Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Kecil Mata Air Panas.


__ADS_3

Chen Si Lei dan kawan-kawan nya sudah tiba di sebuah kota kecil yang bernama kota kecil mata air panas yang berasal dari pegunungan api abadi di pintu keluar dari kota kecil ini, dan Chen Si Lei melihat -lihat isi kota dengan senyuman yang penuh kasih sayang terhadap para penduduk kota kecil mata air panas.


"Kita harus mencoba makanan dan minuman khas kota kecil mata air panas ini di salah satu rumah terapi",kata Le Din Yin sudah menunjukkan beberapa tempat di kota ini yang terkenal dengan pemandian air panas.


"Kita bisa mandi uap",kata para murid Sekte Bei San Pai juga ramai menunjukkan tempat -tempat wisata yang menarik dari kota kecil yang mereka kunjungi ini.


"Kita bisa beristirahat sejenak untuk santai sebelum sibuk lagi",kata para murid Sekte kota hantu Feng Du dengan ramai sekali cerita tentang kota kecil ini.


"Aku mau coba arak nya",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berjalan lebih cepat dari yang lainnya ke arah rumah pemandian air panas yang super lengkap dengan adanya fasilitas penginapan dan layanan makan dan minum yang terbaik di Tionggoan.


Nan Erl melangkah ke arah penjual riasan rambut dan sebagainya yang berada di sudut jalan yang di apit dua buah gang kecil.


Chen Si Lei mengikutinya untuk menjaga keamanan dan keselamatan kekasihnya yang sangat kecil dan mungil ini.


"Tusuk konde bunga poeny ini indah sekali",kata Nan Erl melihat -lihat perhiasan yang di jual oleh rakyat kota kecil mata air panas.


"Kau mau?",tanya Chen Si Lei mengambil sebuah tusuk konde yang di tunjuk Nan Erl.


"Ya",jawab gadis itu terlihat ingin sekali memiliki tusuk konde itu.


Chen Si Lei memakaikan tusuk konde bunga poeny di rambut panjang gadis itu usai ia bayarkan dengan uang Chen Si Lei sendiri.


"Cantik sekali",puji Chen Si Lei terpesona dengan kecantikan Nan Erl setelah di hias tusuk konde bunga poeny di atas rambutnya yang sangat indah sekali dan wangi bunga anggrek segar di musim gugur.


"Terimakasih koko",kata Nan Erl mencium pipi kanan dan kiri Chen Si Lei sebagai ucapan terima kasih .


"Aku menyayangi mu",kata Chen Si Lei membalas ciuman pada bibir gadis itu.


"Koko Lei Lei ini di tempat umum",kata Nan Erl memerah malu karena Chen Si Lei menciumnya di tengah jalan.


"Kita di sudut jalan bukan di tengah jalan",kata Chen Si Lei menyadarkan gadis itu bahwa mereka berdua berada di tempat sepi atau lebih tepatnya di gang kecil


"Oh aku lupa arah jalan dengan yang lainnya",kata gadis itu bingung dengan para sahabat lainnya yang sudah menghilang entah kemana.


"Mereka menunggu kita di rumah pemandian air panas yang berada di sana",kata Chen Si Lei meraih jemari gadis itu untuk menemui yang lainnya.


"Tuan Muda silakan anda berdua pakai kamar ini ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah memesankan tempat untuk Chen Si Lei dan Nan Erl bisa memakai kamar khusus untuk pemandian air panas pribadi.


"Terimakasih Wu Sin Hao",kata Chen Si Lei ramah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang segera masuk ke dalam ruang permandian khusus kaum pria kelas menengah atas bersama yang lainnya.


Tetapi, Le Din Yin memilih ruang yang lebih nyaman hanya untuk dia berdua saja dengan kekasihnya yang baru yaitu Fei Fei.


Chen Si Lei masuk ke dalam kamar tidur yang sangat lengkap dengan makanan dan minuman serta ruang permandian air panas yang sangat nyaman untuknya dan Nan Erl.


"Nan Erl ayo kita manfaatkan pelayanan kamar khusus ini",kata Chen Si Lei yang sudah melepaskan pakaiannya sendiri dan membantu Nan Erl membuka pakaian gadis itu juga.


Chen Si Lei meraih jemari gadis itu untuk masuk ke dalam kolam pemandian air panas bersamanya, dan mereka berdua bersenang - senang bersama -sama di dalam ruangan itu.


"Kau sungguh cantik jelita sekali Nan Erl",puji Chen Si Lei seraya memeluk gadis itu dengan erat sekali sampai tubuh mereka berdua saling merapatkan diri pada pasangan mereka.


