
Hari-hari cepat berlalu Raya dan Kevin semakin dekat tak jarang kedua nya akan jalan bersama seperti hari ini kebetulan hari libur kedua nya akan pergi jalan-jalan sekedar mengurangi rasa jenuh dan bosan.
"Pagi semua"sapa Kevin baru sampai ke kediaman keluarga Erik untuk menjemput Raya.
"Pagi bener lu datang Vin"ucap Erik menatap sahabat nya tersebut.
"Iya"jawab Kevin singkat.
"Bentar ya kak biar aku panggil Raya dulu"ucap Selena beranjak dari duduk nya berjalan ke lantai atas di mana kamar Raya berada.
"Kalian mau kemana"tanya Erik pada Kevin yang sudah duduk di samping nya.
"Tidak tahu biar nanti Raya saja yang memilih mau kemana"ucap Kevin.
"Kau sudah mengatakan pada Raya soal permintaan orang tua mu"tanya Erik di angguki Kevin.
"Mmm aku sudah mengatakan nya nanti aku akan tanya Raya bagaimana jawaban nya"ucap Kevin.
"Semoga berhasil Vin"ucap Erik.
"Terimakasih sudah mendukung ku"ucap Kevin.
"Aku tahu kau lelaki yang baik pasti akan bisa membahagiakan adik ku maka dari itu aku mendukung mu,aku ingin melihat Raya bahagia bersama orang yang mencintai nya"ucap Erik.
Kedua nya berhenti bicara saat mendengar suara langkah kaki yang kian mendekati mereka.
"Sudah lama kak"tanya Raya pada Kevin.
"Belum kok Ray"ucap Kevin.
__ADS_1
"Kami jalan dulu"pamit Kevin berdiri dari duduk nya.
"Hati-hati jaga adik gua baik-baik"ucap Erik.
"Tanpa kau suruh pun aku akan menjaga nya"ucap Kevin.
"Kak Ray pergi dulu"pamit Raya pada Erik.
"Iya Ray"ucap Erik tersenyum tipis.
Raya dan Kevin berjalan keluar rumah masuk ke dalam mobil Kevin.
"Kita mau kemana kak"tanya Raya setelah berada di dalam mobil.
"Aku ikut kamu aja Ray mau kemana"ucap Kevin.
"Tapi aku juga tidak tahu mau kemana kak"ucap Raya pelan.
"Apa tidak masalah kak"ucap Raya.
"Tentu saja tidak mereka malah senang nanti nya kau datang"ucap Kevin.
"Terserah kakak saja kalau begitu"ucap Raya membuat Kevin tersenyum segera melajukan mobil nya menuju kediaman orang tua nya.
"Kak apa mereka akan menerima ku nanti nya"tanya Raya tiba-tiba.
"Mereka akan menerima mu aku sudah mengatakan nya pada mereka siapa kau sebenar nya dan mereka tidak mempermasalah kan nya,jadi tenang saja"ucap Kevin membuat Raya sedikit lega mendengar nya.
Sudah saat nya membuka lembaran baru,aku juga ingin bahagia seperti nya yang bahagia memiliki keluarga kecil nya,tak ada lagi alasan menolak kak Kevin dia pria yang baik menerima ku begitu juga dengan orang tua nya,batin Raya menatap Kevin yang fokus menyetir.
__ADS_1
"Kenapa melihat ku seperti itu"tanya Kevin menatap Raya sambil tersenyum tipis.
"Ehh gak papa kak"ucap Raya dengan gugup membuat Kevin terkekeh.
Mobil Kevin tiba di rumah mewah,kedua nya turun dari dalam mobil.
"Kak aku gugup"ucap Raya menatap Kevin.
"Tidak perlu gugup begitu,ayo masuk"ucap Kevin menggandeng tangan Raya masuk ke dalam rumah nya.
"Mama lihat siapa yang datang"ucap Kevin sedikit berteriak.
"Kak"ucap Raya.
Tak lama terlihat wanita paruh baya yang terlihat masih cantik menghampiri mereka.
"Apa ini yang nama nya Raya"ucap wanita tersebut yang tak lain mama dari Kevin.
"Iya tante"ucap Raya menyalam mama Kevin dengan sopan.
"Cantik sekali,ayo masuk nak"ucap mama Kevin.
"Terimakasih tante"ucap Raya.
"Kevin sering bercerita tentang mu pada kami maka nya tante tahu siapa yang datang bersama nya melihat nya bersemangat begitu tante sudah bisa menebak nya"ucap mama Kevin.
"Mama"ucap Kevin malu mendengar ucapan mama nya.
"Apa memang benar kan"ucap mama Kevin.
__ADS_1
"Tidak usah hiraukan Kevin sayang"ucap mama Kevin menarik tangan Raya membawa nya masuk ke dalam rumah.
Raya hanya tersenyum tipis melihat kelakuan mama Kevin tersebut namun ia nyaman dengan sambutan mama Kevin yang jelas terlihat menerima nya.