
Burung Rajawali emas sakti yang di tunggangi oleh Chen Si Lei sangat cerdas dan lihai sehingga dapat mengetahui maksud dalam hati dan pikiran Chen Si Lei inginkan dan burung itu benar-benar melaksanakan tugas dengan sangat baik dan jenius sekali.
Lembah yang mereka datangi merupakan bagian lembah ter dalam di dasar gurun pasir merah yang sangat tajam dan ganas dengan sekelilingnya adalah berbagai macam tumbuhan liar dan ganas serta awan pun berwarna merah dan sangat mudah untuk melemahkan tenaga dalam orang yang tidak mencapai level tinggi seperti Chen Si Lei dan Dewa Langit Barat Daya miliki.
"Kalian semua tunggu di pintu masuk lembah yang itu desa awan merah di sisi kiri tumbuhan kaktus bunga mawar merah",kata Chen Si Lei secara cepat dalam melindungi orang -orang nya.
"Kau juga harus hati - hati ", jawab semua orang nya.
"Baik tenang saja",kata Chen Si Lei meluncur cepat ke dasar lembah tak bertuan itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Bressssss !!
Uap merah ter buyarkan oleh Chen Si Lei gunakan ilmu mukjizat piramida sakti dan ilmu mukjizat Himalaya sakti.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menyambar cepat sambil membabat habis orang yang meluncur ke atas untuk menghantam dirinya.
Tap!!
Chen Si Lei tiba di dasar lembah merah dan Dewa Langit Barat Daya pun sudah tiba.
"Di sana buah Dewa Langit Barat Daya punya aku berada",kata Dewa Langit Barat Daya menunjuk ke arah gubuk tempat tinggal nya.
"Kita tidak ke rumah mu Tetapi ke arah lain dari arah rumah mu",kata Chen Si Lei agak kesal karena Dewa Langit Barat Daya terlalu ingin menunjukkan buah ajaib nya.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah selatan dari lembah merah tersebut di ikuti oleh Dewa Langit Barat Daya di belakang nya.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sejumlah orang berpakaian berbeda -beda menghalangi mereka berdua dan di tengah orang -orang itu adalah seorang pria berwajah sadis dan tubuh besar .
"Hormat pada Pangeran Si Lei dari ku Raja Telaga merah",kata pria itu nada kasar dan tidak ramah.
"Emm apakah kamu berniat untuk menghalangi jalan ku yang ingin ke arah Sekte Harimau Hitam?",tanya Chen Si Lei dengan nada angkuh dan dingin.
"Sebenarnya aku tidak ingin berurusan dengan mu Pangeran tetapi aku harus tetap jalankan tugas ku dari majikan ku sesuai dengan kesepakatan kami",kata Raja Telaga Merah itu.
"Oh kalau begitu kau harus menerima hukuman mati dari ku",desis Chen Si Lei.
Wushhh! !
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", pekik kematian sekitar seratus orang anggota Sekte Telaga Merah tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.
Raja Telaga Merah pucat seketika melihat seluruh anggotanya tewas dalam satu serangan dahsyat Chen Si Lei dan kini hanya dia seorang yang tersisa dan dia harus berhadapan dengan Dewa Langit Barat Daya yang mewakili Chen Si Lei untuk berurusan dengan orang itu.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti Anda teruskan jalan Anda biar hamba yang hadapi orang bodoh ini",kata Dewa Langit Barat Daya sudah maju.
Brrrrrrrrrrrrr! !
Chen Si Lei sudah berada di tempat lain dan di tempat itu banyak sekali pohon rindang warna merah dan tujuh orang selir nya di gantung di dahan pohon yang memiliki akar yang bisa menyerap darah manusia dengan cepat dan ganas, maka Chen Si Lei tidak berdiam lebih lama lagi.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Bruakkk !!
Tujuh orang selir nya terjatuh di bawah pohon rindang warna merah dan pingsan dalam keadaan kurang baik.
Chen Si Lei cepat memberikan pil embun Himalaya sakti kepada tujuh orang selir nya dan mereka semua segera sadar kembali.