Chen Si Lei menyiram air panas ke atas rambut dan tubuh kekasihnya yang juga membalas membasuh rambut, wajah dan seluruh tubuhnya


Chen Si Lei menyelam bersama Nan Erl yang di cium mesra olehnya,dan Chen Si Lei menyentuh seluruh tubuh Nan Erl sehingga gadis ini jug memeluknya erat karena Chen Si Lei memasuki tubuh gadis itu yang dengan iklas menyerahkan dirinya kepada Chen Si Lei.


Darah kesucian Nan Erl keluar di dalam air kolam pemandian air panas dan Chen Si Lei melakukan gerakan tubuhnya untuk lebih mesra lagi sampai setengah hari ini mereka berdua berrendam air panas.


Chen Si Lei menggendong gadis itu ke tempat tidur untuk bermesraan kembali di tempat lain dalam ruangan khusus ini.


Nan Erl terbangun dalam pelukan Chen Si Lei yang membelai lembut dirinya yang kini menjadi milik Chen Si Lei seutuh nya.


"Nan Erl mulai hari ini setelah hari ini berakhir.Kau adalah milik ku",kata Chen Si Lei membiarkan gadis yang memeluknya erat merasakan dada bidang yang kuat dan kokoh itu.


"Koko Lei Lei aku sangat mencintai mu",kata Nan Erl menciumnya mesra sekali.


"Terimakasih Nan Erl sayang",kata Chen Si Lei membaringkan gadis itu kembali di bawah tubuhnya untuk memulai permainan cinta kembali.


Nan Erl merasakan kenikmatan luar biasa yang di berikan oleh Chen Si Lei kepada dirinya seharian ini hingga sampai hari menjelang pagi ,barulah Chen Si Lei tidur pulas di sampingnya sambil memeluknya erat dengan senyuman lembut sekali di wajah sangat tampan sekali itu.


"Aku sungguh lelah sekali dan rasa sakit pada tubuhku sudah sedikit lebih baik dari kemarin sore itu",kata Nan Erl berusaha untuk bangun dari tidurnya untuk ia bisa merapikan dirinya kembali.


Tapi Chen Si Lei menariknya kembali untuk tidur lagi di samping Chen Si Lei yang menggigit nya kembali.


"Ah Paduka",kata Nan Erl yang kembali melayani Chen Si Lei sampai siang hari ini kembali ke malam hari.


"Ada yang ingin aku tanyakan kepada mu,Nan Erl ?", tanya Chen Si Lei lembut.


"Iya silakan koko",jawab Nan Erl yang tengkurap pada saat ini.


"Tanda lahir di bagian punggung mu ada tanda bunga persik,tetapi kau memiliki aroma bunga anggrek yang sangat segar sekali",kata Chen Si Lei yang berada di atas punggung Nan Erl yang merasakan gerakan lembut Chen Si Lei.


"Bunga persik memang dari aku lahir kata almarhum ayah ku ,dulu ibuku berikan tanda itu untuk aku tidak di tukar oleh orang lain yang lahir bersamaan dengan kelahiranku, terutama untuk aku tidak ada yang memiliki ku karena aku adalah gadis pembawa sial bagi keluarga ku.kalau mengenai aroma bunga anggrek dari tubuhku, ya memang aku suka sekali dengan aroma sabun anggrek",jawab gadis yang menyerahkan kesuciannya kepada Chen Si Lei.


"Kau sama sekali tidak membawa sial tetapi membawa keberuntungan untuk aku karena aku bisa memiliki mu sebagai seorang suami, pria dan Kaisar mu tunggal yang bisa merasakan diri mu",kata Chen Si Lei membalikkan tubuh wanita itu dan menciumnya mesra.


"Aku bisa cepat isi bila anda terus menerus memberikan ku kemesraan",kata Nan Erl tertawa lembut sekali kepada Chen Si Lei.


"Iya aku memang menginginkan mu untuk bisa memberiku keturunan langsung dari ku",kata Chen Si Lei memulai kembali kegiatannya pada Nan Erl.


Sementara itu, Le Din Yin dan Fei Fei juga sedang bermesraan di dalam ruang lain di rumah pemandian air panas.


Le Din Yin membuat Fei Fei terkejut sekali karena Le Din Yin dalam tidurnya tanpa sadar telah bicara tentang ....


"Aku sudah membunuh janin yang di kandung oleh Sheng Li Na dengan ilmu baru ku ciptakan sendiri. Aku juga sudah merusak rahim Su Mu Yun dan aku pun telah berani menodai Yan Qing Qing kekasih Paduka Kaisar Tang Agung",kata Le Din Yin dalam tidurnya.


"Kenapa kau lakukan itu?",tanya Fei Fei merasakan takut sekali kepada Le Din Yin.


