Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti

Lentera Keabadian Dan Pendekar Rajawali Emas Sakti
Perang Di Kerajaan Nepal.


__ADS_3

Raja Kumbang Sakti sungguh tidak menyangka bahwa dia mendapatkan pesan ancaman dari Pendekar Rajawali Emas Sakti yang mengirimkan paket yang amat mengejutkan hati Raja Kumbang Sakti karena paket itu adalah kepala putri yang sangat di sayangi oleh Raja Kumbang Sakti yang di sampaikan oleh salah satu dari anggota Sekte Rimba Ungu Barat kirimkan kepada nya.


"Kurang ajar! ! Bocah laknat itu berani memenggal kepala putri ku bahkan telah berani mengirimkan kepada ku!!",hardik Raja Kumbang Sakti marah merasa telah di hina oleh Pendekar Rajawali Emas Sakti yang masih remaja itu.


"Berarti Bocah telah menantang kita Paduka!!",sahut para pasukannya.


"Kita harus balas dendam atas penghinaan terhadap kita yang dilakukan pemuda yang berjuluk Pendekar Rajawali Emas Sakti dari timur!!",sahut para kaum sesat.


"Gawat Paduka kita telah di kepung oleh pasukan keamanan dan keselamatan dari Kerajaan Naga Langit Barat !!", lapor prajurit dari Raja Kumbang Sakti.


"Kurang ajar! ! Ayo kita basmi mereka semua yang telah berani datang ke Kota Raja Nepal kepada kita !!", teriak Raja Kumbang Sakti memerintahkan seluruh pasukannya.


"Ayo !!", sorak sorai para pasukan Raja Kumbang Sakti.


Raja Kumbang Sakti memimpin para pasukan nya keluar dari dalam Istana Raja Nepal dengan memimpin sendiri para pasukannya dan hal ini tidak bisa di duga oleh Raja Kumbang Sakti karena pada saat dia keluar dari Istana Kerajaan Nepal telah terjadi perubahan di dalam Istana Kerajaan Nepal.


Wushhh !!


Bressssss !!


Bruakkk !!


" Aghhhhhh !!", teriak para pasukan Raja Kumbang Sakti yang berada di Istana.


Mereka terkejut dengan hawa sakti yang menumbangkan beberapa orang dari pihak mereka yang menjaga dalam Istana Kerajaan Nepal dan sejumlah orang dari pihak Raja Kumbang Sakti telah tewas oleh seorang pemuda remaja sangat tampan sekali yang sudah berada di atas Singasana Raja Nepal.


"Siapa kau bocah cilik berani sekali datang ke Istana kami?!!",hardik dari wakil Si Raja Kumbang Sakti.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti. .!!",jawab Chen Si Lei ber karisma.


"Agh sinar itu .???!!",pekik ketakutan dari pihak pemberontakan dalam Istana Raja Nepal.


"Iya ini adalah pedang pusaka Raja Nepal. Apakah kalian semua masih belum bertobat kepada ku??!!",suara Ning Yi mengangkat pedang pusaka Raja Nepal .


Bruakkk !!


Seluruh pasukan pemberontak dalam Istana Kerajaan Nepal bersujud hormat dan takut kepada Pangeran Ning Yi di dekat Pendekar Rajawali Emas Sakti.


"Kami semua meminta ampun kepada Pangeran Ning Yi!!",sahut para pasukan itu .


"Aku akan berikan ampunan kepada kalian semua. Kalian semua hadapi musuh yang telah berani menghina keluarga Raja Nepal sekarang juga !!", perintah Chen Si Lei yang mewakili Raja Nepal atas permintaan dari Pangeran Ning Yi.


"Siap Paduka !!", teriak para pasukan yang sudah kalah strategi itu.


Wushhh !!


Trangggggg ! !


Trangggggg ! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Para pasukan dalam Istana mulai berperang melawan pasukan Kumbang Sakti yang menyusup di antara mereka.


