Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Perjalanan Menuju Ke Kota Embun Bening.


__ADS_3

Chen Si Lei menggandeng tangan Selir ke empat Li Shao Ning di sepanjang jalan menuju ke kota Embun Bening, mereka berdua berjalan bersama sambil melihat - lihat keindahan alam yang sangat indah sekali seraya menghirup udara segar dan sejuk pegunungan Baodingsan.


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya berjalan di belakang mereka berdua sambil minum arak kesukaannya dari botol khusus minuman keras nya dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mengawasi mereka berdua yang berjalan di depan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.


"Ah aku sungguh lelah sekali.Aku harus istirahat sejenak",kata Selir ke empat Li Shao Ning memegang kedua kakinya yang terasa pegal dan lelah berjalan terus menerus tanpa istirahat selama berhari -hari ini.


"Ya baiklah, ayo kita istirahat dahulu di tepi jalan di bawah pohon itu",kata Chen Si Lei mengizinkan gadis itu untuk istirahat dan duduk di bawah pohon pinggir jalan raya .


Gadis itu duduk dengan patuh sambil memijat -mijat kedua kakinya dan minum air putih yang sudah di siapkan oleh Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti untuk melayani keperluan sehari -hari mereka berdua, dan Chen Si Lei memilih untuk dia menikmati keindahan alam yang sangat indah sekali dengan istrinya .


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao minum arak kesukaannya bersama Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti duduk bersama Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dengan jarak yang tidak jauh dari kedua orang majikannya yang sangat di puja dan di kagumi oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.


Li Shao Ning berdiri untuk berjalan -jalan di sekitar lokasi mereka beristirahat di tepi jalan, dan gadis ini melangkah ke arah sungai kecil untuk membasuh wajah dan kedua tangannya dengan di awasi oleh Chen Si Lei yang menatap gadis itu di sekitar gadis itu .


"Ah segar sekali air sungai kecil ini",kata gadis itu membasuh wajah amat cantik jelita sekali dan manis sekali bagai sekuntum bunga mawar di musim dingin yang sangat menarik sekali.


Bluk !!


"Eh ",gadis itu terkejut sekali karena ada beberapa orang yang berpakaian serba coklat muda melempar batu kecil ke air sungai kecil hingga membasahi gadis itu.


"Wah kakak -kakak coba lihat di sana ada seorang gadis yang sangat cantik jelita sekali bagai seorang Dewi dari Langit yang turun ke Bumi",kata pria tampan yang terpesona dengan kecantikan Li Shao Ning yang sedang membasuh wajahnya di air sungai kecil.


"Ya aku sudah lihat ada seorang Dewi yang sedang membersihkan wajah di air sungai kecil ",kata seorang pria lain yang berjalan ke arah Li Shao Ning .


"Hai Nona apakah kamu seorang diri saja di sini ?", tanya salah seorang dari tujuh pria yang datang kepada Li Shao Ning yang segera berdiri dari kegiatan mencuci tangan dan kakinya di air sungai kecil.


"Kalian mau apa? ",tanya Li Shao Ning mengerutkan kening menatap tajam tujuh orang pria kasar itu.


"Mau apa ?tentu saja kami mau berkenalan dengan mu Nona bidadari",jawab pria yang lebih besar sambil mencoba untuk menyentuh dagu Li Shao Ning dengan kasar.


Chen Si Lei berkilat marah ke kelompok pria yang mengganggu selir nya dengan kasar, maka Chen Si Lei segera berkelebat cepat dan memotong tangan pria yang berani untuk menyentuh Li Shao Ning dengan kecepatan yang luar biasa .


Crakkkkkk !!


"Aghhhhhh! ! ", teriak pria itu kehilangan tangannya oleh Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat memotong tangan pria yang berani mencoba untuk menyentuh selir nya.


"Ayo siapa yang berani mengganggu wanita ku?!!Aku habisi kalian !!", hardik Chen Si Lei sudah berada di dekat Li Shao Ning yang segera masuk ke dalam pelukan Chen Si Lei yang menutupi wajah gadis itu dengan kerudung.


"Kurang ajar! ! kau berani melukai teman kami!!",hardik para pria ganas itu marah kepada Chen Si Lei .