"Aku iri kepada Paduka Kaisar Tang Agung yang memiliki semua yang ingin aku miliki. Ketampanan nya, kegagahan nya, kemewahan hidupnya, keluarganya dan para sahabatnya serta para pengikutnya begitu setia terhadapnya, sedangkan aku tidak bisa memiliki sahabat dan pengikut setia dan keluarga seperti beliau. aku sungguh amat membenci nya..Aku tidak di terima oleh cici Chen Li dan Cihu Ning Yi serta aku tidak di masukkan ke dalam pemerintahan nya. Aku hanya Pangeran Muda kosong belaka.Aku tidak pernah di anggapnya lebih baik dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang selalu mengganggu ku dan mencurigai ku",jawab Le Din Yin yang sedang mabuk dan tidur pulas usai bicara seperti itu.


"Kau sungguh jahat Le Din Yin",kata Fei Fei menangis sedih sekali kecewa dengan kekasihnya yang dia kira adalah seorang pria yang baik dari kaum bersih yang sangat terkenal di Tionggoan sebagai Pendekar Naga Sungai Li dan Pangeran Muda Le Din Yin di Kekaisaran Tang Agung.


Pagi hari sudah datang Fei Fei segera keluar dari kamar penginapan untuk pergi dari Le Din Yin untuk selamanya, dan Le Din Yin terbangun terkejut sekali karena kekasihnya tidak ada di sampingnya.


"Eh kemana perginya Fei Fei ?", tanya Le Din Yin usai berpakaian rapi dan segera keluar dari kamarnya dan bergabung dengan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya yang sedang menunggu Chen Si Lei dan Nan Erl keluar dari kamar lainnya.


"Apakah kalian tidak melihat Fei Fei di sekitar rumah ini?",tanya Le Din Yin kepada mereka semua.


"Lah bukankah gadis itu selalu bersama mu?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sambil minum arak kesukaannya dari botol khusus minuman keras nya.


"Aku tidak lihat Fei Fei sejak aku bangun tidur pagi tadi ",jawab Le Din Yin menanyakan para murid Sekte Bei San Pai lainnya.


"Kau sungguh jahanam Le Din Yin. Kau sudah tidur dengannya tapi kau menyakiti hatinya dengan kasar",kata Para murid Sekte Bei San Pai marah kepada Le Din Yin yang sudah bercinta dengan saudari seperguruan mereka tetapi tidak pernah mau tahu tentang Fei Fei.


"Hei kau jangan bicara sembarangan kepada ku?!!",hardik Le Din Yin meraih kerah baju pria yang menjadi kakak seperguruan Fei Fei.


"Aku bicara ada buktinya dan kau membuat kami memandang mu rendah",desis para murid Sekte Bei San Pai tersinggung oleh Le Din Yin.


Le Din Yin sudah marah sekali kepada para murid Sekte Bei San Pai sampai ingin sekali membunuh mereka semua, tetapi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mengamati dirinya dengan tatapan mata yang sama dengan yang lainnya.


"Aku cari sendiri dan aku buktikan bahwa aku bukan orang rendah seperti yang kalian tuduhkan kepada ku!!",teriak Le Din Yin menunjuk semua orang sebelum ia berkelebat cepat pergi dari rumah pemandian air panas.


"Ada apa ini dan kenapa Le Din Yin pergi dalam keadaan kacau ?", tanya Chen Si Lei sudah keluar dari kamar penginapan khususnya di ikuti oleh Nan Erl.


Chen Si Lei memandang mereka semua dengan tatapan mata tajam dan selidik di ruang makan di dalam rumah pemandian air panas.


"Fei Fei kabur dari Le Din Yin dan kami memarahi nya",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao santai sekali bicara nya.


"Eh kalau begitu kenapa kalian tidak bantu Le Din Yin mencari dan menemukan Fei Fei ?", tanya Chen Si Lei heran sekali dengan sikap Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya terhadap Le Din Yin.


"Ya kami patuh kepada Paduka",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah keluar dari rumah penginapan tersebut.


Chen Si Lei menggelengkan kepala melihat kelakuan para sahabatnya itu dengan menghela napas sabar sekali.


"Ayo kita berdua ikut serta dalam mencari Fei Fei",kata Chen Si Lei kepada Nan Erl usai membayar biaya penginapan jasa dan layanan sebagainya.


Mereka berdua berjalan bersama menyelusuri kota kecil ini dengan tatapan mata tajam untuk mengamati setiap toko dan para penduduknya.


Chen Si Lei menyadari bahwa para penduduk kota kecil pemandian air panas hari ini berbeda dengan beberapa hari yang lalu, dan Chen Si Lei merapatkan diri Nan Erl kepadanya untuk melindungi Nyonya Selir ke tiga dari pihak musuh yang telah berdatangan ke arah mereka berdua.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti kami sudah lama sekali menunggu mu keluar dari rumah pemandian air panas dengan sangat sabar sekali. Tapi sekarang kami sudah tidak bisa sabar lagi untuk menghabisi mu bersama kekasih mu yang baru ini!",ucap salah seorang dari anggota Sekte Sesat lintah racun cabang kedua dan sekte sesat yang tidak di kenal oleh Chen Si Lei karena tidak ada lambang dan tanda pengenal di sekte sesat yang menyusup masuk ke Sekte Sesat lintah racun cabang kedua.


