Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Kecil Danau Bunga Putih.


__ADS_3

Suasana di dalam kota kecil ini terlihat menyedihkan karena sebagian besar dari para penduduk setempat adalah mereka semua makan batu untuk mengisi perut mereka yang kelaparan sehingga Chen Si Lei merasa sedih sekali dan bertekad untuk memberikan pertolongan kepada warga kota kecil tersebut.


"Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti siapkan berbagai macam kebutuhan yang di perlukan oleh para penduduk kota kecil danau bunga putih ini ,seperti pangan, papan dan kebutuhan lainnya ", perintah Chen Si Lei kepada para pengikut setia nya.


"Siap Paduka ", sahut para pengikut setia Chen Si Lei serentak.


"Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti siapkan keperluan Obat - obatan serta bahan pakaian dan ambil uang semua harta yang kita dapatkan dari cabang sekte sesat Kelabang Racun kemarin dan bagikan kepada semua orang di kota kecil danau bunga putih ", perintah Chen Si Lei kepada para pengikut setia nya.


"Siap Paduka ", sahut para pengikut setia Chen Si Lei serentak.


"Untuk kalian berdua berikan surat ku kepada dua Sekte bersih yang berada di dalam kota kecil danau bunga putih dan temui aku di kediaman pejabat Teng untuk membantu masalah apa yang telah terjadi pada pejabat itu",perintah Chen Si Lei kepada Wu Qu dan Wu Min.


"Baik Paduka ", sahut kedua orang murid Sekte Kun Lun Pai itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei telah berada di dalam rumah pribadi pejabat Teng, dan di rumah itulah adanya beberapa orang yang berpakaian serba jingga muda sedang berjalan di rumah itu dengan santai dan bersenang - senang bersama di atas penderitaan para penduduk kota kecil danau bunga putih yang berada di luar rumah mewah itu.


"Kurang ajar mereka semua seenaknya saja bersenang - senang bersama di atas penderitaan rakyat kecil",kata Chen Si Lei marah.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak beberapa orang yang berpakaian serba jingga muda tewas sebanyak dua puluh delapan orang yang berada di dalam ruangan khusus ini.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak sebagian orang yang tersisa di dalam ruangan pesta kecil di kantor pusat pejabat Teng tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang ke arah kepala sekitar tiga puluh orang yang berada di ruangan kedua yang sedang bermain mahyong .


Wuttttt !!


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat memenggal tiga puluh kepala orang yang berada di ruangan itu.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Brusss!!


Sejumlah barang di ruangan itu hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei berkelebat cepat ke ruangan ketiga yang merupakan tempat mandi istimewa bagi para pejabat korup yang sedang asyik bersama para selir mereka.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak semua orang yang berada di dalam ruangan nomor tiga yang semuanya itu tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei memasuki ruangan nomor empat dan di sana ada beberapa orang yang sedang minum -minum dan makan -makan enak.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak semua orang di dalam ruangan nomor empat telah tewas di bunuh oleh Chen Si Lei.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei berkelebat cepat ke arah ruangan nomor lima dan di tempat itu ada satu orang sakti sedang bermesraan dengan seorang wanita cantik .


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh! ! Siapa kau ?!!", teriak orang sakti itu terlempar dari tempat tidur dan kaget sekali.


"Tuan bunuh dia ..Aghhhhh !!", teriak wanita itu tewas oleh orang sakti itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Paduka !!Mereka semua di tawan oleh para ahli silat sesat Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau !!", teriak Si Tangan Sakti keluar dari ruangan nomor enam .


Dan terlihatlah Si Tangan Sakti sudah membawa sejumlah orang yang semuanya adalah anggota keluarga dan para pejabat teras daerah kota kecil danau bunga putih dan juga ada pejabat Teng dalam keadaan tidak sehat karena usai di siksa oleh para ahli kaum sesat Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau.


Chen Si Lei memandang tajam sekitar tiga puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau yang sudah mengeluarkan sejumlah senjata tajam hawa mukjizat racun yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia di seluruh kota kecil danau bunga putih ini.


"Lancang sekali kalian semua berani mengganggu rakyat ku dan wilayah ku !!Aku habisi kalian semua !!", hardik Chen Si Lei murka.


