
Chen Si Lei menyambar tangan Yang Yang untuk melindungi gadis itu dari musuh yang sudah mengurung mereka berdua, dan Chen Si Lei juga harus lindungi Hua Erl selir nya dari pihak musuh yang sudah di ketahui oleh Chen Si Lei adalah para kaum sesat yang sakti sekali.
"Sekte Serigala Api",kata Xiao Kai Zhong melihat lambang di dada musuh.
"Ah",keluh Zijie nyeri pada rahimnya yang sedang kram.
"Zijie hati -hati jaga dirimu",kata Xiao Kai Zhong cemas kepada istrinya.
"Gao Yu Fei, Su Mu Yun serta Wen Wen lindungi Zijie saja",kata Chen Si Lei.
"Ya kami lakukan",sahut mereka bertiga serentak.
"Le Din Yin kau hadapilah barisan ke empat",kata Chen Si Lei mengatur strategi.
"Iya ", jawab Le Din Yin bersiap untuk memulai bertarung melawan musuh.
"Sheng Wan kau hadapi barisan ketiga",kata Chen Si Lei.
"Ya ", jawab Sheng Wan sudah menggerakkan seruling hitam untuk menghadapi musuh.
"Xiao Kai Zhong hadapi musuh barisan kedua",kata Chen Si Lei.
"Iyaaa! ! ",jerit Xiao Kai Zhong sudah mengeluarkan pedang untuk bunuh musuh.
"Hua Erl lindungi Yang Yang",kata Chen Si Lei kepada selir nya.
"Ya Koko Lei Lei",jawab Hua Erl sudah menyiapkan pedang untuk melindungi adik iparnya.
"Mulai. ..!!",teriak Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam barisan pertama dari pihak musuh.
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!!
Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari berbagai penjuru di sekitar mereka semua terutama di sekitar Yang Yang dan Hua Erl dengan ganas dan lihai sehingga semua musuh terkejut sekali.
Wuttttt !!
Bressssss !!!!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sehingga wanita sadis dari salah satu dari pengeroyok mereka berhasil di bunuh oleh Chen Si Lei.
Wushhh !!!
Singggg !!!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti nya dan memenggal kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas.
Singggggg !!!
Cranggg !!!
Wuttttt !!!!
Crakkkkkk !!!
Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat hebat dengan di sertai ilmu pedang rajawali emas sakti nya sehingga ada satu lagi musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.
Werrrrrrr !!
Cranggg !!!
Singggg !!!
Bressssss !!!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei yang sangat cepat untuk menolong Yang Yang dan Hua Erl dari para musuh tangguh.
Wuttttt !!!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!!
Hua Erl bergerak cepat menggerakkan pedang melawan satu orang sakti yang di sisi lain Yang Yang dan Hua Erl berhasil membabat habis kepala musuh itu.
Wuttttt ! !
Plakkkk
Dessssssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak Kedua orang wanita itu terkejut sekali oleh serangan maut dari musuh sakti kepada mereka berdua.
Sehingga Yang Yang dan Hua Erl nyaris terbunuh dalam serangan maut dari para musuh yang hebat itu tapi untungnya Le Din Yin berkelebat cepat dan membunuh orang sakti itu dengan hebat.
"Hua Erl bawa Yang Yang pergi dari sini dan tunggu aku di sana",kata Chen Si Lei.
"Iya Koko Lei Lei ", jawab Hua Erl meraih tangan Yang Yang dan berkelebat cepat dan lenyap dari tempat itu.
Singggggg !!!
Wuttttt !!
Bressssss !!!
Pendekar Seruling Hitam Sheng Wan mengeluarkan ilmu seruling hitam sehingga para musuh tewas hancur oleh ilmu mukjizat Pendekar itu.
Wuttttt !!!!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!!!
Chen Si Lei mengeluarkan ilmu pedang Gunung Ling untuk menghadapi dua pria sakti yang sangat hebat dan lihai tetapi Chen Si Lei bisa membunuh keduanya.
