Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Ibukota Kerajaan Ji.


__ADS_3

Chen Si Lei berkuda bersama Ji Bing dan Ji Ten beserta para pasukannya yang di pimpin oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao untuk mencari informasi tentang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berjumlah lima belas orang itu yang sampai sekarang belum di temukan oleh Chen Si Lei.


Di sepanjang jalan yang di lewati oleh kudanya, Chen Si Lei menyelidiki seluruh isi dari Ibukota Kerajaan Ji yang kini menjadi Kota besar Ji ,tujuan utama dari Chen Si Lei mencari tahu tentang warga yang tinggal di kota besar Ji.


"Aku masih mencurigai adanya perkumpulan yang tersembunyi di dalam kota besar Ji .Aku harus temukan perkumpulan apa itu ?Apabila kaum sesat yang pura - pura sebagai warga kota besar Ji ,maka aku harus memusnahkan mereka hingga ke akar-akarnya sampai tak ada sisa lagi ", pikir Chen Si Lei mengamati .


Tepat pada saat Chen Si Lei menjalankan kudanya dengan santai sekali, tiba-tiba ada seorang gadis remaja memakai kerudung warna putih berkuda kencang dari arah yang berlawanan dengan Chen Si Lei yang berkuda pelan -pelan untuk Chen Si Lei bisa melihat -lihat seluruh kota besar Ji.


"Hei. ...!!",teriak Chen Si Lei terkejut sekali karena kudanya hampir bertabrakan dengan kuda milik gadis berkerudung putih.


"Hyaahh eits!!",teriak gadis berkerudung putih itu cepat menghentikan laju kuda nya dan berhenti tepat di depan kuda milik Chen Si Lei.


"Hmmm Nona jika kau berkuda di jalanan raya umum seperti di sini.Kau harus hati - hati terhadap semua orang yang berlalu lalang di sekitar jalanan agar kamu tidak mencelakakan orang lain",tegur Chen Si Lei dengan alis berkerut.


"Aku berkuda dengan hati -hati .Kau saja yang tidak melihat ada kuda lain melaju ke arah yang berlawanan dengan mu",balas gadis itu dengan kasar sekali kepada Chen Si Lei.


"Ei kau tak sopan sekali kepada ku",kata Chen Si Lei menggunakan pecut kuda memukul kuda gadis itu yang tiba-tiba meringkik panik dan lari ketakutan dan membuat gadis itu jatuh dari kudanya.


"Agh !!Kurang ajar sekali kau berani membuat kuda ku lari dan membuat ku jatuh dari kuda ku",kata gadis berkerudung putih itu menggunakan tali sutra yang di gerakkan secara cepat di atas dan menyerang Chen Si Lei.


Tar !!


Tar!!


Chen Si Lei menangkap ujung tali sutera tersebut dan memutar ujung tali sutera sehingga gadis itu ikut terbawa oleh gerakan yang di lakukan oleh Chen Si Lei yang kemudian membanting nya kencang ke tanah aspal sampai gadis itu tewas dalam keadaan mengerikan .


Bruak !!


Kepala gadis itu pecah dan otaknya keluar dari tempurungnya.


"Kejam sekali kau bocah laknat !!", hardik seorang wanita sadis sekali berkelebat cepat ke arah Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sesat yang berracun ganas sekali untuk membunuh Chen Si Lei yang berada di atas punggung kuda.


Wushhh !!


Cranggg !!


Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis pedang mukjizat sesat dari wanita itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


"Aku sudah curiga bahwa kalian adalah penipu yang berpura - pura sebagai salah seorang dari anggota keluarga Ji Ten untuk menghindari hukuman mati dari ku tetapi kalian masih belum puas kalau kalian tidak bisa membunuh ku untuk tuan besar kalian yang masih ku cari sampai saat ini ", kata Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis pedang mukjizat sesat dari wanita sadis yang menyerangnya dengan ganas sekali sehingga.


Cranggg !!