"Baik.Ayo hadapi aku!!",hardik Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga sejumlah senjata rahasia milik musuh hancur oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Dessssssss !!


"Nan Erl berhati -hatilah",kata Chen Si Lei kepada Nan Erl sebelum menerjang ke arah pihak musuh sakti sesat yang sudah mengurung mereka berdua.


Wuttttt


Chen Si Lei menggerakkan kipas secara cepat membabat habis kepala musuh dari berbagai penjuru arah kota kecil pemandian air panas.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Nan Erl menggunakan ilmu pedang nelayan sakti untuk membunuh beberapa pria ganas yang menggunakan pedang mukjizat sesat yang sangat hebat sekali dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Brrrrrrrrrrrrr !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah datang untuk membantu Chen Si Lei dan Nan Erl usai mengeluarkan para penduduk kota kecil itu dari kota kecil untuk sementara waktu sampai kembali aman.


Wuttttt !!


Trangggggg !!!

__ADS_1


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Nan Erl bergerak cepat menggerakkan pedang melawan serangan maut dari para pria ganas.


"Nyonya Selir ke tiga yang cantik jelita ,tolong jangan melawan kami !!",hardik pria sadis sambil mengayunkan pedang untuk memotong Nan Erl yang lincah sekali menghindari serangan maut itu.


"Kalian berasal dari mana ?", tanya Nan Erl menggunakan ilmu pedang membabat habis sejumlah besar pria ganas lainnya.


Wuttttt !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


"Prajurit pilihan sekte burung hitam!!",jawab salah seorang dari pengeroyok Nan Erl.


"Orang -orang itu berasal dari kota Bei An!!",teriak Le Din Yin sambil menerjang ke arah musuh Dengan ilmu pedang mukjizat naga sungai Li yang sangat hebat dan lihai sekali.


Syuutttttttt !!!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!!


"Pendekar Le Din Yin kau berani melawan kami", kata seorang gadis yang sedang bertarung melawan Le Din Yin dengan kejam dan ganas sekali sehingga Le Din Yin terkejut sekali melihat gadis itu adalah dayang istana dingin yang menjadi salah satu dayang kepercayaan selir tua Min yang pernah bercinta dengan Le Din Yin.


"Kau ", kata Le Din Yin menerjang hebat menghantam hancur gadis pelayan selir tua Min Zu dengan ilmu mukjizat naga sungai Li.


Dessssssss !!


Le Din Yin menerima surat dari Selir tua Min Zu yang segera di sembunyikan oleh Le Din Yin.


Salah satu dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti melihat keanehan Le Din Yin dengan perasaan curiga terhadap Pangeran Muda itu.


Tapi Khu Sin tidak mempedulikan lagi karena sibuk bertarung melawan para pria sakti kaum sesat dari Sekte Sesat burung hitam yang mengandung hawa sesat sehingga Khu Sin harus menggunakan ilmu pedang mukjizat khas nya sendiri dan berhasil membabat habis kepala musuh sakti sesat itu.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkankipas secara cepat membabat habis kepala musuh dari berbagai penjuru arah kota kecil pemandian air panas.


Wuttttt !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Nan Erl menggunakan ilmu pedang nelayan sakti membabat habis sejumlah pria ganas yang sedang bertarung melawan Le Din Yin yang sedang memikirkan Fei Fei yang kabur darinya.


Crakkkkkk !!


"Pendekar Le awas",kata Nan Erl menggunakan pedang membabat habis kepala musuh sakti yang ingin membunuh Le Din Yin.


Le Din Yin mundur dari pertempuran secara cepat dan diam -diam masuk ke arah gang kecil yang sangat sempit sekali untuk lewati orang banyak, tetapi Le Din Yin berhasil masuk dengan mudah ke sebuah tempat yang ternyata jalan lain menuju ke arah Ibukota Kekaisaran Tang Agung dan menuju ke arah istana selir Gangga Dewi.


"Siapa kau berani masuk ke istana ku?",tanya selir pertama Putri Gangga Dewi.


"Jangan khawatir aku orang baik,jika kau ingin aman..Kau diam saja",jawab Le Din Yin menerjang hebat ke arah selir Gangga Dewi yang menjerit kaget sekali.


Wuttttt !!


Trangggggg !!!


"Kau manusia tidak tahu balas budi?!!Berani sekali menerjang selir Gangga Dewi dan berani sekali masuk ke istana harem Kaisar Tang Agung !!", hardik Lauw Yi Chen menerjang hebat ke arah Le Din Yin yang menggunakan ilmu pedang naga sungai Li untuk menghadapi Si Jangkung Lauw Yi Chen.


