Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Tepi Danau Gunung Wu.


__ADS_3

Chen Si Lei memacu kudanya tiada pernah terhenti sampai ia tiba di lokasi yang ingin ia datangi sebagai perjalanannya kembali ke dunia persilatan Tionggoan untuk membantu masyarakat memiliki kehidupan yang lebih baik lagi dan ia juga harus memusnahkan Sekte Sesat Naga Hitam sampai ke akar -akarnya.


Di tepi danau gunung Wu, Chen Si Lei duduk di atas rumput memandangi awan di atas langit sambil merenung tentang hal yang terjadi di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung yang membuatnya cemas dan takut dengan kehadiran Tang Mung Fan d kehidupannya lagi.


" Aku harus mencari tahu cara untuk mengatasi masalah Tang Mung Fan agar ia tidak pernah bisa mengganggu kehidupan ku ", kata Chen Si Lei melemparkan batu kerikil ke danau gunung Wu.


Pluk !!


" Aduhhh! ! Sakit !!", teriak seseorang yang berada di dalam danau gunung Wu .


Chen Si Lei kaget sekali karena ia melihat seekor ular putih kecil mengeluh sakit karena lemparan batu kerikil dari Chen Si Lei tadi.


" Eh Maafkan aku tidak sengaja telah menyakiti mu ",kata Chen Si Lei cepat.


Ular putih itu berubah menjadi seorang gadis muda amat cantik jelita sekali yang berjalan keluar dari danau gunung Wu ,lalu duduk di samping Chen Si Lei yang segera mundur menjauh dari Siluman Ular Putih itu yang menoleh kepada Chen Si Lei dengan heran.


" Kenapa kau termenung seorang diri dan kenapa kau melemparkan batu kerikil kepada ku?",tanya Siluman Ular Putih suaranya halus kepada Chen Si Lei.


" Karena aku tidak tahu bahwa kau berada di dasar danau ini",jawab Chen Si Lei dengan nada minta maaf.


" Kalau aku tidak ada di dasar danau gunung Wu .Apakah kau tidak melemparkan batu kepada danau untuk menghilangkan rasa jenuh mu?",tukas Siluman Ular Putih membalas ucapan Chen Si Lei.


" Eh tentu saja, tidak. .Ah sudahlah pokoknya aku sudah minta maaf kepada mu ",kata Chen Si Lei sudah berada di atas punggung kuda emasnya sendiri.


" Ei kau manusia tapi bisa bicara kepada ular seperti ku ?Apakah kau siluman juga ?", tanya Siluman Ular Putih menatapnya heran.


" Aku manusia, aku bukan Siluman seperti mu. Ei namamu siapa ?", tanya Chen Si Lei memberikan telur puyuh mentah kepada Siluman Ular Putih yang menolaknya dan minta kue kering rasa kacang tanah darinya.


" Aku bukan Siluman Ular Putih biasa yang makan makanan mentah manusia. Aku ini Dewi Ular Putih tahukah kau ?Aku ini Pai Su Su milik Dewi Kuan Im ", jawab Pai Su Su meminta makan yang banyak dari Chen Si Lei.


" Akh kau ular putih peliharaan Dewi Kuan Im yang di perintahkan untuk kau bisa menemani ku ,kan ?",tanya Chen Si Lei memberikan ayam panggang kepada Pai Su Su.


" Ya kau benar sekali. Aku akan menjadi dayang mu dan juga pengawal pribadi mu ",jawab Pai Su Su memilih untuk makan buah daripada ayam panggang yang di tawarkan oleh Chen Si Lei untuknya.

__ADS_1


" Oh baguslah.Aku senang sekali bisa mempunyai dayang dan pengawal pribadi seperti mu ",kata Chen Si Lei menikmati ayam panggang sendirian saja.


" Karena kau sudah memiliki logam shio ular,maka aku bisa muncul di hadapan mu kapan saja aku bisa ber jodoh untuk menjadi seorang anggota pasukan mu untuk menghadapi Raja Iblis Surga Ke Enam setelah Sekte Sesat Naga Hitam yang berada di dunia manusia mu musnah oleh mu ",kata Pai Su Su ramah.


" Aku belum menemukan shio Babi dan Kera, sedangkan shio Tikus, Kerbau, anjing, kambing, kuda,ular,naga ,kelinci, macan dan ayam sudah aku temukan, tapi para Dewa nya belum muncul di hadapan ku.Aku hanya ada Kasim Liong, Hu Sin, Lao Gu, Lao Ma,dan kau Pai Su Su. Di manakah aku bisa menemukan mereka ?", Chen Si Lei bertanya kepada Pai Su Su.


" Mereka akan datang, jika kau Panggil keluar dari logam yang sudah kumpulkan secara lengkap oleh mu",jawab Pai Su Su melihat logam -logam shio yang sudah di kumpulkan oleh Chen Si Lei yang menggelarnya di atas jubah luarnya sendiri.


" Shio kerbau bisa kau Panggil keluar dari logam perunggu, perak dan emas ", kata Lao Gu tiba di hadapannya bersama Kasim Yong dan pengawal Hu Jintao dan Kasim Liong bersamaan dengan Lao Ma.


