Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Kota Kecil An.


__ADS_3

Chen Si Lei dan kedua orang sahabatnya telah tiba di kota kecil An ,dan mereka pun melihat keadaan kota kecil An yang cukup ramai dengan aktivitas para penduduk di sekitar jalan.


"Yuk kita istirahat dahulu di rumah makan yang berada di depan sana",kata Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah bersemangat untuk minum arak yang sudah dia rindukan selama berminggu -minggu lamanya ia tidak minum arak.


"Ya ayo",kata Chen Si Lei sudah berjalan cepat ke depan pintu rumah makan itu.


Lin Mo Bai mengikuti mereka berdua di belakang dengan santai sambil mengamati keadaan yang berada di sekitar jalan menuju rumah makan yang sedang di kunjungi oleh mereka .


Butir-butiran salju yang turun dari langit ke bumi dan membuat jalanan ,rumah dan lainnya di kota An membeku dan putih semua ,tetapi tidak dapat mematahkan semangat mereka untuk terus maju dalam misi untuk membahagiakan rakyat wilayah Tionggoan.


Chen Si Lei duduk di rumah makan dan memesan banyak sekali makanan dan minuman khas Kota kecil An sesuai rekomendasi pihak rumah makan yang mereka kunjungi.


"Wah tuan -tuan pasti orang luar daerah yang baru datang ke Kota Kecil An..Coba anda cicipi makan sup kembang tahu jahe segar dan minum arak khas kota kecil An yang terbuat dari cengkeh",kata pelayan rumah makan begitu mereka masuk dan duduk di rumah makan.


"Ya kami pesan makanan dan minuman yang kau rekomendasikan kepada kami",kata Chen Si Lei.


"Baik silahkan anda bertiga tunggu sebentar akan kami siapkan untuk tuan-tuan bertiga",kata salah seorang dari pelayan rumah makan sebelum pergi ke dapur rumah makan.


Pada saat mereka sedang menunggu pesanan makanan dan minuman mereka dari pihak rumah makan ,ada sejumlah wanita cantik jelita datang masuk ke rumah makan dan memilih tempat yang berada di sudut kanan rumah makan.


"Wah tujuh bidadari tuan muda Yang dari Pulau Kupu-Kupu Hitam yang rupanya datang ke kota kecil An",kata seorang pria tua yang duduk di kiri rumah makan.


"Ahh Hong Ji Kong yang bicara kepada kami",kata salah satu dari tujuh orang wanita cantik jelita itu.


"Betul sekali",jawab pria tua itu dengan tatapan mata tajam sekali ke arah tujuh wanita cantik jelita yang membalas tatapan mata pria tua itu dengan tatapan mata ganas sekali.


Chen Si Lei dan kedua orang sahabatnya tidak mempedulikan orang -orang itu ,dengan santai saja menikmati makanan dan minuman pesanan mereka yang sudah di antarkan oleh salah satu pelayan rumah makan.


Sepasang muda -mudi masuk ke rumah makan itu dan memilih tempat duduk di seberang Chen Si Lei dan kedua sahabatnya berada.


"Tuan dan nona silakan anda berdua pilih menu makanan dan minuman yang sudah kami miliki di rumah makan kami",kata pemuda pelayan rumah makan segera menyambut kedua orang muda itu.


"Kami pesan menu nomor tujuh dan minuman air teh hangat satu guci kecil ",kata pemuda tampan yang baru datang ke rumah makan ini.


"Baik silahkan di tunggu sebentar",kata pelayan rumah makan itu yang segera pergi ke dapur rumah makan.


Sesudah Chen Si Lei dan kedua orang sahabatnya selesai makan siang di rumah makan itu,mereka pun keluar dari rumah makan dan melanjutkan perjalanan di sekitar Kota Kecil An.


Chen Si Lei mendengar dari Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang sudah menceritakan bahwa di Kota Kecil An akan ada pertempuran antar kaum dunia persilatan kaum bersih dan kaum dunia persilatan kaum sesat.


