Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Hadirnya Politik Cinta Di Dalam Istana Kekaisaran Tang Agung.


__ADS_3

Setelah meninggalnya Aurora dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di dalam Istana khusus untuk Aurora telah membuat suasana di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung bergejolak terutama di bagian harem Kaisar Tang Agung karena kini posisi Permaisuri Ke lima dan Istana Permaisuri Ke lima Kaisar Tang Agung telah kosong.


Karena itulah beberapa orang dari kalangan bangsawan tinggi di dalam Ibukota Kekaisaran Tang Agung berlomba -lomba untuk mempersiapkan berbagai hadiah untuk merayakan hari raya musim semi dan hari ulang tahun Kaisar Tang Agung yang ke dua puluh enam tahun adalah kesempatan emas bagi mereka untuk bisa mendapatkan keuntungan dari anugerah Kaisar Tang Agung.


" Aku sudah mempersiapkan seorang putri tercantik di seluruh wilayah Tionggoan ini yang bisa mengimbangi kecantikan Permaisuri Utama Kekaisaran Tang Agung Li Shao Ning yang berasal dari Kekaisaran Xiao yang sudah takluk kepada Kaisar Tang Agung dalam perang politik dalam mrmperebutkan wilayah bagian utara laut Tionggoan ", kata para pejabat bagian urusan hadiah hasil perang dan juga bagian urusan harem Kaisar Tang Agung yang di pimpin oleh Kasim Senior Tua Wang wakil utama Ibu Suri Ling.


" Siapakah putri yang kau maksud dari Kekaisaran Xiao ?", tanya salah seorang dari anggota pejabat istana urusan tersebut.


" Siapa lagi kalau Putri Xiao Yu Erl yang terkenal dengan kecantikannya yang menggemparkan dunia langit dan bumi Kekaisaran Xiao dengan julukan Putri Giok Musim Dingin oleh seluruh rakyatnya ", jawab kepala Kasim senior ini.


" Tapi aku dengar kalau salah satu dari dayang istana Permaisuri Sin Yue Qing telah di angkat sebagai Selir Agung ketiga yang baru oleh Kaisar Tang Agung sendiri karena telah berhasil melakukan hubungan intim dengan Kaisar Tang Agung kemarin malam saat Kaisar Tang Agung sedang sedih setelah peristiwa tragis yang menimpa Permaisuri Phing Phing yang sedang mengandung pertama kali dalam hidup Permaisuri itu dan dayang istana Permaisuri Sin Yue Qing ini bernama Yan Xiao Yence putri kesayangan Gubernur Yan di daerah Yunan",kata wakil Kasim Chang Sin ikut serta dalam kegiatan tersebut.


" Permaisuri Sin Yue Qing adalah Permaisuri kedua Kaisar Tang Agung dan juga seorang istri kesayangan Beliau yang tidak bisa di ganggu posisinya, meskipun ia tidak berada di dalam Istana Kekaisaran Tang Agung tetapi ia tetap berada di urutan kedua setelah Permaisuri Li Shao Ning yang sudah memperoleh tiga orang pangeran kecil untuk Kaisar Tang Agung dan sekarang Beliau sedang hamil lagi dan jika lahir pangeran lagi wah posisinya selalu nomor satu di Kekaisaran Tang Agung ", kata salah seorang dari anggota Istana Permaisuri Li Shao Ning ikut serta dalam kegiatan tersebut sebagai wakil Kasim Chang Sin untuk membantu Permaisuri Li Shao Ning.


" Posisi Permaisuri Ketiga berada di tangan Permaisuri Melani yang kini sudah sangat beruntung sekali karena ia bisa hamil untuk pertama kalinya sejak kira - kira delapan tahun menikah dengan Kaisar Tang Agung dan jika ia berhasil untuk melahirkan pangeran ,maka posisinya tetap tidak bisa tergantikan oleh siapa pun ", kata Kasim Senior Tua Wang cermat dalam urusan ini.


" Posisi Permaisuri Xue Erl awalnya posisi ke empat tapi kini ia gugur dalam politik harem Kaisar Tang Agung dan ia menjadi orang biasa lagi dan kini posisinya ada di tangan Permaisuri Mei Hua Xing yang sedang berusaha keras sekali untuk ia bisa memperoleh seorang pangeran untuk kehamilan keduanya ini",kata salah satu dari anggota pejabat urusan tersebut.