Wushhh !!!
Cranggg !!!!
Xiao Kai Zhong menerjang hebat dengan ilmu mukjizat Gunung Yang dan pria ini mengadu senjata tajam dengan musuhnya dan mengeluarkan sinar api.
Wuttttt !!!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan ilmu pedang panda mata api yang menyala dan satu orang musuh sakti terpotong oleh pedang sakti mukjizat milik Chen Si Lei.
Wushhh !!
Wuttttt !!!
Crakkkkkk !!!
Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti nya dan semua orang ter babat habis olehnya.
Musuh barisan pertama tewas semua oleh Chen Si Lei, kini Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam barisan kedua yang masih belum habis oleh Xiao Kai Zhong.
Wuttttt !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak kesakitan dan kematian para musuh barisan kedua hancur di tangan Chen Si Lei.
"Aghhhhh! tolong kami!!",suara Hua Erl dan Yang Yang di arah hutan gelap.
"Celaka! !",teriak Chen Si Lei berkelebat cepat masuk ke arah hutan itu.
Setibanya Chen Si Lei di daerah hutan liar yang sangat menyeramkan sekali,Chen Si Lei melihat Hua Erl dan Yang Yang telah di sandera oleh Sekte Serigala Api di tempat itu.
"Berhenti dan menyerahlah pada kami atau kedua wanita ini mati di tangan kami Sekte Serigala Api!!",hardik salah satu dari anggota Sekte Sesat Serigala Api.
"Jika kalian berani sentuh satu helai rambut mereka berdua.Aku habisi kalian!!",
Chen Si Lei mengancam mereka semua dengan tatapan mata ganas dan kejam di hadapan para musuhnya sehingga para anggota Sekte Serigala Api kagum pada kegagahannya.
"Kau sungguh luar biasa hebat",puji salah satu dari anggota Sekte Sesat Serigala Api .
"Terimakasih atas pujian mu tapi aku tak pernah membebaskan kalian",kata Chen Si Lei menyambar cepat hantam sekelompok orang itu tanpa ampun lagi.
"Hei kau berani menyerang kami saat kami menyandera kedua wanita mu!!",teriak para musuh terkejut dengan keberanian Chen Si Lei ini.
__ADS_1
Hua Erl dan Yang Yang memejamkan mata mereka takut Chen Si Lei salah serang tetapi Chen Si Lei sepertinya tidak takut untuk melukai mereka berdua bahkan jika mereka berdua mati di tangan Chen Si Lei sekali pun.
"Aghhhhh koko jangan. ..!!",jerit mereka berdua ketakutan di serang oleh Chen Si Lei secara cepat dan hebat.
Tapi. ..
Bressss!!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh yang menyandera mereka berdua terlempar oleh ilmu mukjizat Raja Iblis Barat yang sudah lebih dahulu membunuh para musuh itu dan membantu Chen Si Lei segera cepat.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menghantam hancur seseorang yang ingin menggagalkan Raja Iblis Barat untuk menolong Hua Erl dan Yang Yang dari pihak anggota Sekte Serigala Api.
"Koko Lei Lei",panggil Hua Erl memeluknya untuk menghilangkan rasa takut tadi.
"Lei Lei Gege",panggil Yang Yang menangis karena takut di bunuh oleh kakak nya sendiri.
Chen Si Lei meraih jemari Putri Yang Yang dan memeluknya untuk menenangkan hati dan pikiran gadis itu.
"Sekarang aku ingin kau kembali ke rumah bersama Raja Iblis Barat",kata Chen Si Lei menyerahkan gadis itu kepada kakek Raja Iblis Barat untuk di bawa pulang ke istana Kekaisaran Tang Agung.
"Tapi Gege aku tidak mau mematuhi perintah Ibu Suri",kata gadis itu masih minta tolong untuk membantu nya menentang perintah Ibu Suri agar tidak menikahkan gadis itu dengan Pangeran Wei pilihan dari Ibu Suri.