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!!


Le Din Yin terdesak oleh ilmu mukjizat Si Jangkung Lauw Yi Chen yang ternyata sangat hebat sekali.


"Ku bunuh kau !!", hardik Le Din Yin menggerakkan pedang menyerang pedang Si Jangkung Lauw Yi Chen yang berkelebat cepat untuk menghindari serangan Le Din Yin.


Le Din Yin terkejut sekali saat seorang wanita berkerudung menerjang hebat dan lihai sekali sehingga pedang naga sungai Li tak sanggup menghadapi ilmu silat sakti dari Nyonya Selir ke dua Chen Si Lei, yaitu Liu Ci Xian yang sedang bermain di istana selir Gangga Dewi dan melihat Gangga Dewi pucat karena di serang oleh Le Din Yin yang sedang di hadapi oleh Si Jangkung Lauw Yi Chen.


Si Jangkung Lauw Yi Chen sudah menyelidiki kasus racun serbuk bunga cinta di seluruh istana, tetapi ia tidak sengaja menemukan cara untuk keluar dari Istana harem melalui lorong sempit yang di masuki oleh Le Din Yin yang terkejut sekali dengan Selir Pertama Putri Gangga Dewi yang melihatnya datang secara tiba-tiba.


Dan,Le Din Yin harus membunuh wanita itu sebelum ketahuan yang lainnya ,tetapi Si Jangkung Lauw Yi Chen menolong wanita Bhutan itu dengan sangat hebat dan lihai sekali dan wanita yang sedang bertarung dengannya juga sangat hebat dan lihai sekali.


Trangggggg !!!


Trangggggg !!


Trangggggg !!!


Trangggggg !!


"Hyatttttttttttttt !!", teriak wanita sakti itu menerjang hebat dengan pedangnya dan Le Din Yin terluka di tusuk pedang gadis lihai sekali itu.


Jlebbbb !!


"Kau jangan membunuh ku?!!",hardik Le Din Yin berusaha untuk kabur dari Istana Kekaisaran Tang Agung.


"Kurung dia!!",perintah Ibu Suri kepada Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dan Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti yang sudah datang untuk menangkap Le Din Yin yang tidak bisa kabur dari Istana selir pertama Chen Si Lei.


"Tolongggg! ! Ampunilah hamba,Ibu Suri",pinta Le Din Yin bersujud hormat kepada Ibu Suri Ling yang sudah datang ke istana menantunya yang lain karena Beliau mendengar ribut -ribut dari Istana itu.


Kini Ibu Suri Ling melihat Le Din Yin yang membuat kerusuhan di kediaman selir pertama Chen Si Lei, yaitu Selir Pertama Putri Gangga Dewi.


"Le Din Yin kau lancang sekali berani masuk ke dalam Istana wanita Kaisar Tang Agung. Apakah kau sudah bosan hidup ?!!", hardik Ibu Suri Ling agung dan penuh wibawa sekali.


"Iya hamba minta maaf karena hamba tidak sengaja masuk ke dalam Istana milik selir Paduka",kata Le Din Yin bersujud minta maaf kepada Ibu Suri.


" Lapor Ibu Suri ,dia sudah dua kali masuk Istana Kekaisaran Tang Agung bagian wanita terutama istana dingin dan kedua ke istana Paduka Selir pertama Putri Gangga Dewi",lapor Si Jangkung Lauw Yi Chen memperlihatkan bukti bahwa Le Din Yin telah melanggar peraturan yang berlaku di lingkungan Kekaisaran Tang Agung.


"Aku hukum kau dengan hukuman penjara seumur hidup dan di kebiri secara ilmu mu harus di musnahkan untuk selamanya",perintah Ibu Suri Ling tegas dan keras kepada Le Din Yin yang segera pingsan mendengar hukuman yang di berikan oleh Ibu Suri Ling kepadanya.


Setelah itu,Le Din Yin di hukum dengan hukuman di kebiri, di musnahkan ilmu silat sakti nya dan di penjara seumur hidup oleh Ibu Suri Ling.


Si Jangkung Lauw Yi Chen menutup pintu yang sudah di ketahui oleh pihak luar di seluruh istana wanita dengan sangat cepat sekali sehingga selir tua Min Zu tak bisa berbuat apa -apa lagi.


"Bodoh sekali Le Din Yin itu..Aku harus membunuhnya",kata Selir tua Min Zu yang di istana dingin paling belakang sekali dan jauh dari Selir -selir lainnya serta jauh dari Istana mantan Permaisuri tua sebelum Ibu Suri Ling menjadi Permaisuri Ling di pemerintahan Kaisar Tang terdahulu.


"Kau tidak akan pernah bisa membunuh Le Din Yin",kata seorang gadis lain yang tiba-tiba muncul di istana selir tua Min Zu dengan pedang hebat.