" Posisi Permaisuri Ke lima Kaisar Tang Agung kosong dan harus segera ada penggantinya untuk Kebesaran Kekaisaran Tang Agung di mata dunia",kata Kasim Senior Tua Wang membaca laporan data lengkap calon -calon harem Kaisar Tang Agung yang sudah di datangkan dan di siapkan dengan sangat baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Kekaisaran Tang Agung.


"Baiklah adakah kandidat lain yang sudah kau pelajari dengan baik dan tepat untuk Kaisar Tang Agung kesayangan kita semua",kata Pangeran Tua Shuo tiba-tiba muncul di hadapan semua pejabat urusan hadiah untuk ulang tahun Kaisar Tang Agung.


" Selamat datang kepada Pangeran Tua Shuo yang terhormat.Ada urusan apakah anda datang ke kantor hamba?",sapa Kasim Senior Tua Wang segera berdiri dan menyambut kedatangan Pangeran Tua Shuo yang menjadi salah satu paman dari Kaisar Tang Agung.


" Aku datang untuk melihat hasil kerja kalian semua ", jawab Pangeran Tua Shuo duduk di kursi milik Kasim Senior Tua Wang.


" Silakan Paduka melihat laporan data lengkap calon - calon harem Kaisar Tang Agung yang baru dan silakan anda pilih yang terbaik untuk Kaisar Tang Agung kita ", kata Kasim Senior Tua Wang menyerahkan laporan tersebut untuk di lihat dan di pelajari oleh Pangeran Tua Shuo.


Pangeran Tua Shuo melihat dan membaca laporan tersebut dengan cermat dan teliti sekali, tetapi ia tidak tertarik pada semua data dari calon - calon harem Kaisar Tang Agung yang di perlihatkan kepadanya, maka ia menyerahkannya pada Kasim Senior Tua Wang kembali.


" Jika anda tidak tertarik pada daftar nama calon -calon harem Kaisar Tang yang berada di dalam laporan ini .Apakah anda mempunyai calon yang terbaik untuk Kaisar Tang Agung yang sudah anda persiapkan sebaik mungkin untuk hadiah untuk ulang tahun Kaisar Tang Agung kita ?", tanya Kasim Senior Tua Wang wakil utama Ibu Suri Ling.


" Ya ada ,yaitu putri ke empat ku sendiri yang wajahnya sangat mirip dengan Putri Tang Mung Fan kekasih pertama Kaisar Tang Agung. Putri ku ini sangat cocok untuk menjadi Permaisuri Ke lima Kaisar Tang Agung",jawab Pangeran Tua Shuo tersenyum membanggakan putrinya sendiri.


" Ah kami semua sudah mendengar bahwa putri ke empat mu yang bernama Putri Shuo Wen Ni adalah seorang bunga sekolah tinggi Kekaisaran Tang Agung yang baru berusia empat belas tahun dan di juluki sebagai Nona Ke Empat Shuo di seluruh Ibukota Kekaisaran Tang Agung mengenalnya sebagai putri yang sangat di gemari oleh para pangeran muda bangsawan di seluruh Ibukota Kekaisaran Tang Agung. Apakah anda sungguh ingin mempersembahkannya kepada Kaisar Tang Agung ?", tanya Kasim Senior Tua Wang wakil utama Ibu Suri Ling mengaku kecerdasan Pangeran Tua Shuo untuk masa senja nya selalu tetap aman dalam lingkungan Kekaisaran Tang Agung.


" Ya tentu saja di seluruh negeri ini pria mana lagi yang terhormat dan terhebat yang paling berkuasa serta paling terbaik untuk putri ku ,jika bukan Kaisar Tang Si Lei Sang Pemimpin Dunia ", jawab Pangeran Tua Shuo tersenyum memikirkan masa depan cerah putrinya.


" Ya sangat layak untuk di persembahkan untuk Kaisar Tang Agung kita, Anda siapkan saja Putri Shuo Wen Ni di hari ulang tahun Kaisar Tang Agung",kata Kasim Senior Tua Wang wakil utama Ibu Suri Ling mengangguk -anggukan kepalanya.