"Aku tulis perintah pada Ibu Suri di rumah bahwa pernikahan mu di tunda sampai aku kembali dari misi ku",kata Chen Si Lei mengeluarkan kertas dan pena lalu dia menulis perintah itu untuk Ibu Suri patuh pada perintahnya.
"Terimakasih Gege kau memang seorang kakak yang bisa di andalkan",kata Yang Yang gembira sekali dan mencium pipi kanan Chen Si Lei .
"Ya sudah sekarang kembalilah ke rumah dan bantu Permaisuri Ling Long dalam menangani urusan dalam rumah kita agar rumah kita tetap aman",kata Chen Si Lei halus pada adiknya ini.
Yang Yang mengangguk patuh pada Chen Si Lei, lalu mengikuti Raja Iblis Barat ke arah rumah mereka dengan benar juga di kawal langsung oleh pihak keamanan dan keselamatan anggota Kekaisaran Tang Agung yang di pimpin oleh Raja Iblis Barat selaku anggota dewan istana juga Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti .
"Siapa yang memanggil Raja Iblis Barat ke sini?",tanya Hua Erl kagum.
"Oh Locianpwe sangat terampil dan sigap untuk segala keperluan ku terjaga baik oleh kong kong hebat itu",jawab Chen Si Lei merengkuh wajah Hua Erl dan di buka kerudung untuk menciumnya mesra.
"Koko Lei Lei pelan -pelan",kata Hua Erl halus.
Chen Si Lei melepaskan pelukan dan ciuman pada Hua Erl untuk ingat Le Din Yin dan kawan-kawan nya di luar hutan ini.
"Ayo kita keluar dari hutan liar ini",kata Chen Si Lei mengajak Hua Erl secepatnya ke luar hutan liar.
Tetapi mereka berdua ter sesat dan tidak bisa menemukan Le Din Yin dan kawan-kawan nya di arah rumah kosong itu.
"Le Din Yin. ..!!",teriak Chen Si Lei memanggil pemuda itu dengan khikang.
"Gao Yu Fei !!Su Mu Yun !!!", teriak Hua Erl memanggil dua orang isteri Le Din Yin.
"Sheng Wan !!!!Nyonya Wen Wen !!!", teriak Chen Si Lei berputar cepat ke arah lain di hutan liar itu.
"Xiao Kai Zhong !!!Zijie !!", teriak Hua Erl di sekitar hutan liar bersama Chen Si Lei.
Kresssekkk! !
Kresssekkk !!
Kresssekkk !!
Suara langkah beberapa pasang sepatu orang mendekat kepada Chen Si Lei dan Hua Erl di sisi kanan mereka berdua.
Chen Si Lei cepat melindungi Hua Erl untuk waspada terhadap orang yang segera ke tempat mereka berada, dan Chen Si Lei menjadi lega karena orang itu ialah Le Din Yin dan kedua orang istrinya yang datang kepada mereka berdua untuk dapat menolong mereka berdua dari pihak musuh tadi.
"Chen Si Lei ahh akhirnya kami bisa menemukan kalian berdua di sini",kata Le Din Yin terlihat senang sekali bisa menemukan mereka berdua.
"Terimakasih sudah mencari dan menemukan kami di hutan ini",kata Chen Si Lei.
"Ayo kita cari dan temukan yang lainnya yang tersesat ke hutan terlarang",kata Le Din Yin dan kedua orang istrinya.
"Ayo",kata Chen Si Lei mengajak Hua Erl untuk mengikuti langkah Le Din Yin,Gao Yu Fei dan Su Mu Yun ke arah selatan hutan terlarang kata Le Din Yin tadi.
"Ini hutan milik siapa ?", tanya Chen Si Lei saat mereka menyelusuri hutan itu
"Milik ku !!", hardik seorang sakti meluncur cepat ke arah mereka.
Wuttttt !!!
Plakkkk !!
Dessssssss !!!
