
Chen Si Lei memacu kudanya dengan sangat cepat sekali tanpa menyita waktu untuk istirahat selama perjalanan yang sangat jauh sekali dan penuh rintangan dari cuaca ekstrem, hujan deras yang sangat besar tetapi tidak menyurutkan niat baik dan semangat juang tinggi Chen Si Lei untuk sampai ke kota tersebut.
Dan hanya dalam waktu dua puluh jam perjalanan dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung menuju ke Kota Bei An, Chen Si Lei berhasil tiba tepat waktu dan tanpa perlu membuang waktu yang lama lagi, Chen Si Lei langsung menerjang pintu gerbang masuk ke dalam kota Bei An dengan terjangan kudanya.
Bruakkk !!
" Aghhhhhh !!Pendekar Rajawali Emas Sakti sudah datang !!", teriak para pasukan keamanan dan keselamatan para musuh sakti sesat yang terkejut sekali melihat kedatangannya dengan menghancurkan pintu gerbang masuk ke dalam kota Bei An dengan kudanya saja.
Chen Si Lei melihat sejumlah besar para pasukan Pendekar persilatan bersih terus menerus berjuang keras untuk menyelamatkan Kota Bei An dengan ilmu kepandaian mereka masing - masing.
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Kobaran api menyala dan membakar banyak sekali bangunan dan sebagainya di dalam kota Bei An, jasad para pejuang, musuh dan para penduduk kota Bei An tergeletak berserakan di mana - mana, dan air hujan pun terus mengguyur dalam kota tersebut.
Namun Chen Si Lei melihat semangat juang tinggi dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang berusaha keras untuk dapat menerjang masuk ke dalam Kuil Langit dengan semangat yang tinggi sekali, dan membuat Chen Si Lei bangga dengan kerja keras dari kawan-kawan nya itu.
"Maju terus pantang mundur dan musnahkan para musuh sakti sesat dengan gagah berani!!",perintah Chen Si Lei kepada para pasukannya yang semakin lama semakin bersemangat untuk terus maju demi rakyat kota Bei An.
Chen Si Lei menerjang hebat menghantam hancur para musuh sakti sesat yang berada di pintu gerbang menuju ke Kuil Langit dengan terjangan kuda putihnya dan busur panah otomatis yang di gunakan olehnya untuk memanah para musuh dengan ganas sekali.
Wuttttt !!
Syuutttttttt !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb !!
Jlebbbb! !
Bruakkk !!
"Paduka. ..!!",teriak para pasukannya tersenyum bahagia melihat kedatangannya yang langsung membuka pintu Kuil Langit bagi mereka yang sedang berjuang untuk menyelamatkan para sahabat mereka.
Chen Si Lei membalas senyuman mereka dengan senyuman semangat untuk para sahabat terus maju .
" Ya aku datang. ...Lanjutkan perjuangan kalian semua !!", teriak Chen Si Lei yang segera menggunakan kudanya menerjang hebat ke arah musuh yang sedang bertarung melawan seorang pria gagah perkasa yang sudah kelelahan dalam perjuangannya.
Brak !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis kepala musuh sakti sesat itu.
"Lei Lei terimakasih kau telah menolong ku ", kata Chen Song pria gagah perkasa yang sudah berhasil di selamatkan olehnya ini.
" Song Gege bangunlah dan ayo kita berjuang bersama dan habisi mereka ", kata Chen Si Lei menarik Chen Song bangun dari tanah basah oleh air hujan.
" Yaa .Ayo !!",teriak Chen Song bersemangat kembali.
Mereka berdua membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat yang sudah terdesak hebat oleh Chen Si Lei yang menggerakkan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti secara cepat dan ganas sekali.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Agh pedang pusaka dunia persilatan berada di tangan Pendekar Rajawali Emas Sakti !!", teriak salah seorang dari anggota Sekte Sesat yang terkejut sekali .
" Lihat Pendekar Rajawali Emas Sakti sudah menguasai dunia persilatan secara resmi !!",teriak para pendekar persilatan bersih terpana melihat pedang pusaka dunia persilatan nomor satu itu bergerak sesuai perintah Chen Si Lei yang ingin membasmi para musuh tanpa ampun.
" Betul sekali..Mulai dari hari ini Aku lah pimpinan tunggal Dunia Persilatan karena itu berikan semua pusaka dan kesetiaan kalian kepada ku dengan bersatu untuk membasmi mereka semua yang sudah membuat sengsara rakyat Tionggoan ", kata Chen Si Lei penuh wibawa yang sangat hebat sekali sehingga para pasukan Pendekar Persilatan bersih bersujud hormat kepada Chen Si Lei dan menyatakan kesetiaan mereka kepada Chen Si Lei secara sah.
" Hidup Pendekar Rajawali Emas Sakti !!Hidup Kekaisaran Tang Agung !!", teriak para pasukan dunia persilatan bersemangat untuk membasmi para musuh yang sudah panik dan ketakutan dengan pimpinan langsung dari Kaisar Tang Agung yang memerintahkan para pasukan Pendekar dunia kangouw menerjang mereka dengan sangat hebat sekali.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!!