" Baik kalau begitu kau dan kalian semua rahasiakan hadiah ku untuk Kaisar Tang Agung ", kata Pangeran Tua Shuo mengedipkan sebelah matanya dan pergi dari ruangan kantor Kasim Senior Tua Wang.


" Wah selain Putri Xiao Yu Erl kandidat pertama kita, kini telah hadir Putri Shuo Wen Ni kandidat kedua, lalu apakah masih ada kandidat ketiga dan keempat atau kelima dan seterusnya ?", tanya wakil Kasim Chang Sin sudah mengingat semua data itu untuk Permaisuri Li Shao Ning majikannya yang tercinta.


" Putri Mei Shiang yang terkenal sebagai putri harum di seluruh wilayah barat Tionggoan putri Ali Heshuo Raja besar Kerajaan suku Wei yang akan di hadirkan tepat di hari ulang tahun Kaisar Tang Agung. Aku bahkan sudah mendapatkan informasi bahwa Raja besar Ali Heshuo dan rombongannya sudah tiba di pintu gerbang menuju Ibukota Kekaisaran Tang Agung dan hanya hitungan tiga hari saja ,ia dan rombongannya akan memasuki Kekaisaran Tang Agung yang akan di sambut hangat dari Kaisar Tang Agung bersama jajaran pemerintahannya sendiri ", jawab Kasim Senior Tua Wang wakil utama Ibu Suri Ling yang sangat hebat di dalam urusan yang menjadi tugasnya itu.


" Ya kalau begitu sisanya akan mendapat posisi Nyonya Selir dan Selir Kaisar Tang Agung ", kata semua orang anggotanya menutup rapat tersebut.


Istana Permaisuri Li Shao Ning.


Li Shao Ning terkejut sekali mendengar laporan hasil rapat yang di ikuti oleh wakil Kasim Chang Sin yang sudah kembali ke Istananya untuk memberikan informasi terkait para putri yang di pilih untuk hadiah ulang tahun Kaisar Tang Agung yang sudah dekat.


" Ah saingan ku semakin banyak saja tetapi aku sama sekali tidak pernah gentar dan takut kepada mereka saingan ku karena aku tetap yang terbaik bagi Kaisar Tang Agung ", kata Li Shao Ning penuh percaya diri sekali.


" Ya, Permaisuri Li Shao Ning anda benar sekali karena anda sudah memiliki tiga orang pangeran kecil untuk Kaisar Tang Agung dan lihat perut Anda ", kata Kasim Chang Sin menyemangati nya.

__ADS_1


Li Shao Ning tersenyum bahagia melihat perutnya yang sudah terlihat sedikit lebih besar untuk kehamilan ketiganya dalam usia kehamilan dua belas minggu sudah termasuk besar dan indah terlihat anggun bagi para wanita bangsawan kelas atas sekali.


" Ya aku yakin bahwa aku tahun ini juga akan melahirkan pangeran lagi untuk suamiku ", jawab Li Shao Ning tersenyum lembut sekali membelai lembut perut hamilnya sendiri.


" Permaisuri Li Shao Ning anda akan selalu yang terbaik bagi Kaisar Tang Agung dan Kekaisaran Tang Agung karena anda adalah Permaisuri pilihan utama dari Kaisar Tang Agung sendiri sesudah Permaisuri Hua Erl wafat pada empat tahun yang lalu dan sampai saat ini hamba lihat tidak ada seorang wanita yang sangat pantas untuk menjadi Permaisuri utama Kekaisaran Tang Agung ", kata Kasim Chang Sin sangat pintar dalam menyenangkan hati dan pikiran majikannya yang tercinta ini.


" Ya terimakasih ,Chang Sin ", kata Li Shao Ning tersenyum ramah sekali kepada Kasim Chang Sin.


Istana Permaisuri Mei Hua Xing.


Sementara itu Mei Hua Xing gelisah karena memikirkan kandungannya yang usia hampir sama dengan usia kandungan Li Shao Ning, yakni usia kehamilan kedua nya itu adalah sebelas minggu dan ia sangat khawatir kalau ia akan mengandung bayi perempuan lagi.


