Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Perjalanan Menuju Ke Gunung Mata Dewa Langit.


__ADS_3

Rombongan Chen Si Lei memasuki ke daerah pegunungan yang memiliki hawa mukjizat dua ilmu mukjizat yang berbeda dan gunung ini adalah gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi, tetapi masih ada hawa belerang yang masih tertahan oleh dataran gunung lainnya.


"Gunung Mata Dewa Langit masih berhubungan dengan Gunung Lidah Api ", kata Nenek Xu menerangkan informasi tentang gunung yang mereka kunjungi tersebut di dalam perjalanan.


"Aku dengar di dalam lembah ada batu api abadi yang mirip dengan lambang shio tikus ", kata Xiao Yan Li berjalan di dekat Nenek Xu.


"Iya benar ", jawab Nenek Xu ramah.


"Daun -daun di hutan ini serba warna jingga muda ", kata Erl Hong melihat hutan di pegunungan ini.


"Iya semua adalah racun sakti penghancur tulang ", kata Kakek Luo berjalan di dekat Si Tangan Sakti.


"Apakah di gunung ini tidak ada hewan hidup sama sekali ?", tanya Chen Si Lei di sisi lain Ling Long yang berjalan bersama Ning Yi dan Kasim Chang Sin.


"Seharusnya ada panda mata api",jawab Pu Tui berjalan bersama Tse Tu di kanan Ting Yin.


"Tetapi kenapa tidak ada panda di sekitar gunung kita lewati ini?",tanya Raja Iblis Barat yang berjalan bersama lima orang aneh dari lembah penjahat barat .


"Entahlah ", jawab Nenek Xu yang sepertinya ada rasa terhadap Kakek Raja Iblis Barat itu.


"Mungkin kita bisa bertemu dengan panda mata api di tempat lain",kata Erl Hong yang juga ingin melihat hewan panda .


"Emm ada suara dari arah depan kita",kata sejumlah pendekar kaum bersih Barat satu yang berjalan di depan dan paling belakang dari rombongan Chen Si Lei.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Mereka semua sudah di kurung oleh sejumlah orang berpakaian jingga muda di depan dan belakang mereka.


"Siapa kalian semua telah berani mengganggu perjalanan kami ?!!",hardik Ning Yi mewakili Chen Si Lei.


"Kami adalah penguasa wilayah di gunung Mata Dewa Langit !!",hardik salah satu dari anggota penguasa wilayah gunung itu.


"Bohong !!Mereka semua adalah sekte sesat cabang dari Sekte Matahari Darah yang sudah membuat warga desa di bawah dan atas gunung menderita !!", teriak gadis desa tersebut yang datang dari arah kiri Chen Si Lei.


"Bocah perempuan laknat !!Bunuh dia !!", teriak para musuh serentak maju untuk membunuh gadis desa itu.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang sudah cepat menolong gadis desa itu.


Singggggg !!


Cranggg !!


Seorang dari anggota kaum bersih Barat satu maju menghadapi pasukan musuh di depan jalan.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Sejumlah orang kaum bersih Barat satu bagian belakang sudah cepat membasmi para musuh yang berada di belakang.


Wushhh !!


Bressssss !!


Kakek Raja Iblis Barat menggunakan ilmu mukjizat hebat untuk menghadapi dua puluh lima orang musuh sakti sekaligus.


Wushhh !!


Bressssss !!


Nenek Xu berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti di bagian kiri pasukan keamanan dan keselamatan Chen Si Lei.


Wushhh !!


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Tse Tu dan Ting Yin serta Pu Tui berkelebat cepat membabat habis sejumlah tiga puluh enam orang musuh sakti bagian kanan.


Wuttttt !!


Bressssss !!