"Si Tangan Sakti cepat bawa mereka semua keluar dari ruangan ini!!",Chen Si Lei memerintahkan Si Tangan Sakti.


"Siap Paduka !!", jawab Si Tangan Sakti patuh.


"Paduka tolong selamatkan anak hamba di dalam kamar nomor sembilan bagian timur ", kata Pejabat Teng sebelum di bawa keluar dari ruangan itu oleh Si Tangan Sakti.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Bruakkk !!


"Serbuuuuu!!",teriak sejumlah orang dari berbagai penjuru rumah itu yang bawa berbagai macam senjata tajam dari Sekte Bersih Pengemis Bunga Teratai Merah dan Kun Lun Pai yang segera bertarung dengan sengit melawan musuh mereka yang semuanya Sekte Tujuh Iblis Burung Kenari hijau.


Wuttttt! !


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Pertempuran yang sangat besar dan hebat terjadi di dalam rumah mewah milik Pejabat Teng antara kaum bersih melawan kaum sesat yang berada di dalam kota kecil danau bunga putih ini.


Sedangkan Chen Si Lei bertarung melawan tiga puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau di ruangan lain di bagian timur.


Wuttttt !!


Cranggg !!


Chen Si Lei mengadu pedang sakti mukjizat milik nya dengan sejumlah senjata tajam dan ganas milik tiga puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau itu.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Cranggg !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat hebat yaitu ilmu pedang panda mata api yang luar biasa hebat sehingga tiga puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau terkejut sekali.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat berhasil membunuh seorang musuh dari tiga puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau dengan ilmu pedang pusaka panda mata api yang di sertai ilmu mukjizat piramida sakti bersamaan.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Dua orang sakti lagi telah di babat hancur oleh ilmu pedang rajawali emas sakti di sertai ilmu mukjizat Delapan Iblis dan Ilmu Ular Ling Sakti.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh!!",pekik kematian sekitar dua puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau oleh Chen Si Lei.


Wushhh !!


Bressssss !!

__ADS_1


"Aghhhhhh !!", teriak sepuluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei gunakan ilmu mukjizat piramida sakti.


Wuttttt !!


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat membabat habis satu orang sakti lain dari arah timur ujung rumah itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei


Chen Si Lei memasuki ke dalam kamar tidur bagian timur sekali dan seorang anak kecil tergeletak di atas tempat tidur dalam keadaan sakit keras.


"Kau akan baik-baik saja ",kata Chen Si Lei membungkus anak kecil itu memakai sehelai selimut dan menggendong nya erat.


Tapi saat ingin keluar dari kamar itu ada dua orang sakti berwajah sadis memakai topi caping membawa tombak panjang mendatangi Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan pedang menangkis serangan senjata tajam dua orang sakti itu sambil melindungi anak kecil yang sedang sakit keras ini.


Wushhh !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei melompat cepat membawa anak kecil yang sakit keras sambil dengan cepat menggunakan pedang menghujani sinar maut kepada dua orang sakti.


Wuttttt!!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan pedang membabat habis kepala musuh secara luar biasa cepat .


Wuttttt !!


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menyambar cepat menggerakkan pedang melawan satu orang sakti sambil tetap melindungi anak kecil yang sedang sakit keras dan dengan gerakan menerjang hebat membabat pinggang musuh itu.


Werrrrrrr !!


Bressssss !!


Chen Si Lei menggerakkan kedua telapak tangan menggunakan ilmu mukjizat hebat untuk menghadapi serangan maut dari sejumlah senjata rahasia milik satu orang musuh sakti.


Brrrrrrrrrrrrr !!


"Paduka hamba datang untuk membantu Anda",kata Raja Iblis Barat sudah maju gantikan Chen Si Lei untuk menghadapi lawan itu.


"Terimakasih ", jawab Chen Si Lei senang sekali.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak orang sakti itu hancur oleh ilmu mukjizat Raja Iblis Barat .


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei menggendong anak kecil yang sedang sakit keras keluar dari rumah itu dan berjumpa dengan Ling Long.


"Ling Long cepat kau bawa anak ini ke tempat Pu Tui", kata Chen Si Lei serahkan anak kecil yang sedang sakit keras itu kepada Ling Long.