" Dan hal itu sangat menggelisahkan hatiku, aku takut posisi Permaisuri Ke empat akan hilang dari ku usai aku dengar isu tentang hadiah -hadiah untuk ulang tahun ke dua puluh enam tahun Koko Lei Lei ,apalagi aku juga tahu kehadiran Yan Xiao Yence yang kini menjadi Selir Agung ketiga Koko Lei Lei. Uh menyebalkan sekali ", kata Mei Hua Xing marah -marah sendiri di dalam kamarnya sendiri.


" Permaisuri anda jangan khawatir yang belum terjadi di masa depan ,anda lebih baik tenangkan diri anda untuk menjaga kesehatan, keamanan dan keselamatan kandungan anda saat ini dan berdoa saja untuk tahun ini anda bisa melahirkan bayi laki-laki untuk Kaisar Tang Agung ", kata dayang istananya menghiburnya.


" Ya kau benar sekali, hmm terimakasih atas perhatian mu ",jawab Mei Hua Xing akhirnya bisa tenang saat ia mendapatkan laporan dari pengurus Istananya yang berada di pintu gerbang Istananya.


" Paduka Kaisar Tang Agung datang !!", teriak para pasukan keamanan dan keselamatan Istananya terdengar jelas sekali.


" Ayo kita sambut Kaisar Tang Agung dengan senyuman manis sekali agar beliau senang dengan kita ", kata para dayang istananya sudah keluar dari kamarnya di ikuti oleh para pengawal pribadinya.


" Hormat kami kepada Paduka Kaisar Tang Agung !!", sapa para dayang istana dan prajurit istananya.


" Hormat ku kepada Koko Lei Lei ", sapa Mei Hua Xing dengan senyuman manis nya.


" Hua Xing bagaimana kabar mu hari ini ?",tanya Chen Si Lei melangkah masuk ke dalam ruang makan dalam Istana Mei Hua Xing.


Mei Hua Xing merangkul lengannya dengan manja sekali dan mengantarkannya masuk ke dalam ruang makan dalam Istana Mei Hua Xing dengan sikap anggun nya.


" Wah aku sangat senang sekali mendengar kabar mu hari ini",kata Chen Si Lei membelai lembut perut hamil Mei Hua Xing.


" Terimakasih Koko Lei Lei, kau jangan cemas karena aku akan selalu menjaga bayimu dengan sangat baik dan tidak hanya di dalam kandungan ku tetapi juga di luar kandungan ku seperti mereka berdua ini ",jawab Mei Hua Xing sudah sigap untuk menggendong bayi perempuan kembarnya yang kini berusia lima bulan dan ia perlihatkan kepada Chen Si Lei.


Chen Si Lei tersenyum lembut sekali menatap bayi -bayi perempuan kembarnya itu, meskipun ia tahu bahwa kedua orang bayi kembar itu bukanlah darah daging nya sendiri, melainkan hasil karya pil air mata ibu dan anak ulah Li Shao Ning dan Sin Yue Qing tahun lalu.


" Mereka berdua telah tumbuh menjadi anak -anak manis secantik dirimu, Mei Hua Xing ", puji Chen Si Lei jujur sekali kalau kedua orang bayi kembar Mei Hua Xing sangat cantik dan manis sekali.


" Ya tentu saja karena mereka gabungan dari hasil karya mu dan aku. Apakah kau tidak lihat kemiripan mereka berdua dengan mu juga ada ?",ucap Mei Hua Xing berharap agar Chen Si Lei bisa melihat kemiripan kedua putri mereka dengan Chen Si Lei.


Chen Si Lei tidak mau memberikan keterangan kepada Mei Hua Xing bahwa kedua orang bayi kembar itu sama sekali tidak ada kemiripan dengannya, tapi ia harus menjawabnya dengan perkataan yang menyenangkan hati dan pikiran Mei Hua Xing untuk kebaikan wanita itu sendiri serta kandungannya yang juga hasil karya pil air mata ibu dan anak, namun kali ini adalah perbuatan Chen Si Lei yang memberikan pil tersebut di dalam minuman sup vitamin musim gugur Mei Hua Xing .