"Kita harus evakuasi rakyat Kota kecil An keluar dari kota kecil An untuk sementara waktu untuk menjaga keselamatan dan keamanan rakyat di kota kecil An",kata Chen Si Lei sudah cepat dalam memikirkan rakyat nya selamat dari musibah yang akan terjadi di dalam Kota Kecil An.


Lin Mo Bai sudah dengan cepat melaksanakan perintah Chen Si Lei dengan memberi himbauan kepada rakyat kota Keci An dengan secara rahasia agar pihak kaum sesat tidak curiga bahwa kota kecil An sudah kosong dan hanya ada mereka saja yang sudah di kurung oleh pihak Kekaisaran Tang Agung.


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti sudah tiba di dalam Kota Kecil An dengan menyamar sebagai rakyat Kota Kecil An yang melakukan aktivitas seperti biasa seakan tidak ada hal yang membuat para kaum sesat curiga.


Chen Si Lei pun menyamar sebagai seorang pria tua pengemis yang duduk di tepi toko kecil yang menjual aneka pernak -pernik hiasan lukisan dan rajutan.


Lin Mo Bai menyamar sebagai penjual bakpao di pinggir jalan ,dan Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menyamar sebagai penjual makanan manis gula -gula yang berkeliling di sekitar kota kecil An.


Mereka menunggu dengan sabar namun tetap waspada di setiap saat karena mereka sudah lihat dua kelompok dari pihak Sekte Kaum persilatan Bersih yang mulai berdatangan di jalanan kota Kecil An.


"Hou Ming Hao kita halangi mereka di sini",kata seorang pengemis muda yang datang bersama kelompok sekte bersih yang berlambang musang putih.


"Ya Rong Rong ..Aku minta sekte pengemis An untuk menjaga wilayah utara Kota Kecil An ",kata pemuda tampan yang bernama Hou Ming Hao dari Sekte Musang Putih.


"Sekte Pengemis An Bersih juga sudah siap di bagian barat kota kecil An",kata pengemis muda cantik jelita yang bernama Rong Rong.


"Sekte Walet Putih di bagian Timur di pimpin oleh Xiao Yen Ze dan Sekte Burung Camar Putih di pimpin oleh Si Duan di bagian selatan kota kecil An",kata pemuda berkumis tipis yang beberapa hari lalu pernah kunjungi rumah makan itu.


Melalui percakapan itulah Chen Si Lei dan kedua orang sahabatnya tetap fokus terhadap pihak dari sekte kaum sesat yang sangat jenius dengan cara menyamar pula sebagai rakyat di kota kecil An.


"Kita hanya menunggu informasi dan sinyal dari Tuan Muda Yang dari Pulau Kupu -Kupu Hitam barulah kita bertindak",kata salah satu kelompok kaum sesat yang berada di dekat Chen Si Lei yang sudah tidak tahan lagi untuk membunuh mereka dengan cepat.


Tukk!!


Chen Si Lei menotok mati mereka dengan ilmu jari maut melalui kipas saktinya .


"Hei kalian kenapa?!!",teriak para kelompok sesat lainnya yang terkejut sekali melihat lima orang di sekitar mereka telah tewas secara misterius.


Chen Si Lei menggunakan ilmu kipas sakti yang sangat cepat sekali membunuh mereka dengan ilmu pedang rajawali emas sakti tanpa hiraukan sejumlah orang di tempat nya berada terkejut .


Crakk!!


Crakkk!!


Crakk!!


"Ah siapakah kau yang sudah menimbulkan huru hara di kota kecil An?!!",hardik kaum sesat kepada Chen Si Lei yang berkelebat cepat membunuh mereka juga dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crak?!!!


Crakk!!


Karena tindakan yang di lakukan oleh Chen Si Lei inilah para kelompok kaum sesat mulai muncul di tengah Kota Kecil An dan bertarung dengan para kelompok kaum bersih yang segera sigap untuk menghadapi kaum sesat.


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao pun mulai bertarung menghadapi kaum sesat di tengah jalan dengan tongkat bambu makanan gula-gula yang di pakai sebagai senjatanya.


Wutt!!


Trakk!!


Trakk!!!