"Siapa kau? ", tanya wanita tua itu terkejut sekali.


"Aku selir Le Din Yin dan nama ku adalah Zhao Ying",jawab gadis itu membabat habis kepala selir tua Min Zu.


Crakkkkkk !!


"Kau membunuh orang di dalam Istana dingin?!", ucap seorang wanita cantik jelita lainnya.


"Shiu Chiu kita harus menolong Le Din Yin dari penjara",kata Putri Zhao Ying yang sudah menjadi Selir Le Din Yin.


"Kita tidak boleh sembarangan bertindak,kita bisa di hukum mati oleh Ibu Suri",


"Kita harus bagaimana?",tanya Shang Ce Wei kepada Putri Zhao Ying dan Shiu Chiu.


"Entahlah..kita cari Paduka Kaisar Tang Agung untuk membantu Le Din Yin bisa di bebaskan oleh Ibu Suri Ling",jawab Putri Zhao Ying yang segera cepat keluar dari Istana dingin Kekaisaran Tang Agung melalui jalan lain .


Tetapi Laskar Merpati Rajawali Emas Sakti sudah mengurung mereka semua di luar Istana dingin.


"Kurung mereka di rumah mereka",perintah Putri Chen Li yang memimpin pasukan keamanan dan keselamatan wanita Kaisar Tang Agung.


"Makamkan Sheng Li Na dan Su Mu Yun secara layak",perintah Menteri Ning Yi kepada para pengawal rumah Le Din Yin.

__ADS_1


"Siap Tuan Besar hamba laksanakan",sahut para pengawal rumah Le Din Yin.


Sheng Li Qin menangis sedih sekali memeluk jasad Sheng Li Na yang meninggal dunia karena keguguran.


Sheng Li Qin tidak tahu bahwa Le Din Yin sendiri lah yang membunuh Sheng Li Na dalam kehamilan yang sudah masuk usia empat bulan lebih.


"Aku harus membunuh mu supaya kamu tidak bocorkan rahasia ku kepada Chen Si Lei",kata Le Din Yin hari sebelum pergi dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung.


"Le Din Yin kau sudah berubah...",kata Su Mu Yun terkejut sekali melihat Le Din Yin membunuh istri kedua nya sendiri yang sedang hamil.


"Su Mu Yun ", kata Le Din Yin menotok mati Su Mu Yun di hari yang sama.


Sedangkan, ketiga selir lainnya tidak tahu apa - apa karena mereka bertiga berada di taman, terutama Putri Shang Ce Wei yang baru saja datang ke rumah Le Din Yin jadi dia tidak tahu -apa -apa, begitu juga dengan Putri Zhao Ying yang sibuk sekali dengan kehamilan pertamanya yang masih muda sekali dan Shiu Chiu berada di ruang latihan sedang berlatih ilmu silat sakti naga sungai Li, maka mereka berdua tidak bisamenjadi saksi atas perbuatan keji Le Din Yin terhadap kedua orang istrinya dan anaknya sendiri di bunuh oleh Le Din Yin.


Sementara itu,Chen Si Lei masih bertarung melawan para musuh sakti sesat yang menyerangnya di dalam kota kecil pemandian air panas.


Trangggggg !!!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat pedang Gunung Ling membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah kembali dari tugasnya untuk mencari Le Din Yin yang sedang mencari Fei Fei, tetapi Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya tidak berhasil menemukan Le Din Yin dan Fei Fei, bahkan para murid Sekte Bei San Pai memutuskan untuk melakukan pencarian ke luar kota kecil pemandian air panas.


Sedangkan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan para murid Sekte kota hantu Feng Du kembali ke kota pemandian air panas, dan mereka tepat waktu untuk mereka bisa membantu Chen Si Lei dan Nan Erl serta Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sedang bertarung melawan para musuh sakti sesat di dalam kota kecil ini.


"Celaka ! ! Kita harus bantu Paduka",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Dessssssss !!!


Para murid Sekte kota hantu Feng Du berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat para murid Sekte kota hantu Feng Du.


Wuttttt !!!


Crakkkkkk !!


Nan Erl menggunakan ilmu pedang nelayan sakti membabat habis para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat.


Wuttttt!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Pertempuran ini sudah berlangsung selama dua minggu dan belum juga berakhir karena para musuh sakti sesat semakin banyak dan semakin tangguh untuk di hadapi oleh mereka semua.


Dan Chen Si Lei tidak mengetahui bahwa Le Din Yin pernah membantunya pada hari ketiga Chen Si Lei bertarung melawan para musuhnya. Chen Si Lei juga tidak tahu bahwa Le Din Yin kabur darinya karena takut ketahuan bahwa Le Din Yin telah memperkosa Yan Qing Qing juga karena Le Din Yin dapat surat ancaman dari Selir tua Min Zu yang mengetahui kejahatannya itu.