Brrrrrrrrrrrrr !!


Sejumlah orang sakti meluncur cepat ke depan Chen Si Lei dengan menyerang nya dengan berbagai macam senjata tajam yang mengandung hawa sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya dan rakyat kota besar Ji.


Wushhh !!


Trangggggg !


Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan senjata tajam para musuh dari berbagai penjuru arah yang mengurungnya.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Syutttttttttt !!


Trangggggg !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berkelebat cepat untuk membantu Chen Si Lei dan menghadapi para musuh sakti sesat dengan hebat sekali sehingga para musuh sakti sesat terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang beraneka macam kepandaiannya.


"Manusia laknat berani menyerang Pendekar Rajawali Emas Sakti di kota besar Ji ku!!",hardik Ji Ten membawa pasukan keamanan dan keselamatan kota besar Ji dan menyerbu para musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh serbuan mereka.


Trangggggg !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao juga sudah tiba di tempat itu dan membabat habis musuh sakti sesat yang berada di dekat kudanya Chen Si Lei yang memutar kipas sakti menghantam hancur para musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Ji Bing menarik busur panah dan memanah beberapa orang musuh sakti sesat yang berada di dekat rakyat kota besar Ji yang ber aktivitas di tengah jalan pusat kota besar Ji.


Wushhh !!


Jlebbbb !!


Jlebbbb !!


Jlebbbb !!


Wuttttt !!


Sebuah samurai panjang meluncur ke arah Ji Bing dan membabat habis kepala pria itu dengan sadis sekali sampai hancur.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


"Ji Bing. ...!!",teriak Chen Si Lei terkejut sekali melihat Ji Bing tewas hancur oleh pihak musuh sakti yang kini menggunakan samurai panjang dan berkelebatan di sekitar para pasukan Ji Bing.


Chen Si Lei melompat dari kudanya dan menangkis serangan samurai panjang yang di gunakan oleh pria tua sadis sekali untuk melindungi para pasukan Ji Bing yang tersisa.


Cranggg !!


"Kakek tua laknat !!Kau harus mati di tangan ku karena kau begitu sadis terhadap semua teman ku!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas dengan ilmu pedang rajawali emas sakti menangkis serangan maut dari samurai panjang kakek tua itu yang bingung juga untuk menghadapi ilmu pedang hebat sekali dari Chen Si Lei.


Cringgg !!


Cranggg !!


Chen Si Lei mengelak cepat saat mata samurai panjang bergerak cepat ke arah lehernya.


Syuutttttttt !!


"Matilah kau bocah laknat sombong dan ganas!!", hardik Kakek tua merasa yakin bahwa ia bisa membunuh Chen Si Lei.


Tetapi Chen Si Lei bergerak cepat dengan gerakan ekor naga menggulung angin musim semi membabat habis kepala pria tua itu dengan cepat dan ganas sekali dengan menghantam hancur samurai panjang tersebut.


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Cranggg !!


Chen Si Lei meninggalkan jasad hancur musuhnya dengan berkelebatan di sekitar para sahabatnya dengan menggunakan metode awan naga menggulung angin musim semi membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menyambar cepat mengejar seorang pengemis sesat yang pura - pura sebagai seorang pengemis biasa dan buta di pintu masuk ke dalam kota besar Ji sambil mengintai Chen Si Lei yang berkuda seorang diri .


"Pengemis gadungan ku bunuh kau !!", hardik Chen Si Lei .


"Pendekar Rajawali Emas Sakti lihat ilmu tongkat hitam memukul naga !!", hardik pengemis sesat itu menggunakan tongkat nya secara cepat dan ganas sekali ke arah Chen Si Lei .


Wuttttt !!


Chen Si Lei tidak menggunakan kipas sakti untuk menghadapi pengemis sesat itu tetapi Chen Si Lei menggerakkan telapak tangannya di sertai lompatan cepat dan ganas sekali menghantam hancur pengemis sesat itu dengan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik yang dahsyat.