"Koko Lei Lei ", panggil tujuh orang selir nya itu nada senang terselamatkan dari kematian oleh Chen Si Lei mereka.
"Dewa Langit Barat Daya ", panggil Chen Si Lei halus.
Brrrrrrrrrrrrr !!
"Ya Paduka ", jawab Dewa Langit Barat Daya segera datang.
"Bawa mereka ke tempat yang lain",perintah Chen Si Lei.
"Siap Paduka ", sahut Dewa Langit Barat Daya segera melaksanakan tugas nya.
Brrrrrrrrrrrrr !!
"Aghhhhhh !!", teriak para selir Chen Si Lei di bawa lenyap dari tempat itu oleh pria sakti bawahan dari Chen Si Lei itu.
Bressss !!
Chen Si Lei menghancurkan hutan pohon merah atau hutan darah gadis suci dan darah pemuda bersih.
"Aku sudah tidak perjaka lagi tentu saja aku tidak takut mati di serap oleh hawa hutan sesat ini dan aku tahu You You dan Yu Lan aman sedangkan yang lain tidak aman tapi aku harus lindungi mereka juga dari bahaya yang mengancam jiwa mereka ", kata Chen Si Lei berjalan terus ke arah hutan yang lebih seram lagi.
Bressss !!
Chen Si Lei membuka jalan untuk dia bisa melihat semua tempat di hutan yang semakin lama semakin menyeramkan sekali.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Dewa Langit Barat Daya sudah berada di dekat Chen Si Lei lagi dan mengikuti langkah Pendekar Rajawali Emas Sakti itu.
Cringgg !!
"Eh sinar apa itu ?", tanya Chen Si Lei menebas sinar merah yang tanpa sadar telah membunuh orang musuh sakti.
Jlebbbb !!
Bressssss !!
Dewa Langit Barat Daya juga menghantam hancur para musuh yang mengintai mereka di balik sejumlah hutan merah darah yang separuh menjadi putih kembali oleh cahaya keemasan dari Chen Si Lei .
Wushhh !!
Bressssss !!
Brussshhhhh !!
Chen Si Lei melompat dengan tepat dari lubang besar yang di tutup daun rumput darah.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan musuh dari Sekte Hutan darah di perintah oleh Sekte Harimau Hitam.
Werrrrrrr !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!"teriak lima anggota tinggal lima dari Sekte Hutan Darah tewas oleh Dewa Langit Barat Daya yang membuka pintu untuk Chen Si Lei masuk .
"Sinar lambang naga putih barat daya ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat dan berhadapan dengan musuh yang menjaga dua lambang naga itu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk! !
Chen Si Lei berkelebat cepat dan mengambil dua lambang naga dengan cepat dan dia juga berharap membunuh musuh yang menghadang nya.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas dari Sekte Harimau Hitam yang bersatu bersama anggota tingkat empat dari Sekte Hutan Darah.
Singggggg !!
Cranggg !!
Chen Si Lei mengadu senjata dengan dua orang wakil ketua Sekte Hutan Darah dan Lima Sekte Harimau Hitam yang melindungi dua lambang beruang perak.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat menggerakkan ilmu pedang rajawali emas sakti nya dan memenggal kepala salah seorang dari Ketua Sekte Harimau Hitam.
Werrrrrrr !!
Bressssss !!
Dewa Langit Barat Daya menerjang maju dan menghabisi semua orang dari dua Sekte tersebut.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Chen Si Lei pun menghantam hancur tulang Ketua Sekte Hutan Darah sekaligus tiga orang Ketua Sekte Harimau Hitam.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei mengambil dua lambang tersebut dan kembali ke arah utara lembah darah.
"Bagian Timur Lembah Darah ada apa di sana ?", tanya Chen Si Lei penasaran.
"Ada lambang serigala putih dan ikan koi putih ", jawab Dewa Langit Barat Daya beritahu Chen Si Lei tentang benda pusaka tersebut.
"Ayo kita ke sana ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah timur lembah darah.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei berdiri di hadapan para pria ber gigi panjang dan mulut lebar sedang menjaga lambang serigala putih dan ikan koi putih dengan sikap sombong.
Brrrrrrrrrrrrr ! !