Maka Le Din Yin berniat ingin menghabisi selir itu tetapi justru Le Din Yin yang di hukum oleh Ibu Suri Ling yang marah karena Le Din Yin melanggar peraturan di dalam lingkungan Istana Kekaisaran Tang Agung.


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu mukjizat piramida sakti.


Wuttttt !!


Bressssss !!!


Crakkkkkk !!!


Chen Si Lei menggerakkan kipas memotong sejumlah orang yang memiliki hawa sesat berbahaya bagi keselamatan rakyat kota kecil pemandian air panas.


Wuttttt !!!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei mengakhiri pertempuran pada minggu ke empat setelah semua para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang sangat hebat dan ganas sekali.


Wuttttt !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei memenggal kepala ketua cabang sekte sesat Lintah Racun kedua dan Chen Si Lei juga membabat habis sekte sesat nelayan hitam keseluruhan tanpa ampun.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


"Rapikan ", perintah Chen Si Lei kepada Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Usai pertempuran berakhir di menangkan oleh Chen Si Lei dan kawan-kawan nya, kini Chen Si Lei mengajak Nan Erl untuk mencari Le Din Yin yang hilang tanpa ada yang tahu kemana pria itu pergi?.


"Terakhir kali aku lihat Le Din Yin sedang bertarung melawan para musuh yang aku lawan di sekitar pintu gang kecil tempat kita membeli tusuk konde bunga poeny untuk ku",kata Nan Erl menunjukkan kepada Chen Si Lei tempat terakhir Le Din Yin bertarung melawan para musuh beberapa hari yang lalu.


Chen Si Lei memeriksa gang kecil itu yang terlihat baru beberapa hari ini menjadi gang buntu.


"Sepertinya ada yang salah di tembok satu ini",kata Chen Si Lei merasa ada yang aneh pada dinding tebal yang baru ada di gang buntu.


"Kita harus memeriksanya dengan teliti",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah akan membobol kembali tembok itu.


Tapi Chen Si Lei mencegahnya untuk merusak lingkungan yang sudah lebih baik dari sebelumnya.


"Akkhh Paduka, hamba tidak akan merusak lingkungan apa pun",kata Wu Sin Hao yang masih penasaran dengan dinding itu.


Tapi Chen Si Lei menyambar Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao untuk pergi dari gang kecil itu.


Mereka sudah tiba di jalan utama dalam kota kecil pemandian air panas .


"Sudah aman dan rapi",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao puas dengan hasil kerja keras dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Kita keluar dari kota kecil ini",kata Chen Si Lei menggandeng tangan Nan Erl.


Sementara itu, Le Din Yin merana di dalam penjara sesudah Le Din Yin tersadar kembali dari pingsan.


"Aku di kebiri oleh pihak Ibu Suri Ling",kata Le Din Yin menangis sedih setelah dia kini menjadi Kasim tak jelas.


"Ilmu mukjizat dan ilmu silat ku pun sudah musnah oleh pihak Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti",kata Le Din Yin kini menjadi manusia lemah.


"Aku tidak menyangka bahwa Chen Si Lei memiliki banyak Istri yang sangat lihai sekali seperti wanita kemarin itu,juga ku tak ku sangka teman -temannya pun lihai sekali juga setia kawan sekali, aku kalah jauh dengan wanita itu dan juga dengan Si Jangkung Lauw Yi Chen..Kini aku seumur hidup di penjara",kata Le Din Yin.


"Yang penting aku masih hidup dan aku harus mencari cara untuk keluar dari penjara dan aku harus balas dendam atas penghinaan yang ku dapatkan hari ini. Aku harus balas dendam kepada Chen Si Lei sialan !!Aku akan bocorkan rahasia nya nanti di depan umum",kata Le Din Yin penuh dendam kepada adiknya sendiri.


"Kau tidak akan pernah bisa mencelakakan adikku. Dasar penipu hina",kata Chen Li sudah membuka pintu penjara untuk membunuh Le Din Yin.


"Cici tolong jangan membunuh ku.Aku adik mu juga ", kata Le Din Yin panik dan takut kepada Putri Chen Li.


"Kau bukan adikku. Aku tidak pernah punya adik seperti mu",kata Chen Li marah sekali kepada pria yang salah paham dengan identitas sebenarnya adalah Le Din Yin bukan saudara kembar tak identik Chen Si Lei, melainkan anak asuh dari ibu kandung Chen Li yang merasa iba terhadap seorang nelayan yang terdampar di pulau emas dalam keadaan hamil tua dan mereka berdua melahirkan bersamaan dan Dewi Maut Tang Mi Lan merasa iba karena ibu kandung Le Din Yin meninggal dunia setelah melahirkan.