"Kau selamatkanlah Ratu mu di istana beliau",perintah Chen Si Lei kepada Ning Yi


"Iya terimakasih suhu",jawab Ning Yi berkelebat cepat.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei menyambar cepat membabat habis kepala musuh yang ingin kejar Pangeran Ning Yi ke istana Ratu Nepal.


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh tewas dengan satu serangan Chen Si Lei yang juga ingin mengejar larinya Ning Yi ke istana Ratu Nepal.


Wushhh !!


Plakkkk !!


Tapak bunga persik milik Chen Si Lei berhadapan dengan telapak tangan halus milik seorang gadis cantik jelita gunakan ilmu yang sama.


"Siapa kau yang telah berani mencuri ilmu milik Suhu ku Pendekar Naga Emas Sakti Selatan?",tanya gadis itu galak.


"Aku tidak mencuri ilmu guru mu Nona Nian Ni",jawab Chen Si Lei ramah.


"Hei kau kenal aku ?", tanya Nian Ni gadis itu.


"Iya aku juga kenal paman Chen Ming San serta kedua orang kakak seperguruan mu dan kedua orang cici mu",jawab Chen Si Lei menyambar tangan Nian Ni.


Wuttttt !!


Bressssss !!!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh yang ingin membunuh Nian Ni dari belakang.


"Eh kau menolong ku..?",tanya Nian Ni berdebar kencang jantungnya.


"Iya ", jawab Chen Si Lei singkat.


Wushhh! !


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh dari arah lain tewas dalam serangan maut dari Chen Si Lei.


"Ayo kita keluar dari aula utama",kata Chen Si Lei membawa lari Nian Ni ke arah timur yaitu Istana Pangeran Makhota Kerajaan Nepal.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei memotong kepala orang yang menjaga istana Pangeran Makhota Kerajaan Nepal.


"Masuk dan selamatkan Pangeran Makhota Nepal",perintah Chen Si Lei cepat.


"Iya....!!",sahut Nian Ni berkelebat masuk ke dalam Istana Pangeran Makhota.


Wuttttt! !


Bressssss! !


Chen Si Lei menghantam hancur musuh yang sudah berniat untuk menghalangi Nian Ni yang ingin masuk ke dalam Istana Pangeran Makhota Nepal.


Wuttttt! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Pedang Chen Si Lei berkelebat cepat menangkis serangan berbagai senjata tajam dari tujuh atau delapan orang musuh yang ternyata delapan orang Ketua Sekte Sesat Lebah Hitam.


Werrrrrrr !!


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !

__ADS_1


Trangggggg! !


Trangggggg! !


"Hyatttttttttttttt! ! ",teriak Chen Si Lei menggerakkan pedang secara cepat laksana kilat menyambar cepat menyerang sejumlah senjata dari delapan orang musuh .


Wushhh !!


Bressssss !!


"Aghhhhhh! ! ",pekik dua orang musuh sakti yang ter hempaskan oleh Chen Si Lei yang cepat membacok dua orang musuh sakti itu.


Crakkkkkk !!


Crakkkkkk! !


Wushhh! !


Bressssss! !


"Aghhhhhh ",pekik tiga orang musuh sakti yang gunakan ilmu lebah hitam merasa tubuh mereka sakit.


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Tiga orang itu berhasil di selamatkan oleh lima orang teman mereka yang lain untuk menghadapi Chen Si Lei.


Wushhh! !


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!"teriak lima orang musuh itu hancur oleh ilmu mukjizat piramida sakti Chen Si Lei.


Wushhh! !


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Crakkkkkk! !


Chen Si Lei berputar cepat membabat habis tiga orang musuh penghalang jalan nya.


"Koko tolong kami!!",teriak Nian Ni dari dalam Istana Pangeran Makhota Kerajaan Nepal.


Brrrrrrrrrrrrr! !


Wushhh! !


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para pasukan musuh terbakar hangus oleh ilmu racun merah dari Chen Si Lei dalam sekali berkelebat.


Chen Si Lei melihat Nian Ni sedang bertarung melawan seorang sakti yang ingin membunuh Pangeran Makhota Kerajaan Nepal yang sudah di selamatkan oleh gadis cantik jelita itu,dan Chen Si Lei melihat bahwa gadis itu sudah terluka pada kaki kanan nya patah.