"Aku juga berani untuk memenggal kepala kalian semua!!",hardik Chen Si Lei.


Wuttttt! !


Pria tampan yang terpesona dengan kecantikan Li Shao Ning mengeluarkan ilmu pedang mukjizat sesat yang sangat berbahaya untuk menghadapi pedang sakti mukjizat milik Chen Si Lei.


"Pria sombong !!Aku tidak takut kepada mu !!", hardik pria sadis itu.


Pria itu adalah seorang pangeran dari Sekte Sesat burung hitam yang sudah lama sekali mengincar para wanita cantik jelita untuk di jadikan sebagai budak ilmu hitam nya dan hari ini pria ini tergiur dengan kecantikan dan keindahan tubuh Li Shao Ning yang tidak sengaja terlihat oleh Pangeran Muda Yuan Mu .


Pangeran Muda Yuan Mu sudah ingin sekali mendapatkan gadis yang di inginkan nya, maka ia segera memerintahkan para anggotanya untuk menangkap gadis itu ,tapi Chen Si Lei tiba-tiba muncul di hadapan Pangeran Muda Yuan Mu serta Chen Si Lei juga telah memotong tangan saudaranya.


Maka Pangeran Muda Yuan Mu menjadi marah sekali kepada Chen Si Lei, lalu ia tidak segan untuk mengeluarkan ilmu pedang mukjizat sesat yang di miliki untuk menghadapi pria bertopeng rajawali emas sakti yang sudah dia ketahui sebagai seorang Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sangat terkenal di Tionggoan.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah datang untuk membantu Chen Si Lei yang sedang bertarung melawan seorang pria sakti kaum sesat berwajah tampan dan gagah perkasa.


"Hadapi mereka !!", hardik Pangeran Muda Yuan Mu kepada para anggotanya.


"Siap Paduka hamba laksanakan!!",jawab para anggota Sekte Sesat burung hitam menyerang Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti dengan ganas sekali sehingga para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti segera mengeluarkan ilmu kepandaian mereka masing - masing.


Wuttttt !!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok menggunakan ilmu mukjizat golok sakti menangkis serangan senjata tajam para anggota Sekte Sesat burung hitam dengan kecepatan tinggi.


Wuttttt !!


Li Shao Ning mengeluarkan ilmu pedang payung langit biru menyerang sejumlah orang musuh sakti sesat secara cepat dan hebat sekali sehingga para musuh sakti sesat terkejut sekali melihat kelihaian ilmu payung gadis itu.


Wuttttt !!

__ADS_1


Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat sehingga Pangeran Muda Yuan Mu terkejut sekali.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


Dessssssss !!


Pangeran Muda Yuan Mu mengeluarkan ilmu pukulan hawa sesat untuk melawan pukulan mukjizat telapak sakti bunga persik milik Chen Si Lei.


Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan pedang mukjizat sesat dari Pangeran Muda Yuan Mu yang ternyata sangat hebat sekali sehingga Chen Si Lei harus menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti untuk menghadapi pria keji ini.


Wuttttt !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang Gunung Ling yang dahsyat sehingga pria ganas itu terkejut sekali melihat kelihaian ilmu pedang dari Pendekar Rajawali Emas Sakti.


Wuttttt !!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis pria ganas itu yang terkejut sekali melihat pedangnya hancur oleh Chen Si Lei yang segera membabat habis kepalanya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!!


Chen Si Lei menggunakan kipas menangkis serangan senjata tajam para musuh sakti sesat yang mengurung Selir ke empat Li Shao Ning yang menggunakan ilmu mukjizat payung biru untuk menghindari serangan maut dari para musuh sadis itu.


Wuttttt !!


Li Shao Ning memekik kaget melihat payung biru nya terpental jatuh jauh dari nya oleh pihak musuh secara cepat dan ganas sekali.


"Payung ku",kata Li Shao Ning berlari untuk mengambil payung nya yang jatuh ke sungai kecil.


Li Shao Ning tidak menyadari bahwa ada beberapa orang musuh sakti sesat yang berada di sekitar sungai kecil itu dan mengurung dirinya dengan sikap ganas dan kejam sekali.