"Wah dua belas manusia pedalaman timur gurun pasir merah ", kata Dewa Langit Barat Daya memperkenalkan dua belas orang pria menyeramkan itu.
"Mereka orang primitif tapi tidak jahat. Jangan di bunuh",kata Chen Si Lei merasa iba terhadap orang -orang ini.
"Kau baik sekali ", kata gadis cantik jelita berpakaian serba merah berwajah suku lain Dai
"Terimakasih banyak atas pujian mu..berikan empat buah lambang itu kepada ku nanti aku berikan hadiah menarik untuk mu",kata Chen Si Lei membujuk gadis itu dengan halus.
"Hadiah apa itu ?", tanya gadis itu melompat ke dekat Chen Si Lei dengan kedua tangan di ulurkan terbuka meminta hadiah kepada Chen Si Lei.
"Berikan dulu ke empat buah lambang perak itu baru ku berikan hadiah untuk mu ", jawab Chen Si Lei mengeluarkan mutiara kecil indah secara cepat.
"Wah ya aku mau",sahut gadis itu senang sekali.
__ADS_1
"Ini ambillah lambang perak ini",kata gadis itu memberikan ke empat lambang itu tanpa berpikir panjang lagi.
"Terimakasih ", kata Chen Si Lei menukar mutiara kecil dengan ke empat lambang perak itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei dan Dewa Langit Barat Daya sudah ke arah gubuk milik Dewa Langit Barat Daya untuk mengambil semua lambang lainnya yang tersimpan di bawah tanah rumah itu.
"Seribu lima ratus lencana emas dan perak juga ada perunggu di dalam tanah ini secara tidak sengaja hamba temukan dan di simpan sampai ada orang seperti Anda yang berhak untuk mendapatkan benda pusaka ini ",kata Dewa Langit Barat Daya memberitahu tentang penemuan hebatnya.
"Aku juga harus menemukan ketiga orang kakak perempuan ku dan bibi ku yang bernama Luo Luo ", kata Chen Si Lei menyadari bahwa semua tawanan dari Sekte Harimau Hitam sudah di selamatkan oleh nya tetapi empat orang dari keluarga nya belum diketahui keberadaan nya.
"Tidak perlu khawatir ambil dan simpan pusaka yang kita temukan di sini lebih dulu baru cari dan temukan para saudari mu itu",kata Dewa Langit Barat Daya.
"Kau kirimkan semua barang ini ke Kekaisaran Tang dan aku akan pergi mencari dan menemukan ketiga orang cici dan Yiyi ku ", kata Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat hebat untuk membuka tanah rumah milii Dewa Langit Barat Daya.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
Lima peti kotak pusaka berada di tempat itu telah terlihat dan Dewa Langit Barat Daya mematuhi perintah Chen Si Lei dan lenyap dari tempat itu untuk melakukan tugasnya.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Taman buah Dewa Langit Barat Daya sangat lebat dan memiliki khasiat yang berbeda -beda sesuai bentuk dan ukuran serta warnanya ,Chen Si Lei mengamati setiap pohon dan buah -buah itu dengan cermat dan teliti sehingga tidak sadar bahwa ada beberapa orang aneh sedang memperhatikan dirinya.
"Kakak dia siapa dan kenapa dia ada di kebun kita ?", tanya sekelompok orang itu dengan bahasa pedalaman gurun pasir yang lebih dalam lagi.
"Dia orang aneh yang sangat hebat dan halus kulitnya",jawab gadis remaja cantik jelita yang mendapatkan hadiah mutiara kecil dari Chen Si Lei tadi.
"Yang lebih aneh itu kalian semua ", kata Chen Si Lei menengok ke arah mereka.
"Kau sedang mencari apa sebenarnya ?", tanya gadis pemimpin dari sejumlah orang aneh itu.
"Aku sedang mencari empat saudari perempuan ku yang di culik oleh Ketua Sekte Harimau Hitam",jawab Chen Si Lei sedih.
"Maksud mu tiga gadis muda dan satu wanita usia akhir dua puluhan yang punya kulit warna seperti mu?",tanya gadis itu melemparkan satu buah bentuk manusia kepada Chen Si Lei.