__ADS_1


Si Tangan Sakti menerjang maju menghancurkan musuh sakti dari arah lain yang tewas dalam serangan maut dari nya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk ! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Ning Yi serta Xiao Yan Li menerjang hebat dengan ilmu pedang mukjizat mereka masing - masing dan berhasil membunuh dua puluh lima orang sekaligus.


Singggggg !!


Cranggg !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari arah atas yang ingin membunuh gadis desa panda mata api itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Ling Long berkelebat cepat membabat habis kepala musuh dari arah berlawanan dengan cepat di bantu oleh Erl Hong yang sangat hebat juga.


Singggggg !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Setelah musuh sudah habis oleh mereka semua, lalu mereka semua berkumpul di sebuah gubuk kecil tempat berkumpul nya para penduduk desa panda mata api yang mengalami racun nyamuk malaria, maka rombongan dari Chen Si Lei pun di sana untuk memberikan pertolongan kepada warga desa tersebut.


"Aku bisa mengobati penyakit racun nyamuk malaria ", kata Pu Tui yang ahli ilmu pengetahuan pengobatan.


"Pil kina ",kata Nenek Xu kagum dengan kecantikan dan kecerdasan gadis itu.


"Ya sudah sekarang kita buat perkemahan untuk membantu mereka sampai bisa sehat semuanya ", kata Chen Si Lei memutuskan untuk membuat perkemahan di sana.


Ting Yin dan Tse Tu serta sejumlah orang kaum bersih Barat satu segera jalankan perintah Chen Si Lei dengan membuat perkemahan yang cukup besar dan banyak untuk anak -anak dan orang tua serta memisahkan warga yang masih sehat dan belum terjangkit penyakit racun nyamuk malaria.


"Kita harus temukan dalang utama yang menyebar luas racun nyamuk malaria di desa panda mata api yang berada di dalam gunung ini",perintah Chen Si Lei lagi.


"Kami semua bersedia menjalankan perintah Paduka ", sahut para pasukan nya.


Sementara itu Chen Si Lei memberikan roti kering dan air bersih kepada penduduk di daerah ini ,sedangkan para gadis bekerja sama membuat makanan sehat dan minuman bergizi untuk semua orang yang berada di daerah kecil di wilayah barat kaki gunung Mata Dewa Langit.


Kresssekkk !!


Suara gerakan di antara pepohonan lebat membuat Chen Si Lei segera mencari tahu tentang suara tersebut.


Dan. ..


Seekor panda raksasa mata api sedang memandang Chen Si Lei dengan tatapan mata sedih seperti meminta pertolongan kepada Chen Si Lei yang segera datang ke arah panda tersebut.


"Kakak Panda ada apa ?Apakah ada sesuatu yang membuat sedih?",tanya Chen Si Lei kasihan kepada panda itu.


Panda menyentuh jemari Chen Si Lei dan mengajak Chen Si Lei ke sebuah tempat yang ternyata sebuah goa besar dan banyaknya hewan panda mata api di dalam goa itu, tetapi mereka semua sepertinya sedang terluka parah dan memerlukan bantuan dari Chen Si Lei.


"Baik aku akan mengobati keluarga mu dengan baik dan benar ", kata Chen Si Lei.


Maka Chen Si Lei memeriksa seluruh panda mata api yang total nya sekitar tujuh puluh lima panda mata api,lalu dia bersihkan luka bakar di semua hewan manis itu, dan mereka semua ramah kepada Chen Si Lei bahkan ada seekor panda kecil bersikap manja kepada Chen Si Lei.


"Kalian semua makanan nya apa ?",tanya Chen Si Lei memeluk panda kecil yang di beri nama Bao Bao dan panda besar di beri nama Wei Wei oleh Chen Si Lei.


"Emm daun bambu makanan pokok kalian ", jawab Chen Si Lei melihat Bao Bao .


Beberapa hari kemudian Chen Si Lei berhasil menyembuhkan tujuh puluh lima ekor panda mata api, dan satu hari panda Bao Bao menggandeng tangan Chen Si Lei untuk di memanjat sebuah pohon untuk melompati air terjun untuk ambil dua buah kitab usang yang berada di dalam goa yang tertutup air terjun.