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis pedang milik seorang pria ganas sekali yang bertarung melawan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok sakti menangkis serangan maut dari seorang pria ganas sekali sehingga Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao terkejut sekali melihat kelihaian ilmu pedang sesat dan ganas dari musuhnya.

__ADS_1


Cranggg !!


"Aghhhhhh !!", teriak pria ganas itu terkejut sekali karena pedangnya hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Chen Si Lei tidak memberikan kesempatan bagi musuh sakti sesat itu untuk hidup lebih lama lagi karena Chen Si Lei sudah bergerak cepat menggerakkan telapak tangannya untuk mengerahkan ilmu mukjizat harpa sakti menghantam hancur pria ganas itu.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak pria ganas itu tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


"Aghhhhh !!", teriak para musuh sakti sesat yang terpotong oleh Chen Si Lei yang menolong Ji Ten dari pengeroyok nya dengan sangat cepat sekali.


"Ji Ten mundurlah dan mendekatlah kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao. Aku yang akan menghadapi mereka ", kata Chen Si Lei menggunakan kipas untuk ia melemparkan Ji Ten kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah meraih pria paruh baya ini dan melindunginya dari pihak musuh sesuai perintah Chen Si Lei.


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti masih bertarung melawan para musuh sakti sesat yang berada di sekitar kota besar Ji dengan gagah berani.


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Tiba-tiba ada ledakan dahsyat dari arah Istana Kerajaan Ji yang memilukan hati Chen Si Lei dan kawan-kawan nya.


Duar !!


Blaarrrr !!


"Laknat sekali kalian !!", teriak Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala musuh sakti dengan cepat dan ganas sekali.


Crakkkkkk !!


"Tolongggg !!", teriak para penghuni Istana Kerajaan Ji terdengar oleh Chen Si Lei dan kawan-kawan nya yang sedang bertarung sengit melawan para musuh sakti sesat di jalanan kota besar Ji .


Awan gelap mulai datang dengan membawa aroma anyir dan pahit dari penjuru arah kota besar Ji ,semua itu karena peperangan yang terjadi di dalam kota besar Ji ,termasuk di dalam Istana Kerajaan Ji yang hancur oleh bom bunuh diri yang di lakukan oleh salah seorang dari dayang istana kerajaan Ji yang berkelompok erat dengan Sekte Ninja Sesat Elang Biru yang ternyata memiliki banyak cabang di kota besar Ji.


Putri Aiko Kanazawa terkejut sekali mendengar suara ledakan bom di istana lain di bagian belakang sehingga semua orang di dalam Istana Kerajaan Ji tewas dan hancur, dan gadis itu pingsan karena serangan maut dari seorang gadis dengan ilmu pedang hebat sekali menyerangnya .


"Ku bunuh kau gadis hina yang sudah merebut gelar ku dan juga pria ku",kata Ji Yi Tong yang membenci saudarinya sendiri dan kini mempunyai niat membunuh Aiko Kanazawa untuk sakit hatinya .


Wushhh !!


Crakkkkkk !!


Ji Yi Tong tewas di penggal oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang segera datang ke Istana Kerajaan Ji untuk mencari dan menemukan para penghuni Istana yang masih hidup, dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao tidak menemukan seorang pun yang hidup.


Lalu Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyelusuri istana yang terakhir dan akhirnya ia menemukan Selir ke dua puluh tiga Putri Aiko Kanazawa akan di bunuh oleh Ji Yi Tong saudarinya sendiri karena cemburu buta, maka ia segera memenggal kepala gadis itu dengan golok nya.


"Paduka Selir ke dua puluh tiga putri Aiko Kanazawa...Jangan khawatir hamba telah datang untuk menolong anda",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sigap untuk menggendong gadis itu keluar dari Istana Kerajaan Ji yang kini menjadi puing bangunan hangus.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao membawa Aiko Kanazawa keluar dari kota besar Ji dan menunggu sampai Chen Si Lei datang kepada mereka di pintu keluar dari kota besar Ji dengan setia dan tulus hati kepada Chen Si Lei yang menjadi Kaisar Tang Agung dan sahabatnya itu.