Wushhh !!


Cranggg !!


Seorang sakti yang menyerang Nian Ni terkejut dengan serangan dari belakang nya dan berusaha menangkis serangan pedang Pendekar Rajawali Emas Sakti dengan pedang panjang hebat.


"Koko cepat ambil pedang panjang itu dari orang itu",kata Nian Ni menahan sakit pada kakinya yang sudah patah.


"Nona kau pergilah jangan selamatkan aku .Aku sudah pasrah",kata Pangeran itu .


"Tidak!! Aku harus bisa menyelamatkan mu!!",hardik Nian Ni marah ke Pangeran Makhota Kerajaan Nepal yang lemah.


"Pangeran Makhota Kerajaan Nepal tolong jangan mudah menyerah",kata Chen Si Lei keras kepada Pangeran Makhota Kerajaan Nepal itu.


"Tapi aku sudah terluka parah oleh racun mematikan dan hidup ku tidak akan lama lagi, jadi percuma untuk tolong aku dari sini",jawab Pangeran malang itu.


"Racun apa?Aku akan menolongmu", kata Chen Si Lei berkelebat menerjang maju menghancurkan musuh sakti yang sudah kewalahan menghadapi nya.


Cranggg !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei telah berhasil memenggal kepala musuh sakti itu dengan ilmu pedang rajawali emas sakti di sertai ilmu mukjizat piramida sakti.


"Coba aku lihat luka racun mu",kata Chen Si Lei memeriksa kondisi Pangeran itu.


"Racun lipan salju",jawab Nian Ni tampak sedih.


"Obat penawar racun lipan salju apa?",tanya Chen Si Lei mengobati luka kaki Nian Ni.


"Lipan itu sendiri",jawab Nian Ni terisak menahan sakit saat di obati kakinya oleh Chen Si Lei.


"Dimana aku bisa temukan lipan salju?",tanya Chen Si Lei menggunakan sehelai saputangan untuk membalut luka kaki Nian Ni.


"Di Lembah Keabadian di puncak tertinggi gunung Himalaya",jawab Nian Ni lagi.


"Baik aku temukan lipan itu untuk mu Pangeran Makhota Nepal tapi aku harus basmi Raja Kumbang Sakti dulu",kata Chen Si Lei membantu Nian Ni berdiri dan membantu Pangeran Nepal berbaring di tempat tidur nya.


"Kau tunggu di sini dan jaga Pangeran",kata Chen Si Lei halus pada Nian Ni .


"Aku akan segera kembali ke sini secepatnya",kata Chen Si Lei untuk keduanya.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Chen Si Lei sudah lenyap dari kamar tidur Pangeran Makhota Kerajaan Nepal dan berada di depan pintu masuk Istana Kerajaan Nepal.


Trangggggg !!


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Trangggggg! !


Senjata para pasukan Chen Si Lei menerjang maju ke arah pasukan musuh yang sudah kewalahan menghadapi mereka semua yang sangat sakti.


Wuttttt! !


Bressssss !!


"Aghhhhhh !!", teriak para musuh yang sudah ingin masuk kembali ke Istana telah mati oleh Chen Si Lei yang berada di pintu masuk istana.


"Lapor Paduka semua musuh sudah di musnahkan yang bagian timur",laporan dari Kakek Raja Iblis Barat.


"Bagus ",puji Chen Si Lei untuk Kakek itu.


"Lapor Paduka bagian utara sudah aman",laporan dari Si Burung Jangkung Lauw Yi Chen.


"Bagus ",kata Chen Si Lei memuji sahabatnya.


"Lapor Paduka bagian barat juga aman",lapor Si Mata Satu Yu Erl dan pasukan lain nya.


"Lapor Paduka selatan juga aman begitu juga ruang bawah tanah",lapor yang lain segera berdatangan kepada Chen Si Lei.


Raja Kumbang Sakti yang sudah mengalami kekalahan dalam perang melawan Chen Si Lei dan para pasukannya yang sangat hebat dan lihai,terutama karena Chen Si Lei yang cerdas dalam strategi perang itu.