Dewi Maut Tang Mi Lan sedang menyusui bayi Le Din Yin saat sejumlah musuh sakti datang ke pulau emas, dan masuk ke dalam kamar tidur di mana ketiga bayi milik Dewi Maut Tang Mi Lan baru saja di bersihkan usai di lahirkan oleh Dewi Maut Tang Mi Lan.


Sejumlah musuh sakti menyerang Dewi Maut dalam keadaan lemah karena itulah ketiga bayi di culik oleh beberapa orang yang berbeda. Chen Si Lei di culik oleh Si Rambut Emas Sakti Wen Li Sa, Wu Dan Ren di culik oleh Dewa Petir yang tewas di bunuh oleh Pendekar Naga Emas Sakti Selatan yang mengejar musuhnya itu.


Tetapi bayi Wu Dan Ren terjatuh ke dalam jurang yang untungnya di selamatkan oleh kepala suku Rilian yang merawatnya dengan sabar dan kasih sayang, dan bayi satunya lagi di culik oleh murid Sekte Naga Sungai Li yang salah ambil bayi Dewi Maut dengan bayi nelayan yang di ambil lagi dari saudari seperguruan Le Din Yin.


Le Din Yin di rawat oleh guru nya sendiri sampai dewasa dan di baru tahu bahwa ia saudara kembar tak identik Kaisar Tang Agung, tentu saja pernyataan yang dikeluarkan oleh Chen Li membuatnya depresi dan marah kepada Tuhan yang tidak adil baginya.


"Jadi aku hanya anak orang lain dari keluarga kalian..hahahaha",kata Le Din Yin menjadi gila dalam waktu singkat.


"Sayang sekali saudara kembar Lei Lei yang asli selain Wu Dan Ren itu adalah Chen Ching yang juga sudah meninggal dunia..Wu Dan Ren meninggal dunia karena racun di desa kupu -kupu hitam dan Chen Ching tewas karena tenggelam terjatuh ke lautan luas saat ayah sedang berusaha untuk menolong Chen Si Lei dari Bibi Wen Li Sa yang berhasil membawanya ke pulau persik.Ayah menyimpan rahasia tentang Chen Ching dari kami utama ibu yang alami depresi sejak hari itu,tetapi setelah kami pulang ke pulau emas dan kami menceritakan pengalaman kami.Ayah beritahu kami bahwa ayah sudah tahu tentang Lei Lei dan takdirnya sebagai Kaisar Tang Agung,dan ibuku sudah iklas dengan kedua adik ku yang sudah tiada dan kini rela Chen Si Lei menggantikan posisi mantan Kaisar Tang dahulu. Yaitu Chen Si Lei menjadi Kaisar Tang Agung dan penguasa tunggal Tionggoan..karena itu Chen Si Lei pun tidak bisa di akui sebagai keluarga pulau emas selatan tetapi sebagai pemimpin tertinggi di dunia Persilatan.Ibu sudah menyerahkan lencana burung emas untuk Chen Si Lei. Dan hari ini aku harus melindungi adik ku dengan bantuan semua keluarga ku di pulau emas. Adikku ialah Penguasa tunggal Tionggoan yang sangat kami cintai",kata Chen Li manis sekali.


"Tapi kontak batin antara aku dan Lei Lei itu apa ?", tanya Le Din Yin sebelum di bunuh oleh Chen Li.


"Kau hanya mengikutinya dari kau amati perilakunya tapi jiwa kalian berbeda,kau serakah dan picik juga licik..Lei Lei itu sangat baik hati dan penyayang serta dia sangat tulus terhadap siapa saja yang sangat baik kepadanya...kau ingin sekali menjadikannya boneka mu ,memanfaatkannya karena kau menjadi kakak dan dia adik mu...Aku sudah punya bukti atas kekejaman mu terhadap para wanita mu sendiri.Aku harus mengirim mu ke neraka untuk kau bisa meminta maaf atas segala perbuatan mu terhadap para wanita yang sudah kau bunuh itu. .Istri -istri mu ,anak mu yang dalam kandungan istri mu sendiri. Kau tega menghabisi anakmu sendiri...Pantas kah kau menjadi seorang manusia ???", Chen Li membabat habis kepala Le Din Yin.


Crakkkkkk !!


"Pengkhianat hina",tulis Chen Li pada makam Le Din Yin yang berada di hutan tepi sungai Huang Ho.


Ibu Suri Ling memerintahkan untuk gelar Le Din Yin di cabut kembali dan ketiga selir Le Din Yin di jadikan rakyat biasa dan di usir keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung.


"Kita harus pergi ke mana ?", tanya Shiu Chiu sedih sekali usai keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


"Aku tidak punya tempat dan uang",kata Putri Zhao Ying kini miskin sekali.


"Aku tidak bisa pulang ke kota Shang karena aku istri pengkhianat",kata Shang Ce Wei menangis sepanjang jalan.


__ADS_2