Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku
Episode 36


__ADS_3

Setelah selesai membeli cincin kedua nya lebih dulu makan di restoran yang ada di dalam mall tersebut mengingat sudah jam makan siang beruntung mereka mendapat kan meja kosong melihat restoran begitu ramai pengunjung.


"Untung masih ada yang kosong"ucap Raya duduk di kursi begitu juga dengan Kevin.


"Kamu pesan apa Ray"tanya Kevin.


"Sama in saja kak"ucap Raya.


"Beneran nih nanti kamu gak suka sama makanan pesanan ku"ucap Kevin.


"Kalau kakak suka Raya juga pasti suka lagian Ray bukan pemilih makanan yang penting bisa di makan apapun masuk"ucap Raya membuat Kevin terkekeh mendengar nya.


Kevin memesan stek daging untuk mereka berdua dan lemon tea sebagai minuman nya di tambah es krim untuk Raya juga.


"Kak Ray ke toilet sebentar"ucap Raya.


"Hmm jangan lama-lama"ucap Kevin.


"Iya kak"ucap Raya beranjak dari duduk nya meninggalkan Kevin sendirian di sana.

__ADS_1


Setelah Raya pergi dari sana masuk Devan dengan putra nya serta mama nya juga karna mereka membeli perlengkapan putra Devan yang habis. Mereka berdiam di depan pintu karna melihat meja penuh kecuali meja yang di duduki Kevin masih tersisa beberapa kursi kosong.


"Pak Kevin"ucap Devan menghampiri meja tersebut karna ia mengenal Kevin.


"Oh pak Devan di sini juga"ucap Kevin datar.


"Iya pak kebetulan semua meja penuh hanya ini yang lumayan kosong boleh kami ikut bergabung dengan bapak"ucap Devan sopan.


"Silahkan saja"ucap Kevin.


"Terimakasih pak"ucap Devan duduk di kursi.


"Sama-sama tante"ucap Kevin.


"Pak Kevin sendirian saja"tanya Devan.


"Oh tidak bersama calon istri saya dia sedang di toilet"ucap Kevin.


"Pak Kevin akan menikah selamat ya pak"ucap Devan.

__ADS_1


"Terimakasih undangan nya sudah di sebar hari ini perusahaan pak Kevan juga di undang silahkan datang"ucap Kevin benar adanya hari ini undangan pernikahan nya dan Raya sudah di sebar dan perusahaan yang bekerjasama dengan nya di undang untuk memeriahkan acara pernikahan tersebut.


"Pasti kami akan datang pak"ucap Devan tersenyum tipis.


Tak lama terlihat Raya mendekati meja tersebut karna banyak orang ia tidak memperhatikan siapa yang ada di meja itu namun dari jauh ia bisa melihat Kevin berbincang bersama mereka tapi ia tak mengenal nya karna mereka duduk membelakangi nya.


"Maaf kak lama"ucap Raya duduk di samping Kevin karna di depan Kevin sudah di isi.


"Gak masalah"ucap Kevin tersenyum tipis.


"Ini rekan kerja kakak Ray kebetulan meja penuh jadi mereka gabung di sini gak masalah bukan"ucap Kevin membuat mata Raya menatap ke depan nya.


Mata nya membulat sempurna menatap Devan dan mama nya berada di depan nya namun ia mencoba untuk tidak terkejut berlebihan dan mencoba biasa saja walau ia sudah deg deg an merasa tak nyaman.


"Iya gak papa kak"ucap Raya tersenyum tipis ke arah Kevin tanpa mau menatap Devan dan mama nya.


"Calon istri pak Kevin"tanya Devan masih menatap Raya di depan nya.


"Iya ini calon istri saya"ucap Kevin membuat Devan tersenyum kecut mendengar nya sedangkan mama Devan diam saja entah apa yang di pikirkan nya menatap Raya.

__ADS_1


__ADS_2