Trangggggg !!
Para pendekar persilatan menggunakan ilmu pedang dan senjata mereka masing - masing menyerang para musuh dengan kehebatan mereka masing - masing.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggerakkan golok secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh tewas hancur di cincang halus oleh Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei dan Chen Song menerjang hebat sekali sehingga mereka berhasil tiba di dalam aula utama Kuil Langit dan mereka berkelebat cepat menerjang maju untuk menghadapi para musuh sakti sesat yang mengurung para pimpinan tinggi Kuil Langit.
Cranggg !!
Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis sejumlah senjata tajam milik musuh sakti sesat yang langsung di habisi oleh Chen Song dengan ilmu pedang mukjizat pulau emas selatan .
Crakkkkkk! !
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Song menggerakkan pedangnya menangkis pedang milik seorang pria keji yang mengandung hawa sesat berbahaya dan sedang di hadapi oleh Chen Lun dan Chen Li dengan cepat.
Cranggg !!
"Chen Song kau sudah datang. .",kata Chen Lun terkejut sekali dan senang sekali bisa bertemu dengan adiknya lagi.
" Song Gege ", panggil Chen Li terharu melihat koko keduanya lagi.
" Lun Gege. ..Ah Li..",panggil Chen Song tersenyum dan berlinang air mata haru bisa bertemu kedua saudaranya lagi.
" Awas. .",kata Chen Si Lei menggunakan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis kepala musuh sakti sesat yang sedang di hadapi oleh tiga orang saudara Chen itu.
Crakkkkkk !!
"Lei Lei ", panggil ketiganya terharu bisa bertemu dengan Chen Si Lei.
"Maaf aku sudah salah paham kepada mu ,sekarang aku sudah mengerti semua nya.Paman Lei ", kata Chen Lun menundukkan kepala meminta maaf kepada Chen Si Lei.
" Lun Lun sudahlah, lupakan masa lalu dan mari kita songsong masa depan yang lebih baik lagi ", jawab Chen Si Lei memeluk ketiganya sebagai tiga keponakan luarnya.
"Ya sudah, ayo lanjutkan perjuangan kita ", kata Chen Lun mengajak para saudara nya bertarung kembali menghadapi para musuh sakti sesat yang lainnya.
Mereka bertiga menerjang hebat menghantam hancur para musuh sakti sesat yang berada di ruangan lain di dalam Kuil Langit.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Bressssss !!
"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas hancur oleh serangan maut ketiga orang saudara Chen dari pulau emas selatan ini.
Chen Si Lei sudah lenyap dan tiba di depan ruang pimpinan tertinggi dari Kuil Langit yang sedang bertarung melawan seorang pria sakti kaum sesat yang sangat berbahaya bagi keselamatan pimpinan itu, maka Chen Si Lei segera turun tangan untuk membantu wanita itu.
" Bibi Chen ,mundurlah dan habisi saja yang lainnya. Biar aku yang membantu mu untuk menghukum mati dirinya ", kata Chen Si Lei menjura hormat kepada Ibu asli dari adiknya, Yang Yang.
" Kau Tang Si Lei putra Kaisar Tang Yu Feng dan Permaisuri Ling Huan Cu atau Ibu Suri Ling serta kakak dari putri ku Xi Yang Yang ?", tanya Chen Wan Li Yin nada haru.
" Ya aku Tang Si Lei, Bibi ",jawab Chen Si Lei seraya menangkis serangan senjata tajam musuh sadis itu dengan ilmu mukjizat Gunung Ling.
Wushhh !!
Plakkkkkk !!
"Pendekar Rajawali Emas Sakti sombong sekali kau ! ! ",hardik pria sadis itu.
"Memang aku sombong sekali. Mau apa kau ,orang tua gila?!",hardik Chen Si Lei.
"Kau benar-benar harus mati di tangan ku! ! ",hardik pria sadis itu menggunakan ilmu mukjizat hawa sesat tingkat tinggi untuk membunuh Chen Si Lei yang sudah menangkis dengan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik di sertai ilmu sakti mukjizat harpa sakti menghantam hancur pria ganas itu.
__ADS_1
Wuttttt !!
Dessssssss !!
"Kau yang harus mati di tangan ku ", kata Chen Si Lei sadis sekali sampai Chen Wan Li Yin kaget sekali melihat cara Chen Si Lei menghabisi musuhnya.
"Bibi Chen kenapa kau melamun saja ?Ayo habisi mereka ", kata Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat memenggal sejumlah orang musuh sakti sesat.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Tang Si Lei kau sungguh hebat sekali tetapi sangat menakutkan ", kata Chen Wan Li Yin terkesiap dengan kelihaian Pendekar Rajawali Emas Sakti itu.
Tetapi Chen Wan Li Yin tidak bisa diam lebih lama lagi karena sudah ada musuh sakti sesat yang datang kepadanya dan ia harus menggunakan ilmu pedang naga giok sakti membabat habis para musuh sakti sesat itu.
Wuttttt !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Chen Si Lei menggerakkan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti membabat habis sejumlah besar musuh sakti sesat di sebuah ruang kerja pimpinan Kuil Langit.