Lin Mo Bai menarik pedang dari bakul bakpao nya dan membabat habis sejumlah kaum sesat yang berpura-pura sebagai rakyat yang membeli aneka bakpao nya.


Crakkk!!


Crakkk!!


Kakek sakti yang bernama Hong Ji Kong dan para muridnya sudah mulai bertarung melawan para kaum sesat dengan ilmu pedang sekte musang putih di rumah makan.


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Trang!!!


Sekte pengemis Kota An memulai pertarungan di bagian barat kota kecil An dengan ilmu kesaktian mereka melawan kaum persilatan sesat yang berasal dari Sekte Kupu-Kupu Racun.


Trang!!

__ADS_1


Trang!!


Trang!!!


Trangg!!


Chen Si Lei berkelebat cepat menghantam hancur sejumlah kaum sesat dengan ilmu mukjizat bunga persik yang sangat hebat luar biasa.


Desss!!


Chen Si Lei menggerakkan kipas membabat habis para kaum sesat dari sekte kupu-kupu hitam yang berada di luar rumah makan itu .


Crakk!!


Crakk!!


Lin Mo Bai membabat habis sejumlah kaum sesat di wilayah timur kota Kecil An.


Crakk!!


Crakkk!!


Crakk!!!


"Siapakah kau sudah berani mengacaukan Kota Kecil An kami??!!",hardik kaum bersih yang berada di bagian timur kota kecil An terkejut dengan Lin Mo Bai yang tahu-tahu telah berada di tempat itu.


"Aku Lin Mo Bai Kasim Pendekar Rajawali Emas Sakti",jawab Lin Mo Bai nada hormat dan ramah kepada para kaum bersih yang segera memberi hormat dengan sopan kepada Lin Mo Bai.


"Maafkan kami Tuan Lin...Kami tidak tahu bahwa anda lah yang sudah membantu kami",kata pria muda dari Sekte Walet Putih.


"Ya aku maafkan.Ayo kita hancurkan mereka",kata Lin Mo Bai seraya menangkis serangan maut dari pihak musuh yang menggunakan senjata tajam yang mengandung hawa racun sesat.


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Sementara itu,Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang berada di bagian selatan sudah membabat habis para musuh kaum sesat yang sedang menghadapi kaum bersih Sekte Camar Putih.


Crakk!!


Crakk!!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis para kaum sesat yang berada di utara Kota Kecil An.


Crakk!


Crakk!!


Kelompok pengemis An yang di pimpin oleh Nona Rong Rong mengalami kekalahan yang cukup fatal dari pihak musuh yang pimpin langsung oleh para Sekte kupu-kupu hitam .


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat habis kaum sesat yang sudah banyak membunuh banyak kaum bersih dan hanya Nona Rong Rong yang hidup dan masih bertahan menghadapi para pasukan musuh sakti sesat dari sekte kupu-kupu hitam .


Crakk!!!


Crakk!!


Chen Si Lei menerjang hebat menyerang seorang pria muda ganas yang sudah di ketahui oleh Chen Si Lei sebagai Tuan Muda Yang dari Pulau Kupu -Kupu Hitam .


Crang!!


Tuan Muda Yang dari Pulau Kupu-Kupu Hitam yang sudah turun tangan untuk menghabisi para kaum bersih yang berada di pusat kota kecil An yang di pimpin oleh kakek Sakti Hong Ji Kong dan para sekte bersih lainnya.


Tuan Muda Yang terkejut sekali dengan sepak terjang seorang pria bertopeng rajawali emas yang dengan sekali terjang menghantam dadanya hingga sesak napas dan menghancurkan pedang pusaka kupu-kupu hitam nya.


"Aku Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sedang menghadapi mu Pangeran Muda Yang adik dari Selir tua Yang!!",hardik Chen Si Lei mengetahui jati diri Tuan Muda Yang sebenarnya yang masih ada hubungan kekerabatan dengan Kekaisaran Tang Agung.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti kau sudah tahu jati diriku yang masih sepupu jauh mu ..Jadi kau tak bisa membunuh ku!!",hardik Tuan Muda Yang yang sudah pucat sekali untuk melihat Chen Si Lei yang akan menghukum mati dirinya.