"Iya Paduka ", sahut gadis itu sigap berkelebat cepat lenyap.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei segera kembali ke dalam rumah pejabat Teng untuk membantu para kaum bersih yang sedang bertarung secara hebat melawan sejumlah orang kaum sesat dari Sekte Sesat Tujuh Iblis Burung Kenari hijau.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang terbakar racun merah dari Chen Si Lei yang sekali loncat dari gedung kantor pusat pejabat Teng untuk membantu para kaum bersih tersebut.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti terimakasih atas bantuan mu ", jawab sejumlah orang dari Sekte Pengemis Bunga Teratai Merah.


"Kalian semua hadapi musuh yang di sana, biar aku hadapi mereka di sini",Chen Si Lei berkata untuk para kaum bersih Sekte Pengemis Bunga Teratai Merah.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau sungguh suka ikut campur tangan masalah orang lain di mana -mana. Apakah kau tidak takut mati oleh para Ketua Kami di Markas Besar pusat kami ?!!",hardik salah seorang dari anggota Sekte Sesat itu.


"Wah aku sama sekali tidak pernah takut pada para ketua kalian ,aku justru ingin sekali berjumpa dengan para pemimpin dan ketua kalian secara langsung dan terbuka!!",hardik Chen Si Lei berkilat marah.


"Kalau begitu kau rasakan serangan kami untuk kau tobat dari kesombongan mu !!",hardik salah seorang dari anggota Sekte Sesat Tujuh Iblis Burung Kenari hijau.


Wuttttt !!


Syuutttttttt !!


Singggg !!


Cranggg !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam beberapa orang musuh sakti yang di depan nya yang sudah menggunakan senjata tajam yang berbeda tetapi tetap berhasil di halau oleh Chen Si Lei dengan cerdas.


Wuttttt !!


Syuutttttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei memiringkan tubuh sedikit dan membabat habis musuh itu dengan satu kali tebas.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei melompat cepat berbalikan tubuh dan menerjang hebat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti nya dan memenggal kepala salah seorang dari lima puluh orang sakti itu.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


"Kurang ajar kau !!!", teriak sisa dari pihak musuh yang melihat sejumlah orang teman mereka tewas dalam sekejap mata.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei tanpa senyum meluncur cepat membabat habis sejumlah orang dari dua puluh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau dalam satu serangan.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei menuju ke tempat sejumlah orang Sekte Kun Lun Pai yang sedang di hadapi oleh tujuh orang sakti lain dari kaum sesat Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau dan Sekte Kadal Hitam.


"Wu Qu kau tidak apa-apa ?", tanya Chen Si Lei cepat dan cemas melihat Wu Qu telah terluka parah seluruh tubuhnya.


"Aku minta tolong untuk Paduka selamatkan Wu Min serta sisa dari Sekte Kun Lun Pai kami dan ambil pusaka kami dari Kerajaan Yao ..Agh ", jawab Wu Qu dan pesan terakhir sebelum pria muda itu tewas dalam keadaan mengerikan.


"Wu Qu!!",teriak Chen Si Lei sedih.


Chen Si Lei berbalik ke arah orang -orang Sekte Kun Lun Pai yang sudah payah di desak oleh para ahli kaum sesat Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau ,dan salah satu dari teman Wu Qu sudah tewas juga.


"Dimana Wu Min ?", tanya Chen Si Lei menyambar cepat salah satu dari teman Wu Qu lain yang sekarat.


"Di di sana. Agh ", jawab teman Wu Qu menunjuk ke arah ruangan lain lalu tewas juga.


"Mundur kalian semua. Biar aku hadapi mereka semua !!", perintah Chen Si Lei.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti. ..",jawab mereka semua terlihat lemah dan kritis.


Brrrrrrrrrrrrr! !


"Paduka hamba sudah habiskan semua orang musuh sakti di bagian utara dalam rumah pribadi pejabat Teng ",lapor Raja Iblis Barat sudah berada di ruang ini.


"Kau habiskan mereka juga. Aku akan cari Wu Min di ruangan itu ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat.


"Siap Paduka !!", jawab Raja Iblis Barat segera menghadapi tujuh orang musuh sakti Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau dan Sekte Kadal Hitam.


Werrrrrrr !!


