
Rombongan pasukan Kerajaan India Kuno bergerak dengan berani di pimpin oleh Chen Si Lei Sang Pendekar Rajawali Emas Sakti dan Pangeran Makhota Numba yang berada di depan untuk menghadapi pasukan kaum pemberontak Kerajaan India Kuno yang di pimpin oleh Ratu dan Pangeran Ayunda .
"Wu Sin Hao kau bergerak dan hadapi pasukan musuh bagian belakang",perintah Chen Si Lei mengatur strategi pasukannya.
"Siap Paduka",jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao patuh kepada Chen Si Lei ,lalu pria itu membawa sepasukan untuk melakukan penyerangan terhadap musuh di bagian belakang.
Wuttttt !!
Jlebbbb, jlebbb, jlebbb, jlebbb !!
Pasukan yang di pimpin oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao telah memanah para pasukan musuh bagian belakang.
"Lauw Yi Chen kau bawa pasukan hadapi pasukan musuh bagian kiri ", perintah Chen Si Lei mengatur untuk pasukan yang di pimpin oleh Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen.
"Siap Paduka ", sahut Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen sigap dan langsung ke tempat bagian kiri bersama pasukannya.
Werrrrrrr !!
Cep ,cep, cep !!
Pasukan yang di pimpin oleh Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen telah membunuh para pasukan musuh bagian kiri.
"Yu Erl dan Si Tangan Sakti pimpin pasukan bagian kanan dan hancurkan tiga orang di bagian tengah di barisan kanan",perintah Chen Si Lei mengatur pasukan khusus untuk Si Mata Satu Yu Erl dan Si Tangan Sakti.
"Siap Paduka",sahut Si Mata Satu Yu Erl dan Si Tangan Sakti patuh.
Wushhh !!
Bressssss! !
"Aghhhhhh !!"pekik kematian para pasukan musuh bagian kanan yang tewas oleh hawa mukjizat Si Tangan Sakti.
"Lima paman dari lembah penjahat barat habiskan pasukan musuh yang berada di depan",perintah Chen Si Lei mengatur untuk pasukan yang di pimpin oleh Lima penjahat barat.
"Siap Paduka !!", teriak Lima orang aneh dari lembah penjahat barat serentak.
Wuttttt !!!
Bressssss !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Pasukan musuh bagian depan lari untuk menghindari serangan dari lima orang aneh dari lembah penjahat barat yang sudah menghabiskan separuh kawan para musuh itu.
"Pangeran Makhota Numba sekarang kau dan pasukan mu bisa hadapi Ratu dan Pangeran Ayunda segera, karena mereka berdua sudah terkurung oleh pasukan ku",kata Chen Si Lei memberitahu cara untuk membunuh dua orang musuh dari Pangeran Makhota Numba.
"Terimakasih Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata Pangeran Makhota Numba beri hormat kepada Chen Si Lei.
"Ayo kita serang mereka !!", seruan keras dari Pangeran Makhota Numba untuk para pasukannya.
Brrrrrrrrrrrrr! !
Chen Si Lei sendiri bergerak cepat untuk menghadapi lima orang kaum kangouw kaum sesat bagian wilayah kaki gunung Himalaya Timur.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau adalah orang Kekaisaran Tang,kenapa ikut campur dalam masalah dalam Kerajaan India Kuno kami?!!",hardik salah seorang dari lima kaum sesat itu.
"Karena kami bersahabat dan aku tahu kalian semua adalah orang -orang pilihan dari Pangeran Phing untuk membunuh ku dengan cara licik untuk menyalahkan Raja Kerajaan India Kuno apabila aku terluka atau mati di wilayah mereka, maka Pangeran Phing akan mencoba menghasut Ayahanda Kaisar Tang untuk perang melawan Raja Kerajaan India Kuno. Bukankah begitu maksud kotor dari orang yang menjadi Junjungan kalian ?!!",tukas Chen Si Lei membuka maksud licik dari musuh besarnya di dalam Kekaisaran Tang.
"Kau sungguh kurang ajar sekali telah menuduh Pangeran Phing kami sebagai orang licik dan kotor terhadap keponakan nya sendiri!!",hardik salah seorang dari lima orang itu marah.
"Oh aku salah menuduh rupanya, begitu maksud mu?Hahahaha aku tidak bodoh untuk bisa di permainkan oleh kalian semua yang menjadi pion dari Pangeran tua yang serakah itu !!", hardik Chen Si Lei dengan nada tinggi dan berani.
"Kurang ajar! ! Kalau begitu kau harus mati di tangan kami atas penghinaan mu terhadap Pangeran Phing kami!!",hardik Lima orang musuh itu serentak marah.