Chen Si Lei masih bertarung melawan para musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali di dalam kota besar Ji di tengah hujan deras yang tiba-tiba hadir di tengah pertempuran yang sedang berlangsung itu.


Ssssshhhhhhhh!!


Jegggerr!!


Suara kilat menyambar di langit pada siang hari itu di tambah aroma sesat, anyir dan hangus menjadi satu kesatuan membuat Chen Si Lei bertarung melawan para musuh sakti sesat dengan kehebatan dan kegagahan yang sangat hebat sekali sehingga para musuh kagum dengan kehebatan ilmu sakti Sang Pendekar Rajawali Emas Sakti.


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat air hujan menghantam hancur sejumlah besar musuh sakti sesat dengan hebat sekali .


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat menghantam hancur para musuh sakti sesat.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau sungguh hebat sekali sehingga kami kagum dengan kehebatan mu..Tapi kami harus membunuh mu untuk keamanan kami dan tuan besar kami",kata salah seorang dari anggota Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang lima yang masih ada hubungan kekerabatan dengan Kerajaan Ji.


"Hmm begitukah?",tanya Chen Si Lei dengan nada dingin sekali terhadap para musuhnya.


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh sakti sesat tewas dalam keadaan mengerikan oleh Chen Si Lei.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei sudah bergerak cepat untuk menolong Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang menghantam hancur para musuh sakti sesat yang terakhir dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh Chen Si Lei.


"Rapikan kembali kota besar Ji ", kata Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat ke Istana Kerajaan Ji untuk mencari dan menemukan orang yang masih hidup di dalam puing bangunan istana kerajaan Ji.


Chen Si Lei menggunakan kipas untuk membersihkan puing bangunan yang ada di dalam Istana Kerajaan Ji.


Wushhh !!


Bruakkk !!


"Zhao Li Na ", panggil Chen Si Lei mengangkat gadis itu dari reruntuhan kamar tidur khusus untuk gadis kerajaan Zhao tempati.


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak matahari untuk menyadarkan gadis itu dari pingsan nya.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti terimakasih atas pertolongan mu kepada hamba ", kata Zhao Li Na terharu dengan kebaikan hati Kaisar Tang Agung terhadapnya.


"Ya sama-sama. Aku mau mencari yang lain di sekitar Istana Kerajaan Ji",Chen Si Lei sudah mulai mencari yang lainnya.


"Paduka hamba ikut",kata Zhao Li Na mengikuti Chen Si Lei yang membuka jubah luarnya untuk melindungi gadis itu dari hujan deras yang sampai malam hari ini belum berhenti.


Zhao Li Na tersenyum manis menerima kebaikan hati Chen Si Lei terhadapnya. Ia mengikuti Chen Si Lei yang berjalan di atas puing -puing untuk menolong orang lain yang mungkin saja masih hidup dan memerlukan bantuan dari Chen Si Lei.

__ADS_1


Chen Si Lei melihat ada seorang yang meminta pertolongan kepada mereka, dan orang itu berada di kolong lemari pakaian milik salah seorang dari keluarga besar Ji Ten.


Maka Chen Si Lei segera berlari ke tempat orang yang minta tolong dan setibanya di tempat itu, Chen Si Lei menolong seorang nenek tua yang menjadi nenek buyut Aiko Kanazawa dari pihak ibu kandung putri itu.


"Nenek buyut Kanazawa anda jangan khawatir aku pasti akan menolong mu dari lemari pakaian yang menimpa mu",kata Chen Si Lei menggunakan kipas sakti nya memindahkan lemari pakaian dari nenek tua itu.


Wushhh !!


Bruakkk !!