Serangan maut dari tujuh orang sakti Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau dan tujuh orang Sekte Sesat Kadal Hitam menerjang Raja Iblis Barat dengan hebat.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Sementara itu Chen Si Lei meneruskan langkah untuk masuk ke dalam ruang lain yang merupakan penjara dan di sana ada beberapa orang murid Sekte Kun Lun Pai terjebak dalam sebuah kotak jeruji yang terdapat berbagai macam senjata rahasia milik musuh.

__ADS_1


Dan Wu Min terkurung dalam kotak lain yang di bawah ada lubang berisi seribu mata pedang tajam yang mengancam jiwa gadis itu.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti tolong kami!!",teriak para murid Sekte Kun Lun Pai yang berada di dalam penjara maut itu.


"Kalian mundurlah sedikit dari pintu jeruji ini ", kata Chen Si Lei sopan.


Semua murid Sekte Kun Lun Pai mengikuti perintah Chen Si Lei dengan mundur dari pintu jeruji dan menunggu Chen Si Lei membebaskan mereka semua dengan cepat dan tepat.


Wuttttt !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik untuk dapat menghancurkan pintu jeruji itu.


Bressss !!


Bruakkk !!


Pintu jeruji sudah hancur dan sejumlah murid Sekte Kun Lun Pai merasa senang sekali.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Chen Si Lei menghancurkan sejumlah senjata rahasia milik musuh yang bergerak secara otomatis untuk membunuh mereka semua.


"Semuanya keluar dari rumah ini dan berkumpul di rumah nomor tiga bambu. Aku akan selamatkan Nona Wu Min serta membawanya kepada kalian di sana",kata Chen Si Lei cepat kepada para murid Sekte Kun Lun Pai cabang dari kota danau bunga putih.


"Iya Pendekar Rajawali Emas Sakti ", jawab mereka semua berkelebat cepat dan lenyap dari tempat mengerikan itu.


Wuttttt! !


Crakkkkkk !!


Wushhh !!


Chen Si Lei Berkelebat cepat membabat jeruji besi yang mengurung Nona Wu Min dan menyambar cepat gadis itu dan berhasil menyelamatkan nyawa gadis murid utama dari Sekte Kun Lun Pai cabang dari kota kecil danau bunga putih.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei kembali menuju Raja Iblis Barat yang mengamuk ganas menghadapi tujuh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau dan tujuh orang Sekte Sesat Kadal Hitam.


Werrrrrrr !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak tujuh orang sakti sesat Tujuh Burung Kenari Hijau terpisah secara hebat oleh Chen Si Lei yang sudah menghadapi mereka semua dan bantu Kakek Raja Iblis Barat hadapi tujuh musuh dari Sekte Sesat Kadal Hitam.


Wuttttt !!


Bressssss! !


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti di sertai ilmu mukjizat piramida sakti membabat habis kepala musuh dari tujuh orang Sekte Sesat Tujuh Iblis Burung Kenari hijau .


Wushhh !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Bressssss !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk ! !


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei sehingga para musuh terlempar jatuh ke lantai dan di penggal semuanya secara cepat oleh Chen Si Lei.


Wushhh !!


Bressssss !!


" Aghhhhhh !!", teriak tujuh orang sakti sesat Sekte Kadal Hitam terjengkang ke belakang oleh terjangan pukulan bunga persik milik Chen Si Lei yang sudah cepat menolong Raja Iblis Barat yang sudah terluka cukup parah pada punggungnya.


"Hyatttttttttttttt !!", hardik Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Seluruh musuh yang berada di dalam rumah pejabat Teng sudah habis oleh Chen Si Lei.


"Ayo kita pergi dari sini ", kata Chen Si Lei menyambar tangan Raja Iblis Barat dan Nona Wu Min dari lantai sudut ruangan itu.


"Dua buah Pusaka kami di curi oleh Pangeran nomor tujuh dari Kerajaan Yao dan banyak sekali saudara seperguruan ku yang tewas oleh para musuh",kata Nona Wu Min menangis sedih di sepanjang jalan ke rumah nomor tiga bambu.


Ketika mereka bertiga berjalan ke arah rumah nomor tiga bambu, mereka melihat beberapa orang dari Sekte Pengemis Bunga Teratai Merah sudah menunggu di tengah jalan dalam keadaan yang sama seperti keadaan Nona Wu Min ,yaitu ada beberapa orang saudara seperguruan mereka tewas dalam serangan maut dari musuh sakti tadi.