"Hei",
Chen Si Lei kaget sekali dengan bentuk buah ajaib itu dan melemparkan kembali ke gadis itu.
"Buah Dewa Langit Barat Daya yang ku berikan kepada mu sangat manis dan hebat khasiat nya dan jangan khawatir tidak ada racun berbahaya sama sekali, kami sudah makan banyak buah -buah di kebun ini",kata gadis itu membelah buah itu dan memakan nya bersama -sama teman -teman nya.
"Aku tidak mau makan buah itu tetapi aku mau para saudari ku di temukan",kata Chen Si Lei keras .
"Aku tahu tempat para saudari mu di tawan tapi kau jangan marah kepada ku karena bukan aku yang menculik dan menawan mereka",kata gadis itu kesal juga di marahi oleh Chen Si Lei.
"Aku tidak marah pada mu tapi aku sedang cemas. Tahu kah kau arti rasa cemas ku ini?!!",hardik Chen Si Lei galak pada gadis itu yang mengerutkan tubuhnya .
"Aku takut pada mu",kata gadis itu ketakutan melihat sikap garang dari pemuda yang sangat tampan sekali itu.
"Kalau begitu tunjukkan kepada ku tempat kau tahu para saudari ku di tawan ada di mana ?!",ucap Chen Si Lei menyambar tangan gadis itu berkelebat cepat tak sabar lagi.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei di tunjukkan sebuah tempat yang di sebut tempat penjualan kaum wanita barbar kepada para pedagang dan kaum lainnya seperti para pejabat di setiap pintu perbatasan antara Tionggoan dan berbagai tempat lainnya dan Chen Si Lei melihat ke empat wanita yang di cari nya ada diantara para wanita budak.
Wushhh !!
Bressssss !!
Bruakkk !!
"Aghhhhhh !!", teriak para kaum budak yang akan di jual ke berbagai Kerajaan di dunia.
"Tuan Muda terimakasih atas pertolongan mu kepada kami",kata para wanita di dalam kerangkeng.
"Lei Lei !!", panggil ketiga orang kakak perempuan nya dan Bibi Luo Luo dari salah satu kerangkeng yang sedang di transaksi oleh seorang pria gagah perkasa dari seorang pejabat perbatasan antara Tionggoan dan Timur Tengah.
"Tunggu sebentar siapakah kau yang menjadi pejabat di daerah ini ?", tanya Chen Si Lei menatap tajam pejabat itu.
"Kau sendiri siapa berani sekali mengganggu bisnis ku?",tanya pria pejabat itu.
Wuttttt !!
"Aghhhhhh !!", teriak pejabat itu ketakutan.
"Siapa aku ???Dengar baik -baik aku adalah Pendekar Rajawali Emas Sakti dan aku juga berani menghadapi tuan besar mu yang lebih tinggi lagi jabatan nya daripada mu ", kata Chen Si Lei mencengkeram leher pejabat itu.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti !!", teriak para penduduk setempat dan juga para anggota dari pejabat itu.
"Hei Pangeran Si Lei ", kata pria gagah perkasa yang ingin membeli ke empat orang wanita keluarga Chen itu dengan bersujud gemetar ketakutan.
"Pangeran Si Lei tolong ampuni hamba ", kata pejabat itu gemetar ketakutan dan pucat sekali.
"Mengampuni mu, jangan harap ", kata Chen Si Lei meremas hancur leher pejabat itu.
Kretakkk !!
Bruakkk !!
Bressssss !!
Semua budak terbebas dari gangguan bisnis ilegal dari salah seorang pejabat daerah setempat secara diam-diam demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari kerja keras mereka di pemerintahan setempat.
"Kau siapakah ?", tanya Chen Si Lei menunduk menatap pria yang bersujud .
"Hamba putra pejabat Huo di wilayah barat daya dan hamba membeli para budak bukan untuk kepentingan pribadi tetapi untuk membantu orang -orang agar bisa mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik ", jawab pria itu gemetar.
"Apa pun alasan mu sama sekali tidak benar dan aku akan tetap memberikan hukuman kepada mu!!",kata Chen Si Lei tegas menyeret pria itu dan melemparkan nya ke dalam sungai penuh buaya buas.