"Baik Bao Bao",kata Chen Si Lei lembut kepada panda kecil itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Wuttttt !!


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei bisa masuk ke dalam goa dan melihat serta membaca dua buku yang ternyata dua ilmu silat pusaka hebat milik orang sakti yang berjuluk Dewa Mata Langit.


"Wah ilmu silat panda mata api ternyata buku satu lagi ", kata Chen Si Lei .


Maka Chen Si Lei pun mempelajari dua ilmu silat sakti dari dua buku tersebut dan sesuai petunjuk dari panda Wei Wei yang mengajarkan Chen Si Lei berlatih di goa itu sampai benar-benar menguasai kedua buku ilmu silat sakti tersebut dan usai menguasai dengan benar.


"Apa aku harus musnahkan dua buku ini ?", tanya Chen Si Lei kepada panda mata api Wei Wei.


"Baiklah terima kasih atas petunjuk mu Kakak panda Wei Wei dan adik Bao Bao ",kata Chen Si Lei memeluk kedua hewan lucu dan manis itu.

__ADS_1


Dan kedua ekor panda mata api itu mengikuti Chen Si Lei kembali ke gubuk para penduduk desa panda mata api yang semuanya sudah sembuh dan sehat serta sedang menunggu Chen Si Lei untuk mengajak mereka ke pemukiman mereka di bagian utara gunung tersebut.


"Paduka hamba sudah tahu penyebabnya adalah orang Sekte Sesat Matahari Darah ",lapor Si Tangan Sakti sudah kembali dari menjalankan tugasnya.


"Dimana markas cabang sekte sesat itu berada ?", tanya Chen Si Lei kepada para penduduk desa yang berjalan bersama rombongan nya.


"Di arah sana dekat lembah bunga api",jawab gadis desa bernama Fei Yang.


"Tunjukkan tempat itu kepada ku",kata Chen Si Lei menatap tajam gadis itu.


"Paduka biar hamba yang akan ke sana dan hamba akan bawa kepala pimpinan mereka kepada Paduka ", kata Ting Yin bersujud hormat kepada Chen Si Lei di tengah jalan menuju desa utara panda mata api.


"Baiklah Ting Yin aku izinkan kau lakukan tugas ini dan selesaikanlah dengan baik dan benar ", kata Chen Si Lei mengizinkan pemuda itu yang segera pergi ke tempat markas cabang sekte sesat Matahari Darah.


Saat mereka semua hampir tiba di lokasi pemukiman desa utara panda mata api di sana ada beberapa orang sedang bertarung melawan dua orang murid Sekte Kun Lun Pai yang sepertinya sedang kewalahan menghadapi beberapa orang dari musuh mereka berdua.


"Cepat bantu mereka berdua ", perintah Chen Si Lei kepada para pengikut nya.


"Siap Paduka ", sahut para kaum bersih Barat satu berkelebat cepat.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Serangan maut secara tiba-tiba dari sejumlah pendekar kaum bersih Barat satu di tengah pertempuran yang tidak seimbang telah mengejutkan semua musuh dari dua murid Sekte Kun Lun Pai yang segera mendapatkan pertolongan dari pihak Chen Si Lei lainnya.


"Kalian berdua ada apa masalah apa dengan mereka semua ?", tanya Chen Si Lei ingin tahu saat dua orang murid Sekte Kun Lun Pai sedang di rawat oleh Pu Tui.


"Mereka semua adalah sekte sesat Iblis Kelabang Racun yang sudah mencuri dua buah Pusaka perguruan kami dan mengacaukan Sekte cabang kami yang berada di dekat sini",jawab pria murid cabang sekte Kun Lun Pai .


"Kalian semua siapa ?", tanya gadis murid cabang sekte Kun Lun Pai .