Nenek tua itu berhasil di selamatkan oleh Chen Si Lei yang membawanya keluar dari kamar pribadi nenek itu.


"Tang Si Lei kau sungguh baik sekali kepada ku..Aku bersyukur karena cucu ku bisa menjadi salah satu istri mu.Aku menerima mu sebagai cucu buyut laki-laki ku yang sangat hebat dan baik",kata Nenek Xu Mi Ni atau Keiko Aizawa.


"Terimakasih nenek buyut Xu",kata Chen Si Lei sopan sekali kepada nenek buyut dari istri barunya.


"Paduka coba lihat di arah sana yaitu timur ", kata Zhao Li Na terkejut sekali lihat asap warna merah tebal yang mengurung mereka bertiga.


"Kau tunggu di sini dan jagalah nenekku. Aku akan hadapi asap itu ", kata Chen Si Lei berkelebat cepat ke timur istana kerajaan Ji .


Setelah Chen Si Lei pergi ke timur untuk menghadapi tantangan asap merah tebal tersebut, Zhao Li Na kaget sekali karena nenek Xu menyerang dirinya dengan ilmu mukjizat telapak sakti bunga sesat merah tebal untuk membunuhnya.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


Dessssssss!!


Nenek tua itu terjengkang karena serangan maut nya telah terhalang oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah datang untuk membantu Chen Si Lei dan menyelamatkan Zhao Li Na dari nenek sakti itu.


Nenek menyerang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan sadis sekali dan menggunakan ilmu mukjizat sesat tingkat tinggi untuk membunuh para anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sangat hebat sekali sehingga nenek tua ingin membasmi mereka semua untuk membalaskan dendam atas kematian para anggota Sekte Sesat Tujuh Burung Kenari merah kecil yang di basmi oleh Chen Si Lei dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti terkejut sekali melihat kelihaian ilmu mukjizat sesat nenek tua itu.


Nenek Xu berkelebat cepat untuk membunuh salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang ter lemah untuk membuat Chen Si Lei sakit hati .


Wushhh !!


Plakkkk !!


Tetapi sejumlah Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti berhasil menyelamatkan anggota termuda dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti .


Nenek tua marah besar terhadap Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dan nenek itu menyerang Zhao Li Na dengan cepat sekali sehingga gadis itu terlempar jauh dan terjatuh menabrak dinding runtuh.


Brukkk !!


"Agh !!", jerit gadis itu terbentur dinding runtuh dan ambruk menimpanya.


Seorang pria ganas sekali mendekati gadis itu untuk di permainkan agar Chen Si Lei sakit hati apabila salah satu dari wanitanya di lecehkan dan di siksa sebelum mati.


Pria ganas itu menarik Zhao Li Na untuk di taruh di atas papan kayu nama Ji untuk pria itu bisa melakukan perbuatan kotor nya kepada Zhao Li Na yang pucat dan ketakutan sekali tapi gadis itu tidak bisa memberikan perlawanan terhadap pria ganas itu karena sakit pada kepalanya akibat benturan keras dinding runtuh.


"Hei pria laknat !!Jangan pernah sentuh Nona Zhao Li Na !!", hardik salah seorang dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah datang untuk bisa menolong Zhao Li Na dari serangan yang jauh lebih menderita daripada kematian yang mengerikan sekalipun.


Syutttttttttt !!


Trangggggg !!


"Bocah laknat berani kau menyerang ku wakil ketua Sekte Ninja Sesat Elang Biru!! ",hardik pria sadis itu menggunakan samurai panjang menangkis serangan maut dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang bernama Lu Kai murid Sekte Ayam Emas Sakti.


Wuttttt !!


Trangggggg !!


Lu Kai menggerakkan pedang secara cepat dan hebat sekali sehingga wakil ketua Sekte Ninja Sesat Elang Biru yang menggerakkan samurai panjang dengan ilmu pedang samurai membelah lautan sampai Lu Kai mengeluarkan ilmu pedang ayam emas sakti menghantam hancur ilmu pedang samurai milik pria ganas itu.