"Aghhhhhh !!", teriak pria itu menjadi santapan empuk buat buaya buas.
"Hidup Pendekar Rajawali Emas Sakti !!!Hidup Pendekar Rajawali Emas Sakti !! !!!! "sorak sorai para tawanan dari Sekte Sesat tersebut.
Dan, Chen Si Lei mencari pejabat Huo untuk di hukum mati oleh Chen Si Lei sesuai dengan perbuatan keji dan kotor dar pejabat teras tersebut dan tidak sulit untuk menemukan tempat tinggal dari pejabat tersebut di daerah gersang tersebut dan rumah pejabat itu paling besar dan mewah.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Bressssss !!
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk! !
Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal kepala semua orang yang tinggal di rumah itu untuk membalaskan dendam atas kekejaman mereka terhadap rakyat di sekitar tempat itu.
Singggggg !!
Trangggggg! !
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Suara pedang berkelebat cepat yang di gunakan oleh Chen Si Lei saling beradu dengan sejumlah senjata tajam milik dari pihak musuh yang menyelinap di rumah pejabat Huo untuk melindungi pejabat jahat itu.
Wushhh! !
Bressssss! !
"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan musuh yang terdapat di dalam rumah itu yang hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang ganas.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang membabat habis kepala dan leher bahkan badan para musuh nya dengan sekali berkelebat bagai rajawali emas sakti.
Wuttttt! !
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk! !
Sejumlah orang yang menghadang Chen Si Lei telah putus lehernya oleh Chen Si Lei secara cepat dan hebat.
Wuttttt !!
Plakkkk! !
Dessssssss !!
" Aduhhh! ! ",teriak seseorang terkena pukulan maut dari Chen Si Lei dan orang itu adalah seorang pria yang tidak lain adalah pejabat itu sendiri.
Brakkkk !!
"Serbu !!!", teriak sejumlah orang dari berbagai penjuru wilayah barat daya dan wilayah timur tengah.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti ", kata salah seorang pejabat senior dari Kerajaan Dali.
"Pangeran Si Lei !!", teriak sejumlah pejabat di daerah itu berdatangan dan semua bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei melihat semua orang nya sudah berkumpul di depan rumah pejabat Huo sesuai dengan petunjuk dari Burung Rajawali Emas Sakti dan beruang merah besar yang sudah berada di sana.
"Huaaahhh beruang merah raksasa. ..!!",teriak para penduduk setempat ngeri .
"Lei Lei ada surat dari Ketua Sekte pintu Naga Langit untuk mu",kata Chen Ming San ambil surat dari anak panah di kaki burung rajawali emas sakti.
"Pejabat Xi tolong kau urus masalah di sini dengan baik lalu laporkan kepada mereka yang berada di Ibukota Kekaisaran Tang untuk di usut semua orang yang terlibat kasus perdagangan bebas ilegal di wilayah barat daya ini",perintah Chen Si Lei kepada pejabat senior tersebut.
"Siap Paduka ", jawab pejabat Xi patuh.
Brrrrrrrrrrrrr! !
Chen Si Lei sudah lenyap dan berjalan di atas pasir lagi untuk menuju ke tempat sekte pintu Naga Langit yang menjadi tempat perdagangan bebas jalur sutra di seluruh dunia kangouw dan sebagainya, maka Chen Si Lei ingin tahu tentang hal yang berhubungan dengan perdagangan antara Tionggoan dan semua Kerajaan di dunia.
Sekelompok orang di belakang nya mengikuti setiap langkah nya untuk menjadi pengikut setia nya dan ada juga untuk melindungi diri nya serta ada yang menjadi bagian dari hidup nya pribadi, dan Chen Si Lei sama sekali tidak melarang siapa pun yang ingin mengikuti jejak petualangan nya.
__ADS_1
Hari demi hari telah berjalan sesuai dengan berjalannya waktu bagi Chen Si Lei pun tahu bahwa ia tidak bisa terlalu lama berada di luar Istana Kekaisaran Tang agar dia bisa melindungi Keluarga Besar Kekaisaran Tang terutama Kaisar Tang dan Permaisuri Ling serta mereka yang berada di dalam Istana itu.
