Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Perjalanan Misi Selanjutnya.


__ADS_3

Setelah menuntaskan semua Sekte Sesat Naga Hitam yang berada di seluruh wilayah Tionggoan, Chen Si Lei beserta para Laskar Walet Rajawali Emas Sakti,Laskar Dua Belas Shio Rajawali Emas Sakti dan Laskar Bunga Peony Rajawali Emas Sakti melanjutkan misi mereka menuju ke puncak gunung Himalaya barat daya.


"Dengan tujuan utama kita adalah membuka pintu masuk ke tiga dunia untuk menumpaskan Raja Iblis Surga Ke Enam ",kata Chen Si Lei memacu kuda putihnya laksana naga putih terbang di atas tanah menuju puncak gunung himalaya barat daya.


"Kita juga harus mencari bunga lotus api suci untuk mempertahankan jiwa kita di alam tiga dunia ",kata Sun Huai mengedarkan pandangan sepasang mata api nya ke seluruh daerah gunung himalaya.


"Kita juga harus menggunakan jubah perang tiga alam untuk melindungi diri kita dari berbagai macam rintangan yang akan menghadang jalan kita di dunia lain selain dunia manusia",kata Lao Gu menggunakan hidung nya mencium aroma gunung himalaya.


"Kita harus gunakan perisai langit dan bumi sakti untuk menjaga dunia langit dan bumi dari hawa sesat begitu kita membuka pintu alam Iblis",kata Ning Sa Ni mendaki gunung himalaya barat daya dengan kuda hitam yang bisa terbang bagai naga hitam .


"Lihat lengkung gerbang itu ",tunjuk Kasim Yong ke arah meja altar kosong dan tugu tak terlihat.


"Itulah gerbang menuju kekaisaran Iblis?",tanya Chen Si Lei turun dari kuda putihnya dan ia segera menghampiri meja altar kosong dan tugu yang ada gambar tengkorak hitam.


"Iya benar ,koko",jawab Qing Xiao Lan Permaisuri Agung Kekaisaran Iblis yang kini menjadi salah satu sahabat,selir dan pengawal pribadinya.


"Baiklah kita berpencar dahulu mencari bunga lotus api suci dahulu untuk kita taruh di meja altar itu sebagai penerang jalan kita",kata Sun Huai di samping kirinya.


"Mata Dewa terbukalah!!",seru Erlang yang sudah menggunakan mata saktinya memeriksa seluruh puncak gunung himalaya barat daya dan ia segera melompat melemparkan tombaknya dengan tiga kali gerakan memenggal tebing puncak gunung Himalaya barat daya.


Sing!!


Sing!!!


Sing!!


Crakk!!


Bruak!!


"Lihat Jubah perang sudah kita temukan ",katanya gembira sekali.


Mereka semua dengan cepat menggunakan jubah perang langit mereka untuk bersiap memulai misi perjalanan mereka di tiga dunia dan dunia yang akan mereka masuki adalah dunia Iblis.


"Lian Hua coba kau tebaskan pedang mukjizat sembilan naga emas mu di menara puncak gunung himalaya barat daya",kata Sun Huai sudah rapi dengan perlengkapan perangnya.


Chen Si Lei mengeluarkan pedang mukjizat sembilan naga emas saktinya dan menebaskan ke arah menara puncak gunung himalaya barat daya sesuai petunjuk dari Sun Huai.


Wushh!!


Crash!!


Brushh!!


Blarr!!


Trang!!


"Pedang Kaisar Langit muncul dan terbang ke arah ku",kata Chen Si Lei melihat sebuah pedang bercahaya terang sekali meluncur cepat ke arah nya dan ia segera melompat lalu menangkapnya.


Sinar cahaya menerangi seluruh wilayah gunung himalaya barat daya dan ketika Chen Si Lei bisa menyatukan pedang mukjizat sembilan naga emas sakti dengan pedang Kaisar Langit.

__ADS_1


Terjadilah peristiwa yang menggetarkan seluruh alam semesta dan gelombang air laut pasang , angin kencang di seluruh dunia,bumi bergetar dan langit bergelombang.


Lalu pintu gerbang dunia Iblis terbuka lebar dan mereka semua bagaikan kertas yang terbang ke pintu itu dan meja altar kosong serta tugu tak terlihat.


Kini terisi oleh bunga lotus api ,bunga kamboja putih ,buah biji kaktus kuning dan daging aroma hambar telah muncul di atas meja altar tersebut di sertai tugu burung gagak hitam bulu emas hadir di sana.


Brrrr!!


"Waahhhh apa ini ?!!",teriak mereka terhempaskan di sebuah tempat yang semuanya berkabut dan gelap.


"Kita sudah tiba di Kekaisaran Iblis ",jawab Qing Xiao Lan berdiri dengan tegak di atas tanah aspal yang pinggirannya ada belatung warna hitam dan berbau busuk.


"Ihh isi perut siapakah yang kita masuki?",tanya Bai Bai menggerakan tombak garpunya ke sekitar tepi jalan itu dan terdengar suara ledakan yang menghancurkan belatung warna hitam dan berbau busuk itu.


Wutt!!


Blarr!!


Lalu cairan nanah bermunculan di tanah -tanah yang mereka injak sampai mereka harus lompat dengan cepat untuk melewati tanah itu dengan ilmu toya sakti Sun Huai bergerak sangat lihai sekali.