" Ah bagaimana cara untuk dia mau keluar dari logam nya ?", tanya Chen Si Lei.


" Beri saja pil darah emas mu ",jawab Lao Gu memberitahukannya.


Chen Si Lei memotong jari kelingking nya dan meneteskan darahnya pada logam perunggu, perak dan emas shio kerbau.


Lalu keluarlah Dewa Kerbau Emas yang berubah menjadi Gu Ma Hao kakak seperguruan Kera Sakti yang kini menjadi pengawal pribadi Chen Si Lei.


" Hormat hamba kepada Paduka Kaisar Lotus Langit Selatan yang terhormat ", sapa Gu Ma Hao hormat kepada Chen Si Lei.


" Yaa aku lakukan sekarang juga ", jawab Chen Si Lei menggunakan darahnya untuk Dewa Ayam Emas muncul di hadapannya.


" Hormat hamba Kao Ji Kepada Paduka Kaisar Lotus Langit Selatan ", sapa Kao Ji.


" Lao Su keluar kau ",kata Chen Si Lei menggunakan darahnya ke semua logam Shio.


" Hormat hamba Lao Su kepada Paduka Kaisar Lotus Langit Selatan",sapa Lao Su.


" Mei Niang keluar kau ,kau juga Yan Hung ", kata Chen Si Lei tegas sekali kepada para Dewa -Dewa Shio.


" Hormat kami kepada Paduka Kaisar Lotus Langit Selatan ", sapa Mei Niang dan Yan Hung bersamaan.


" Kini hanya Shio Monyet dan Babi yang belum kau temukan di perjalanan mu untuk menemukan kami ",kata Kasim Liong.

__ADS_1


" Ya kau sabar dan berusaha untuk menemukan dua teman kami lainnya yang terkurung dalam hawa sesat dari Raja Iblis Surga Ke Enam ", kata Lao Gu yang kini harus ikuti oleh Chen Si Lei kemana saja.


" Ya tentu saja aku bisa sabar untuk bertemu dengan teman -teman ku yang lain ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya yang sudah datang untuk membantunya.


" Hormat kami kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa mereka semua yang kini berteman dengan teman -teman Chen Si Lei lainnya.


" Mereka adalah dua belas pengawal pribadi ku yang ku beri julukan Dua Belas Walet Rajawali Emas Sakti ", kata Chen Si Lei memberikan julukan khusus untuk para pengawal barunya.


" Paduka dua orang lagi di mana ?", tanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah menghitung jumlah pengawal baru Chen Si Lei.


" Belum aku kunjungi di tempat mereka bersembunyi dari ku ",jawab Chen Si Lei.


" Hmm di sini ada dua orang gadis cantik jelita sebagai dua pengawal baru anda juga ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao melihat ada dua orang gadis di antara anggota Dua Belas Walet Rajawali Emas Sakti.


" Ya mereka berdua adalah dua orang pengawal wanita ku ",jawab Chen Si Lei.


" Ya baiklah, Paduka. Hari sudah akan malam sebaiknya kita segera mencari penginapan atau tempat untuk kita beristirahat sebelum melakukan perjalanan kembali ke desa gunung Wu ",kata Kasim Yong mengingatkannya.


" Ya, ayo. Kita cari rumah kosong terdekat untuk malam ini ", kata Chen Si Lei yang sudah duduk di atas punggung kuda putih kesayangannya yang sudah di siapkan oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuknya.


Sedangkan untuk para pengawal nya menggunakan kuda -kuda coklat yang sudah berlomba untuk mengejar larinya kuda putih Chen Si Lei yang sudah lebih dahulu pergi dari tempat itu.


Rumah kosong sudah mereka temukan untuk bermalam di dekat danau gunung Wu .


" Paduka di belakang kamar tidur bagian barat rumah kosong ini ada dua buah buku yang mengandung hawa sesat ", kata Kasim Yong menunjukkan ada dua buah buku aliran sesat yang tergeletak di lantai kamar tidur di salah satu rumah kosong itu.


Chen Si Lei melihat dua buku yang tiba-tiba bergerak sendiri dan menyerangnya dengan ganas sekali sehingga para pasukannya segera menggunakan ilmu mukjizat mereka masing - masing untuk menghadapi dua buku sesat yang bisa menggigit orang.


Namun mereka terkejut sekali karena dua buku ini melompat untuk menggigit mereka dengan gigi panjang dan ganas sekali sehingga Chen Si Lei segera cepat menggerakkan kipas saktinya gunakan ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk membuyarkan hawa sesat berbahaya bagi keselamatan mereka semua dari dua buah buku sesat itu.


Wuttttt !!


Blashh !!

__ADS_1


Blaarrrr !!


Tak lama kemudian sejumlah besar musuh sakti sesat bermunculan di hadapan mereka semua dengan berbagai macam senjata tajam yang mengandung hawa sesat hebat sekali sehingga mereka semua bersiap untuk menghadapi para musuh tersebut.


__ADS_2