"Kami semua adalah pengikut setia Pendekar Rajawali Emas Sakti ",jawab Ning Yi menunjuk Chen Si Lei dengan sopan.


"Ahh Anda ??Pendekar Rajawali Emas Sakti yang terkenal itu ??Juga Pangeran Si Lei yang sangat terhormat di Kekaisaran Tang ??", tanya kedua orang itu terkejut.


"Benar sekali ,beliau ini adalah Pendekar Rajawali Emas Sakti atau Pangeran Si Lei kita di Tionggoan ", jawab Kasim Chang Sin menjura hormat kepada Chen Si Lei dengan bangga.


"Hormat kami kepada Pendekar Rajawali Emas Sakti ", kata kedua orang muda murid Sekte Kun Lun Pai bersujud hormat kepada Chen Si Lei.


"Bangunlah ", kata Chen Si Lei ramah pada kedua orang muda itu.


Mereka semua melihat pertempuran sengit antara Sekte sesat cabang dari Sekte Iblis Kelabang Racun dan sejumlah pendekar kaum bersih Barat satu yang masih belum Ada yang menang sehingga Chen Si Lei memerintahkan Kakek Raja Iblis Barat.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat Raja Iblis Barat sekali terjang.


Lalu mereka melanjutkan perjalanan ke pemukiman penduduk desa utara panda mata api dengan di ikuti oleh dua orang murid Sekte Kun Lun Pai yang di minta oleh Chen Si Lei untuk mendiskusikan masalah mereka di desa tersebut bersama mereka yang akan memberikan bantuan kepada kedua orang murid Sekte Kun Lun Pai.


Pada hari berikutnya rombongan Chen Si Lei pun tiba di lokasi pemukiman desa utara panda mata api, di mana mereka semua di sambut baik oleh Kepala Suku desa tersebut yang segera mengadakan pesta penyambutan meriah seperti seni tari dan musik serta aneka macam makanan dan minuman khas desa itu.


"Wah bagus sekali tarian mereka ", kata Ling Long, Erl Hong dan Xiao Yan Li ramai di bangku panjang bersama.


"Benar sekali indah bukan main ", puji semua orang pengikut setia Chen Si Lei.


"Aku juga ingin menunjukkan sebuah pertunjukan bagus untuk kalian semua di desa kami ", kata Fei Yang ramah.


Gadis itu memperlihatkan sebuah tarian tradisional desa nya dengan indah sekali di iringi alunan musik tradisional khas desa dengan di temani sejumlah orang dari teman -temannya yang mengelilingi gadis itu yang membuat semua orang kagum dengan kecantikan dan keindahan tarian gadis itu.


"Paduka izinkan hamba menari bersama hamba ", kata gadis itu bersujud hormat kepada Chen Si Lei untuk mengajak pemuda itu menari bersama nya.


"Ah aku tidak bisa menari ", kata Chen Si Lei malu.


"Coba saja, Anda pasti bisa menari bersama hamba",kata Fei Yang meminta Chen Si Lei menari bersamanya.


"Baiklah aku akan coba menari bersama mu",kata Chen Si Lei berjalan menuju ke arah gadis yang sudah meraih tangannya.


Fei Yang mengajari Chen Si Lei menari di tengah api unggun yang membuat hati semua orang bersuka cita, karena Chen Si Lei sungguh lucu dan kaku sekali saat menari sehingga semua orang tertawa terbahak melihat tingkah laku Chen Si Lei dan Fei Yang sangat menarik.


Tapi tiba-tiba api unggun padam dan sejumlah orang berkelebat cepat datang ke arah mereka semua yang berada di dalam pemukiman desa utara panda mata api sehingga para pasukan Chen Si Lei turun tangan dan bertarung dengan sengit melawan pasukan musuh dari berbagai penjuru desa tersebut.

__ADS_1


__ADS_2