"Majulah !!Aku tidak takut pada kalian semua maupun kepada Junjungan kalian yang gila kekuasaan itu !!", hardik Chen Si Lei sudah meluncurkan serangan hebat kepada lima orang musuh nya itu.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Pedang Chen Si Lei menghadapi lima senjata tajam dari lima orang musuh sakti yang memercikkan cahaya saat lima senjata di adu melawan satu pedang tajam.
Wushhh !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg ! !
__ADS_1
Trangggggg! !
Gerakan cepat Chen Si Lei dengan gerakan rajawali emas sakti menerkam lima orang bersenjata tajam memantulkan cahaya dan suara berdesing keras.
Wushhh !!
Cranggg !!
Sebuah senjata salah seorang musuh telah patah oleh pedang Chen Si Lei yang sangat hebat dan lihai.
Wushhh !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Syuutttttttt !!!!
Chen Si Lei menggunakan ginkang menggerakkan pedang secepat kilat mengadu kekuatan lima senjata tajam dari lima orang sakti yang gunakan ilmu yang sakti pula dalam ilmu silat yang tidak di kenal oleh Chen Si Lei yang belum kenal ilmu silat dari berbagai Sekte besar di Tionggoan selain Sekte Gobi Pay dan Bu Tong Pai.
Wushhh !!
Trangggggg! !
Trangggggg! ! !
Syuutttttttt !!
Crakkkkkk !!
Tetapi Chen Si Lei bisa menggunakan ilmu andalannya yang sangat hebat dan lihai yaitu ilmu pedang rajawali sakti yang di gabungkan dengan ilmu piramida sakti dan ilmu ginkang istimewanya sehingga salah seorang dari musuh telah terpisah dari badan dan kepalanya oleh Chen Si Lei.
Wushhh !!
Trangggggg! !
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Gerakan meluncur di antara empat orang musuh bersenjata tajam dan lihai, Chen Si Lei masih bisa menggerakkan pedang ke berbagai arah .
Cranggg !!
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei melompat di antara empat orang musuh dan salah satu dari empat orang musuhnya telah terpotong badan menjadi dua bagian oleh Chen Si Lei.
Wushhh! !
Trangggggg! !
Trangggggg! !
Trangggggg! !
Chen Si Lei bergerak cepat berputar di udara sambil menggunakan ilmu pedang rajawali sakti yang mengandung hawa mukjizat bunga persik untuk melawan tiga senjata tajam dari tiga orang musuh yang lihai.
Syutttttttttt !!
Cranggg !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat bagai rajawali emas sakti membabat habis kepala musuh sekaligus dengan senjata musuh itu yang telah putus keduanya oleh Chen Si Lei.
"Kau sungguh ganas",kata salah seorang dari dua orang musuh sakti tersisa.
"Untuk kalian yang sudah sangat jahat. Tentu saja aku harus ganas",ucap Chen Si Lei berkilat menyeramkan sekali.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei berkelebat cepat menerjang sangat hebat sehingga salah seorang dari dua orang musuh sakti terkejut ,namun tidak bisa membalas dengan cepat karena Chen Si Lei sudah memotong kepala musuh itu.
Syutttttttttt !!
Trangggggg !!
Crakkkkkk !!
Gerakan cepat Chen Si Lei menerjang ganas sampai pedang lawan terlempar dari musuhnya dan musuh itu telah terpotong pedang Chen Si Lei.
__ADS_1
Brrrrrrrrrrrrr !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak sejumlah orang yang mengurung Pangeran Makhota Numba yang salah arah dari pesan Chen Si Lei semula telah tewas oleh Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat sambil gunakan pedang dan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik.
"Mundurlah Pangeran Makhota Numba",kata Chen Si Lei cepat agar Pangeran Makhota Numba mundur dari serangan musuh nya yang lihai.
"Tapi aku harus bisa membunuhnya ", kata Pangeran Makhota Numba menolak untuk mundur.
"Baiklah seterah kau saja ", kata Chen Si Lei menggerakkan tangan untuk para pengikutnya mundur dan mengurung saja agar dua orang musuh terakhir tidak bisa kabur dari mereka.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei sudah lenyap dari tempat itu untuk mengambil sesuatu yang sangat penting di dalam tenda musuh dan dia menemukan sebuah peta Kota Raja Nepal serta sejumlah titik cara untuk mendapatkan Kerajaan Nepal yang sudah di incar oleh kaum pemberontak Kerajaan itu sendiri yang di kuasai oleh Raja Kumbang Sakti dan para pengikutnya.
Krekkk !!