Namun, apa daya masih banyak sekali tugas yang harus dilakukan oleh Chen Si Lei untuk dunia kangouw dan kesejahteraan masyarakat Tionggoan dan lainnya dan satu lagi yang terpenting adalah menemukan saudara kembar nya satu lagi dan dimana Bibi Wen Li Sa berada sekarang ini ?pikir Chen Si Lei.
"Astaga aku sungguh merindukan Bibi Wen Li Sa",kata Chen Si Lei dalam hatinya di suatu tempat yang tidak jauh dari tempat tujuan.
"Koko Lei Lei ", panggil You You memiringkan wajahnya untuk menatap Chen Si Lei yang melamun.
"Apa? ",
"Aku memanggil mu untuk masuk ke dalam penginapan untuk hindari angin badai gurun pasir ", kata You You terlihat bosan di acuhkan oleh Chen Si Lei.
"Ah ya aku masuk ", kata Chen Si Lei mengikuti selir nya masuk ke dalam kamar penginapan khususnya.
"Apakah kau ingin mandi ?", tanya Putri Nila membantu Chen Si Lei membuka bajunya.
Chen Si Lei masuk ke dalam bak mandi besar yang tersedia di dalam kamar dari penginapan tersebut dan Putri Yu Lan membersihkan rambut panjangnya dan Zhi Wei membersihkan wajahnya agar selalu bersih dan sehat, begitu yang lainnya sibuk merawatnya.
"Koko Lei Lei apakah kamu ingin memakai minyak wangi kiriman dari Ratu Mesir untuk mu?",tanya Song Hui Lan menuangkan botol minyak wangi untuk Chen Si Lei.
"Boleh juga ",jawab Chen Si Lei halus pada Song Hui Lan.
"Koko Lei Lei apakah kamu ingin makan buah anggur hijau dari Ratu Yunani kirim untuk mu?",tanya Putri Chien Ping memperlihatkan mangkuk berisi buah segar.
"Wah boleh ", jawab Chen Si Lei menerima buah anggur hijau di suapi oleh gadis itu.
Chen Si Lei membiarkan mereka melayani makan dan minum serta urusan mandi dan sebagainya mengenai pribadinya tanpa memaksa kehendak mereka yang rela melakukan semua itu untuk nya bahagia dan mereka pun sangat bahagia bisa menyentuh nya tanpa ada rasa takut terhadap hukuman mati karena tidak bisa sembarangan orang bisa menyentuh tubuh Sang Penguasa Masa Depan Tionggoan itu.
Chen Si Lei menjentikkan jari tangan nya dan beruang merah besar keluar dari tempat persembunyian nya dan bermain dengan Chen Si Lei tanpa perlu takut ada orang -orang yang ketakutan terhadap beruang merah raksasa itu karena semua orang akan mengira binatang itu akan memakan manusia dan cara Chen Si Lei bermain pun seperti pemuda itu akan di makan oleh beruang merah besar itu.
"Hanya orang hebat seperti mu yang bisa menaklukkan hewan buas ini",ucap Mo Mo duduk di anak tangga pintu kamarnya.
"Kau belum tidur ?",tanya Chen Si Lei melompat dari beruang merah besar yang bergulat dengan nya.
"Aku belum mengantuk",jawab gadis itu menatap langit malam di gurun pasir.
"Bulan malam ini sangat indah",kata Putri Chien Ping turun dari kamar nya.
"Setiap tempat sama saja tak ada bedanya",kata Putri Xing Erl duduk di papan.
"Semua tergantung suasana hati bila kita bahagia bulan akan indah tapi bila hati kita kosong maka bulan pun sama saja ", kata Shuang Shuang bijaksana.
"Bulan tidak penting dibandingkan jadwal air bulan wanita setiap bulan harus datang supaya tidak cemas",kata You You menatap Chen Si Lei yang menoleh ke arah wanita itu dengan cepat.
"Kau bilang apa barusan ?", tanya Chen Si Lei raut wajah cemas dan khawatir.