Wuttttt !!


Cranggg !!


"Hebat juga kau bocah bodoh !!",hardik pria ganas berkelebat cepat memutarkan samurai panjang ke arah Lu Kai yang cepat berguling di tanah untuk menghindari serangan maut dari pihak musuh yang sangat kejam itu.


Wutttt!!


Duk !!


Lu Kai ber jungkir balik menendang pundak musuh yang terlempar jauh darinya, dan Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria ganas itu.


Crakkkkkk !!


"Paduka terimakasih atas pertolongan Anda kepada hamba",kata Lu Kai bersujud hormat kepada Chen Si Lei.


Chen Si Lei menengok ke arah pertempuran antara nenek tua itu melawan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan lihai sekali meskipun nenek itu seorang diri saja.


Chen Si Lei menunduk menatap Zhao Li Na yang tergeletak di atas papan dengan airmata yang menunjukkan ketakutan akan penderitaan yang nyaris terjadi pada gadis itu, maka Chen Si Lei menjulurkan tangannya untuk gadis itu datang pada nya.


"Paduka. ...!!",jerit gadis itu menerima uluran tangan Chen Si Lei dengan cepat dan memeluknya erat.


"Jangan takut bahaya mu sudah hilang karena aku sudah membunuh orang jahat ini untuk mu",kata Chen Si Lei membiarkan gadis itu menangis.


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti masih belum bisa mengalahkan ilmu sakti sesat yang di lakukan oleh nenek sadis itu, maka Chen Si Lei segera memberi tahu Lu Kai yang masih bersujud hormat kepada Chen Si Lei di dekat papan nama keluarga Ji.


"Lu Kai gunakan ilmu mukjizat ayam sakti mencakar tempurung untuk kau bisa bunuh nenek sadis itu",kata Chen Si Lei memberi petunjuk kepada Lu Kai cara untuk membasmi nenek sakti sesat itu.


"Iya Paduka hamba laksanakan ", jawab pemuda remaja itu berkelebat cepat dan menggerakkan tangannya membuat cakar ayam dengan kecepatan tinggi yang tidak di ketahui oleh nenek tua yang terdesak hebat oleh serangan maut dari para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti, maka Lu Kai bisa secepat kilat mencakar tempurung kepala nenek itu dengan jungkir balik yang sangat cepat sekali dan..


Crashhh !!


"Aghhhhhh !!",teriak nenek tua itu tewas dalam kepalanya remuk oleh serangan maut dari Lu Kai lakukan sesuai perintah Chen Si Lei.


"Paduka hamba sudah menyelesaikan tugas hamba dengan baik sesuai petunjuk anda ", kata Lu Kai bergembira dapat petunjuk ilmu silat sakti dari Kaisar Tang Agung.


"Terimakasih atas kerja keras mu dan kalian juga untuk ku",kata Chen Si Lei.


"Paduka kami akan merapikan kembali Istana Kerajaan Ji dan kota besar Ji",kata Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah mengetahui cara kerja mereka usai menyelesaikan tugas mereka untuk keamanan dan keselamatan rakyat di kota besar Ji, yaitu kenyamanan untuk membantu rakyat bisa hidup lebih baik dari pada sebelumnya.


"Paduka bagaimana cara anda menghadapi serangan asap merah kecil yang di timur istana kerajaan Ji ?",tanya Zhao Li Na mengikuti langkah Chen Si Lei yang berjalan ke seluruh Istana Kerajaan Ji dalam cuaca hujan deras yang masih ada sampai hari mulai menjelang pagi.


Chen Si Lei menggerakkan kipas ke arah atas langit untuk memberikan perintah kepada Dewa Hujan untuk berhenti menghujani kota besar Ji karena Chen Si Lei khawatir akan terjadi bencana banjir yang melanda wilayah kota besar Ji.