"Aghhhhh !!", teriak Chen Si Lei saat tanah tenda bergetar dan terbukalah sebuah jalan tikus untuk masuk ke wilayah Kerajaan Nepal dengan mudah dan cepat tiba tanpa ada gangguan.
"Wah penemuan yang sangat hebat",kata Chen Si Lei takjub dengan penemuan nya ini.
"Hmm..Emm",suara orang tersumbat pada hidung dan mulutnya dari dalam tanah .
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei masuk ke dalam tanah yang merupakan lorong bawah tanah yang terbagi dalam empat jalan dengan tujuan berbeda dan Chen Si Lei mencoba jalan ke arah nomor satu yang cukup panjang dan gelap, lalu berakhir di sebuah hutan luas yang ada rumah kecil.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Krekkk !!
"Kau jangan takut aku akan menolong mu ", kata Chen Si Lei halus pada seorang yang menjadi tawanan dari musuh -musuh itu.
Pria yang tertawan itu mengangguk patuh pada Chen Si Lei yang cepat membuka sumpalan kain tebal pada mulut pria itu dan begitu bisa bicara,pria itu gunakan bahasa Nepal yang juga dikenal baik oleh Chen Si Lei yang cepat mengangguk untuk bantu temukan saudara -saudara pria itu.
"Kita keluar dulu dari tempat ini lalu kita bisa mencari dan menemukan ke lima eh sebelas orang saudara mu termasuk adik perempuan mu nomor sebelas dari satu selir Ayahanda mu di Kerajaan Nepal ", kata Chen Si Lei membuka rantai pengikat dari pria itu.
Klang !!
"Terimakasih ", kata pria yang ternyata Raja Nepal sendiri.
"Ayo tunjukkan kepada ku di mana terakhir kalian semua terpisah atau kalian di pisahkan dari para anggota keluarga mu oleh para musuh kalian",kata Chen Si Lei menyambar tangan Raja Nepal.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Hutan lebat lagi yang di hadapi oleh Chen Si Lei yang membawa Raja Nepal untuk mencari dan menemukan sekitar seratus orang anggota keluarga Raja itu yang hilang, termasuk sebelas saudara nya dan adik eh putrinya yang nomor sebelas yang hilang dari rombongan nya.
Hutan ini berkabut putih hawa dingin dari Gunung Himalaya Timur yang di terpa oleh sinar matahari sepanjang hari dan abadi menurut yang di dengar oleh Chen Si Lei dari Raja Nepal ceritakan kepada nya sambil mencari tahu keberadaan dari para anggota Keluarga nya.
Chen Si Lei mengikuti petunjuk dari Raja Nepal sehingga tanpa sadar bahwa dia semakin jauh dari tempat semula dia datang dan dia akhirnya ikut berhenti di tengah hutan berkabut itu, dan Chen Si Lei mulai mengamati sekitar hutan yang di masuki oleh nya dan berkabut tebal.
"Tolongggg !!Tolongggg kami !!", teriak sekitar lima puluh orang dari arah sungai dingin.
"Di sana ada beberapa orang ku",kata Raja Nepal berjalan cepat untuk menolong orang -orang nya.
"Awas !!", teriak Chen Si Lei menyambar Raja Nepal dari serangan senjata rahasia dari sekitar hutan menuju sungai dingin.
Wuttttt !!
Bressssss !!
Bruakkk !!
Sekitar seribu senjata roboh oleh terjangan pukulan bunga persik milik Chen Si Lei yang cepat menolong Raja Nepal.
Wushhh !!
Bressssss !!
Seribu senjata bening roboh dari arah depan mereka berdua oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.
Wushhh !!
Bressssss! !
Bruakkk !!
Brrrrrrrrrrrrr !!
Chen Si Lei dan Raja Nepal sudah melewati batas rahasia senjata dan jebakan yang sudah di siapkan oleh pihak musuh untuk siapa pun yang ingin menolong anggota keluarga Raja Nepal.
Mereka berdua melihat sekitar lima puluh orang tergantung pada jaring bambu untuk di tenggelam kan di dasar sungai dingin untuk di bunuh hidup -hidup oleh pihak musuh secara keji dan tidak manusiawi, dan Chen Si Lei merasa sangat marah sekali atas kekejaman pihak musuh terhadap orang -orang yang tidak bersalah demi kekuasaan kaum sesat.
"Raja kau tunggulah di sini. Aku akan mencoba untuk menolong lima puluh orang mu ",kata Chen Si Lei hormat kepada Raja Nepal.
"Iya aku tahu, cepatlah selamatkan mereka",kata Raja Nepal yang sudah terlihat pucat melihat orang -orang nya terkurung jaring yang sudah akan di masukkan ke dalam air sungai dingin.
__ADS_1