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
"Tang Si Lei, ikuti aku sekarang ", kata Chen Wan Li Yin menariknya untuk ikut ke sebuah ruangan lain.
"Ruangan apa ini?",tanya Chen Si Lei ketika ia melihat Chen Wan Li Yin membuka pintu di balik lukisan gambar Buddha dan memperlihatkan sebuah ruangan lain lagi.
"Ruang penyimpanan pribadi ku",jawab wanita sakti itu memintanya ikut turun ke ruang bawah tanah.
Brrrrrrrrrrrrr !!!
"Bisakah kau tidak menggunakan ilmu ginkang mu yang mengejutkan hati ku itu ?",tegur Chen Wan Li Yin kaget sekali karena Chen Si Lei tiba di dekatnya tanpa ada aba -aba dari pria muda sakti itu.
" Ya maaf. Bibi kan orang sakti .Kenapa masih bisa terkejut oleh ku?",Chen Si Lei melihat -lihat aneka barang kuno di dalam ruangan rahasia itu.
" Aku orang sakti zaman dulu berbeda dengan mu orang sakti zaman sekarang, yang suka sekali datang dan pergi seenaknya saja seperti hantu saja kau",kata Chen Wan Li Yin mengambil sebuah peta dari dalam guci keramik yang mirip guci alam semesta milik Dewi Kuan Im.
"Aku bukan hantu tetapi Dewa ",kata Chen Si Lei dalam hatinya.
"Ini ambillah pusaka peta harta karun Dinasti Ancient Era atau Dinasti Tionggoan Kuno dan harta karun ini hanya ada di pulau Surga Es dan di jaga ketat oleh Xi Lung Ketua Sekte Pulau Surga Es tetapi dia tidak bisa mengambil pusaka itu, karena dia bukan pemilik asli pusaka tersebut.Aku yakin pusaka tertinggi di dunia persilatan itu adalah milik mu seorang yang bisa memiliki dan menjaganya",kata Chen Wan Li Yin memberikan peta harta karun dinasti China Kuno kepada Chen Si Lei yang menyimpannya di saku bajunya dengan aman.
"Baiklah terimakasih, Bibi Chen atas kepercayaan mu memberikan pusaka ke empat dunia persilatan tertinggi kepada ku",kata Chen Si Lei menjura hormat pada wanita sakti yang berjuluk Pendekar Naga Giok Salju yang juga ibu kandung adik Yang Yang nya.
" Ya aku hanya bisa percaya kepada mu karena kau adalah seorang Kaisar Tang Agung pilihan langit dan bumi Tionggoan kami ",jawab Chen Wan Li Yin ramah.
"Ya baiklah aku pasti akan menjaga Tionggoan dengan nyawa ku sebagai tanda percaya mu kepada ku ", kata Chen Si Lei memberikan janjinya untuk Chen Wan Li Yin.
"Ya sudah, ayo kita pergi dari sini ",kata Chen Wan Li Yin mengajak Chen Si Lei ke luar dari ruangan rahasia pribadinya.
Setibanya mereka berdua di halaman depan Kuil Langit, mereka berdua melihat para pasukan Pendekar dunia persilatan sudah membasmi para musuh sakti sesat tanpa tersisa lagi dan kini hanya Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang masih bertarung melawan musuh terakhir di atas menara Kuil Langit.
"Paman Lei ", panggil Chen Lun,Chen Song dan Chen Li bersamaan datang dari arah timur Kuil Langit.
"Pendekar Rajawali Emas Sakti ", panggil Shiu Chiu berjalan dari arah barat Kuil Langit di ikuti oleh para sahabat lainnya.
" Paduka. ...!!",para Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti juga sudah datang dari arah selatan dan utara Kuil Langit.
" Wu Sin Hao mundur ", perintah Chen Si Lei melompat cepat ke atas menara Kuil Langit dan menghadapi seorang pria paruh baya yang sadis sekali.
Wuttttt !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik yang dahsyat menangkis pukulan sadis pria tua itu kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang segera berkelebat cepat turun ke lantai halaman depan menara Kuil Langit.
"Tang Si Lei senang sekali aku bisa bertemu dengan mu ",kata pria paruh baya itu tersenyum sadis sekali kepada Chen Si Lei.
" Aku memang orang gila karena julukan aku adalah Pendeta Gila Dari Lembah Api Tiga Raksa Abadi ", jawab pria paruh baya sadis itu menggunakan ilmu sakti hawa panas yang sangat hebat sekali kepada Chen Si Lei yang sudah menangkis serangan maut itu dengan ilmu mukjizat Gunung Shimen .
Wuttttt !!
Dessssssss !!
Chen Si Lei membuat pria paruh baya ini terlempar dari puncak menara Kuil Langit dan menjadi marah sekali kepadanya.
"Bocah laknat !!Aku bakar kau sampai habis !!",hardik pria tua itu menggunakan ilmu mukjizat api tiga raksa abadi menyerang Chen Si Lei yang sudah mengetahui kesadisan ilmu musuhnya itu.
Wushhh !!
"Mundur !!", teriak Chen Si Lei kepada semua orang yang berada di bawah menara Kuil Langit.
Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya berkelebat cepat keluar dari Kota Bei An sesuai perintah Chen Si Lei.
"Paduka. ...!!",teriak para pasukannya terkejut sekali melihat api sangat hebat dan ganas sekali menerjang Chen Si Lei.
Brussshhhhh !!
" Aghhhhhh !!",teriak Chen Wan Li Yin melompat cepat untuk menolong Chen Si Lei yang terlempar ke luar Kuil Langit dan di gantikan oleh Chen Wan Li Yin yang tewas terbakar Api Tiga Raksa Abadi.
" Bibi Chen Wan Li Yin. ...!!",teriak Chen Si Lei kaget sekali karena wanita baik hati tewas demi menyelamatkannya.
"Bocah laknat lihat ini !!Serangan ku!!",hardik pria tua sadis itu menggunakan ilmu mukjizat api tiga raksa abadi kembali untuk menyerang Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat menghantam hancur perut pria itu dengan ilmu mukjizat Gunung Shimen.
Bressss !!
"Aghhhhhh !!", teriak pria paruh baya ganas itu tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei yang sudah murka sekali.
Chen Si Lei berkelebat cepat berdiri di atas tembok besar untuk menggunakan ilmu mukjizat Gunung Shimen yang sangat besar dan hebat sekali untuk ia bisa memadamkan kobaran api yang melanda wilayah Kota Bei An.
"Wahai seluruh Dewa Air datanglah dan musnahkan api tiga raksa abadi yang melanda Kota Bei An !!Sekarang !!", perintah Chen Si Lei memanggil para Dewa Air untuk memadamkan api tersebut.
Brassshhh !!
Kini kota Bei An hangus menjadi debu dan puing -puing bangunan serta yang lain nya berserakan serta basah oleh air bah yang di datangkan dari para Dewa Air atas perintah Chen Si Lei.
"Terimakasih atas pertolongan kalian kepada ku",kata Chen Si Lei menjura hormat kepada para Dewa Air yang membalasnya dengan senyuman tulus hati memberi bantuan kepadanya.
Chen Si Lei duduk di atas puncak tembok besar memikirkan cara untuk Kota Bei An bisa kembali seperti sediakala.
" Mereka yang tidak bersalah harus bisa menjadi korban keganasan dan kekejian para manusia serakah. Aku harus mengembalikan mereka kembali untuk masa depan yang lebih baik lagi ", kata Chen Si Lei memanggil burung phoenix untuk merapikan kembali Kota Bei An seperti sediakala.
Burung phoenix melakukan tugasnya dengan baik sesuai perintah Chen Si Lei yang sudah berkelebat cepat membangun kembali fasilitas dan sebagainya di sekitar Kota Bei An.
"Paduka ", panggil Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya sudah tiba kembali ke Kota Bei An setelah mengetahui bahwa Chen Si Lei telah selamat dan kini sibuk merapikan kembali Kota Bei An.
"Kami akan membantu anda untuk merapikan kembali Kota Bei An dan mencari warga Kota Bei An yang masih hidup dari musibah ini ", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.
"Ya terimakasih, Wu Sin Hao ", jawab Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan kawan-kawan nya.
Chen Lun dan kedua saudaranya sibuk mengurus rakyat Kota Bei An yang masih hidup dan berada di luar Kota Bei An berkat bantuan dari Nian Chi dan Nian Yu serta Ning Yi dan Tse Tu dan Pu Tui bahkan Xiao Kai Zhong dan Zijie, Wang Bao Pendekar Angin Sakti dan Putri Qiu Chao serta Wang Li Ya juga hadir membantu untuk menyelamatkan rakyat Kota Bei An.
" Paduka ", kata mereka semua.
" Kalian semua sudah berjasa besar untuk rakyat kita. Aku akan memberikan peluang untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional serta menjadi bagian dari pemerintahan ku ",kata Chen Si Lei sudah mendengar bahwa mereka ingin membantunya.
" Terimakasih atas kebaikan Paduka kepada hamba semua !!", sahut para teman nya itu.
" Tse Tu dan Pu Tui,apakah kalian berdua masih ingin membantu ku menjadi menteri keuangan dan kepala tabib Istana Kekaisaran Tang Agung aku lagi ?", tanya Chen Si Lei tulus hati.
" Paduka hamba tidak berani menerima kebaikan Paduka karena hamba adalah penyebab utama meninggalnya Putri Yang Lan karena hamba yang telah berani melakukan hubungan terlarang dengan beliau hingga beliau hamil dan aborsi", jawab Tse Tu bersujud kepada Chen Si Lei.
Chen Si Lei menghela napas panjang dan memejamkan matanya sesaat untuk ia bisa menerima kenyataan pahit itu.
" Aku seharusnya menghukum mati mu untuk adik ku tetapi karena kau sudah bantu rakyat. Aku akan memberikan pengampunan kepada mu untuk kau dan Pu Tui bertugas sebagai Gubernur dan wakil Gubernur di Kota Bei An sebagai ganti hukuman mati mu",kata Chen Si Lei memberikan maklumat untuk Tse Tu dan Pu Tui bertugas di Kota Bei An.