Wushh!!


Brushh!!


Brrr!!


"Cairan ingus makhluk raksasa yang sudah hadir untuk menyambut kita ",kata Sun Huai dengan gesit menghempaskan toya emas saktinya ke arah makhluk raksasa berjenis belatung besar nan buas.


Wutt!!


Tung!!


Belatung raksasa buas itu menghempaskan ekor panjang nya menangkis toya emas sakti Sun Huai yang merasakan kekebalan tubuh belatung besar itu.


Erlang melompat menghempaskan tombaknya ke arah ekor panjang belatung raksasa dengan satu kali tebasan saja putuslah ekor panjang belatung itu.


Crakk!!


Sun Huai menggunakan kesempatan ini sudah menggerakan toya emas saktinya dengan gerakan lompatan luar biasa cepat dan menghantam hancur kepala belatung raksasa itu.


Brughh!!


Blarr!!


Hong Erl menggunakan ilmu api tiga menara suci membakar ingus yang mengeluarkan amis yang berbisa tajam sekali jika terkena kulit saja.


Brushh!!


"Hhh kita berhasil memusnahkan roh siluman belatung yang menyambut kita di pintu masuk Alam Iblis",kata Gu Ma Hao yang berjalan di depan Chen Si Lei.


"Hati -hati ada bau lebih jijik lagi ",kata Lao Su Dewa Tikus Emas yang sudah mencium aroma lendir atau dahak sebuah eh seekor lintah hitam raksasa yang jumlahnya ratusan ekor di jalanan .

__ADS_1


"Ahh lintah -lintah daun ubi jalar kah yang akan kita hadapi untuk menyambut kita ?",tanya Chen Si Lei menggerakkan kipas sakti secara cepat dan hebat menggunakan ilmu mukjizat bunga persik sakti.


Wushh!!


Blarr!!!


Ratusan ekor lintah hitam raksasa hancur oleh Chen Si Lei dengan satu kali kipas ke arah ratusan ekor lintah hitam raksasa itu.


Hong erl kembali menggunakan api tiga menara suci membakar lendir atau dahak lintah -lintah hitam raksasa.


Wutt!!


Brushh!!


Blaarr!!


"Ayo kita jalan lagi ke depan dengan berani",kata Lao Gu berjalan dengan lincah bersama teman -temannya yang berada di sekitarnya.


"Ei ada cairan apa lagi di depan sana?",tanya Mei Niang dengan ekspresi mual di wajahnya.


"Ingus Roh semut -semut hitam ",jawab Pai Su Su mengernyitkan hidungnya karena bau yang sangat menyengat sekali.


"Ei ular putih kecil ku yang cantik ,apakah kau bisa mencium aroma ingus roh semut -semut hitam?", Goda Chen Si Lei untuk Pai Su Su gembira dengan perjalanan misi mereka.


"Tentu saja aku bisa ,kecuali aku sudah kehilangan indera penciuman ku ",jawab Pai Su Su tersenyum manis usai dapat hiburan dari Chen Si Lei.


"Hmm siapakah yang akan maju untuk lawan para roh semut -semut hitam itu?",tanya Gu Ma Hao memberi peluang untuk teman -temannya buat satu gebrakan yang mengagetkan musuh -musuh mereka di alam iblis.


"Aku ",jawab Na Na sudah cepat berkelebat dan melemparkan gelang alam semesta bunga lotus biru tingkat sepuluh menghantam hancur roh -roh semut -semut hitam menjijikan itu.


Werr!!


Blarr!!


Gadis sakti ini juga menghancurkan cairan ingus roh semut -semut hitam dengan telapak tangan kirinya gunakan ilmu gelombang empat samudera bumi tingkat tiga.


Wush!!!


Blarrr!!


"Na Na kau sangat mengagumkan ku ",puji Lao Ma dengan ekspresi takjub di sepasang mata hitam nya.


"Terimakasih atas pujian mu pada ku ,Lao Ma", Na Na jawab dengan sorotan mata terfokus pada Chen Si Lei yang membalasnya dengan tatapan mata kagum.


"Ya kau hebat ,Na Erl",jawab Chen Si Lei ramah pada salah sahabat akrabnya yang kini jadi salah satu Selir dan pengawal pribadinya juga.


"Hmm aku ingin dengar langsung darimu tentang pujianmu kepadaku",ucap Na Na melompat dan merangkul leher Chen Si Lei yang dengan halus melepaskan rangkulan gadis sakti itu.


"Kita masih harus jalan dan bertugas ,nanti lagi jika kau ingin bermesraan dengan ku",kata Chen Si Lei melewati gadis sakti itu yang terkekeh senang dengan ucapannya.


Yang lain mengikuti langkah Chen Si Lei dengan gaya khas mereka masing -masing seperti Pai Su Su dengan langkah anggunnya,Hong Erl langkah tegasnya,Mei Niang langkah gemulainya,Ning Sa Ni langkah biasanya dan Qing Xiao Lan dengan langkah riang dan genitnya.

__ADS_1


Sun Huai dan kawan-kawannya sudah berjalan di depan Chen Si Lei dan para Laskar Bunga Phoeny Rajawali Emas Sakti mengarah ke sebuah lorong yang menjadi terowongan tak bercahaya.


__ADS_2