"Aku tidak memandang status mu atau ada ikatan hubungan apa pun kau dengan ku..Jika kau salah dan berada di kaum sesat.Aku tetap hukum mati dirimu..terlebih kau adalah pangeran yang sudah banyak melakukan kejahatan terhadap rakyat Kota Kecil An!!",hardik Chen Si Lei menggunakan kipas membabat habis kepala dan tubuh Pangeran Yang dengan ilmu pedang rajawali emas sakti.


Crakk!!


Crakk!!


Chen Si Lei berkelebat cepat membabat habis para musuh sesat dari Sekte Kupu-Kupu Hitam dengan kecepatan tinggi dan keganasan yang sangat hebat sekali.


Crakk!!


Crakkk!!


Crakk!!


Kakek sakti Hong Ji Kong terdesak hebat oleh pria sakti dari Sekte Kupu- Kupu Racun sampai kakek itu berkali-kali memekik kaget dan harus gunakan ginkang untuk menghindari serangan maut dari pria jahat itu.


Chen Si Lei berkelebat cepat menolong Kakek Sakti Hong Ji Kong dengan menangkis serangan maut pria sadis itu dengan ilmu pukulan bunga persik dashyat yang membuat pria itu kaget dan muntah darah segar dari mulutnya.


Plakk!!


Dess!!


Chen Si Lei menghantam langsung dada pria itu dengan ilmu piramida sakti yang sangat ganas luar biasa sampai pria itu tewas dalam keadaan yang sangat mengerikan sekali oleh Chen Si Lei.


Dess!!


"Locianpwe jangan khawatir ku akan menolong mu",kata Chen Si Lei halus menolong kakek sakti Hong Ji Kong yang sudah mengalami luka parah pada dada kanan nya.


"Terimakasih Pendekar Rajawali Emas Sakti.Aku sudah sangat parah dan aku sudah tua ,jadi kamu tak perlu sia -sia kan tenaga dalam mu..Kau bantu saja mereka yang masih memerlukan bantuan mu yang berada di luar rumah makan ini.Aku berikan dua buah pusaka Sekte Pengemis An bersih pada mu",jawab Kakek Hong Ji Kong menolak di obati oleh Chen Si Lei dan akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah memberikan dua pusaka dari sekte nya kepada Chen Si Lei.


"Terimakasih Locianpwe",kata Chen Si Lei dengan nada hormat merapikan jasad kakek sakti Hong Ji Kong dengan jubah luar nya yang berpenampilan pengemis kaum elit.


Chen Si Lei melompat keluar rumah makan dan menghantam hancur beberapa orang musuh sakti sesat dengan ilmu mukjizat gunung Ling yang di sertai dengan ilmu mukjizat piramida sakti.


Wutt!!


Dess!!


Dess!!!


Lin Mo Bai menghantam hancur beberapa orang sesat dengan ilmu mukjizat rase menghantam sukma di bagian barat kota kecil An.


Dess!!


Dess!!


Dess!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao membabat hancur para musuh sesat dengan ilmu golok sakti di bagian selatan Kota kecil An .


Crakk!!


Crakkk!

__ADS_1


Crakk!!


Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti membabat hancur para musuh sesat Sekte Kupu -Kupu Hitam dengan ilmu Laskar Harimau Rajawali Emas Sakti di bagian Timur kota Kecil An.


Crakk!!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang rajawali emas sakti membabat habis para musuh kaum sesat dari Sekte Kupu-Kupu Racun di bagian utara Kota Kecil An.


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakkk!!


Sejumlah Sekte Kupu-Kupu Hitam dan Kupu-Kupu Racun menyerbu kota kecil An yang sedang di hadapi oleh seluruh kaum bersih kota kecil An yang tersisa ,yaitu Sekte Musang Putih dan Sekte Camar Putih serta Sekte Walet Putih.