" Terimakasih Paduka dan hamba berdua pasti akan melaksanakan tugas hamba dengan baik dan benar sesuai perintah Anda ", jawab Tse Tu dan Pu Tui bersujud hormat kepada Chen Si Lei.
" Wang Bao kau bisa menggantikan Tse Tu sebagai Menteri Keuangan ku dan Wang Li Ya adik mu bisa menjadi Kepala Tabib Istana Kekaisaran Tang Agung, Qiu Chao bisa kembali menjadi Ketua Laskar Merpati Rajawali Emas Sakti ", kata Chen Si Lei memberikan maklumat untuk Wang Bao dan keluarganya.
" Siap Paduka kami laksanakan ", jawab Wang Bao dan keluarganya sujud hormat kepada Chen Si Lei.
"Xiao Kai Zhong senang sekali aku bisa bertemu dengan mu lagi ", kata Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada kedua temannya.
" Paduka hamba dan Zijie sudah mundur dari Sekte Gunung Yang karena kami ingin ikut membantu anda dalam pembangunan nasional dan internasional untuk memajukan Tionggoan ", kata Xiao Kai Zhong dan Zijie sujud hormat kepadanya.
"Baiklah aku perintahkan untuk mu menjadi menteri kelautan ", perintah Chen Si Lei memberikan maklumat tersebut kepada Xiao Kai Zhong dan Zijie.
" Siap Paduka hamba laksanakan ", jawab Xiao Kai Zhong dan Zijie bersamaan.
__ADS_1
"Untuk Chen Lun dan Chen Song. Aku ingin kalian berdua menjadi Dewan Agung bagian Keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung ", perintah Chen Si Lei memberikan maklumat tersebut kepada Chen Lun dan Chen Song yang sudah bersujud hormat kepada Chen Si Lei bersama keluarga mereka masing - masing.
"Baiklah Paduka kami laksanakan ", jawab Chen Lun dan Chen Song serentak.
" Dan untuk mu Shiu Chiu .Aku perintahkan untuk kamu menjadi wakil Ketua dari Dunia Persilatan karena aku sebagai pemimpin tunggal Dunia Persilatan ,aku akan sibuk dengan berbagai macam urusan ku yang lainnya ", perintah Chen Si Lei memberikan maklumat untuk Shiu Chiu sebagai wakilnya di Dunia Persilatan.
" Terimakasih Paduka hamba pasti akan melaksanakan tugas sesuai perintah Anda ", jawab Shiu Chiu patuh kepada Chen Si Lei dengan menerima pusaka lain dari Chen Si Lei berupa pedang pusaka naga giok salju milik Chen Wan Li Yin.
" Baiklah sekarang aku harus melanjutkan perjalanan ku lagi ",kata Chen Si Lei di dalam Istana Musim Panas.
"Paduka hamba harus ikut anda", kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao mengikutinya turun dari tangga menuju ke kudanya yang sudah menunggu di halaman depan Istana Musim Panas.
"Ya aku tak bisa tidak ada dirimu dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang menemani ku selama di perjalanan ku untuk rakyat kita ", kata Chen Si Lei naik ke atas punggung kuda putih kesayangannya.
" Terimakasih Paduka ", jawab Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao dan Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti yang sudah berada di atas punggung kuda mereka masing - masing.
Lalu mereka mengikuti langkah kuda putih Kaisar Tang Agung mereka menuju ke luar kota Bei An dengan cuaca yang kini cukup cerah untuk menyemangati jalan mereka untuk melakukan misi bersama Sang Kaisar Tang Agung kesayangan mereka itu.
Istana Kekaisaran Tang Agung.
Sejumlah besar Dewan Agung bagian pemerintahan Kekaisaran Tang Agung di Balairung utama Kekaisaran Tang Agung terpana dengan kehadiran Permaisuri Li Shao Ning yang mewakili Kaisar Tang Agung dalam memimpin rapat legislatif di dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.
" Paduka Permaisuri Li Shao Ning apa maksud anda bisa ikut serta dalam urusan pemerintahan Kekaisaran Tang Agung ?", tanya para Dewan Agung Kekaisaran Tang Agung kepada Li Shao Ning yang sudah duduk di Singasana Kekaisaran Tang Agung.
" Aku mewakili Paduka Kaisar Tang Agung bukan ada maksud lainnya",jawab Li Shao Ning anggun dan agung .
" Ya tapi adalah seorang wanita dan harem Kaisar Tang Agung terlarang untuk ikut campur urusan pemerintahan ", kata Kasim Chao terkejut sekali karena dia tidak tahu adanya perubahan pemimpinan di dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung selama Kaisar Tang Agung berada di luar Istana Kekaisaran Tang Agung.
" Aku tahu aku seorang wanita dan harem Kaisar Tang Agung tetapi aku adalah seorang wakil yang sudah mendapatkan izin resmi dari Kaisar Tang Agung untuk aku mewakili Beliau selama beliau tidak ada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung ", jawab Li Shao Ning menatap tajam Kasim Chao yang terdiam oleh sikap agung Li Shao Ning.