"Sudahlah jangan bersedih lagi. Ayo kita lanjutkan hidup kita untuk lebih baik lagi dan terus berjuang untuk kemanusiaan dan kebenaran ", kata Chen Si Lei lembut untuk menghibur mereka semua.


Mereka semua mengikuti langkah Chen Si Lei ke rumah nomor tiga bambu dan di sana ada banyak sekali para penduduk kota kecil danau bunga putih yang sudah di berikan bahan makanan ,pakaian dan obat -obatan serta sudah ada lapangan pekerjaan yang layak untuk membantu kehidupan mereka yang akan datang.


"Lapor Paduka kami sudah menyelesaikan tugas dengan baik yaitu membangun sebuah komunitas untuk menggarap sawah dan perkebunan, peternakan dan juga pengairan yang sangat bagus untuk membantu kehidupan di dalam dan di luar kota kecil danau bunga putih terjamin",lapor Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti.


"Lapor Paduka kami juga sudah menyediakan sejumlah bahan pangan, papan dan kebutuhan lainnya untuk para penduduk kota kecil danau bunga putih",lapor Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti.


"Bagus sekali! ! Terima kasih banyak atas bantuan kalian semua",kata Chen Si Lei tersenyum ramah pada semua orang -orang nya.


Lalu Chen Si Lei menemui semua keluarga besar pejabat Teng dan para pejabat lain untuk memberikan peringatan keras untuk mereka lebih perhatian dan peduli kepada masyarakat kota kecil danau bunga putih dengan bekerja sebagai tokoh masyarakat yang baik dan benar.


"Satu lagi aku akan memberikan hukuman mati bagi semua orang yang bertindak sewenang -wenang terhadap rakyat kecil",kata Chen Si Lei nada tegas dan keras.


"Baik Pangeran Si Lei kami semua akan patuhi perintah Anda dengan baik dan benar ", jawab pejabat Teng dan semua pejabat lainnya.


Setelah itu Chen Si Lei menemui orang -orang Sekte Kun Lun Pai dan orang -orang Sekte Pengemis Bunga Teratai Merah di sisi lain rumah nomor tiga bambu yang sudah di sembuhkan oleh Nenek Xu dan Pu Tui serta para Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti lain nya.


"Bagaimana kondisi kalian semua sekarang ?", tanya Chen Si Lei ramah.


"Kami semua sudah lebih baik dari hari kemarin, terima kasih atas bantuan Anda Pendekar Rajawali Emas Sakti ", jawab wakil Ketua Cabang dari Sekte Kun Lun Pai.


"Kami dari Sekte Pengemis Bunga Teratai Merah cabang kota kecil danau bunga putih pun sudah sehat dan terima kasih atas bantuan Anda Pendekar Rajawali Emas Sakti ", jawab wakil Ketua cabang sekte Pengemis Bunga Teratai Merah.


"Baik aku sangat bahagia sekali melihat dan mendengar bahwa kalian semua para teman -teman ku sudah sehat kembali",kata Chen Si Lei ramah.


"Bagaimana dengan kesehatan mu Nona Wu Min?",tanya Chen Si Lei berjalan ke arah Nona itu.


"Saya juga sudah lebih baik dari kemarin dan saya mau minta tolong kepadamu untuk izinkan saya bergabung dengan rombongan Paduka untuk mengambil dua buah Pusaka perguruan kami dari musuh kami di Kerajaan Yao",jawab gadis itu bersujud kepada Chen Si Lei.


"Baiklah aku izinkan karena kebetulan juga arah perjalanan ku selanjutnya adalah ke sana setelah keluar dari lembah kecil",kata Chen Si Lei tersenyum lembut.


"Terimakasih banyak Paduka ", sahut gadis itu senang sekali.


Dari ruangan itu, Chen Si Lei menuju ke tempat lain untuk menjenguk Kakek Raja Iblis Barat yang terluka pada punggungnya oleh para ahli kaum sesat Sekte Tujuh Burung Kenari Hijau saat bertarung di dalam rumah pribadi pejabat Teng, dan kini kondisi Kakek itu cukup memprihatinkan.


"Kong Kong bagaimana keadaan mu?",tanya Chen Si Lei duduk di samping kakek itu.