"Aku bilang aku belum datang air bulan sejak hari itu oleh mu penyebabnya ",
"Ah sudah tiga bulan sejak hari itu berarti kamu harus menjaga dirimu baik -baik karena ada calon anak ku di dalam rahim mu",kata Chen Si Lei menunduk dan ia menaruh wajah nya di perut You You dengan lembut.
"Sebenarnya aku juga sudah ada,cobalah kau perhatikan bentuk tubuhku",ucap Putri Yu Lan berjalan secara halus di anak tangga pintu masuk penginapan.
Chen Si Lei menghampiri Putri Yu Lan dan memeluk wanita itu dengan hangat dan cinta kasih dan mencium bibir wanita itu.
"Terimakasih Yu Lan ", jawab Chen Si Lei halus merasakan getaran lembut pada perut Selir ini.
"Sudah lima bulan kandungan mu dan aku tahu sekarang Mutiara Dewi sudah melahirkan seorang anak untuk ku di Istana ku",kata Chen Si Lei menghitung hari terakhir dia berjumpa dengan semua selir yang sudah kembali ke rumahnya.
"Bayi Mutiara Dewi jenis kelamin nya apa ?", tanya Putri Nila ingin sekali bisa juga hamil untuk Chen Si Lei.
"Laki-laki ", jawab Chen Si Lei bahagia.
"Ah aku bisa memberikan mu seorang anak laki-laki ", kata Putri Nila terlihat ada rasa cemburu oleh Mutiara Dewi.
"Hei aku tidak mempedulikan bayi ku laki-laki atau perempuan, bagiku semua sama saja ", kata Chen Si Lei pindah ke pelukan Putri Nila yang tersenyum senang kembali.
"Kau sungguh baik tapi Kaisar Tang inginkan jumlah cucu laki-laki lebih banyak daripada cucu perempuan untuk penerus mu dan penerus Beliau",kata Putri Chien Ping mengingatkan Chen Si Lei tentang tugas utama nya itu.
"Ah ya ya aku tahu sekali ", kata Chen Si Lei pindah mencium Putri Chien Ping.
Chen Si Lei berkelebat cepat untuk memberikan ciuman untuk semua selir yang berada di tempat itu secara adil dan bijaksana, tapi berhenti di Putri Xing Erl yang menatap nya untuk bersabar diri sejenak untuk mendapatkan gadis itu harus ada tantangan nya.
"Wah baik akan aku lakukan tantangan itu dari mu",kata Chen Si Lei tersenyum.
"Hahahaha kau serius sekali",kata Putri Xing Erl merengkuh wajah Chen Si Lei dan mencium bibir pemuda sakti itu.
"Aku milik mu juga karena kau sudah menyentuh ku di goa waktu lalu secara tidak langsung aku menjadi milik mu,maka aku harus mengikuti mu ke Ibukota Kekaisaran Tang untuk kau menikahi ku secara sah",kata Putri Xing Erl beritahu Chen Si Lei bahwa gadis sukunya bila terbuka cadar nya maka dia harus ikuti pria itu kemana pun pria itu pergi.
"Aku tidak sengaja karena kau nyaris terjungkal ke lubang maut tak berdasar dan terbukalah cadar muka mu",kata Chen Si Lei membalas ciuman gadis itu.
"Sengaja atau tidak sengaja.Kau harus bertanggung jawab terhadap ku",
"Baik aku pria sejati tidak akan lari dari tanggung jawab",kata Chen Si Lei halus pada Putri itu.
Sekelebat cahaya di tengah mereka telah menyadarkan Chen Si Lei adanya suatu hal yang berbahaya telah menghampirinya dan Chen Si Lei segera memberi kode untuk para selir nya waspada terhadap bahaya yang mengancam mereka dan dia harus menjaga mereka dengan baik.
Wuttttt !!
Blaarrrr !!
Uap cahaya sinar pasir putih menerpa dan sejumlah orang keluar dari dalam pasir putih untuk menyerang mereka secara diam-diam.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang meluncur keluar dari pasir dan tewas dalam serangan maut Chen Si Lei.
