih Kak?" Tanya Syiffa.
"Heem. " ucap Fattan.
" Makasih iya Kak, kak Fattan mau beli juga?" Tanya Syiffa.
"Enggak, kamu saja yang beli" ucap Fattan.
__ADS_1
"Loh bukannya kak Fattan bilang tadi mau beli buat kakak sendiri?" Wah saya tahu nih, "kakak Fattan sengaja kan bohongin Syiffa iya?"Huh jahat banget deh Kak." gerutu Syiffa.
"Massa Bodoh. " ucap Fattan.
Ck, menyebalkan sekali ini orang." Oya Pak pesen Pempeknya satu porsi!" ucap Syiffa.
"Baik Neng"*ucap pedagang tersebut.
"Nih Neng sudah beres ucap" Pedagang tersebut.
"Makasih iya Pak."Oya Pak nanti orang yang di belakang saya yang bayarnya ucap Syiffa sambil berlalu pergi.
"Iya Neng" ucap pedagang tersebut.
Ck, benar benar itu bocah lebih menyebalkan sekali gerutu Fattan tanpa di sadari ada seutas senyuman.
"Nih uangnya Pak, kembaliannya ambil saja Pak." ucap Fattan sambil berlalu pergi.
"Asyik banget makannya iya?' ucap Fattan tiba tiba masuk ke dalam mobil.
Iya Kak hehehe, "maaf iya kak, Saya duluan masuk mobilnya." ucap Syiffa sambil cengengesan.
"Enak banget iya?" Tanya Fattan sambil menatap Syiffa yang sedang asyik makan.
"Iya kak, mau coba nih kak?" Enak banget loh kak ucap Syiffa.
"Enggak kok, kamu saja habisin saja makanannya." ucap Fattan.
"Ck, kamu lucu sekali kalau makan." ucap Fattan sambil tertawa renyah.
"Loh emangnya kenapa kak, ada yang salah iya dengan saya makan?" Tanya Syiffa.
__ADS_1
"Kamu tuh kayak anak kecil, kalau makan suka belepotan kemana mana." ucap Fattan sambil mengusap bawah bibir Syiffa.
Lalu keduanya pun saling bertemu antara mata Fattan dan Syiffa ala Film gitu.