"Halo Nona manis senang sekali kami bisa bertemu dengan mu",sapa sejumlah pria ganas mendatangi Li Shao Ning yang terkejut sekali dengan banyaknya pria ganas mengurung dirinya dengan sikap yang sangat menakutkan bagi gadis itu sampai menangis ketakutan.


"Jangan dekat -dekat dengan ku!!",jerit gadis itu menangis.


"Jangan khawatir Nona ,kami hanya ingin bersenang - senang bersama mu",kata salah seorang dari anggota Sekte Sesat embun hitam yang mendekati gadis itu.


Li Shao Ning mengeluarkan ilmu mukjizat telapak untuk menepis tangan kurang ajar dari pria ganas itu.


Wuttttt !!


Plakkkkkk !!


"Hei sombong sekali kau Nona",kata seorang pria ganas lain yang sudah datang untuk menangkap gadis yang terkejut sekali melihat wajah ganas para pria kasar itu.


"Aghhhhhh! ! Jangan pernah sentuh aku!!",teriak gadis itu berusaha keras untuk kabur dari kepungan pria ganas yang mengurung dirinya.


"Hei kalian !!Ku bunuh kalian !!", hardik Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam hancur para pria ganas yang mengurung Selir ke empat Li Shao Ning .


Wuttttt !!


Dessssssss !!


Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala pria ganas yang berada di belakang Li Shao Ning dengan berusaha keras untuk menangkap gadis itu.


Wuttttt !!


Crakkkkkk!!


Chen Si Lei menyambar tangan gadis dan memeluknya cepat agar Li Shao Ning tidak ketakutan karena gangguan dari para pria ganas terhadap gadis itu.


"Jangan takut sayang ada aku yang akan melindungi mu",kata Chen Si Lei halus kepada Selir ke empat Li Shao Ning terkejut sekali karena Chen Si Lei memeluk gadis itu dengan erat.


"Hei kau kenapa kau memeluk ku?",gadis itu menolak untuk di peluk Chen Si Lei.


"Karena kau istri ku",jawab Chen Si Lei memeluk gadis itu dengan jauh lebih erat.


"Jangan peluk -peluk aku!!",jerit gadis itu menangis di panggul oleh Chen Si Lei di atas pundaknya.

__ADS_1


"Rapikan kembali jalanan ini",perintah Chen Si Lei kepada para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


" Siap Paduka hamba laksanakan",jawab Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


Chen Si Lei menatap tajam Li Shao Ning yang duduk di kursi meja makan di kedai kecil pinggir jalan masuk ke dalam kota Embun Bening.


"Makan ",perintah Chen Si Lei .


"Ya Paduka hamba makan",jawab gadis itu patuh untuk makan siang di hadapan Chen Si Lei.


"Berikan pusaka sekte embun putih kepada ku",perintah Chen Si Lei.


"Ini ambillah pusaka sekte embun putih",jawab gadis itu menyerahkan pusaka itu kepada Chen Si Lei yang menyimpannya di dalam saku pakaiannya.


"Rambut mu indah sekali",puji Chen Si Lei membelai lembut rambut panjang gadis itu yang sedang makan siang di hadapannya.


"Jangan sentuh rambut ku",kata gadis itu menjauhi diri dari Chen Si Lei.


"Mau aku sentuh atau tidak.Apa hak mu melarang ku?",tanya Chen Si Lei galak.


"Karena. ..",


"Dengar ya? Kau memiliki kewajiban untuk melayani ku kapan saja aku mau kau ", perintah Chen Si Lei menarik gadis itu masuk ke dalam kamar tidur di penginapan di dekat pintu masuk ke kota Embun Bening.


Li Shao Ning mendesah lembut melayani keinginan Kaisar Tang Agung terhadap dirinya, dan Chen Si Lei menatap gadis yang berada di bawah tubuhnya dengan tatapan mata tajam sekali .


"Kau milik ku..Kau harus ingat itu",kata Chen Si Lei menggigit lembut tubuh halus Li Shao Ning yang memejamkan mata karena sentuhan yang di berikan oleh Chen Si Lei sangat hebat sekali sehingga gadis ini berkali-kali menghela napas karena harus menahan diri untuk tidak menolak memberikan pelayanan istimewa untuk Kaisar Tang Agung.


"Ahh aku sangat bahagia sekali hari ini",kata Chen Si Lei bangun tidur pada pagi hari itu.