Chen Si Lei cepat menyambut serangan maut dari orang sakti itu sehingga orang sakti itu berputar di udara dan turun ke tanah dengan wajah terkejut dengan ilmu sakti Chen Si Lei.
"Bukankah kau orang sakti dari hutan lembah bunga rumput putih?",tanya Le Din Yin mengenal gadis cantik jelita yang menyerang mereka tadi.
"Betul sekali aku Xu Xian Ni",jawab gadis itu memandang Chen Si Lei dan Hua Erl.
"Karena kalian telah masuk ke rumah ku",jawab gadis itu lincah.
"Kami minta maaf bila tidak sengaja masuk ke rumah mu",kata Chen Si Lei lugas.
"Kami ingin mencari dan menemukan teman kami yang hilang di sekitar rumahmu ", kata Le Din Yin menjura hormat kepada gadis sakti itu.
"Ciri - ciri teman kalian seperti apa?",tanya gadis itu menatap wajah Le Din Yin.
"Dua orang pria dan dua orang wanita berpakaian seperti kami",jawab Le Din Yin.
"Dua orang pria tampan dan dua orang wanita cantik",ucap Xu Xian Ni ramah.
"Iya apakah kamu tahu di mana mereka berada ?", tanya Le Din Yin.
"Di kurung oleh Kakek He ku",jawab gadis itu tersenyum ramah pada Le Din Yin.
"Bisakah kau tunjukkan dimana kakek He mu kurung teman -teman kami?",tanya Le Din Yin tersenyum mempesona untuk gadis itu tergoda oleh ketampanan nya.
"Tentu saja aku bisa",jawab gadis itu terpesona dengan ketampanan Le Din Yin.
"Mari kau tunjukkan kepada ku",kata Le Din Yin meraih tangan gadis itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Mereka berdua pergi ke arah dalam hutan di ikuti oleh Chen Si Lei dan Hua Erl dan kedua orang istrinya Le Din Yin.
Mereka tiba di rumah desa yang sekelilingnya rumput bunga putih yang permai di tempat itu.
Brrrrrrrrrrrrr! !
"Siapakah kalian semua yang telah berani datang ke rumah ku?!!",hardik pria tua.
"Aku Pendekar Rajawali Emas Sakti aku datang untuk kamu bebaskan sahabat -sahabatku yang kau kurung di rumah mu",jawab Chen Si Lei menjura hormat.
"Aku bisa membebaskan para sahabat mu dengan satu syarat wajib kau penuhi dari ku",kata pria tua itu memandang Chen Si Lei dengan takjub.
"Apa satu syarat mu itu?",tanya Chen Si Lei membalas tatapan mata pria tua itu.
"Tangkap burung parkit kecil itu untuk ku",jawab pria itu menunjuk ke arah langit di atas gunung ber awan putih yang tertinggi di kawasan itu.
"Baiklah aku penuhi permintaan mu",kata Chen Si Lei berkelebat cepat melayang ke atas langit gunung ber awan putih dan lenyap dari tempat itu.
Sementara itu Hua Erl, Gao Yu Fei dan Su Mu Yun harus berhadapan dengan para pasukan yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka bertiga dan pria tua itu hilang di hadapan mereka bertiga.
"Dimana kakek itu?",tanya Hua Erl terkejut sekali pria tua hilang dari hadapan ke tiga wanita itu.
"Kakek He...!!",teriak gadis bernama Xu Xian Ni menangisi jasad kakeknya yang di temukan di dalam lubang tanah yang tertutup akar alang -alang.
"Apakah kalian semua yang telah membunuh kakek itu?!!",hardik Le Din Yin sudah di depan para pasukan musuh sesat yang mengurung para wanita itu.
"Benar sekali kami yang telah membunuh kakek gila ini!!",hardik pria sadis.
"Yong Ping ku bunuh kau! !!!Manusia laknat!!!",hardik gadis sakti itu marah.
Wuttttt !!
Plakkkk! !
Dessssssss !!!