"Tapi kami tidak setuju dengan pendapat Kaisar Tang Agung mengenai wanita ikut campur urusan pemerintahan, maka akan membahayakan sistem kerja yang sudah berlaku selama ini di dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung selama beberapa dekade terakhir ini ", kata para Dewan Agung Kekaisaran Tang Agung.
" Apakah yang berbahaya bagi pemerintahan Kekaisaran Tang Agung ?Jika aku seorang Permaisuri KekaisaranTang Agung ikut campur urusan pemerintahan, lagipula aku hanya melakukan tugas ku sebagai wakil Kaisar Tang Agung sampai Beliau kembali dari tugasnya yang lain ", jawab Li Shao Ning tegas sekali sampai para Dewan Agung Kekaisaran Tang Agung tak bisa berbuat apa -apa lagi.
"Kami sebagai Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti juga setuju untuk Paduka Permaisuri Li Shao Ning yang memimpin kita selama Kaisar Tang Agung berada di luar Istana Kekaisaran Tang Agung. Ayo siapa yang menolak perintah Kaisar Tang Agung berarti adalah seorang pembangkang dan harus di hukum sesuai peraturan Kekaisaran Tang Agung ", kata Lauw Yi Chen sebagai Perdana Menteri di Kekaisaran Tang Agung.
" Ya baiklah kami ikuti perintah Paduka Kaisar Tang Agung ", jawab para Dewan Agung Kekaisaran Tang Agung akhirnya patuh kepada Li Shao Ning.
Demikianlah dengan adanya bantuan dari Li Shao Ning di dalam pemerintahan Kekaisaran Tang Agung menjadi lebih baik dan bijaksana untuk memajukan era reformasi ,birokrasi dan perempuan bisa memimpin pemerintahan sama baiknya dengan pria.
Sementara itu tugas untuk urusan dalam rumah tangga Istana Kekaisaran Tang Agung di serahkan kepada Melani urusan untuk Ibu Suri Ling, Xue Erl dan Aurora urusan untuk anak - anak Kaisar Tang Agung dan Sin Yue Qing urusan untuk para adik Kaisar Tang Agung.
" Kecuali aku yang tidak di beri tugas sama sekali oleh Kaisar Tang Agung ", kata Miya meluruskan sepasang kakinya di meja ruang keluarga dalam Istananya.
" Bukankah itu berarti kau bebas untuk melakukan sesuatu yang kamu inginkan ?", tanya Chao Ce menemui Miya di jam istirahat Kasim palsu itu.
" Ya juga berarti aku tidak di percaya lagi oleh Kaisar Tang Agung ", jawab Miya.
" Hmm kau bodoh sekali sih jadi wanitanya seharusnya kamu contoh Sin Yue Qing belum menjadi istri sudah mendapatkan perhatian dari Kaisar Tang Agung dan keluarganya sampai Ibu Suri Ling pun menyukai gadis itu ", kata Chao Ce.
Miya melemparkan buah apel kepada Chao Ce dengan kesal karena di nilai bodoh sekali oleh Chao Ce.
" Eh ya ,aku minta maaf telah menyinggung perasaan mu yang sedang hamil anak ku",kata Chao Ce cepat meminta maaf kepada Miya.
" Anak mu ?Enak saja kau bicara. Anak ini adalah anak ku dengan Kaisar Tang Agung ", kata Miya menarik rambut Chao Ce hingga putus lehernya karena Miya menggunakan pedang mukjizat bunga Lily putih sakti membabat habis kepala pria itu.
Crakkkkkk !!
Miya memerintahkan para pasukannya untuk merapikan jasad Chao Ce dengan baik agar tidak ada masalah untuknya di kemudian hari.
" Aku harus mencari cara untuk menyingkirkan Sin Yue Qing dari Kekaisaran Tang Agung untuk selamanya ", kata Miya tersenyum licik dan kejam.
Sekolah Kekaisaran Tang Agung.
Sin Yue Qing gembira sekali bisa sekolah kembali bersama para adik Kaisar Tang Agung .
" Aku senang sekali bisa bertemu teman -teman sekolah ku ",kata Sin Yue Qing di dalam kelas jurusan bahasa.
" Ya selamat datang di sekolah kami ",kata Putri Tang Yang Ying duduk di kursi sebelah kiri Sin Yue Qing dalam kelas itu.
" Kalau aku jadi kau untuk apa belajar lagi di sekolah ?Bukankah kau akan segera menikah dengan Kaisar Tang Agung ?", tanya Tang Yang Mi geleng kepala heran melihat calon kakak iparnya itu aneh.
" Aku harus tetap melanjutkan sekolah ku meskipun aku tahun depan aku sudah menikah dengan kakak kalian ",jawab Sin Yue Qing melangkahkan sepasang sepatu mungil nya keluar dari kelas .
Dan berpapasan dengan seorang pria muda yang bergelar Pangeran Muda Yan Te berusia delapan belas tahun dan sangat tampan serta pintar dalam akademik di berbagai bidang pendidikan dan pengajaran.