"Aku harus kabur dari sini secepatnya dan bergabung dengan Ketua Sekte Lebah Hitam dan Sekte Rajawali Merah untuk bisa hadapi bocah itu",kata Raja licik itu.


Brrrrrrrrrrrrr !!


Raja Kumbang Sakti sudah berkelebat cepat dari tempat persembunyian nya di dalam kamar Putri Makhota Lian Cu setelah melihat banyaknya pasukannya yang tewas dalam perang melawan Pendekar Rajawali Emas Sakti.


"Ayo aku",kata Raja Kumbang Sakti menyeret Putri Lian Cu dari dalam kamarnya.


"Agh lepaskan aku",rintihan Putri Lian Cu yang sudah di siksaan terus menerus oleh Raja Kumbang Sakti yang kejam itu.

__ADS_1


Wushhh !!!


Bressssss !!


"Aghhhhhh!!",pekik Raja Kumbang Sakti terkejut dengan ilmu pukulan hawa sakti bunga persik dari Chen Si Lei yang sudah cepat tahu niatnya melalui indra tajam pada pendengaran nya.


"Mau kabur? ",tanya Chen Si Lei melintangkan pedang di dadanya.


"Lian Cu. ..",panggil Ning Yi bersama Ibunya Ratu Nepal serta Ibu Suri Nepal.


"Kakak. ..Ibu. ..Nenek..tolong aku. ..",kata Putri Lian Cu lemah .


Raja Kumbang Sakti semakin terkejut dengan sejumlah orang sakti sudah berada di sekelilingnya dan mengurung nya bahkan Raja Nepal serta beberapa orang lain sudah datang untuk melihat kematiannya, dan yang paling Raja Kumbang Sakti takuti adalah Pendekar Rajawali Emas Sakti yang sudah menatap tajam sekali kepadanya.


"Lian Cu kau masih hidup",kata Chen Li senang.


"Iya aku di selamatkan oleh Dewa Himalaya tetapi aku tertawan lagi",kata Lian Cu menangis di cengkram oleh Raja Kumbang Sakti.


"Berhenti kalian atau aku bunuh dia!!",hardik Raja Kumbang Sakti pakai cara licik untuk bisa kabur.


"Kurang ajar berani nya memakai putri ku untuk menghadapi kami!!",Raja Nepal marah sekali.


Syuutttttttt !!


Plakkkk! !


Raja Kumbang Sakti terkejut karena serangan dari arah lain dengan pukulan hawa sakti dingin menerjang nya dari seorang pemuda remaja yang mirip sekali dengan Chen Si Lei.


Semua orang juga terkejut dengan kedatangan pemuda yang sangat mirip sekali dengan Pendekar Rajawali Emas Sakti yang berada di dekat mereka, dan Chen Si Lei sendiri juga terbelalak kaget karena pemuda itu mirip sekali dengan dirinya bagai bercermin pada cermin.


"Wu Dan Ren ...",panggil Nian Ni lembut dari arah kamar Pangeran Makhota Nepal


"Ni Ni ...",panggil pemuda mirip Chen Si Lei itu mesra.


Chen Si Lei menggunakan kesempatan ini untuk menolong Putri Lian Cu dan dia menyerang Raja Kumbang Sakti yang terkejut dengan serangan tiba-tiba dari Pendekar Rajawali Emas Sakti bersama pemuda mirip Pendekar Rajawali Emas Sakti itu.


"Hei kau mirip sekali dengan ku",seru Wu Dan Ren pemuda mirip Chen Si Lei itu.


"Wah jangan -jangan mereka berdua adalah putra -putra kakak ku yang pernah ku dengar bahwa kakak ipar melahirkan putra kembar yang di culik oleh dua orang sakti tak di ketahui namanya",gumam Chen Ming San dalam hatinya terkejut.


"Mirip sekali dengan ayah dan ibu kita",kata Chen Li menyuarakan hati Chen Ming San yang menengok cepat ke keponakan perempuannya.