"Paduka kondisi hamba sudah lebih baik tapi karena hamba sudah tua, hamba perlu lebih banyak tidur daripada anak muda seperti Anda",jawab Kakek Raja Iblis Barat merasa senang sekali di perhatikan oleh Chen Si Lei.


"Kong Kong kau benar, jadi aku minta kau istirahatlah dengan baik, aku akan jaga dirimu selama Kong Kong memerlukan waktu untuk memulihkan kondisi agar bisa segera sehat kembali seperti sediakala",kata Chen Si Lei lembut .


Raja Iblis Barat terharu dengan kebaikan dan ketulusan hati Chen Si Lei yang baik hati itu dan kakek itu berjanji untuk setia sampai maut memisahkan, yaitu bahwa Kakek itu seumur hidup akan selalu menjaga Chen Si Lei dari segala apa pun dan dari siapa pun yang mau menyakiti dan mencelakakan pemuda itu.


Maka pada hari berikutnya Kakek Raja Iblis Barat pun sehat kembali dan begitu juga dengan semua orang dari dua Sekte bersih di dalam kota kecil danau bunga putih pun sudah sehat semua, dan rombongan Chen Si Lei pun segera berkumpul di depan pintu lain dari kota kecil danau bunga putih itu.


"Baiklah kita berpisah di sini saja dan semoga kita bisa bertemu kembali dalam keadaan yang lebih baik lagi ", kata Chen Si Lei sopan dan ramah kepada semua orang di kota kecil danau bunga putih.


"Terimakasih banyak Pendekar Rajawali Emas Sakti dan semoga sukses selalu untuk mu ",kata semua orang di kota kecil danau bunga putih mengantar Chen Si Lei dan rombongan nya dengan tatapan mata kasih sayang terhadap Chen Si Lei dan kawan-kawan nya .


Usai melewati anak sungai Mata Dewa Langit, mereka semua sudah akan sampai di sebuah kota besar di kawasan lembah kecil yang bernama' Kota Besar Pintu Naga Langit Barat '.


"Kita bisa beristirahat sejenak sebelum kita lanjutkan perjalanan kita ke kota lain di dekat rumah makan pinggir jalan di pintu masuk Kota Besar Pintu Naga Langit Barat ", kata Chen Si Lei berjalan terus sambil minum air putih di kantong air.


"Di sana kawasan milik Tuan Marquis De",kata Er Lin berjalan di dekat Chen Si Lei.


"Hmm baiklah aku juga ingin melihat Tuan Marquis De dan aku juga ingin tahu ada bisnis menarik apa yang dimiliki oleh Tuan Marquis De itu",kata Chen Si Lei tertarik sekali dengan salah satu dari kerabat Kaisar Tang itu.


"Dia memiliki ibu kandung seorang putri dari Kekaisaran Tang terdahulu,empat orang isteri serta dua belas selir, sepuluh orang putra dan dua orang putri yang sangat terkenal di kota mereka karena mereka pandai sekali dalam seni sulam dan lain nya ", kata Nenek Xu berjalan bersama yang lainnya.


"Ya sudah kita beristirahat di rumah Tuan Marquis De saja",kata Chen Si Lei beri surat tanda izin masuk ke para penjaga pintu masuk ke Kota Besar Pintu Naga Langit Barat itu.


"Hormat pada Pangeran Si Lei ", kata salah seorang pria muda bangsawan yang terlihat dari pakaiannya.


"Eh kau siapakah ?", tanya Chen Si Lei berwibawa.


"Aku putra nomor lima dari Tuan Marquis De dan namaku Wu Erl ",jawab pria itu.


"Hmm ",


"Apakah Anda ingin beristirahat di kediaman ku untuk beberapa hari ini di dalam Kota Besar Pintu Naga Langit Barat kita ini ?", tanya Wu Erl sopan dan hormat.


"Boleh juga ", jawab Chen Si Lei tanpa malu -malu lagi melangkah ke dalam Kota itu dengan ceria.


"Silakan Paduka. ..",kata Wu Erl tergopoh -gopoh mengikuti langkah Chen Si Lei.


Semua para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti dan Laskar Bunga Rajawali Emas Sakti serta Nona Wu Min mengikuti mereka dengan langkah yang tegak dan terhormat untuk menjaga wibawa Sang Pendekar Rajawali Emas Sakti yang juga Pangeran Si Lei mereka.

__ADS_1


__ADS_2