"Berhenti dan pindahkan aliran hujan mu ke daerah yang memiliki curah hujan terendah agar anugerah kebaikanmu merata ke seluruh dunia",kata Chen Si Lei di dalam hatinya berdoa tulus kepada Dewa Hujan yang segera menjawab doa nya.


Tak lama setelah itu cuaca pun mulai terang dan sinar pelangi yang muncul lebih dahulu daripada matahari dalam jarak waktu nol koma dua menit saja.


"Dua menit mu hadir di pagi hari ini saat berarti bagi kami di bumi..Terima kasih atas kebaikan mu Dewa Matahari ",kata Chen Si Lei menengadahkan kepalanya dan wajahnya ke arah matahari pagi yang cerah dan hangat menyinari dirinya.


"Paduka anda belum menjawab pertanyaan hamba tentang bagaimana cara anda menghadapi serangan asap merah di bagian timur Istana Kerajaan Ji ?", tanya Zhao Li Na mengulangi pertanyaannya seraya ikut melihat matahari pagi seperti yang di lakukan oleh Chen Si Lei.


"Aku hanya menggunakan sedikit ilmu mukjizat telapak matahari sakti untuk asap merah tebal tersebut menghilang dari sekitar Istana Kerajaan Ji",jawab Chen Si Lei tersenyum lembut sekali kepada Dewa Matahari yang membalasnya dengan senyuman yang penuh kasih sayang terhadap dirinya.


"Lalu anda datang untuk menyelamatkan hamba dan membantu Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti menghabisi nenek tua yang ternyata adalah sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang lima",kata Zhao Li Na memandang kagum kepada Chen Si Lei.


"Iyaaa ", jawab Chen Si Lei singkat saja.


"Ji Ten menghilang dari pertempuran di kota besar Ji menurut laporan dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti ", kata Zhao Li Na memberitahu Chen Si Lei tentang ayah mertuanya dari Selir ke dua puluh tiga Putri Aiko Kanazawa atau Ji Xiao Hua.


"Ji Yi Tong juga aku temukan sudah tewas terbunuh oleh seseorang di istana bagian belakang",kata Chen Si Lei memikirkan keselamatan dan keamanan gadis itu dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang menghilang dari pertempuran kemarin di pusat kota besar Ji.


"Paduka kita harus secepatnya mencari dan menemukan Ji Ten dan pembunuh Ji Yi Tong ", ucap Zhao Li Na yang ingin sekali membalas dendam atas kematian Ji Yi Tong meskipun ia tidak menyukai gadis itu karena persaingan cinta dan status sosial untuk mendapatkan perhatian Kaisar Tang Agung yang mereka berdua cinta.


"Tapi aku menyayangi nya sebagai teman baik ku di luar wilayah Kerajaan Zhao ku",tambah Zhao Li Na di dalam hatinya.


Chen Si Lei sudah berjalan keluar dari Istana Kerajaan Ji ketika Zhao Li Na baru sadar dari lamunan gadis itu, maka Zhao Li Na cepat mengejar pemuda sakti yang sangat hebat sekali itu.


Setibanya di luar Istana Kerajaan Ji, mereka melihat seorang anggota dari Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti memberikan surat kabar tentang Ji Ten dan dua orang anaknya di sandera oleh musuh sakti sesat yang membawa kepala suku Ji Ten keluar dari wilayah suku Ji.


"Ayo kita harus segera menolong Ji Ten dan kedua anaknya yang tersisa dari Sekte Ninja Sesat Elang Biru cabang empat ",kata Chen Si Lei usai membaca surat tersebut dari anggota Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Chen Si Lei berjalan ke arah pintu keluar dari kota besar Ji yang berbeda dengan pintu keluar dari kota besar Ji yang menjadi tempat tujuan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah menunggu Chen Si Lei bersama Selir ke dua puluh tiga Putri Aiko Kanazawa di pintu keluar dari kota Ji bagian barat daya.

__ADS_1


__ADS_2