Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku
Episode 28


__ADS_3

Setelah hari itu Raya memutuskan untuk membuka hati nya pada pria lain,ia juga ingin bahagia bersama orang yang mencintai nya dan menerima nya apa ada nya.


"Ray kata kak Erik ia mempunyai sahabat yang baik,apakah kau ingin mencoba berkenalan dengan nya siapa tahu kalian akan cocok"tanya Selena, saat ini mereka sedang berada di ruang keluarga menunggu waktu makan malam sambil menemani baby Aira yang bermain di depan mereka.


"Boleh juga"ucap Raya membuat Selena senang bukan kepalang akhir nya setelah sekian lama Raya mau berkenalan dengan pria lain juga.


"Nanti aku akan katakan pada kak Erik jika ia pulang"ucap Selena.


"Hmm"dehem Raya.


"Aku harap kau akan menyusul kami juga"ucap Selena.


"Doakan saja mana terbaik untuk ku jika kami cocok kami akan menyusul mu"ucap Raya.


"Semoga saja aku ingin melihat mu menikah secepat nya,gak usah lama pacaran nya umur kalian juga sudah cocok untuk menikah"ucap Selena.


"Haiss kenapa juga kau yang semangat begini sih"tanya Raya.


"Tentu saja,,kau itu terlalu lama sendiri aku takut nya kau akan menjadi perawan tua jika tak ada satu pun lelaki yang membuat mu tertarik"ucap Selena mendapat lemparan bantal sofa dari Raya.


"Semakin hari mulut mu semakin berbisa saja nona"ucap Raya ketus.


"Bukan berbisa tapi apa yang aku katakan benar bukan"ucap Selena tak mau kalah.


"Sudah lah berdebat dengan mu gak akan ada habis nya maklum mulut emak-emak sekarang seperti kereta api gak ada rem nya jalan terus"ucap Raya membuat mata Selena melotot tajam.


"Wah wah wah kau mengajak ku gelut nih"ucap Selena mengepal kan tinju nya ke arah Raya.


"Kau yang mulai duluan bukan"ucap Raya.


"Debat teruss"ucap Erik yang baru saja sampai melihat istri nya dan Raya yang sudah akan gelut di sana.


"Eh kak kapan balik nya"tanya Selena.


"Baru saja,,kalian ini tidak bisa kah sehari saja gak usah ribut"ucap Erik pada kedua wanita tersebut.


"Hehehe lupakan saja kak"ucap Selena cengengesan tak jelas.

__ADS_1


"Oh iya kak Raya baru saja mengatakan pada ku jika dia ingin berkenalan dengan teman kakak yang kemaren kakak bilang pada ku"ucap Selena pada Erik.


"Benarkah"tanya Erik senang.


"Hmm"dehem Raya.


"Kalau begitu besok kakak akan mengatakan nya pada nya kebetulan tadi kakak bertemu dengan nya,dia juga ingin mencari wanita yang mau di ajak menikah dengan nya tadi dia meminta bantuan pada kakak untuk mencari nya"ucap Erik.


"Menikah"ulang Raya di angguki Erik.


"Ray usia mu sudah tidak muda lagi sampai kapan kau akan sendiri begini terus,tapi kakak tidak akan memaksa mu untuk menikah dengan nya sekarang walaupun dia ingin mencari wanita yang mau di ajak menikah,setidak nya kalian kenalan dulu agar lebih dekat jika sudah merasa cocok baru kita lanjutkan ke tahap berikut nya"ucap Erik.


"Iya Ray kau lihat aku saja sudah memiliki baby Aira mau sampai kapan kau akan seperti itu terus,sudah waktu nya kau membuka hati mu untuk lelaki lain membuka lembaran baru,lupakan semua yang terjadi di masa lalu mu itu jika kau masih terbanyang masa lalu mu hidup mu akan seperti itu terus jalan di tempat gak ada maju sama sekali"ucap Selena menepuk pundak Raya.


"Apa yang di katakan Selena benar Ray sudah waktu nya kau memulai dari awal tidak semua orang akan seperti mereka,kakak janji hal itu gak akan terulang lagi kakak mengenal baik keluarga mereka"ucap Erik membuat Raya terdiam.


"Iya kak"ucap Raya setelah lama diam,ingatan nya kembali saat melihat Devan bersama keluarga kecil nya yang terlihat bahagia sedangkan diri nya masih saja sendiri dengan di temani banyangan masa lalu nya.


"Ini baru sahabat ku"ucap Selena memeluk Raya.


"Nah jika kalian begini kan lebih enak di lihat kakak sudah sudah bosan melihat kalian setiap saat berdebat mulu"ucap Erik menggendong baby Aira.


"Kak jangan mencium nya begitu kakak baru dari luar dan belum mandi"ucap Selena kesal segera mengambil alih baby Aira.


"Hehehe lupa yank"ucap Erik menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Sana mandi dulu baru boleh memegang nya"ucap Selena.


"Baik nyonya"ucap Erik sedikit membungkuk kan tubuh nya di hadapan Selena dan melangkah pergi ke kamar mereka untuk membersihkan tubuh nya.


"Selamat malam semua"sapa mama Erik pada kedua waniga tersebut dan duduk di samping Raya.


"Malam ma"ucap Raya.


"Mama dari mana"tanya Raya menatap penampilan mama Erik yang baru saja datang.


"Dari luar tadi ada acara bersama teman-teman mama"ucap mama Erik di angguki kedua nya.

__ADS_1


"Erik belum datang"tanya mama Erik lagi.


"Udah ma sedang mandi di kamar"jawab Selena.


"Cucu Oma yang cantik ini udah mandi belum"tanya mama Erik mencubit pelan pipi baby Aira.


"Sudah Oma"jawab Selena menirukan suara anak kecil.


"Papa di mana ma"tanya Raya tak melihat keberadaan papa Erik.


"Di luar masih bicara sama kang Asep"ucap mama Erik.


"Maaf mengganggu nyonya makan malam nya telah siap"ucap pelayan di rumah tersebut.


"Iya bik sebentar lagi kami akan ke sana"ucap Selena karna Erik belum keluar dari kamar.


"Kalian makan lah dulu biar Aira bersama mama di sini"ucap mama Erik.


"Mama sudah makan"tanya Raya.


"Udah tadi sebelum pulang mama dan teman-teman makan lebih dulu di sana"ucap mama Erik.


"Mama baru pulang"tanya Erik keluar dari kamar melihat mama nya sudah ikut bergabung di sana.


"Baru saja"ucap mama Erik di angguki oleh Erik.


"Kita makan kakak sudah lapar"ajak Erik pada Selena dan Raya karna ia tahu mama nya pasti sudah makan malam.


"Iya kak"ucap kedua nya segera menuju meja makan bersama Erik.


"Apa besok pekerjaan mu banyak Ray"tanya Erik di sela-sela makan nya,jika saja ada papa dan mama nya mana berani ia akan bicara saat makan namun karna mereka bertiga sudah biasa bagi mereka.


"Gak tau juga kak"ucap Raya.


"Memang nya ada apa kak"tanya Raya pada Erik.


"Begini jika kau bisa datang lah ke perusahaan besok kebetulan kakak dan teman kakak itu ada rapat di perusahaan sekalian saja kakak mengenalkan kalian agar saling kenal satu sama lain"ucap Erik.

__ADS_1


"Siapa yang ingin kenalan Rik"tanya papa Erik membuat ketiga nya terlonjak kaget karna kedatangan papa Erik yang tiba-tiba di dekat mereka.


__ADS_2