" Wah ya ada mirip ku juga di kedua alis mereka berdua ", jawab Chen Si Lei yang ternyata benar dengan perkataan Mei Hua Xing sendiri.


" Kau benar sekali sebagai seorang ayah mereka berdua tentunya tahu kemiripan mereka berdua dengan mu ada di kedua alis mereka ", kata Mei Hua Xing cerah.


" Hmm masakan apa siang hari ini untuk ku dari mu ?",tanya Chen Si Lei cepat fokus pada makanan dan minuman yang sudah di siapkan oleh pihak Istana Mei Hua Xing untuknya.


" Masakan khas suku Khitan ku ,coba kau cicipi karena semua ini adalah karya ku sendiri ", jawab Mei Hua Xing sudah menyiapkan makan siang untuk Chen Si Lei secara terampil sekali.


" Wah aku langsung saja makan ", kata Chen Si Lei ceria untuk menyenangkan hati Mei Hua Xing.


Mei Hua Xing sangat terhibur dengan kunjungan Chen Si Lei ke Istananya untuk makan siang bersamanya sampai menghabiskan waktu bersama kedua orang anak kembar mereka berdua di taman bermain di dalam Istananya, dan hal ini membuat semangatnya kembali lagi.


Hari demi hari terus berlalu dan tidak pernah terasa bahwa hari kedatangan tamu dari Kerajaan Kecil Wei telah datang ke Istana Kekaisaran Tang Agung dan telah di sambut hangat dari Kaisar Tang Agung bersama para pimpinan tertinggi di pemerintahan Kekaisaran Tang Agung.

__ADS_1


" Hormat kami Suku Wei kepada Yang Mulia Kaisar Tang Agung panjang umur !! Panjang umur !!", sapa Raja Besar Suku Wei beserta rombongannya memberikan salam hormat mereka semua kepada Kaisar Tang Agung.


" Wah ya selamat datang kepada mu ,Ali Heshuo yang terhormat ", sapa Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada kerabatnya yang baru.


" Ya terimakasih atas sambutan hangat dari Paduka Kaisar Tang Agung kepada hamba, mari perkenalkan ini adalah putri tunggal hamba yang bernama Mei Shiang ", kata Ali Heshuo memperkenalkan putrinya yang sudah datang untuk memberikan salam hormat kepada Kaisar Tang Agung.


Chen Si Lei tersenyum ramah sekali kepada Putri Mei Shiang yang terpesona pada ketampanan dan kegagahan Sang Pemimpin Dunia yang memimpin wilayah Tionggoan dengan sangat baik sekali sehingga wilayah seluruh Tionggoan aman dan sejahtera.


" Hormat hamba Mei Shiang kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa Putri Mei Shiang dari cadarnya pun sudah terlihat kecantikannya yang luar biasa sekali dan aromanya tercium segar oleh Chen Si Lei yang ingin sekali melihat dengan jelas keistimewaan gadis itu.


" Ya terimakasih, ayo kita masuk ke dalam Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung saja biar lebih nyaman ", kata Chen Si Lei ramah sekali kepada calon ayah mertuanya yang baru serta kolega politiknya yang sangat besar bagi kemajuan bangsa Tionggoan.


"Ya terimakasih, Paduka Kaisar Tang Agung ", jawab Ali Heshuo Raja besar Kerajaan suku Wei mengikuti langkahnya menuju ke Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung.


Pada malam harinya di adakan pesta penyambutan untuk menyatukan seluruh wilayah Tionggoan pun di gelar di halaman utama Balairung Utama Kekaisaran Tang Agung secara meriah dan megah sekali sampai seluruh rakyat seluruh Ibukota Kekaisaran Tang Agung pun ikut meramaikan suasana pesta tersebut.


Segala tarian tradisional dan budaya pun di perlihatkan secara umum dan terlihat banyak sekali oleh semua orang yang hadir di acara rangka menyatukan seluruh bangsa Tionggoan oleh Kekaisaran Tang Agung yang sangat besar sekali di mata dunia.


" Paduka tak lama lagi adalah tarian suku Wei persembahan dari Putri Mei Shiang hamba untuk anda dan semoga anda suka",kata Ali Heshuo tak sabar untuk ia bisa memperlihatkan hadiah nya kepada Kaisar Tang Agung.