"Ada satu lagi kembaran mereka berdua",kata Chen Song sudah menyelidiki dari mana Chen Si Lei miliki ilmu keluarga mereka.


"Aku belajar dari guru ku Bibi Wen Li Sa di Pulau Persik laut timur",jawab Chen Si Lei jujur pada saat Chen Song bercakap -cakap dengan Pendekar itu di belakang kuil kosong beberapa hari yang lalu.


"Bibi Wen Li Sa rambut emas kan?",tanya Chen Song menyelidiki.


"Iya benar. apakah kamu kenal dia ?",


"Tentu saja Bibi Wen Li Sa adalah adik seperguruan ayah ku yang sudah tidak waras karena racun perampas ingatan oleh musuh bebuyutan ayah kami dan dia sangat sakti dan aku sekarang mengerti kau dan kami adalah satu seperguruan yang sama",kata Chen Song tersenyum ramah pada Chen Si Lei saat itu.


"Tapi kau sungguh mirip dengan ayah dan ibu ku?",ucap Chen Song lagi.


"Oh begitukah? ",


"Ya aku yakin bahwa kamu adalah adik ku yang hilang delapan belas tahun ini dan aku bisa yakin apakah kamu punya tanda lahir kecil merah di telapak kaki kanan mu?",Chen Song penasaran kepada Chen Si Lei.


"Iya aku punya ", jawab Chen Si Lei jujur membuka sepatu dan kaos kaki nya.


"Benar sekali kau adik kami",kata Chen Song melihat kaki kanan Chen Si Lei.


"Tetapi kenapa kau bisa menjadi putra tunggal dari Kaisar Tang?",tanya pemuda itu lagi.


"Karena aku menyelamatkan Permaisuri Ling yang mendapatkan serangan dari musuh mereka secara tidak sengaja lalu Kaisar Tang meminta ku untuk menjadi seorang putra mereka yang tunggal karena mereka tidak memiliki seorang putra satu pun di Istana",jawab Chen Si Lei jujur kepada kakak kandung nya ini.


"Ah takdir mu sebagai seorang Pangeran tunggal Kaisar Tang dan Permaisuri Ling, maka kau harus tepati janji dan sumpah mu untuk negeri kita aman dan sejahtera",kata Chen Song bangga kepada adik kecil nya ini.


"Song Gege terimakasih",kata Chen Si Lei memeluk Kakaknya saat itu.


Kembali ke pertarungan antara Chen Si Lei dan Raja Kumbang Sakti.


Wushhh!!


Trangggggg !!


Trangggggg !!


Pedang Chen Si Lei berkelebat cepat menerjang Raja Kumbang Sakti gunakan senjata tajam untuk hadapi Chen Si Lei.


"Wu Dan Ren mundur kau",kata Chen Si Lei seraya memukul mundur pemuda itu.


Wushhh !!


Plakkkk !!


"Aduhhh !!", teriak Wu Dan Ren di dorong mundur dari pertempuran oleh Pendekar Rajawali Emas Sakti yang mirip dengan nya.


Wuttttt !!


Crakkkkkk !!


Chen Si Lei berkelebat cepat menggerakkan pedang memotong kepala Raja jahat itu.


"Pendekar Rajawali Emas Sakti terimakasih atas pertolongan mu kepada kami",


Raja Nepal dan keluarganya menjura hormat kepada Chen Si Lei di ikuti oleh para pasukannya.


"Ibu..",keluh Putri Lian Cu tergeletak pingsan di bawah sepasang sepatu Chen Si Lei yang cepat menggendong putri itu untuk segera di obati.


"Lian Cu. ..",kata Ratu Kerajaan Nepal merasa cemas akan kondisi putri nya itu.


Putri Lian Cu di baringkan di tempat tidur dalam kamar di Istananya dan di rawat oleh para tabib istana kerajaan Nepal serta di temani oleh Putri Lian Lian adiknya serta Ratu Kerajaan Nepal bersama para selir Chen Si Lei yang turut serta hadir menemani putri itu.