" Selamat siang untuk Putri yang sangat cantik jelita sekali seperti anda ", sapa pangeran muda Yan Te sopan dan hormat kepada Sin Yue Qing.
" Ya selamat siang juga. Apakah kau bisa memberikan ku jalan?",Sin Yue Qing nada angkuh nya.
"Hmm ya, bisa",jawab pemuda itu kaget sekali karena Sin Yue Qing galak sekali.
Sin Yue Qing berjalan angkuh tanpa menghiraukan siapa saja yang menyapanya, kecuali para adik Kaisar Tang Agung yang berani menyapanya.
" Wah kau sungguh hebat sekali baru masuk sekolah di Kekaisaran Tang Agung, kau sudah sombong sekali kepada Yan Te pangeran sepupu Putri Liu yang amat terkenal dengan ketampanan nya di seluruh Ibukota Kekaisaran Tang Agung ", kata salah seorang dari teman sekolah Sin Yue Qing di taman sekolahnya.
" Ya setampan apa pun juga tidak ada gunanya untuk merayu ku karena aku bisa membunuhnya ", jawab Sin Yue Qing mengagetkan teman -temannya.
Di sekolah tak ada satu pun pria yang berani mendekati Sin Yue Qing meskipun ia sangat terkenal dengan kecantikannya yang membuat banyak sekali pemuda di sekolah yang jatuh cinta kepadanya.
Tetapi sebuah isu tentang Sin Yue Qing menggoda kaum pria di sekolahnya telah terdengar oleh Ibu Suri Ling yang akhirnya melarang Sin Yue Qing untuk sekolah di lembaga pendidikan tinggi Kekaisaran Tang Agung.
" Aku tidak menggoda mereka",kata Sin Yue Qing sujud kepada Ibu Suri Ling yang memarahi nya.
" Diam, jangan pernah membantahku .Pokoknya mulai esok hari kau di larang ke sekolah untuk selamanya ", perintah Ibu Suri Ling tegas dan keras kepada Sin Yue Qing.
" Tapi aku ingin sekolah ", kata Sin Yue Qing sedih sekali karena dilarang sekolah oleh Ibu Suri Ling.
" Untuk apa kau sekolah lagi ?Kau akan segera menikah dengan putra ku ,jadi tugas mu adalah belajar dan berlatih untuk menjadi seorang istri yang teladan bagi putra ku ",kata Ibu Suri Ling keras.
" Ibu Suri Ling. .",kata Sin Yue Qing semakin sedih.
"Mulai hari ini juga kau harus berada di dalam Istana mu sendiri sampai waktunya untuk menikah dengan putra ku ",kata Ibu Suri Ling mengurung Sin Yue Qing di istana khusus untuk calon harem Kaisar Tang Agung.
Di Istana itu juga ada isu bahwa Sin Yue Qing terlihat mencoba untuk memikat hati para pangeran kerabat Kaisar Tang Agung dengan menerima surat cinta dan hadiah dari para pria itu sampai Ibu Suri Ling menghukumnya dengan di kurung di dalam kamar pengabdian diri seorang wanita ber moral tinggi.
" Aku tidak bisa menerima penghinaan seperti ini di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung seakan aku adalah wanita jahat dan murahan. Aku wanita baik -baik yang memiliki moral dan etika yang sangat baik. Aku sekolah di Kekaisaran Han dan Kekaisaran Man Chu dengan sangat baik.Kenapa di dalam Istana calon suami ku sendiri di Kekaisaran Tang Agung ,aku mendapatkan hinaan dan di hukum seperti ini ", kata Sin Yue Qing marah kepada Ibu Suri Ling.
Lalu sebuah surat dari seseorang yang menyuruhnya untuk pergi dari Istana jika dia ingin melindungi dirinya sendiri dan ingin mendapatkan keadilan bagi dirinya sendiri.
Tapi sebuah surat dari Li Shao Ning yang memintanya untuk diam dan patuh pada Ibu Suri Ling.
" Kau sabar saja dan tunggu aku akan mencari tahu tentang isu yang membuat mu mendapatkan hukuman dari Ibu Suri Ling ",kata Li Shao Ning yang minta Sin Yue Qing bersabar.
" Ya aku akan lihat batas kesabaranku dulu ",kata Sin Yue Qing menghembuskan napas untuk menghilangkan rasa kesal hatinya dengan Ibu Suri Ling.
Dan pada suatu malam datang seseorang menyelinap masuk ke dalam kamar Sin Yue Qing dan berniat untuk menyerangnya, maka gadis itu segera menggunakan ilmu mukjizat telapak sakti bunga persik menyerang balik orang itu.
Wuttttt !!
Plakkkkkk !!
Dessssssss !!
"Aduhhh !!", teriak seorang pemuda tampan yang tergeletak di atas lantai kamar tidur Sin Yue Qing.
Sin Yue Qing sudah akan membunuhnya di kejutkan oleh cahaya lampu lampion yang banyak sekali terarah kepadanya dan Ibu Suri Ling serta yang lainnya telah hadir di depan pintu kamarnya.
" Gadis liar apa yang telah kau lakukan dengan keponakan ku di dalam kamar mu sendiri ?", tanya Ibu Suri Ling marah sekali kepada Sin Yue Qing.