" Ya baiklah aku akan lihat tarian suku wei putri mu ",jawab Chen Si Lei ramah.


Suasana pesta pun semakin ceria sekali karena tarian yang di persembahkan untuk Kaisar Tang Agung dari Putri Mei Shiang sangat mengagumkan sekali dan apalagi saat gadis itu membuka cadarnya dan memperlihatkan kecantikannya yang mempesona seluruh orang di Kekaisaran Tang Agung.


" Wahhhhhhh sungguh cantik jelita sekali Putri Mei Shiang dan aroma bunga melati segar terasa sampai ke sini !!", puji seluruh orang yang hadir di Kekaisaran Tang Agung.


Chen Si Lei terkejut sekali melihat gadis itu mirip sekali dengan Hua Erl nya dan ia langsung tahu bahwa Mei Shiang adalah Reinkarnasi tubuh dan wajah asli Hua Erl nya.


" Aku ingin melihatnya secara dekat ", perintah Chen Si Lei memanggil Putri Mei Shiang dari atas panggung untuk turun untuk menemuinya.


Putri Mei Shiang berjalan bersama para dayang istananya dengan sangat anggun sekali sehingga Chen Si Lei harus sabar menunggu sampai gadis itu tiba di dekat dirinya.


" Hormat hamba kepada Paduka Kaisar Tang Agung ", sapa Putri Mei Shiang sujud hormat kepada Chen Si Lei usai dia tiba di hadapan Kaisar Tang Agung.


" Angkat kepala mu ", perintah Chen Si Lei terpesona dengan kecantikan gadis itu.


" Ya Paduka ", jawab Putri Mei Shiang mengangkat wajahnya dan Chen Si Lei pun mendekatinya dengan tatapan mata kagum dengan kecantikannya.


Ali Heshuo sudah melihat hasil persembahannya dan ia pun segera turun untuk ia bisa bicara langsung kepada Kaisar Tang Agung.


" Paduka apakah Anda menyukai hadiah hamba untuk anda ?",tanya Ali Heshuo merasa lega sekali karena perjuangannya tak sia -sia.


" Ya sangat suka ", jawab Chen Si Lei menggunakan kipas lipatnya menyentuh dagu halus Putri Mei Shiang yang semakin menunduk karena malu.


" Paduka, jika anda suka pada putri hamba,hamba akan memberikan putri hamba kepada anda ", kata Ali Heshuo menatap Kaisar Tang Agung yang sibuk menatap putrinya.


" Hmm jika kau tak pernah keberatan untuk memberikan putri harum mu ini pada ku ,hmm aku tidak akan pernah menyia -yiakan hadiah persembahan mu untuk ku yang tak ternilai harganya ", jawab Chen Si Lei halus kepada Ali Heshuo tetapi ada tekanan kata bahwa Chen Si Lei menginginkannya bukan sekadar hadiah saja tetapi ia ingin sekali Ali Heshuo menjadi bawahannya untuk selamanya.


" Ya Hamba mengerti dan tentu saja hamba tidak keberatan sama sekali ", kata Ali Heshuo menelan ludahnya karena gentar dan takut kepada Kaisar Tang Agung.


" Baiklah aku akan menyimpan hadiah mu di dalam Istana Permaisuri Ke lima ku ",jawab Chen Si Lei menjentikan jarinya untuk Kasim Yi dan rombongannya untuk mengantarkan Putri Mei Shiang ke kediaman barunya untuk selamanya berada di sana.


Putri Mei Shiang mematuhi peraturan tersebut dengan patuh kepada Kaisar Tang Agung junjungan nya, suaminya dan pria nya seumur hidupnya dan itu berarti ia harus segera berpisah dengan ayahnya dan suku nya untuk selamanya dan ia harus memulai kehidupan yang baru di lingkungan Istana Kekaisaran Tang Agung.


Keesokan harinya Chen Si Lei sibuk untuk berbicara secara kenegaraan kepada Ali Heshuo sebelum hari ulang tahunnya pada esok harinya dan ia juga harus minta Ali Heshuo segera pulang ke asalnya setelah hari ulang tahunnya usai di gelar.

__ADS_1


__ADS_2