"Setan pasir berani sekali mengganggu ku!!",hardik Chen Si Lei marah.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sejumlah orang berpakaian serba hitam tertutup rapat menyerang mereka semua dengan cepat dan sadis.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Ilmu sejumlah orang itu ter hempaskan oleh Chen Si Lei yang mengerahkan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik.
Wushhh !!
Bressssss !!
Raja Iblis Barat sudah menerjang maju para musuh itu ter hempaskan juga oleh kakek sakti itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sejumlah orang pengikut setia Chen Si Lei sudah bergerak cepat untuk membantu Chen Si Lei dan para selir nya terlindungi dengan baik.
"Aku bisa membunuh mereka juga",kata Mo Mo menggerakkan ilmu pukulan sakti nya ke arah musuh.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh gadis sakti itu.
"Wah kau hebat Mo Mo ", puji Chen Si Lei kagum ilmu sakti dari mantan Ratu ini.
"Eh kau merayu ku untuk apa ?", tanya Mo Mo memerah malu.
"Untuk apa saja sesuka ku untuk apa pada mu",jawab Chen Si Lei pintar sekali.
Wushhh !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang dari berbagai penjuru arah tempat itu yang terlempar dan jatuh dalam kondisi mengenaskan oleh Chen Si Lei.
"Chen Li jie jie kau mundurlah dan ber kemas cepat untuk kita pindah ke tempat lain ", perintah Chen Si Lei kepada Chen Li .
"Nona Chen Li ayo ikuti hamba ", kata Si Tangan Sakti sudah cepat untuk bantu mengawal para wanita untuk pergi ke tempat aman dari area pertempuran para pria melawan musuh -musuh licik.
Setelah Si Tangan Sakti membawa pergi para wanita ke tempat aman sesuai perintah Chen Si Lei untuk Si Tangan Sakti bersama Ning Yi serta Si Mata Satu Yu Erl bertugas sebagai pelindung kaum wanita mereka selama di perjalanan yang mereka lakukan untuk membantu Chen Si Lei.
Wushhh! !
Bressssss !!
Chen Si Lei dan kawan-kawan nya mengamuk ganas menghadapi musuh yang sembunyi di dalam pasir maupun di seluruh tempat itu.
Singggggg! !
Cranggg !!
Chen Si Lei berhadapan dengan seorang sakti memakai senjata tongkat panjang mirip tongkat sakti dari legenda kera sakti tetapi Chen Si Lei tidak takut.
Wushhh! !
Trangggggg! !
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Gerakan cepat dari tongkat hebat orang sakti itu sungguh membuat Chen Si Lei rasakan kekaguman yang luar biasa.
Namun Chen Si Lei tidak memberikan kesempatan kepada orang sakti itu untuk bisa mengalahkan dirinya.
Wushhh !!
Cranggg !!
"Aghhhhhh !!", pekik orang sakti itu dengan tongkat terlempar dari tangannya.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
"Aghhhhhh !!", pekik orang sakti yang berjuluk setan pasir putih itu kesakitan.
Wuttttt! !
Crakkkkkk! !
"Aghhhhhh !!", teriak orang sakti itu lagi kali ini kedua kakinya putus oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Breettt !!
"Aghhhhhh !!", teriak kesakitan yang di alami oleh orang sakti yang mulutnya di robek oleh tongkat nya sendiri yang di gunakan oleh Chen Si Lei untuk berikan hukuman siksaan sebelum mati.
"Sekarang kamu matilah !!", hardik Chen Si Lei mengayunkan tongkat besi ke arah kepala orang sakti yang salah gunakan ilmu mukjizat untuk berbuat kejahatan.
Prakkk! !
Orang sakti itu tewas dalam tubuh hancur dan makan rayap buas di dalam pasir putih.
"Kakak beruang merah besar sini ",kata Chen Si Lei melompat ke atas pundak.
__ADS_1
Chen Si Lei melihat semua pengikutnya sudah menyelesaikan tugas secara cepat dan hebat ,lalu mengikuti langkah sepasang sepatu kaki besar dari beruang yang mengantarkan Chen Si Lei ke tempat para selir, Chen Li dan Nian Chi dan Nian Yu serta Bibi Luo Luo istri dari Pendekar Iblis Selatan Chen Ming San berada.