Sedangkan Raja Kerajaan Nepal melakukan pemberantasan terhadap para kaum pemberontak yang bekerjasama dengan Raja Kumbang Sakti di aula utama di temani oleh Pangeran Ning Yi dan para pejabat setia nya,lalu menyerahkan tugas itu kepada Ning Yi.


Raja menemui Pangeran Makhota Kerajaan Nepal yang sudah di ketahui sakit keras karena racun lipan salju oleh Ketua Sekte Lipan Hitam yang sudah mati di tangan Kakek Raja Iblis Barat yang melakukan penyerangan terhadap musuh di bagian lain Kota Raja Nepal.


"Kita harus bisa menyelamatkan Ning Wu dan Lian Cu ", kata Raja Nepal sedih.


"Pasti bisa kita selamatkan nyawa mereka berdua",kata Chen Si Lei optimis.


"Aku akan cari lipan salju di puncak gunung Himalaya",ujar Wu Dan Ren cepat.


"Tunggu ",cegah Chen Si Lei kepada Wu Dan Ren yang sudah ingin cepat pergi ke puncak gunung Himalaya.


"Kenapa ?",tanya Wu Dan Ren menoleh ke kembaran nya.


"Bukan kau yang harus pergi ke puncak gunung Himalaya tetapi aku yang harus pergi ke sana",jawab Chen Si Lei sudah berjalan keluar kamar Pangeran Makhota Nepal.


"Jangan kau karena kamu adalah Pangeran penting di Kekaisaran Tang,aku saja yang pergi ke puncak gunung Himalaya",kata Wu Dan Ren menepuk bahu Chen Si Lei yang kaget setengah mati oleh sikap kasar dari kembaran nya itu.


"Wu Dan Ren aku ikut bersama mu",kata Nian Ni menggenggam tangannya.


"Ni Ni kaki mu masih sakit ,jadi kau tak boleh ikut",kata Wu Dan Ren tegas kepada kekasihnya yang menunduk patuh.


"Baiklah aku patuh",jawab Nian Ni lembut.


Chen Si Lei menghela napas lalu keluar halaman depan Istana Kerajaan Nepal,ia melihat sekitar tempat itu dengan cermat, lalu suatu yang bergerak pelan di lihat oleh Chen Si Lei secara tajam sekali.


Cringgg !!


Chen Si Lei menjentikkan sebutir batu kerikil untuk menyerang seorang yang ada di dalam semak belukar tanaman di halaman depan Istana Kerajaan Nepal.


"Jangan membunuh ku?",seorang gadis lain merangkak keluar dari semak -semak belukar.


"Nona siapakah dan kenapa kau bersembunyi di balik semak belukar itu ?", tanya Chen Si Lei menyelidiki.


"Aku putri cucu Naga Langit Barat dan aku bersembunyi di sini karena aku takut di bunuh oleh Raja Kumbang Sakti",jawab gadis itu memohon kepada Chen Si Lei.


"Nona Zhao Wei ",sapa para pengikut Sekte Naga Langit Barat kepada gadis itu.


"Kalian semua berada di sini rupanya",kata Nona Zhao Wei itu.


"Nona mulai dari saat ini Nona harus ikut bersama Pendekar Rajawali Emas Sakti yang menjadi pimpinan kita semua di barat sesuai perintah Kakek Nona yang menjadi mantan Ketua Sekte Naga Langit Barat kami",kata murid utama Sekte itu.


"Baiklah aku patuhi perintah kakek",kata Nona Zhao Wei menjura hormat kepada Chen Si Lei.


"Berikan lipan salju yang berada di genggaman tangan mu kepada ku", kata Chen Si Lei menatap tajam gadis itu.


"Ahh baiklah ini lipan salju itu",kata Zhao Wei menyerahkan lipan salju pada Chen Si Lei.

__ADS_1


"Kalian semua cari Wu Dan Ren di puncak gunung Himalaya dan bawa dia dalam keadaan sehat dan selamat kepada ku",perintah Chen Si Lei kepada para anggota Sekte Dunia Persilatan Bersih Barat.


"Siap Paduka ",jawab para kaum Persilatan barat serentak pada Chen Si Lei.


__ADS_2