" Dia ingin menyerang ku maka aku menyerangnya kembali ", jawab gadis remaja itu berani menantang Ibu Suri Ling.
" Bibi Ling, dia bohong kepada mu .Dia menyuruh ku datang ke kamarnya untuk bisa merayu ku ",kata Pangeran Muda Yi Liang adik Pangeran Muda Yi Bun yang bekerjasama dengan Miya untuk menyingkirkan Sin Yue Qing.
" Apa ??Eh kau bohong !!Aku bunuh kau !!", hardik Sin Yue Qing marah dan sudah ingin menyerang pangeran muda Yi Liang.
Tetapi Ibu Suri Ling menampar wajahnya dengan keras .
" Ibu Suri Ling kau menampar wajah ku?",tanya Sin Yue Qing marah sekali dan sakit hati kepada Ibu Suri Ling.
" Ya harus di bunuh adalah kau bukan keponakan ku karena kau sudah berani melakukan tindakan tidak terpuji dan aku harus menghukum mati mu untuk nama baik putra ku tak tercemar oleh perbuatan calon istrinya yang liar dan centil terhadap pria lain", kata Ibu Suri Ling memerintahkan kepada para Dewan Agung bagian urusan harem Kaisar Tang Agung untuk menghukum mati Sin Yue Qing.
" Ibu Suri Ling jangan hukum mati Sin Yue Qing ",kata Li Shao Ning,Melani, Xue Erl dan Aurora serta para adik Kaisar Tang Agung ikut sujud kepada Ibu Suri Ling.
Ibu Suri Ling menatap benci kepada Sin Yue Qing yang bisa di lihat oleh Li Shao Ning bukan tatapan mata Ibu Suri Ling tetapi orang lain.
" Aku harus mencari cara untuk menyelamatkan Sin Yue Qing untuk dia bisa pergi dahulu dari Istana Kekaisaran Tang Agung dan tunggu sampai Koko Lei Lei bisa pulang bersamanya .Sementara aku akan menyelidiki siapa wanita yang sudah memberikan racun perampas ingatan kepada Ibu Suri Ling ", kata Li Shao Ning yang ber tatapan mata dengan Melani yang mengerti maksudnya.
"Gadis Laknat kau berani menantang Ibu Suri Ling ", kata Melani menyerang Sin Yue Qing yang segera menotok Melani hingga pingsan .
Semua orang terkejut sekali melihat Melani di tawan oleh Sin Yue Qing.
" Kurang ajar !!Berani sekali kau menyandera Selir Melani!!",hardik Li Shao Ning dan Xue Erl dan Aurora yang mengurungnya.
Para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung hadir juga di Istana pengabdian harem Kaisar Tang Agung yang terdakwa kasus tindakan yang memalukan Kekaisaran Tang Agung.
" Berhenti kalian semua!!Jika kalian berani menyerang dan mengeroyok ku.Aku akan membunuhnya !!", hardik Sin Yue Qing berkelebat cepat membawa Melani lari keluar dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung di kejar oleh para pasukan khusus Kekaisaran Tang Agung.
Di atas tembok besar Ibukota Kekaisaran Tang Agung, Sin Yue Qing melepaskan Melani dan ia segera kabur dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung di tengah malam hari itu.
"Paduka Selir Melani anda tidak apa-apa ?", tanya para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung cepat menolong Melani.
" Aku tidak apa-apa hanya aku .Agh ", jawab Melani pura -pura pingsan kembali untuk mencegah para pasukan keamanan dan keselamatan Kekaisaran Tang Agung untuk mengejar Sin Yue Qing yang sudah lenyap dari Ibukota Kekaisaran Tang Agung di tutup oleh gelapnya malam yang sudah sangat larut itu.
Lalu Melani di bawa dan dirawat di dalam Istananya sendiri oleh para tabib Istana Kekaisaran Tang Agung khusus untuk dirinya, sedangkan untuk Li Shao Ning.
Li Shao Ning diam -diam memanggil Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk menghadap dia di sebuah rumah kecil di dalam taman bermain khusus untuk para anak -anak Kaisar Tang Agung, di sana Li Shao Ning mengadakan rapatnya.
Li Shao Ning memerintahkan Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti untuk segera selidiki kasus Sin Yue Qing secara lebih halus lagi dari pihak musuh untuk mereka bisa melindungi Ibu Suri Ling dan yang lainnya.
__ADS_1
" Obat perampas ingatan kepada Ibu Suri Ling yang sudah di lakukan oleh pihak musuh secara rahasia dan tanpa sepengetahuan Melani yang menjaga Ibu Suri Ling, itu berarti musuh kita sangat cerdas. Kita harus hati - hati terhadap musuh kita ini",kata Li Shao Ning mengadakan rapat kecil dengan Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti yang sangat pintar untuk melakukan tugas mereka sebagai prajurit sejati Kekaisaran Tang Agung.
"Siap Paduka Permaisuri Li Shao Ning, kami laksanakan !!", jawab para Laskar Kumbang Rajawali Emas Sakti mematuhi perintah Li Shao Ning.