Chen Si Lei melihat gadis yang tidur pulas di sampingnya dengan tatapan mata kasih sayang terhadap gadis cantik jelita sekali itu. Chen Si Lei segera mandi di dalam kamar mandi untuk rapi -rapi dahulu sebelum sarapan pagi bersama Selir ke empat Li Shao Ning.


Li Shao Ning bangun tidur dengan tubuh terasa sakit dan lelah sekali karena Chen Si Lei melakukan hal itu berkali-kali sampai pria itu tidur pulas dengan wajah yang menunjukkan bahwa pria ini telah berhasil mendapatkan yang diinginkannya dari istrinya, yaitu Li Shao Ning.


"Selamat pagi sayang",sapa Chen Si Lei usai berpakaian rapi dan bersepatu rapi.


"Selamat pagi Paduka",sapa Selir ke empat Li Shao Ning membiarkan Kaisar Tang Agung menciumnya mesra sebagai ungkapan kasih sayang.


"Aku sudah siapkan air hangat untuk mu mandi",kata Chen Si Lei menggendong gadis itu ke dalam kamar mandi.


"Paduka hamba bisa melakukan sendiri",kata gadis itu di masukkan ke dalam bak mandi oleh Chen Si Lei.


"Baiklah aku tunggu kau selesai mandi di ruang makan",kata Chen Si Lei mencium gadis itu lagi.


Chen Si Lei menunggu dengan sabar sampai gadis itu usai berpakaian rapi dan anggun dengan rambut panjang indahnya yang di beri tusuk konde burung Hong giok.


"Ayo kita makan pagi bersama",kata Chen Si Lei meminta gadis itu duduk di kursi sebelah kanannya.


"Aku akan membuat mu cepat hamil anak ku agar aku bisa membuktikan kepada dunia bahwa Kaisar Tang Agung bisa mendapatkan banyak pangeran dan putri hebat dari para wanitanya, termasuk diri mu..yang harus bersama ku sampai aku izinkan kau pulang ke rumah kita",kata Chen Si Lei mencium gadis itu usai makan pagi.


"Hamba bukan babi yang harus memproduksi banyak anak",kata Selir ke empat Li Shao Ning tidak bisa menolak perintah Chen Si Lei untuk setiap saat kalau ada waktu luang selalu memintanya untuk melayani Chen Si Lei.


"Kau bukan babi tetapi kau istri ku",kata Chen Si Lei halus kepada gadis yang di belai lembut oleh Chen Si Lei di hari berikutnya di dalam rumah penginapan dekat pintu masuk ke dalam kota Embun Bening.


"Sama saja",kata gadis itu merapikan pakaian usai melaksanakan tugas sebagai seorang istri terhadap suami.


"Ah pokoknya ikuti saja mau ku",kata Chen Si Lei meraih gadis itu untuk berjalan keluar dari rumah penginapan tersebut.


Mereka berdua melihat banyak sekali orang tewas dalam keadaan mengerikan di depan pintu masuk ke dalam kota Embun Bening.


"Ah siapakah yang sudah melakukan pembunuhan kejam terhadap para kaum persilatan bersih di pintu masuk ke kota Embun Bening ?", tanya Chen Si Lei .


"Kalau di lihat dari pengamatan hamba ,hamba menduga bahwa mereka tewas di bunuh oleh Sekte Sesat lintah hitam yang berada di dalam kota Embun Bening ",jawab gadis remaja cantik jelita ini sambil menggunakan jarum bening untuk selidiki kasus pembunuhan terhadap para kaum persilatan bersih yang mereka temukan di pintu masuk ke dalam kota Embun Bening.


"Sekte Sesat lintah hitam atau apa pun. Aku harus menyelesaikan masalah ini dan aku harus menghukum mati mereka semua",kata Chen Si Lei marah sekali.


"Kita harus memakamkan semua jasad ini sebelum kita masuk ke dalam kota Embun Bening",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah memerintahkan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti.


"Siap Tuan Besar Wu Sin Hao",jawab Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti patuh kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Lalu, Chen Si Lei masuk ke dalam kota Embun Bening bersama Selir ke empat Li Shao Ning dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang berjalan bersama -sama.

__ADS_1


__ADS_2