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Chen Si Lei berkelebat mengambil alih perlawanan yang di hadapi Sekte Musang Putih yang harus alami kekalahan mutlak oleh pihak kaum sesat Kupu-Kupu racun yang sangat ganas sekali yang di pimpin oleh tujuh pria sadis berkumis tebal dan pakaian ala Kerajaan Tibet.


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Trang!!


Chen Si Lei menggunakan ilmu pedang gunung Guo membabat habis para pasukan sekte kaum sesat dari Sekte sesat Kupu-Kupu Racun hingga tak tersisa.


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Lin Mo Bai menggunakan ilmu pedang rase sakti membabat habis sekte sesat Kupu -Kupu Hitam yang di pimpin oleh tujuh bidadari Tuan Muda Yang di bagian wilayah barat Kota Kecil An.


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao sudah berkelebat ke tempat Chen Si Lei yang sedang bertarung sengit melawan kelompok sekte sesat lainnya di bagian timur Kota kecil An.


Trang!!


"Deng Chao rupanya kau juga menjadi bagian mereka juga di kota kecil An!!",hardik Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao yang menghadapi Deng Chao pria pengkhianat dari Sekte Bei San Pai .


Trang!!


Trangg!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao menggunakan golok membabat habis Deng Chao yang terdesak hebat oleh ilmu silat golok sakti Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao.


Crakk!!


Crakk!!


Chen Si Lei melompat dengan kecepatan tinggi ke arah musuh lainnya yang terkejut sekali dengan terjangan Pendekar Rajawali Emas Sakti yang amat lihai itu.


Trang!!


Chen Si Lei menghancurkan senjata tajam milik musuh sakti sesat dengan ilmu pedang rajawali emas sakti dan langsung membabat habis kepala dan tubuh musuh sesat itu.


Crak!!


Crakk!!


Lin Mo Bai sudah menghabisi para musuh sesat di bagian selatan Kota Kecil An sehingga berhasil menyelamatkan sisa Sekte Kaum Bersih Sekte Walet Putih.


Laskar Rajawali Emas Sakti juga sudah berhasil menghabisi para musuh sesat di bagian Utara Kots Kecil An dan menyelamatkan sisa sekte kaum bersih sekte Musang Putih.


Chen Si Lei membabat habis sisa sekte sesat dari Sekte Sesat kupu- kupu racun dengan ilmu pedang rajawali emas sakti dan berhasil menyelamatkan sisa sekte kaum bersih Sekte Pengemis An.


Crakk!!


Crakk!!


Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao membabat habis sisa sekte sesat dari Sekte Sesat kupu-kupu hitam dan berhasil menyelamatkan sisa sekte kaum bersih sekte Camar Putih.


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


Crakk!!


"Terimakasih atas pertolongan yang anda berikan kepada kami Pendekar Rajawali Emas Sakti",kata para murid tersisa dari empat sekte kaum bersih di Kota Kecil An.


"Ya sama- sama saudara -saudariku",kata Chen Si Lei tulus hati menolong para kaum bersih kota kecil An.


Lalu, Laskar Rajawali Emas Sakti sudah dengan cepat merapikan Kota Kecil An dengan membantu para kaum bersih memakamkan para jasad yang berserakan di dalam kota kecil An serta renovasi Kota Kecil An dengan cepat agar rakyat di dalam kota Kecil An bisa beraktivitas kembali normal.


Beberapa hari kemudian setelah Kota Kecil An kembali normal,Chen Si Lei dan kedua sahabatnya kembali melanjutkan perjalanan ke kota lain yang berada di luar kota kecil An dengan petunjuk dari anggota Sekte Camar Putih,Sekte Musang Putih dan Sekte Walet Putih .

__ADS_1


"Kota hantu Feng Du",baca Si Pemabuk Gila Wu Sin Hao pada hari ke berikutnya sesudah keluar dari kota kecil An.


"Ya kita harus cepat masuk ke kota hantu Feng Du untuk kita secepatnya menolong sekte kota hantu Feng Du dari Sekte Sesat Tiga setan pemetik buah ",kata Chen Si Lei yang sudah secepatnya tiba di Kota Hantu Feng Du.


__ADS_2