Xu Xian Ni menerjang hebat menghantam pukulan maut dari pria sadis itu yang di terjang hebat pula oleh Le Din Yin.
"Lancang sekali berani memukul putra ku!!",hardik pria marah menyerang Le Din Yin dengan ilmu pukulan sakti.
Wuttttt !!
Bressssss !!!
"Aghhhhhh !!!", teriak para pengikut pria sadis itu terkejut sekali dengan ilmu sakti mukjizat milik Hua Erl.
Syuutttttttt !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!!!
Gao Yu Fei dan Su Mu Yun memutar pedang mereka untuk melawan enam belas orang musuh sakti.
__ADS_1
Jlebbbb !!!
Sebuah pedang mukjizat meluncur hebat ke arah pasukan musuh sesat oleh Xiao Kai Zhong dan Zijie yang sudah di bebaskan oleh Le Din Yin tadi.
Wuttttt !!
Cranggg !!!!
Seruling Hitam Sheng Wan mengejutkan hati para pasukan musuh sesat berada di sekitar Hua Erl.
Syuutttttttt !!!
Trangggggg !!!
Wen Wen memainkan ilmu pedang mukjizat melawan serangan maut dari musuh sakti yang menggunakan senjata tajam hebat.
Wuttttt !!
Cranggg !!!
Sebuah pedang mukjizat melayang secara cepat dan hebat sehingga pria yang di hadapi oleh Le Din Yin terjatuh dari kudanya.
Wuttttt !!!
Crakkkkkk !!!!
Chen Si Lei sudah berada di tempat itu seraya mengacungkan pedang mukjizat di tangan kanannya dan menggenggam burung parkit kecil di tangan kiri.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti !!",sejumlah orang itu gemetar ketakutan begitu ia berada di tempat itu dengan sikap penuh wibawa tinggi.
"Siapa kalian yang sudah membunuh kakek gadis itu?!!",hardik Chen Si Lei marah.
"Laskar Gagak Bulu Putih",jawab pria bernama Yong Ping nada angkuh.
"Pimpinan Sekte Sesat Raja Macan Ekor Putih",ucap Le Din Yin menunjuk tanda di lengan para musuh itu.
"Bunuh mereka semua jangan sampai ada yang hidup! !",perintah Chen Si Lei.
"Siap Laksanakan !!", teriak Le Din Yin dan kawan-kawan nya serentak.
Wuttttt !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Sejumlah orang Sekte Sesat Raja Macan Ekor Putih bergerak cepat melawan Le Din Yin dan kawan-kawan nya dengan hebat.
Wuttttt !!!
Cranggg !!!
Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sehingga pria yang di hadapi oleh Hua Erl mundur terkejut dengan ilmu sakti Chen Si Lei.
"Jangan pernah berani mengganggu wanita ku!!!",hardik Chen Si Lei ganas.
Wushhh !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Cranggg !!
"Koko Lei Lei hati - hati !!", teriak Hua Erl cemas ngeri melihat senjata tajam musuh yang sedang di hadapi oleh Chen Si Lei.
Wushhh !!!
Cranggg !!
Cranggg !!!
Cranggg !!!
"Aduhhh! ! !",teriak musuh itu menjerit saat senjata tajam milik nya telah hancur di serang secara cepat dan hebat oleh Chen Si Lei.
Wuttttt !!!
Crakkkkkk !!!
Pedang Chen Si Lei sudah memotong kepala musuh itu dengan secepat kilat.
Wushhh !!!
Angin pukulan maut menerpa Hua Erl dari arah kiri wanita itu yang sudah cepat di tolong oleh Chen Si Lei dengan cepat dan tepat.
Plakkkk !!!
Dessssssss !!
Brugh !!!
Seorang gadis sadis tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei secara cepat.
"Kau membunuh Putri He Xi dari Suku Wen!!",hardik pria tua marah.
"Kenapa kalau aku bunuh Putri suku mu??!!",jawab Chen Si Lei ganas.
"Kau akan mendapat balasan dari Raja Kerajaan Wen kami",balas pria itu marah.
"Uhhh aku tidak takut pada Raja mu!!",hardik Chen Si Lei lebih ganas lagi daripada sebelumnya.
Wuttttt !!!!
Crakkkkkk !!!
Pedang Chen Si Lei meluncur ganas memotong tubuh pria tua itu dengan mudah dan cepat sehingga pasukan musuh sesat yang tersisa menggigil ketakutan.
Wushhh !!!!
Cranggg !!!
Crakkkkkk !!!
Crakkkkkk !!!
Syuutttttttt !!!
Jlebbbb !!!!
Sejumlah musuh habis oleh Chen Si Lei dan kawan-kawan nya dengan hebat dan lihai.
"Kong Kong huhuhhuh",Nona Xu Xian Ni menangisi jasad kakeknya.
"Nona ini burung parkit kecil yang minta oleh kakek mu untuk aku tangkap",Chen Si Lei menyerahkan burung parkit kecil itu kepada gadis yang menangis itu.
"Terimakasih Pendekar Rajawali Emas Sakti kau telah menangkap kembali parkit ku yang hilang terbang ke gunung awan putih itu",kata gadis itu berterimakasih.
"Sama-sama Nona Xu",kata Chen Si Lei ramah pada gadis itu.
"Baiklah Nona Xu kami semua pamit pada mu",kata Le Din Yin usai bantu Nona ini memakamkan kakek He dengan baik.
"Ya hati -hati di jalan",kata Nona Xu menyerahkan lencana perak kepada Chen Si Lei.
"Terimakasih banyak Nona Xu",kata Chen Si Lei menerima lencana perak itu.
Lalu Chen Si Lei dan Hua Erl meneruskan perjalanan keluar dari lembah itu di ikuti oleh para sahabat mereka berdua yang ingin pergi ke Sekte Bintang Emas Sakti di atas gunung awan putih yang berbatasan dengan wilayah dua jurang terpisah di antara jurang timur dan jurang barat.
"Dalam sekali kedua jurang ini",kata Hua Erl ngeri melihat jurang di depan mereka.
"Kita harus melewati tali itu untuk ke jurang timur lebih dulu",kata Le Din Yin.
"Di sana ada jembatan tali yang sangat panjang sekali yang bisa kita gunakan",
"Ihhh menyeramkan sekali",kata Zijie merangkul suaminya ketakutan lihat jurang di depan mereka.
"Kita turun dahulu baru naik lagi ke gunung wilayah Sekte Bintang Emas Sakti",Le Din Yin memimpin jalan mereka untuk melewati jurang timur.
"Agh aku takut sekali",kata Hua Erl memeluk Chen Si Lei saat melangkah maju ke jembatan tali yang jaraknya juga cukup berbahaya bagi keselamatan mereka.
"Jangan takut ada aku yang akan melindungi mu",kata Chen Si Lei halus.
"Aghhhhhh!!Aku takut sekali!!",jerit Hua Erl melewati jurang bersama Chen Si Lei.
"Ssssstt tenanglah",suara Chen Si Lei menenangkan hati Hua Erl dan mereka bisa sampai juga di seberang jurang timur.
"Sekarang kita turun lagi",kata Le Din Yin membantu kedua orang istrinya turun ke bawah gunung tanpa nama.
"Kita harus pakai jembatan tali juga...Hati -hati tebing berbahaya",kata Chen Si Lei membantu Hua Erl untuk ikuti langkahnya agar aman berjalan di tali kecil itu.
Wuttttt !!!
Crakkkkkk !!!
"Wuaahhhhhhhh !!!!!",jerit para wanita saat jembatan di putus oleh seseorang ada di paling atas gunung secara cepat dan hebat.
Brrrrrrrrrrrrr !!
__ADS_1
Chen Si Lei melindungi Hua Erl untuk tetap menjaga keseimbangan daya luncur ia ke bawah dasar lembah yang tidak diketahui namanya itu.
Syuutttttttt !!!